Sekda Kutai Barat Pimpin Persiapan Tuan Rumah Gelar Teknologi Tepat Guna XII Kaltim

July 16, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Barat, Erik Victory, memimpin rapat koordinasi pemantapan persiapan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar pada 20–23 Juli 2026. Rapat berlangsung di Ruang Diklat Lantai 3 Kantor Bupati Kutai Barat, Rabu (15/7/2026).

Rapat diikuti oleh seluruh panitia dan perangkat daerah terkait guna memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan optimal, mulai dari pengamanan, transportasi, akomodasi hingga kesiapan rangkaian acara.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pengamanan akan melibatkan 60 personel Polres Kutai Barat, 40 personel Satpol PP, serta 30 personel Dinas Perhubungan yang akan bertugas mengatur lalu lintas dan mobilitas peserta selama pelaksanaan TTG.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX. Sumardi, menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata siap mendukung penuh suksesnya pelaksanaan TTG. Berbagai atraksi budaya daerah telah dipersiapkan untuk menyambut para tamu, di antaranya pertunjukan tarian daerah serta lagu Rijoq sebagai bagian dari promosi budaya Kutai Barat.

Dalam arahannya, Sekda Erik Victory meminta seluruh panitia bekerja maksimal, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta menyelesaikan setiap persiapan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia menekankan bahwa Gelar TTG merupakan momentum penting untuk menunjukkan kesiapan Kutai Barat sebagai tuan rumah sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Jangan ada pekerjaan yang ditunda. Seluruh seksi harus saling berkoordinasi, memastikan setiap kebutuhan peserta terpenuhi, sehingga pelaksanaan Gelar TTG XII berjalan lancar, aman, tertib, dan memberikan kesan terbaik bagi para tamu yang datang ke Kutai Barat,” tegas Erik Victory.

Sekda juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah menjaga kekompakan dan terus melakukan evaluasi terhadap setiap perkembangan persiapan hingga hari pelaksanaan, sehingga tidak ada kendala yang dapat menghambat suksesnya agenda tingkat provinsi tersebut. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Potensi Perikanan Muara Beloan Bersinar Saat Musim Bangai

July 16, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Musim panen ikan atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai bangai kembali membawa berkah bagi warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat. Melimpahnya hasil tangkapan ikan air tawar tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Saat musim bangai berlangsung, berbagai jenis ikan air tawar seperti biawan, lais, baung, patin, hingga toman mudah diperoleh. Hasil tangkapan kemudian dipasarkan ke sejumlah wilayah di Kutai Barat, bahkan hingga ke kabupaten tetangga, sehingga memberikan nilai ekonomi yang cukup besar bagi para nelayan.

Tidak hanya nelayan yang merasakan manfaatnya, musim bangai juga berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat lainnya. Pedagang ikan, penyedia jasa transportasi sungai dan darat, hingga pelaku usaha pengolahan ikan ikut memperoleh tambahan pendapatan. Perputaran uang di kampung meningkat seiring tingginya permintaan hasil perikanan selama musim panen.

Di sisi sosial, musim bangai menjadi momentum yang memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan warga. Masyarakat saling membantu dalam proses penangkapan, pengangkutan, hingga pemasaran hasil tangkapan. Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Muara Beloan.

Saat ditemui Rabu (15/07/2026), Petinggi Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono, mengatakan potensi perikanan yang dimiliki wilayahnya merupakan aset besar yang harus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Musim bangai menjadi bukti bahwa Muara Beloan memiliki sumber daya perikanan yang sangat melimpah. Potensi ini bukan hanya memberikan penghasilan bagi para nelayan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas. Banyak sektor usaha yang ikut tumbuh ketika musim panen ikan berlangsung,” ujarnya.

Menurut Rudy, pemerintah kampung berkomitmen menjaga kelestarian sumber daya perikanan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.

“Kami ingin Muara Beloan tidak hanya dikenal karena musim bangainya, tetapi juga menjadi sentra perikanan air tawar yang mampu menopang perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, potensi ini dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Ia berharap dukungan pemerintah melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pemasaran, hingga pembinaan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan terus diperkuat. Dengan demikian, potensi perikanan Kampung Muara Beloan dapat berkembang menjadi sektor unggulan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kutai Barat.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang warga Muara Beloan, Debi, mengatakan musim bangai merupakan momen yang selalu dinantikan masyarakat. Menurutnya, musim panen ikan tersebut umumnya berlangsung sekitar setengah bulan, tergantung kondisi cuaca dan tinggi rendahnya debit air.

“Kalau musim bangai biasanya sekitar setengah bulan. Selama itu hasil tangkapan ikan cukup melimpah, sehingga banyak warga turun mencari ikan. Hasilnya bisa dijual ke pengepul maupun langsung ke pasar, sehingga pendapatan masyarakat ikut meningkat,” ujarnya. (Yan/Adv/Diskominfokubar)

SMAN 1 PPU Borong Juara Duta Pelajar Sadar Hukum 2026

July 16, 2026 by  
Filed under PPU

‎‎PENAJAM – Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2026 berlangsung di Aula SMKN 2 Penajam Paser Utara, Rabu (15/7/2026).

‎‎Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut diikuti 10 tim pelajar SMA sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten PPU. Setiap tim terdiri atas satu pelajar laki-laki dan satu pelajar perempuan.

‎‎Sebelum mengikuti tahap presentasi dan penilaian, seluruh peserta terlebih dahulu menyusun karya tulis inovatif yang dibimbing oleh guru pendamping serta Kejaksaan Negeri setempat melalui Bidang Intelijen. Dari hasil seleksi, sebanyak 10 tim terbaik berhak mengikuti kompetisi tingkat kabupaten.

‎‎Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yang diwakili Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Harwanto mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sadar hukum dan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

‎‎“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pelajar-pelajar sadar hukum yang mampu menjadi agen perubahan serta menularkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat sehingga ketertiban dan ketenteraman umum dapat terus terpelihara,” ujarnya.

‎‎Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, SMAN 1 Penajam Paser Utara berhasil mendominasi kompetisi dengan meraih juara pertama dan kedua.

‎‎Juara pertama diraih oleh tim SMAN 1 Penajam Paser Utara yang terdiri dari Bintang Fasya Permana dan Nutfah Nur Cahyanti melalui karya tulis berjudul “Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui ZORA (Zona Juara) sebagai Inovasi, Edukasi, dan Aksi Remaja di Gerbang Nusantara.”

‎‎Sementara juara kedua juga diraih SMAN 1 Penajam Paser Utara melalui Muhammad Reyhan Akbar dan Alysia Resky Damara dengan karya berjudul “Aktualisasi Peran Pelajar Melalui Internalisasi Nilai SIGMA (Sikap Integritas Generasi Muda Antikorupsi) di Gerbang Nusantara.”

‎‎Adapun juara ketiga diraih tim SMAN 2 Penajam Paser Utara yang terdiri dari Rakha Adiyatma Anwar dan Zalfaa Rayyaa Tristiyantin dengan karya berjudul “Program CERDAS dan GASPOL Guna Menghadirkan PIJAR di Kawasan Serambi IKN.”

‎‎Para pemenang memperoleh uang pembinaan, piagam penghargaan, dan plakat. Juara pertama menerima uang pembinaan sebesar Rp4,5 juta, juara kedua Rp3,5 juta, dan juara ketiga Rp2,5 juta.

‎‎Selanjutnya, para peraih juara I, II, dan III akan mewakili Kabupaten Penajam Paser Utara pada ajang Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026, bersaing dengan para juara dari kabupaten dan kota lainnya di Benua Etam.*

ASN Diminta Bijak Gunakan Media Sosial

July 16, 2026 by  
Filed under Berau

Tanjung Redeb – Media sosial kini tak lagi sekadar menjadi ruang berbagi aktivitas. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), jejak digital bahkan dapat menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses seleksi maupun uji kompetensi. Karena itu, ASN diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

‎‎Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengatakan perkembangan teknologi informasi membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. ‎Kondisi tersebut menuntut setiap pengguna media sosial untuk lebih teliti sebelum membagikan suatu informasi agar tidak ikut menyebarkan kabar yang belum tentu benar.

‎‎Menurutnya, keterbukaan informasi publik harus dimanfaatkan secara positif. Media sosial dapat menjadi sarana pemerintah untuk menyampaikan berbagai program, kegiatan, dan pelayanan kepada masyarakat, namun penggunaannya tetap harus disertai tanggung jawab.

‎‎“Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, kita harus mampu mengikuti perkembangan. Tetapi sebelum memposting sesuatu, pastikan terlebih dahulu informasi tersebut benar,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

‎‎Ia menjelaskan, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki akun media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan maupun program pemerintah. Namun, di sisi lain, ASN juga harus berhati-hati dalam menjaga keamanan arsip, dokumen, maupun informasi yang bersifat internal agar tidak tersebar secara sembarangan.

‎‎Said mengungkapkan, penggunaan media sosial kini turut menjadi perhatian dalam proses seleksi maupun uji kompetensi ASN. Jejak digital seseorang dapat mencerminkan sikap, etika, hingga profesionalisme yang dimiliki.

‎‎Karena itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar menghindari unggahan yang bersifat provokatif, mengandung ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi menyinggung pihak lain. Menurutnya, media sosial seharusnya digunakan sebagai sarana komunikasi yang membangun dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎‎“Gunakan media sosial secara positif. Sampaikan informasi yang memang perlu diketahui masyarakat dengan cara yang baik, santun, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Dy/Ok/Adv)

Dinas Pertanian Kutai Barat Perkuat Legalitas Kelompok Tani

July 16, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pertanian terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan petani. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memfasilitasi penerbitan akta notaris bagi kelompok tani sebagai dasar legalitas organisasi sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan di tingkat lapangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Serah Terima Akta Notaris Kelompok Tani yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Rabu (15/7/2026).

Akta notaris secara simbolis diserahkan kepada perwakilan tiga kelompok tani sebagai representasi dari 47 kelompok tani yang menerima fasilitasi pembuatan akta notaris pada Tahun Anggaran 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Stepanus A. Samson, mengatakan bahwa fasilitasi akta notaris merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kualitas kelembagaan kelompok tani.

Menurutnya, akta notaris tidak hanya berfungsi sebagai dokumen legal formal, tetapi juga menjadi fondasi bagi kelompok tani untuk mengembangkan tata kelola organisasi yang lebih baik, profesional, dan akuntabel.

Legalitas tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi kelompok tani dalam mengakses berbagai program pemerintah, bantuan pembiayaan, hingga menjalin kemitraan usaha.

“Kami mengajak kelompok tani yang hingga saat ini belum memiliki akta notaris agar dapat mengajukan permohonan fasilitasi kepada Dinas Pertanian. Kami akan terus mendorong agar semakin banyak kelompok tani memiliki legalitas hukum sehingga mampu berkembang menjadi kelembagaan petani yang mandiri, profesional, dan berdaya saing,” ujar Stepanus.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Muhammad Firdaus, menjelaskan bahwa program fasilitasi akta notaris merupakan bagian dari pembinaan kelembagaan yang dilaksanakan melalui Bidang Penyuluhan.

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2022 hingga 2026, Dinas Pertanian telah memfasilitasi penerbitan akta notaris bagi 319 kelompok tani, atau sekitar 30 persen dari total kelompok tani yang ada di Kabupaten Kutai Barat.

Dinas Pertanian menargetkan cakupan fasilitasi tersebut terus meningkat hingga mencapai sekitar 80 persen kelompok tani. Target tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya kelembagaan petani yang semakin kuat, tertib administrasi, dan siap menghadapi tantangan pembangunan sektor pertanian yang semakin dinamis.

Dengan legalitas yang dimiliki, kelompok tani diharapkan lebih mudah memperoleh akses terhadap program pemberdayaan, pembiayaan, bantuan pemerintah, maupun kerja sama dengan berbagai pihak, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggotanya.

Melalui program ini, Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan petani sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Barat.(Ars/Adv-DiskominfoKubar)

« Previous PageNext Page »

  • vb