KPU Samarinda Fokus Pastikan Akses Pemilih di TPS Khusus

November 20, 2024 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Menjelang Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda memprioritaskan kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus untuk memfasilitasi pemilih yang berada di luar domisili. Dengan melibatkan 29 instansi pemerintah, KPU menegaskan pentingnya pendataan yang akurat untuk memastikan tidak ada hak suara yang terabaikan.

Komisioner KPU Samarinda, Akbar Ciptanto mengungkapkan bahwa rapat koordinasi telah digelar untuk mematangkan persiapan. Salah satu fokus utamanya adalah menetapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) tahap kedua sebelum batas akhir 20 November 2024.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan 29 instansi, termasuk rumah sakit, kepolisian, dan lembaga lainnya, untuk memastikan data pemilih di TPS Khusus lengkap dan tepat,” jelas Akbar pada Selasa (19/11).

Akbar Ciptanto

Akbar juga menyoroti empat kondisi utama yang memungkinkan seseorang terdaftar sebagai pemilih pindahan, yaitu bekerja di luar domisili, menjalani perawatan medis, berada di lapas atau rutan, dan terdampak bencana alam.

“Kami meminta instansi terkait untuk aktif dalam mendata potensi pemilih yang memenuhi syarat ini agar semua bisa menggunakan hak pilihnya dengan lancar,” tambahnya.

Selain pendataan manual, KPU Samarinda memanfaatkan sistem digital untuk mengintegrasikan data pemilih ke dalam administrasi resmi, sehingga meminimalkan risiko kesalahan dan mempercepat proses pelaksanaan.

“Kami memastikan semua data sudah terinput dengan benar sebelum tenggat waktu. TPS Khusus ini harus siap melayani pemilih sesuai aturan,” tutup Akbar. (yud/adv)

KPU Samarinda dan FORHATI Edukasi Perempuan Hadapi Pilkada 2024

November 19, 2024 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Upaya mendorong perempuan sebagai penggerak partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menjadi sorotan dalam sosialisasi yang digelar di Cafe Ong Kopi Tea Samarinda. Minggu (17/11/2024).

Acara ini melibatkan 22 organisasi perempuan di Samarinda dan diinisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda bersama Forum Alumni HMI Wati (FORHATI). Mengangkat tema “Peran Perempuan Dalam Mendorong Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada Tahun 2024 di Kota Samarinda,” kegiatan ini menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi angka golput di Pilkada mendatang.

Yustiani, Komisioner KPU Samarinda menekankan, perempuan memiliki potensi besar untuk menyebarluaskan informasi politik.

“Perempuan cenderung lebih banyak berinteraksi daripada laki-laki, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Dengan segmen khusus seperti ini, penyebaran informasi bisa lebih optimal,” jelasnya.

Menurutnya, perempuan juga mampu menjadi agen perubahan dalam keluarga dan komunitasnya. Hal ini sejalan dengan pandangan Nur Azizah, Koordinator Presidium FORHATI Samarinda, yang menyebut perempuan sebagai pemilih terbesar dengan pengaruh signifikan terhadap lingkungan sekitar mereka.

“Perempuan bukan hanya pemilih yang dominan, tetapi juga bisa mendorong anggota keluarga mereka untuk menggunakan hak pilih dengan bijak,” ungkap Azizah.

Azizah menyoroti pentingnya edukasi untuk mencegah praktik politik uang, menekankan perlunya memilih berdasarkan program kerja dan visi calon pemimpin.

“Kami ingin perempuan Samarinda berkontribusi aktif dalam memilih pemimpin yang benar-benar peduli pada pembangunan daerah, tanpa embel-embel materi apa pun,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran perempuan sebagai penggerak utama dalam menciptakan Pilkada yang lebih partisipatif dan berkualitas di Kota Samarinda. (adv/kpu)

KPU Samarinda Himpun Data Pemilih Pindahan

November 18, 2024 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda telah membuka layanan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) Tahap Kedua sejak 29 Oktober hingga 20 November 2024 mendatang. Berdasarkan data yang dihimpun media ini pada Rekapitulasi Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) tiga puluh hari pemungutan suara tingkat Kota Samarinda.

“Jumlah pemilih pindah masuk ada di 33 Kelurahan, 62 TPS, laki-laki 65 orang dan perempuan 66 orang dengan total 122 pemilih,” kata Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin) KPU Kota Samarinda, Akbar Ciptanto

Akbar Ciptanto

Sedangkan untuk jumlah pemilih pindah keluar ada di 50 kelurahan, 193 TPS, laki-laki 170 orang, perempuan 114 orang dengan total 284 orang pemilih Daftar Pemilih Pindahan (DPTB) tahap I. Jumlah ini bisa bertambah pada Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) H-7,” terangnya

Dikatakan Akbar, layanan ini ditujukan kepada pemilih yang tidak bisa mencoblos di tempat yang sudah ditentukan. Alasannya bisa disebabkan karena pekerjaan di tempat lain, sedang dirawat di rumah sakit beserta keluarga yang mendampingi pasien, sedang di Lapas dan Rutan.

“Alasan lain yang bisa menggunakan layanan ini karena tertimpa bencana alam,” ucapnya.

Akbar  menerangkan, bagi warga yang ingin pindah TPS, bisa segera mendatangi sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat dengan membawa KTP elektronik, KK, biodata penduduk, atau IKD serta dokumen pendukung.

Layanan DPPh, sambung Akbar, hanya ditujukan ke warga yang sudah terdaftar dalam DPT KPU. Jika tidak terdaftar namun memenuhi syarat, maka bisa melalui layanan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Untuk warga yang tidak terdaftar bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa KTP elektronik ke TPS sesuai dengan alamat yang tertera pada waktu pencoblosan,” pungkasnya (dul)

KPU Samarinda Prioritaskan Pemilih Disabilitas di TPS

November 17, 2024 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Samarinda, Arif Rakhman, memastikan fasilitas khusus disediakan untuk pemilih disabilitas pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024. Dengan total 1.202 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Samarinda, seluruhnya dilengkapi bilik suara yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pemilih berkebutuhan khusus.

“Kami mengutamakan pemilih disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya lebih dulu di TPS yang telah disediakan fasilitasnya. Dengan begitu, mereka tidak perlu antre lama,” ujar Arif, Sabtu (16/11/2024).

Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Samarinda, Arif Rakhman

KPU Samarinda juga telah menyiapkan alat bantu khusus berupa template dengan kotak-kotak braille yang disesuaikan dengan jumlah pasangan calon (paslon) yang bertarung. Alat ini akan membantu pemilih tuna netra dalam memilih secara mandiri.

“Misalnya, untuk Pilwali Samarinda yang memiliki dua paslon, template braille ini akan memudahkan mereka membaca dan menentukan pilihan di kertas suara,” jelas Arif.

Selain itu, KPU juga memberikan pendampingan bagi pemilih disabilitas yang membutuhkan. Pendamping ini, baik dari KPPS maupun pendamping pribadi yang dibawa oleh pemilih, diwajibkan mengisi surat pernyataan pendampingan sebelum masuk ke bilik suara.

“Dengan fasilitas dan pendampingan yang ada, kami berharap proses pemungutan suara berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi semua, termasuk pemilih disabilitas,” tambahnya.

KPU Samarinda terus mengupayakan kesetaraan akses bagi seluruh masyarakat untuk mewujudkan pemilu yang inklusif dan partisipatif. (jal)

KPU Samarinda Sosialisasikan Pemilu kepada Mahasiswa dan Pemuda

November 17, 2024 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda melibatkan mahasiswa dan pemuda melalui sosialisasi intensif di berbagai lokasi.

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Samarinda, Yustiani, menyatakan bahwa mahasiswa menjadi salah satu fokus utama karena memiliki potensi besar untuk menyebarluaskan informasi pemilu.

“Kemarin kami mengadakan sosialisasi di dua tempat berbeda dalam waktu yang sama. Peserta yang hadir adalah perwakilan dari organisasi kemahasiswaan di berbagai kampus di Samarinda,” jelas Yustiani, Sabtu (16/11/2024).

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Samarinda, Yustiani

Ia menyebut, dari 100 peserta yang diundang, harapannya dapat menyebarkan informasi kepada minimal 10 orang lainnya. Dampaknya bisa mencapai ribuan pemilih baru yang lebih paham tentang pemilu.

Selain mahasiswa, KPU Samarinda juga menyasar kelompok pemuda melalui sosialisasi serupa yang rencananya akan digelar di dua lokasi berbeda.

“Kami ingin memanfaatkan potensi besar dari anak muda sebagai agen perubahan. Mereka dapat membantu kami mengajak masyarakat di sekitar mereka untuk datang ke TPS,” tutupnya. (jal)

« Previous PageNext Page »

  • vb