DLH Paser Bersihkan Badan Jalan Menuju RSUD

March 10, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser mulai membersihkan sisa-sisa sampah dari proyek perbaikan jalan  menuju RSUD Panglima Sebaya maupun komplek perkantoran pemda yang sebelumnya ditutup untuk umum akibat longsor. Saat ini jalan  tersebut sudah dibuka dan sudah dilewati kendaraan.

Kepala DLH Paser Achmad Safari mengatakan pembersihan badan jalan dilakukan karena jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat  baik masyarakat umum maupun ASN yang menuju kantor.

“Masyarakat pengguna jalan ini sangat layak diberikan kenyamanan, ” ujar Safari, Selasa (9/3/2022).

Kegiatan pembersihan fokus pada pembersihan badan jalan serta pembersihan semak dan rumput yang tumbuh menjalar di kedua sisi jalan. Selain mempertimbangkan aspek kenyamanan bagi pengguna jalan, pembersihan badan jalan juga mempertimbangkan lingkungan sekitar karena di sekitarnya ada ruang terbuka hijau yang perlu dijaga keindahannya.

Jalan lingkar Gentung Temiang selain merupakan akses ke RSUD dan perkantoran, juga mengelilingi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terintegrasi dengan arena promosi, danau serta kawasan hijau. (*)

Jelang Ramadan, Pemotongan Sapi Meningkat

March 9, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER -Kegiatan  pemotongan sapi di rumah pemotongan hewan (RPH) Jone Tanah Grogot mulai meningkat menjelang ramadhan tahun ini.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) RPH Jone Mahmudi mengatakan data terakhir Januari-Februari sudah 124 ekor sapi dipotong.

“Kalau tahun lalu jelang Ramadan, pada bulan yang sama hanya 101 yang dipotong di RPH,” kata Mahmudi, Selasa (08/03/2022).

Menurut Mahmudi  pada awal pandemi COVID-19 terjadi penurunan jumlah sapi yang dipotong di RPH. Di masa normal setiap harinya petugas RPH bisa memotong rata rata 12 ekor sapi per hari, sedangkan di masa pandemi hanya 4 ekor sapi yang dipotong per hari.

Ia mengemukakan sapi yang dipotong di RPH, dagingnya di drop ke pasar-pasar dan dipastikan daging yang dipotong di RPH telah memenuhi tata cara pemotongan sesuai standar, serta dijamin kesehatan dagingnya.

Mahmudi juga menjelaskan bahwa sapi yang dipotong telah memenuhi aturan yakni sapi jantan bukan sapi betina.

“Ada aturan yang melarang pemotongan sapi betina di RPH,” ucap Mahmudi.

Sapi-sapi yang dipotong di RPH Jone, kata Mahmudi, berasal dari luar Kabupaten Paser seperti Samarinda, Sulawesi, dan NTT.

“Untuk di Paser belum ada pengusaha sapi atau peternak yang bisa memasok sapi untuk dipotong setiap harinya. Kabupaten Paser masih mengandalkan pasokan sapi dari luar daerah,” katanya. (*)

TPID Paser Segera Sidak Pasar dan Distributor

March 9, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER –  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Paser akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan sejumlah toko ritel atau distributor untuk mamastikan ketersediaan kebutuhan pokok.

“Materi  pokok pembahasan dalam rapat TPID adalah yang saat ini dikeluhkan masyarakat soal kelangkaan minyak di pasar,” kata Staf Ahli Bupati Paser bidang Ekonomi, Afra Naheta usai memimpin rapat TPID yang digelar Selasa (8/3/2022).

Menurut Afra, sebagai tindak lanjutnya, TPID akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan toko modern.

Afra menambahkan, sidak ke pasar dan toko modern sebelumnya sudah dilakukan TPID sebelum isu kelangkaan minyak ini merebak.

Pada rapat tersebut juga disampaikan untuk menjaga ketersedian minyak di pasaran, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paser akan bersurat kepada distributor.

“Bupati Paser akan bersurat kepada distributor agar menyuplai minyak goreng yang saat ini sedang langka di pasaran,” katanya.

Dalam rapat itu, TPID telah mengundang pihak distributor minyak namun hanya beberapa saja yang datang.

“Dalam waktu dekat para distributor itu kita undang kembali pada rapat serupa, ” kata Afra.

TPID Paser, lanjut Afra, juga terus bersinergi dengan para distributor minyak untuk mengawasi ketersedian minyak jelang Ramadan.

“Selain sidak dalam waktu dekat, sidak menjelang bulan puasa juga akan kami laksanakan. Bukan hanya minyak saja yang disidak, tapi kebutuhan pokok lainnya juga kami pantau. Ini biasa dilaksanakan setiap tahun,” terang Afra.

Untuk menekan kenaikan harga minyak khususnya, Pemda Paser mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kaltim Isran Noor tertanggal 2 Maret 2022, tentang pelaksanaan kebijakan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng.

Ditentukan dalam Surat Edaran tersebut, HET minyak goreng kelas curah Rp11.500, sederhana Rp13.500, premium Rp14 ribu.

Afra menyebut minyak goreng yang dijual di toko modern sudah sesuai dengan HET yang ditetapkan dalam surat edaran tersebut.

“Yang menjadi masalah saat minyak dijual kembali dengan harga lebih mahal,” katanya.

Namun demikian, kata Afra, Pemda Paser akan berupaya menjaga ketersedian kebutuhan pokok termasuk minyak dan memastikan stabilitas harga dengan menggelar operasi pasar murah bersama Bulog dengan melibatkan distributor dan pelaku usaha. (*)

Minyak Goreng Langka, Bupati Paser Panggil Disperindagkop

March 8, 2022 by  
Filed under Daerah, Paser

TANA PASER – Menindaklanjuti kelangkaan minyak goreng, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli memanggil Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Adi Maulana dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Haerul Saleh yang didampingi Kabid Perdagangan Zaenal Ilmi, pada Senin (07/03/2022), di kantor Bupati Kilometer 5.

Pertemuan tersebut juga untuk merespon informasi  di media sosial terkait membludaknya masyarakat yang membeli minyak goreng di toko ritel modern.

Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Paser Zaenal Ilmi mengatakan minyak goreng yang banyak dibeli masyarakat di toko ritel modern tersebut merupakan produk tertentu yang sudah menjadi favorit masyarakat. Sebut saja Bimoli dan Filma

“Kami jelaskan kepada Pak Bupati, bahwa pembelian membludak itu, minyak goreng favorit masyarakat, Bimoli dan Filma. Kalau minyak goreng medium banyak di pasaran. Apalagi minyak curah, harganya murah,” kata Zaenal.

Zaenal menjelaskan, sebenarnya ada salah satu produk yaitu minyak goreng medium merek Medina yang setiap bulan mendistribusikan 51 ribu liter ke toko-toko ritel modern di Kabupaten Paser.

Minyak goreng merek tersebut harganya Rp13.500/liter. Namun, kata Zaenal, ada indikasi kelangkaan diduga karena minyak tersebut dibeli dalam jumlah banyak dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Bahkan ada dijual Rp21 ribu/liter,” kata Zaenal.

Untuk meredam kenaikan harga tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor telah mengeluarkan Surat Edaran tertanggal 2 Maret 2022, tentang pelaksanaan kebijakan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng.

“Untuk meredam kenaikan harga, ada surat penegasan Gubernur tentang HET minyak goreng. Kelas curah Rp11.500, sederhana Rp13.500, premium Rp14 ribu,” jelas Zaenal.

Hasil pantauan petugas Disperindagkop UKM Paser, pada hari ini saja, kata Zainal, sebanyak 90 pieces minyak goreng ukuran 2 liter yang baru didistribusikan di 5 toko ritel modern ludes dibeli masyarakat.

“Artinya masyarakat ini panik membeli minyak-minyak di toko ritel. Untuk menekan kenaikan harga akan kami lakukan sidak pasar, menindaklanjuti surat edaran Gubernur tersebut,” tutup Zaenal.

Informasi yang diperoleh dari Kementerian Perdagangan, Kabupaten Paser mendapatkan jatah minyak goreng diantaranya 400 minyak ukuran 2 liter Medina, 100 minyak ukuran 1 liter Medina, minyak merek Alif 1.200 kartun,  20.225 kartun ukuran 2 liter.

Jatah minyak indomart pada 7 Maret 2022 sebanyak 2.070 di Kecamatan Tanah Grogot Grogot dan Long Ikis.  “Ada juga jatah minyak total 11 ribu dari Bulog. Ini untuk Paser, Balikpapan, dan Samarinda,” tutup Zaenal.(*)

Sekda Paser Kunjungi Balai Penyuluhan Pertanian

March 4, 2022 by  
Filed under Paser

Sekda Paser mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian

TANA PASER – Sekretaris Daerah Kabupaten Paser meninjau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanah Grogot yang terletak di Desa Tepian Batang,  Jum’at (4/3/2022).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara dekat rencana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk menjadikan BPP Tanah Grogot sebagai BPP Model Agro edu wisata.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dr. Erwan Wahyudi didampingi Koordinator BPP Tanah Grogot Ida Royanik, BPP ini selain berfungsi sebagai pusat pembelajaran para penyuluh lapangan juga dapat menjadi tujuan wisata berbasis agro ekologis. Para pengunjung dapat berwisata sekaligus belajar tentang budidaya pertanian baik teknik bertanam padi di sawah maupun mengenal berbagai jenis tanaman hortikultura.

Lahan yang akan dikembangkan seluas lebih dari 3 hektar dengan luasan lahan sawah sekitar 2 hektar.  Dalam perencanaannya yang disampaikan tadi, maka rencananya berbagai fasilitas pendukung akan dibangun di kawasan ini, seperti : gazebo, jembatan titian kayu, lantai jemur, rumah kaca, dan berbagai spot menarik untu ber swafoto. Pengunjung juga dapat melihat secara dekat bagaimana proses budidaya tanaman padi sawah dan aneka ikan yang terdapat di kolam-kolam.

Sekda mengapresiasi dan menyambut dengan baik rencana tersebut. Namun, yang perlu diperhatikan adalah agar konsep ini dapat dimatangkan lebih lanjut melalui forum diskusi lanjutan. Serta pihak pengelola BPP diharapkan lebih meningkatkan dan memaksimalkan lahan budidaya sebagai wadah meningkatkan kualitas penyuluh. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb