Sinergi Pemkab dan Baznas Gelar Khitanan Massal

July 6, 2026 by  
Filed under Berau

‎‎Tanjung Redeb – Bagi sebagian keluarga, biaya khitan anak masih menjadi pengeluaran yang cukup berat. Kondisi itulah yang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan layanan khitanan massal gratis bagi masyarakat.

‎‎Sebanyak 300 anak dari berbagai kecamatan di Berau mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Rumah Sehat Baznas, Minggu (5/7/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Baznas Kabupaten Berau dengan Baznas Provinsi Kalimantan Timur, yang turut mendapat dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan sektor perbankan.

‎‎Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Berau, Gamalis. Hadir pula jajaran Forkopimda, pimpinan Baznas Kalimantan Timur dan Berau, para camat, serta sejumlah mitra yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut.

‎‎Gamalis mengatakan, program seperti ini memiliki manfaat yang sangat besar karena tidak hanya membantu masyarakat memenuhi salah satu tuntunan agama, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan anak.

‎‎Menurutnya, masih ada orang tua yang harus menunda khitan karena terkendala kondisi ekonomi, sehingga kehadiran layanan gratis menjadi solusi yang sangat dibutuhkan.

‎‎“Program ini menjadi bentuk kepedulian bersama kepada masyarakat. Dengan adanya layanan tanpa biaya, orang tua tidak lagi dibebani pengeluaran yang cukup besar sehingga anak-anak dapat segera menjalani khitan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

‎‎Ia menilai keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah, Baznas, perusahaan, hingga perbankan dinilai telah menunjukkan kepedulian nyata melalui kolaborasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎‎Menurut Gamalis, pola kerja sama seperti ini perlu terus diperkuat agar semakin banyak program sosial yang mampu menjangkau warga yang membutuhkan. ‎Ia memastikan Pemkab Berau akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

‎‎Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh panitia dan tenaga medis agar mengutamakan pelayanan terbaik selama proses khitan berlangsung. Kebersihan peralatan, keselamatan peserta, hingga pelaksanaan yang tetap sesuai dengan syariat Islam harus menjadi perhatian utama sehingga masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap layanan yang diberikan.

‎‎“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai dan menjadi awal dari semakin banyak program sosial yang bisa dihadirkan bersama untuk membantu masyarakat Berau,” tutupnya. (Dy/Ok/Adv)

Kualitas Destinasi Unggulan Jadi Perhatian

July 6, 2026 by  
Filed under Berau

‎‎Tanjung Redeb – Pulau Derawan tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan, tetapi juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjaga kualitas destinasi unggulannya.

‎‎Wakil Bupati Berau, Gamalis, memilih meninjau kawasan wisata tersebut untuk memastikan pelayanan, kebersihan, hingga kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

‎‎Kunjungan yang dilakukan di sela agenda bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji beberapa hari lalu, dimanfaatkan Gamalis untuk melihat secara langsung kondisi kawasan wisata, bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial.

‎‎Ia berjalan menyusuri permukiman warga, memeriksa sejumlah fasilitas umum, sekaligus berdialog dengan masyarakat mengenai berbagai kebutuhan yang dinilai masih perlu mendapat perhatian pemerintah.

‎‎Menurut Gamalis, menjaga kualitas destinasi wisata tidak cukup hanya dengan promosi. Pemerintah juga harus memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat maupun fasilitas pendukung wisata dapat segera ditangani agar tidak memengaruhi citra Pulau Derawan di mata pengunjung.

‎‎“Pulau Derawan adalah etalase pariwisata Berau. Karena itu, kami ingin memastikan lingkungan tetap nyaman, fasilitas terus diperbaiki, dan masyarakat ikut merasakan manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata,” ujarnya saat dimintai keterangan, Minggu, (05/07/2026).

‎‎Selain menyerap aspirasi masyarakat, Gamalis juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah wisatawan mancanegara yang tengah menikmati suasana pantai. Melalui percakapan singkat menggunakan bahasa Inggris, ia menanyakan kesan mereka selama berada di Pulau Derawan.

‎‎Mayoritas wisatawan mengaku puas dengan keindahan alam yang dimiliki Derawan, terutama panorama bawah lautnya yang masih terjaga, suasana pulau yang tenang, serta keramahan masyarakat setempat.

‎‎Bagi Gamalis, kesan positif tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat daya tarik pariwisata Berau di tingkat internasional. Ia menilai pengalaman baik wisatawan akan menjadi promosi yang lebih efektif dibandingkan kampanye apa pun.

‎‎“Harapan kami, setiap wisatawan yang pulang membawa pengalaman menyenangkan sehingga mereka ingin kembali lagi dan mengajak orang lain berkunjung ke Berau,” katanya.

‎‎Dalam peninjauan tersebut, Gamalis bersama Seno Aji juga mengecek sejumlah sarana pendukung yang digunakan masyarakat maupun wisatawan.

‎Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan fasilitas tetap berfungsi optimal dan mampu mendukung aktivitas wisata secara berkelanjutan.

‎‎Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat pembenahan kawasan wisata unggulan agar Pulau Derawan tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga memiliki pelayanan dan infrastruktur yang mampu memberikan rasa nyaman bagi setiap wisatawan yang datang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (Dy/Ok/Adv)

DPRD Samarinda Soroti Dampak Pemadaman Listrik terhadap Aktivitas Ekonomi Warga

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda mendapat sorotan DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk operasional pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada pasokan listrik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pihaknya semula menduga pemadaman terjadi akibat keterbatasan pasokan energi primer ke sistem kelistrikan. Namun, setelah memperoleh penjelasan dari PLN, diketahui gangguan berasal dari kendala teknis pada salah satu unit pembangkit.

“Kami awalnya mengira persoalannya ada pada pasokan energi seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah. Setelah mendapat penjelasan, ternyata penyebabnya adalah gangguan teknis di pembangkit,” kata Abdul Rohim, Minggu (5/7/26).

Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tetap perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Menurutnya, apabila permasalahan berkaitan dengan sistem pembangkit maupun pasokan energi nasional, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang terbatas agar melakukan intervensi teknis. Karena itu, penyelesaian harus dilakukan melalui koordinasi antara PLN dan pemerintah pusat.

“Kami berharap gangguan ini bisa segera ditangani karena masyarakat dan pelaku usaha sudah merasakan dampaknya. Pemulihan layanan perlu menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi tidak terus terganggu,” ujarnya.

Selain percepatan perbaikan, dirinya juga meminta PLN lebih optimal dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan. Ia menilai pemberitahuan mengenai jadwal pemadaman sebaiknya diberikan lebih awal sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

“Kalau memang harus ada pemadaman terjadwal, informasinya jangan mendadak. Akan lebih baik jika diumumkan dua atau tiga hari sebelumnya sehingga masyarakat maupun pelaku usaha bisa menyesuaikan aktivitasnya,” tuturnya.

Sementara itu, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Annisa Nabiha, memastikan pemadaman bergilir yang terjadi di Samarinda bukan disebabkan kekurangan batu bara maupun energi primer.

Ia menjelaskan, gangguan terjadi akibat kendala teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memengaruhi keandalan sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan.

“Kondisi ini sama sekali tidak berkaitan dengan pasokan batu bara ataupun energi primer karena keduanya dalam kondisi aman. Gangguan berasal dari salah satu komponen PLTGU yang saat ini sedang dalam proses penanganan,” jelas Annisa.

PLN, kini mengoptimalkan seluruh pembangkit yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan guna mempercepat normalisasi pasokan listrik kepada pelanggan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal pemadaman melalui kanal resmi PLN, termasuk saluran WhatsApp yang dikelola PLN Area Samarinda, agar memperoleh informasi yang akurat dan terkini. (yud)

Menteri Agama Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Madrasah PP Assalam

July 5, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT– Menteri Agama RI Nasaruddin Umar didampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung madrasah di Pondok Pesantren Assalam, Sabtu (4/7/2026).

Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam. Momentum ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam di Kabupaten Kutai Barat.

Pengasuh Pondok Pesantren Assalam, KH. Arif Heri Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung madrasah yang telah lama menjadi harapan besar keluarga besar pesantren.

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Pondok Pesantren Assalam agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik kepada para santri.

“Semoga dengan iringan doa dari seluruh masyarakat, pembangunan gedung madrasah ini dapat segera terwujud dan selesai sesuai harapan,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Kami memohon doa dan dukungan anggaran dari Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Bapak Gubernur, serta Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Kami sangat berharap pembangunan gedung ini dapat terus berlanjut hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh para santri,” katanya.

Kehadiran Menteri Agama RI dalam peletakan batu pertama ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan pendidikan Islam, khususnya di daerah. Kehadiran Gubernur Kalimantan Timur, Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati, serta Forkopimda juga menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Usai prosesi utama, Menteri Agama RI, Gubernur Kalimantan Timur, dan Bupati Kutai Barat secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan gedung madrasah. Prosesi tersebut disambut antusias oleh para santri, pengurus pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan yang hadir.

 

Pembangunan gedung madrasah ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan Pondok Pesantren Assalam dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter kebangsaan yang kuat.

Dengan bertambahnya fasilitas pendidikan, Pondok Pesantren Assalam diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kutai Barat serta menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam yang modern, berkualitas, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Melalui dukungan berbagai pihak, pembangunan gedung madrasah tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar para santri. Kehadiran fasilitas baru ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam memajukan pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kutai Barat dan Kalimantan Timur. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Pemkab Kutai Barat Tegaskan Dukungan untuk Pendidikan Pesantren

July 5, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Mewakili Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati H. Nanang Adriani menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning. Ia berharap pesantren terus berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kutai Barat.

“Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan apresiasi atas dedikasi Pondok Pesantren Assalam selama 34 tahun dalam mencetak generasi penerus bangsa,” kata Nanang Adriani saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka Syukuran Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Sabtu (4/7/2026).

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan pendidikan pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan Kutai Barat yang religius, harmonis, dan sejahtera,” katanya.

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang digelar dalam rangkaian Harlah, seperti Tabligh Akbar, khitan massal, nikah massal, serta kegiatan sosial dan keagamaan lainnya yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Abdul Somad, sekaligus menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan sinergi antara pemerintah, ulama, serta masyarakat.

“Selamat Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning. Semoga di usia yang semakin matang ini, Pondok Pesantren Assalam terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi unggul, beriman, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, mempererat kerukunan antarumat beragama, serta menghidupkan semangat gotong royong. Menurutnya, momentum Harlah ke-34 ini harus menjadi penguat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ustaz Abdul Somad yang telah berkenan hadir menyampaikan tausiah kepada masyarakat Kutai Barat.

Ia berharap ceramah yang disampaikan dapat menjadi penyejuk hati, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, panitia pelaksana, para donatur, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan Harlah ke-34.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning senantiasa diberi keberkahan, terus maju dalam mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, serta tetap menjadi mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Kutai Barat yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

« Previous PageNext Page »

  • vb