Pemkot Samarinda Susun Roadmap Pengendalian Inflasi 2025–2027

May 16, 2025 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Capacity Building Penyusunan Roadmap atau Peta Jalan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda Tahun 2025–2027. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Mangkupalas, Lantai II, Balai Kota Samarinda. Kamis (15/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Dandim 0901, Kapolresta Samarinda, Kepala Kejaksaan Negeri, Asisten II Setda, Staf Ahli Bidang Ekonomi, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dan instansi vertikal lainnya, termasuk perwakilan dunia usaha.

Andi Harun menjelaskan, penyusunan roadmap ini merupakan langkah strategis dalam pengendalian inflasi di daerah. Menurutnya, inflasi adalah salah satu tantangan utama yang dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Wali Kota Samarinda Andi Harun

“Inflasi menjadi momok bagi semua daerah karena berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama terhadap nilai uang. Oleh karena itu, penyusunan roadmap ini sangat penting untuk memastikan langkah-langkah pengendalian inflasi berjalan sistematis dan terarah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, ada tiga fokus utama dalam roadmap pengendalian inflasi yang disusun, yakni, peningkatan kapasitas individu dan tim TPID dalam memahami dan menjalankan program pengendalian inflasi. Kedua, penguatan sinergi antar lembaga, termasuk pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, serta elemen masyarakat lainnya. Ketiga, peningkatan kualitas pelaksanaan program, melalui pemantauan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang serta pengendalian harga komoditas.

“Kita harus menjaga distribusi barang dan jasa agar tidak mengalami gangguan yang dapat memicu inflasi. Roadmap ini akan menjadi pedoman pelaksanaan program pengendalian inflasi di Kota Samarinda ke depan,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga seperti Bulog, KPPN, BPOM, BPS, hingga PT Pertamina Patra Niaga dan Satgas Pangan.

Diharapkan pengendalian inflasi di Kota Samarinda dapat berjalan lebih efektif dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. (yud)

Perumdam Samarinda Kuras IPA Kalhol

May 14, 2025 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi dan pergantian gate valve air baku DN 700 mm di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalhol, Kamis (15/5/2025).

Asisten Manajer Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Khaidir Fadly  menyampaikan, Perumdam akan melakukan pengerjaan pengurasan untuk meningkatkan produksi dan kualitas air bersih bagi pelanggan.

Kegiatan ini akan dilakukan pada pukul 08.00 Wita hingga selesai dan berdampak terhadap kegiatan produksi serta aliran distribusi air bersih dari IPA Kalhol.

Khaidir Fadly mengingatkan seluruh pelanggan Perumdam Tirta Kencana yang aliran air di rumahnya berasal dari IPA Kalhol untuk menyediakan tampungan air, dikarenakan aliran distribusi akan mengalami gangguan selama proses pengerjaan pembersihan.

Beberapa kawasan yang terdampak dari pengurasan bak di IPA Kalhol diantaranya sebagian wilayah Palaran, Simpang Pasir dan sekitarnya, sebagian jalan HM Rifaddin, daerah Stadion Palaran, sebagian Jalan Adi Sucipto, serta Handil Bakti dan  sekitarnya.

Seluruh pelanggan di jalur tersebut diimbau bisa terlebih dahulu menampung air selagi masih mengalir sebagai persediaan, karena selama perbaikan berlangsung aliran air akan alami gangguan.

“Kami memohon maaf atas terganggunya layanan ini, petugas dilapangan sedang lakukan perbaikan semoga lancar dan selesai secepatnya agar aliran distribusi bisa lancar kembali,” ucap Khaidir Fadly .

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (*)

Wali Kota Samarinda Sambut Peserta Konfernas PUKAT ke-V, Hadirkan Profesional Katolik dari 14 Provinsi

May 10, 2025 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyambut peserta Konferensi Nasional Profesional dan Usahawan Katolik (Konfernas PUKAT) ke-V sekaligus menjadi ajang Welcome Party bagi para peserta dari berbagai daerah. Acara ini digelar di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Jumat (9/5/2025).

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kota Samarinda sebagai tuan rumah.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Ketua Umum PUKAT Nasional, Julius Yunus Tedja, beserta seluruh pengurus dan peserta. Terima kasih telah memilih Samarinda sebagai lokasi Konfernas ke-V,” ujarnya.

Andi juga mengenalkan sejumlah destinasi kuliner dan budaya khas Samarinda. Ia menyebutkan nasi kuning di Jalan Lambung Mangkurat sebagai santapan malam yang wajib dicoba, serta menyarankan peserta mengunjungi Desa Budaya Pampang dan pusat oleh-oleh di Citra Niaga sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Uskup Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Samarinda.

“Setelah Makassar, ini pertama kalinya Samarinda menjadi tuan rumah Konfernas PUKAT. Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah kota,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PUKAT Nasional, Julius Yunus Tedja, menyebut kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari 14 provinsi.

“PUKAT akan terus mengembangkan jaringan profesional dan usahawan Katolik, tidak hanya di seluruh provinsi Indonesia, tetapi juga ke tingkat global. Kami berencana bergabung dengan organisasi profesional Katolik dunia,” ungkapnya.

Acara pembukaan ini turut dihadiri Forkopimda Kota Samarinda, Pelaksana Harian Sekda, para asisten dan staf ahli Wali Kota, Kepala Kemenag Kota Samarinda, Sekretaris DPRD, Plt. Kepala Kesbangpol, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya. (yud)

Polresta Samarinda Gelar Pra Rekonstruksi Penembakan di Depan THM Samarinda

May 7, 2025 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menggelar pra rekonstruksi kasus penembakan yang terjadi di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Crown beberapa waktu silam, Jalan Imam Bonjol, Samarinda, pada Rabu (7/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyidikan terhadap kasus pembunuhan yang menyita perhatian publik.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan untuk menggambarkan peran masing-masing tersangka dalam aksi penembakan tersebut. Total ada sembilan orang yang telah diamankan polisi.

“Pra rekonstruksi ini kami lakukan karena kasus ini cukup menonjol dan menjadi perhatian masyarakat. Kami ingin memperjelas peran masing-masing tersangka, mulai dari eksekutor hingga mereka yang bertugas sebagai pengawas atau pengemudi,” ujar Hendri Umar kepada awak media.

Menurutnya, perencanaan aksi bermula dari THM Muse, sebelum para pelaku bergerak ke lokasi kejadian di depan THM Crown. Dalam pra rekonstruksi tersebut, polisi menghadirkan para tersangka untuk memperagakan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi dan tersangka sendiri.

Dari hasil rekonstruksi diketahui, pelaku eksekusi melepaskan total enam tembakan, lima di antaranya diarahkan ke korban, sementara satu lainnya ditembakkan ke udara, pertanda misi telah berhasil kepada rekan di sekitarnya.

“Ada lima tembakan yang diarahkan ke korban, dan satu kali tembakan ke udara untuk menandakan kode misi telah di lakukan dan segera meninggalkan TKP . Eksekutor awalnya masih di atas motor saat tembakan pertama dilepaskan, lalu berhenti dan menembak korban dari jarak dekat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, terdapat satu tersangka tambahan yang baru saja diamankan. Tersangka ini diduga sebagai otak di balik aksi penembakan tersebut. Ia berperan dalam memerintahkan eksekutor serta mengkoordinasi keberangkatan para pelaku ke lokasi kejadian.

Soal motif, polisi menduga tindakan ini dipicu oleh dendam lama. Kasus ini disebut berkaitan dengan insiden penembakan yang terjadi pada Juni 2021, di mana salah satu rekan dari kelompok pelaku tewas. Bahkan, beberapa pelaku diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban yang tewas dalam peristiwa sebelumnya.

“Motifnya bukan karena bayaran. Hingga saat ini, tidak ada indikasi mereka dibayar. Ini lebih karena solidaritas dan dendam lama yang masih membara,” pungkasnya.

 

Polisi berjanji akan terus mengembangkan kasus ini dan memberikan informasi lanjutan kepada media dalam waktu dekat. (yud)

Bimtek Manajemen Risiko Didorong Jadi Pondasi Pemerintahan yang Akuntabel di Samarinda

May 6, 2025 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Upaya memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel kembali ditegaskan Pemerintah Kota Samarinda melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko Pemerintah Daerah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus, dengan tema ‘Membangun Budaya Sadar Risiko, Kunci Tercapainya Tujuan Strategis, Pemerintahan yang Efektif dan Akuntabel’ Di hotel Mercure, jalan Mulawarman, Samarinda, Selasa (6/5/2025).

Hero Mardanus menyoroti pentingnya membangun kesadaran risiko di setiap lini birokrasi. Hal ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pemerintah dijalankan dengan perencanaan yang matang dan antisipatif.

“Kami di Kota Samarinda sangat mendukung kegiatan ini karena pekerjaan yang ada sekarang bukan makin mudah, justru semakin kompleks. Harus ada rambu-rambu yang diikuti. Lewat manajemen risiko ini kita bisa memetakan dan memitigasi potensi risiko, agar hasil pekerjaan menjadi lebih terarah dan akuntabel,” ujarnya.

Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga datang dari Perwakilan Kepala BPKP Provinsi Kalimantan Timur, R. Gatot Megantoro, yang menilai Bimtek ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan berintegritas.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Sekda dan jajarannya. Ini langkah luar biasa. Bimtek ini melibatkan seluruh OPD, bahkan pejabat struktural yang standby selama tiga hari. Harapannya, pada hari ketiga nanti, setiap OPD sudah memiliki daftar risiko masing-masing yang bisa menjadi acuan dalam penyusunan program ke depan, terlebih saat ini bertepatan dengan periode RPJMD baru,” ungkapnya.

Manfaat lain dari Bimtek ini juga dirasakan oleh Inspektorat Kota Samarinda. H. Mukhlis, Inspektur Pembantu Khusus, menyebut, kegiatan ini akan memperkuat efektivitas pengawasan internal.

“Kami mengundang semua OPD agar memahami bagaimana kegiatan yang dilakukan tidak mengandung risiko yang merugikan. Output dari kegiatan ini akan memudahkan Inspektorat dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kegiatan-kegiatan yang dijalankan oleh perangkat daerah,” jelas Mukhlis.

Sebanyak 200 peserta dari seluruh OPD di Kota Samarinda ambil bagian dalam Bimtek ini. Mereka terbagi dalam lima kelas, dan selama tiga hari akan mendapatkan materi teori serta praktik penyusunan dokumen manajemen risiko. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan program kerja tahunan maupun jangka menengah ke depan. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb