Sekkab Kutai Barat Fokus Perkuat Sinergi Perangkat Daerah

July 2, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR– Baru dilantik sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Barat (Kubar), Erik Victory langsung mematok sejumlah prioritas kerja. Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi antar perangkat daerah (PD) sekaligus mempercepat realisasi fisik dan keuangan daerah yang dinilai masih rendah.

“Hal pertama yang akan kami laksanakan adalah sesuai arahan Bapak Bupati Kubar Frederick Edwin dalam sambutannya, yakni meningkatkan sinergitas antar perangkat daerah (PD) dalam pelaksanaan tugas. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah percepatan realisasi fisik dan keuangan kita yang saat ini masih sangat rendah,”kata Erik usai pelantikan di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kubar, Rabu (1/7/2026).

Erik mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Namun, menurutnya, jabatan Sekkab juga membawa tantangan besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Tentunya saya merasa bersyukur. Di sisi lain, tantangan ke depan juga sangat besar. Ini menjadi tugas saya untuk mendampingi Bapak Bupati Frederick Edwin dan Bapak Wakil Bupati Nanang Adriani dalam melaksanakan program-program yang telah dituangkan dalam visi dan misi mereka,”ujarnya.

Untuk meningkatkan kinerja organisasi PD, Erik mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar pertemuan bersama seluruh kepala PD. Dari pertemuan tersebut, pemerintah akan memetakan berbagai persoalan yang selama ini menjadi kendala.

“Langkah pertama, kami akan duduk bersama dengan para kepala PD. Kami akan memitigasi permasalahan-permasalahan yang ada, mencari akar penyebabnya, kemudian segera melakukan langkah-langkah penyelesaian atau eksekusi agar kinerja pemerintahan semakin optimal,”tegasnya. (yan/adv/diskominfo)

Bupati Kutai Barat Minta Sekkab Gerak Cepat Benahi Birokrasi

July 2, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin melantik Erik Victory sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kubar, Rabu (1/7/2026).

Pelantikan tersebut menandai berakhirnya kekosongan jabatan birokrasi tertinggi di lingkungan Pemkab Kubar. Pengangkatan Erik Victory juga telah mendapat persetujuan Gubernur Kaltim melalui Surat Nomor 800.1.10.2/3257/BKD-S.III/2026 tertanggal 30 Juni 2026.

Bupati Frederick Edwin menegaskan, jabatan Sekkab memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi daerah. Seorang Sekkab dituntut mampu mengoordinasikan seluruh perangkat daerah, memastikan administrasi pemerintahan berjalan efektif, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Kubar, saya menyampaikan selamat kepada Saudara Erik Victory. Amanah besar telah menanti dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,”ujar Frederick.

Ia meminta Sekkab yang baru segera melakukan adaptasi dan konsolidasi internal agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa hambatan. Selain itu, koordinasi dengan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga harus diperkuat.

Bupati juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program strategis daerah agar target pembangunan sesuai visi dan misi Kabupaten Kubar dapat tercapai.

Selain kemampuan manajerial, Frederick mengingatkan agar Sekkab menjadi teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga integritas, profesionalisme serta netralitas birokrasi.

“Saya juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah beserta jajaran untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekretaris Kabupaten yang baru. Sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,”tegasnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Sekkab merupakan jabatan birokrasi tertinggi di tingkat kabupaten yang bertanggung jawab langsung kepada bupati. Tugas utamanya meliputi membantu penyusunan kebijakan strategis daerah, mengoordinasikan penyelenggaraan administrasi pemerintahan, mengawasi pelaksanaan program perangkat daerah, membina manajemen ASN serta mengoordinasikan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari penyusunan APBD hingga pelaporan.

Dengan dilantiknya Erik Victory, Pemkab Kubar berharap koordinasi pemerintahan semakin solid sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (yan/adv/diskominfo)

Bupati Kutai Barat Bangga, Kontingen Kubar Raih Dua Gelar Bergengsi di PENAS

July 2, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin mengapresiasi prestasi gemilang yang diraih kontingen Kubar pada Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Meski berangkat dengan keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, kontingen Kubar berhasil membawa pulang dua gelar bergengsi, yakni Juara 1 Paduan Suara dan Juara 1 Vokal Solo pada kategori Pagelaran Seni Budaya dan Gita Nusantara.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kubar Stepanus Alexander Samson, Sekretaris Distan Muhammad Firdaus, jajaran Distan, serta peserta PENAS, di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).

“Ditengah keberangkatan yang terbatas karena efisiensi anggaran, kontingen Kubar mampu memberikan hasil terbaik. Mereka tidak hanya mewakili Kaltim, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Kubar di tingkat nasional,”ujar Frederick.

Ia menegaskan, Pemkab Kubar akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi petani, termasuk di bidang seni dan budaya, agar prestasi yang diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan sehingga potensi seni yang dimiliki para petani dapat berkembang lebih baik dan terus melahirkan prestasi,”katanya.

Sementara itu, Kepala Distan Kubar Stepanus Alexander Samson mengatakan keikutsertaan Kubar dalam PENAS merupakan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui pengiriman petani, penyuluh, pelaku usaha pertanian dan unsur pendamping secara rutin.

Menurutnya, PENAS menjadi wadah pembelajaran bagi petani untuk bertukar pengalaman, mempelajari praktik terbaik, serta mengenal inovasi dan teknologi pertanian yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah.

“Petani saat ini dituntut tidak hanya mampu berproduksi, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, berwirausaha, memanfaatkan teknologi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan dinamika pasar,”jelasnya.

Selain meningkatkan kapasitas SDM, PENAS juga menjadi kesempatan memperluas jejaring dengan petani dari berbagai provinsi, pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga investor. Jejaring tersebut dinilai penting untuk membuka akses informasi, teknologi, pasar, dan peluang kerja sama bagi pengembangan sektor pertanian di Kubar.

Stepanus menjelaskan, Kubar mewakili Kaltim setelah menjadi pemenang pada Pekan Daerah XI KTNA Kaltim. Semula kontingen dijadwalkan mengikuti lomba paduan suara, vokal solo, tari tradisional dan karya wirausaha petani. Namun, keterbatasan anggaran membuat peserta tari tradisional tidak dapat diberangkatkan, sedangkan peserta karya wirausaha berhalangan mengikuti lomba.

Meski demikian, penampilan pada cabang paduan suara dan vokal solo yang digelar di Taman Budaya Limboto pada 20 Juni 2026 membuahkan hasil membanggakan. Berkat latihan dan pendampingan yang maksimal, kedua cabang tersebut berhasil meraih Juara I.

“Hari ini kami melaporkan kepada Bupati capaian yang berhasil diraih selama mengikuti PENAS XVII di Gorontalo. Kami optimistis pengalaman dan jejaring yang diperoleh akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan sektor pertanian Kubar”ujarnya.

Ia berharap pada PENAS Petani dan Nelayan XVIII yang akan digelar di Provinsi Lampung, Kubat dapat mengirim lebih banyak peserta agar semakin banyak petani yang memperoleh pengalaman, memperluas jejaring usaha, serta memperkuat kelembagaan petani demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (yan/adv/diskominfo)

Pemkab Kutai Barat Apresiasi Pengabdian Polri

July 2, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin melalui Wakil Bupati Nanang Adriani menyampaikan apresiasi atas pengabdian Polri yang selama 80 tahun telah menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga momentum ini semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” ujarnya saat syukuran usai pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di panggung utama Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (1/7/2026).

Bupati menegaskan, Hari Bhayangkara merupakan momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, transparan, dan humanis. Di tengah tantangan seperti kejahatan siber, penyebaran hoaks, penyalahgunaan narkoba, hingga perjudian daring, stabilitas keamanan dinilai menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga berharap Polres Kutai Barat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

“Saya berharap Polri, khususnya Polres Kutai Barat, semakin dekat dengan masyarakat, semakin dicintai masyarakat, serta terus meningkatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, memperkuat toleransi, bijak menggunakan media sosial, serta mendukung upaya pemberantasan narkoba, perjudian daring, dan berbagai bentuk tindak kriminal lainnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kutai Barat beserta seluruh jajaran atas dedikasi menjaga keamanan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Sementara itu, Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Forkopimda, TNI, instansi vertikal, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, dan seluruh masyarakat yang selama ini telah bersinergi menjaga situasi kamtibmas.

“Hari Bhayangkara tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan Polri dibangun oleh kebersamaan, kolaborasi, dan sinergi dari seluruh komponen masyarakat,” kata Kapolres.

Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polres Kutai Barat akan terus memperkuat kerja sama lintas sektor, mendukung program pembangunan daerah, serta meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Polri yang semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Rangkaian syukuran ditutup dengan pemotongan tumpeng dan kue Hari Bhayangkara ke-80 yang diserahkan secara simbolis kepada personel Polri tertua dan termuda di lingkungan Polres Kutai Barat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan semangat pengabdian lintas generasi dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat.(arf).

Samarinda Miliki Insinerator Jaga Kebersihan Kota

July 1, 2026 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda saat ini memiliki insinerator untuk menjaga menjaga kebersihan kota. Alat ini juga diyakini dapat mengurangi pengelolaan sampah yang berserakan, pencemaran udara, tanah, serta air. Pemerintah Kota Samarinda menyediakan satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan 10 unit insinerator. Alat ini berfungsi memusnahkan sampah dan limbah berbahaya melalui proses pembakaran terkontrol pada suhu sangat tinggi, yakni antara 800°C hingga 1.200°C.

“Kami memiliki satu TPA di Kecamatan Sambutan dan 10 unit insinerator yang ditempatkan di sembilan lokasi, karena di satu titik dipasang dua unit alat,” Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso pada peringatan Hari Lingkungan Hidup sekaligus peresmian pengoperasian incinerator di Kelurahan Kampung Baqa, Jalan Hasanuddin, Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufik Fajar menjelaskan, kapasitas alat tersebut beroperasi delapan jam setiap hari. Satu insinerator mampu membakar hingga delapan ton sampah.

“Namun sebelum dibakar, sampah harus dipilah terlebih dahulu. Tidak semua jenis boleh dibakar, misalnya sampah organik. Yang diproses melalui insinerator hanyalah sampah non-organik,” jelasnya.

Agar alat dapat beroperasi secara maksimal, dibutuhkan dukungan masyarakat untuk memilah sampah sejak di rumah, setidaknya memisahkan antara sampah organik dan non-organik sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan peringatan tegas kepada jajaran pemerintah wilayah. Ia menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika lingkungan tetap kotor.

“Saya berikan waktu 24 jam untuk membersihkan wilayah masing-masing. Mau tetap menjabat atau tidak, terserah. Baik camat maupun lurah, saya tidak akan bertele-tele. Jika tidak segera dibereskan, saya copot jabatannya,” tegasnya. (misman)

« Previous PageNext Page »

  • vb