MAXI Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera

May 17, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

LAMPUNG – Keseruan rangkaian touring eksploratif MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 (MTBN) masih terus berlanjut setelah sebelumnya sukses menjelajah keindahan wilayah Toba Samosir, Sumatera Utara dan Bengkulu. Respon positif serta antusiasme tinggi dari para peserta pada dua etape sebelumnya pun menjadi bukti bahwa MTBN bukan sekadar aktivitas touring biasa. Karena selain memberikan kesempatan untuk merasakan langsung kenyamanan dan performa lini skutik premium MAXI Yamaha saat melibas perjalanan jarak jauh, event ini juga menghadirkan pengalaman eksplorasi destinasi wisata alam serta kekayaan budaya Indonesia yang sebelumnya tidak pernah peserta jumpai secara langsung.

Memasuki pekan pertama bulan Mei, tepatnya pada 8–11 Mei 2026, MTBN etape ke-3 dengan rute jelajah Jakarta – Lampung resmi dimulai. Pada etape kali ini, Yamaha mengajak para awak media yang tergabung dalam komunitas Journalist MAX Community (JMC) untuk turut serta meramaikan perjalanan eksplorasi sejauh lebih dari 400 kilometer. Total sebanyak 28 member JMC ambil bagian dalam pengembaraan yang tidak hanya menyuguhkan pengalaman touring berkelas bersama skutik MAXI Yamaha, tetapi juga menghadirkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam, budaya, dan spot-spot wisata unggulan di wilayah Lampung.

“Antusiasme masyarakat dan komunitas MAXI Yamaha di Lampung terhadap penyelenggaraan MAXi Tour Boemi Nusantara terasa sangat luar biasa. Kehadiran event ini bukan hanya menjadi ajang touring dan silaturahmi bersama rekan-rekan Journalist MAX Community, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pesona Bumi Ruwa Jurai yang kaya akan keindahan alam, budaya, hingga destinasi wisata unggulan yang sangat layak untuk dieksplorasi. Kami berharap melalui MTBN, semakin banyak masyarakat yang melihat bahwa Lampung memiliki potensi wisata yang tidak kalah menarik dibanding daerah lainnya di Indonesia,” ungkap Yagi Adisuseno, Business Head PT Lautan Teduh Interniaga Lampung, Main Dealer Yamaha Area Lampung

Sebelum memulai perjalanan touring, para peserta JMC terlebih dahulu melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kondisi motor tetap optimal selama perjalanan. Perawatan dilakukan di bengkel resmi Yamaha dengan memanfaatkan berbagai layanan purna jual yang semakin mempermudah proses servis, mulai dari mencari informasi dealer resmi terdekat hingga melakukan booking service melalui aplikasi My Yamaha Motor. Selain itu, peserta juga melakukan penggantian oli menggunakan Yamalube “TURBO” MATIC, yang merupakan varian tertinggi oli YAMALUBE untuk mendukung performa maksimal skutik selama perjalanan jarak jauh.

Rute Eksplorasi
Pada hari pertama eksplorasi, perjalanan touring dimulai dari dealer Yamaha Mekar Veteran, Bintaro, menuju Pelabuhan Merak untuk menyebrang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Setibanya di pintu gerbang utama Pulau Sumatera itu, peserta langsung disambut oleh perwakilan Dinas Pariwisata Pemkab Lampung Selatan untuk diajak mengeksplor berbagai destinasi unggulan di wilayah setempat.

Beragam spot ikonik pun menjadi bagian dari perjalanan hari pertama, mulai dari Menara Siger yang menjadi landmark kebanggaan Lampung, Pantai Pasir Putih, Sabana Gunung Rajabasa, Dermaga Canti, hingga Desa Wisata Kelawi yang terkenal dengan aktivitas paralayang dari puncak Bukit Batu Alif. Setelah puas menikmati keindahan alam dan budaya di Lampung Selatan, perjalanan hari pertama ditutup dengan menikmati suasana malam Kota Bandar Lampung dari Puncak Bukit Randu.

Memasuki hari kedua, eksplorasi berlanjut menuju Pulau Pahawang di wilayah Pesawaran. Di destinasi wisata bahari yang terkenal dengan panorama laut eksotis tersebut, peserta JMC diajak menyusuri gugusan pulau dan berbagai spot bawah laut menarik seperti Pulau Kelagian Besar, Pulau Pahawang Besar hingga Taman Bawah Laut Nemo dan Cukuh Bedil. Tidak hanya menikmati keindahan alam, peserta juga melakukan kegiatan pelestarian lingkungan dengan menanam bibit pohon Mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir di wilayah Lampung.

Pada hari ketiga, rangkaian kegiatan MTBN diisi dengan touring dari Kota Bandar Lampung menuju daerah Kalianda, Lampung Selatan untuk mengikuti aktivitas community gathering bersama komunitas MAXI Yamaha setempat di Sanggar Beach. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan, yaitu M. Syaiful Anwar, yang sebelumnya sempat menjamu rombongan touring di Kantor Bupati Lampung Selatan dan ikut serta melakukan city ride.

Dalam momen gathering tersebut, Yamaha juga turut memperkenalkan aplikasi terbaru YAMAHA MOTOR ON (Y-ON), sebuah “Digital Hub” yang dirancang untuk menggabungkan fungsi berbagai aplikasi Yamaha yang telah hadir sebelumnya seperti Y-Connect dan My Yamaha Motor. Kehadiran aplikasi Y-ON diharapkan dapat menjadi “One Stop Info” yang semakin mempermudah konsumen dalam mendapatkan berbagai informasi, layanan, serta pengalaman baru bersama Yamaha secara lebih praktis dan terintegrasi.

Selama melakoni perjalanan touring di wilayah Lampung, para peserta juga melewati beragam karakter rute, mulai dari jalur perkotaan, tanjakan, tikungan, hingga trek lurus panjang yang membentang di sepanjang jalur pesisir Pantai Lampung Selatan. Kondisi jalan tersebut pun dimanfaatkan oleh peserta untuk merasakan secara langsung performa mesin dari NMAX “TURBO” dan AEROX ALPHA “TURBO” yang telah dilengkapi teknologi YECVT. Melalui fitur tersebut, peserta dapat memperoleh sensasi akselerasi dan performa berkendara yang lebih responsif, terutama saat hendak menyalip dan menaklukan tanjakan.
Dengan banyaknya aktivitas dan tempat-tempat yang dieksplor selama acara, para peserta pun mengaku mendapatkan pengalaman baru yang tidak terlupakan.

“MAXi Tour Boemi Nusantara Lampung benar-benar memberikan pengalaman touring yang berbeda dan sangat berkesan. Tidak hanya karena kami riding menggunakan skutik MAXI Yamaha yang nyaman dan menyenangkan untuk perjalanan jauh, tetapi juga karena destinasi yang dikunjungi sangat luar biasa indah dan penuh pengalaman baru. Mulai dari wisata alam, budaya, hingga aktivitas laut di Pulau Pahawang semuanya terasa sangat spesial. Ditambah lagi suasana kebersamaan dengan sesama member JMC dan komunitas MAXI lokal membuat perjalanan ini terasa semakin hangat,” ujar R. Satrio Adhy Putro salah satu punggawa JMC.

Berakhirnya event MAXI Tour Boemi Nusantara etape Lampung turut menjadi penutup perjalanan MTBN di wilayah Sumatera. Selanjutnya, pelaksanaan touring akan berlanjut memasuki etape ke-4 di Pulau Jawa dengan berbagai destinasi menarik dan pengalaman touring berkelas lainnya yang siap untuk dijelajahi bersama.

Ajakan Jaga Kondusifitas Melalui Bunga Mawar

May 16, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Aksi damai membagikan bunga mawar akan dilakukan Drupadi Baladika Kaltim, 20 Mei 2026 di depan Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda.  pemberian bunga mawar bagi pengendara yang melintas ini sebagai bentuk ajakan untuk menjaga kondusifitas Kota Tepian, di tengah aksi demo yang sedang marak.

Lilis Latif

Ketua Drupadi Baladika Kaltim, Lilis Latif, mengatakan pihaknya tetap menghormati apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Namun, kepentingan masyarakat sebagai pengguna jalan juga perlu diperhatikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas bersama,” tuturnya.

Dikatakan. simbol bunga mawar merupakan bentuk ajakan menjaga situasi tetap aman dan damai. Penyampaian kritik terhadap pemerintah diakuinya itu hal yang wajar, dan bagian dari demokrasi.

“Kritik ke pemerintah itu wajar, tapi jangan sampai menjadi kegaduhan, dan merugikan masyarakat. Makanya, mari bersama-sama menjaga kondusifitas di Samarinda,” imbuhnya.

Lilis menilai sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi telah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Bahkan, beberapa poin yang sempat menjadi sorotan publik disebut telah ditindaklanjuti langsung oleh pemerintah daerah.

Lilis berharap demonstrasi yang awalnya membawa aspirasi masyarakat, malah justru memicu konflik.

“Kaltim ini yang diperlukan solusi, bukan konflik yang berkepanjangan,” tutupnya. (*)

Masyarakat Minta Penyelesaian Konflik HGU

May 16, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Nina Iskandar

SAMARINDA – Masyarakat yang diduga terdampak dengan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) berencana menggelar aksi massa damai di depan Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Senin (18/5/2026).

Ada enam tuntutan yang akan disampaikan pada massa aksi dengan tema ‘Ketuk Pintu Gubernur’. Mereka meminta dibentuk tim penyelesaian konflik Hak Guna Usaha (HGU) yang independen serta melibatkan rakyat, audit seluruh HGU bermasalah di Kaltim, cabut HGU yang terbukti merampas tanah rakyat serta melanggar hukum, hentikan kriminalisasi petani masyarakat adat serta aktivis agraria, prioritaskan reforma agraria sejati untuk masyarakat Kaltim, bayarkan hak ganti untung warga bendungan Marangkayu.

Koordinator aksi Nina Iskandar, mengatakan gerakan tersebut ada lantaran banyaknya keluhan masyarakat, yang sulit mendapatkan perlindungan, atas hak tanah mereka, ketika berhadapan dengan perusahaan besar.

“Kami hanya ingin suara masyarakat ini didengar, apa yang menjadi keresahan mereka, serta hak-hak mereka,” tuturnya.

Pasalnya dugaan konflik agraria di sejumlah daerah di Kaltim tidak hanya memicu sengketa administrasi, tetapi juga berdampak pada tekanan sosial, dan ketidakpastian hidup masyarakat, yang mengaku lahannya masuk dalam wilayah konsesi perusahaan.

“Kami akan membawa dokumen pendukung, spanduk tuntutan hingga menyampaikan aspirasi kepada Pemprov Kaltim,” sebutnya. (*)

Angkatan 1999 Usulkan Tiga Nama Kandidat Ketua IKA Perikanan Unmul

May 15, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA — Alumni Perikanan Universitas Mulawarman angkatan 1999 resmi mengusulkan tiga nama kandidat untuk maju dalam Musyawarah Pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Perikanan Unmul periode 2026–2031. Tiga nama tersebut yakni Damai Didik Gatot, Umar Said, dan Surya Hary Yussal.

Ketiga nama tersebut dipilih dan disepakati oleh alumni angkatan 1999 sebagai sosok yang dinilai memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi untuk memimpin organisasi alumni IKA Perikanan Universitas Mulawarman ke depan.

Salah satu alumni angkatan 1999 asal Berau, Normili, menyampaikan bahwa ketiga nama tersebut dinilai telah memenuhi berbagai aspek penting untuk menjadi pemimpin organisasi alumni.

“Secara fit and proper test sudah memenuhi syarat lah bro, dari aspek integritas oke, kompetensi oke, apalagi reputasi keuangan. Sudah sangat layak masuk kategori kandidat pemimpin,” ujarnya sambil berseloroh.

Hal senada juga disampaikan Silvy Nugraha asal Berau yang turut memberikan dukungan terhadap tiga nama tersebut. Menurutnya, ketiganya merupakan figur terbaik yang dianggap mampu membawa IKA Perikanan UNMUL semakin maju dan solid.

Sementara itu, Andy Irawan juga menilai keputusan angkatan 1999 memilih tiga nama tersebut sudah sangat tepat untuk mewakili angkatan dalam proses penjaringan kandidat Ketua IKA Perikanan UNMUL.

Musyawarah Pemilihan Ketua IKA Perikanan UNMUL sendiri akan dilaksanakan untuk menentukan kepengurusan periode 2026–2031. Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan panitia, tahapan sosialisasi berlangsung pada 15–25 Mei 2026, dilanjutkan penjaringan kandidat pada 26 Mei hingga 10 Juni 2026.

Dalam proses penjaringan tersebut, setiap angkatan diberikan kesempatan mengusulkan tiga nama kandidat untuk menjadi calon Ketua IKA Perikanan Universitas Mulawarman.

Selanjutnya, tahap verifikasi dan pengumuman kandidat akan dilaksanakan pada 11–15 Juni 2026 oleh tim formatur berdasarkan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Puncak agenda musyawarah dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 dengan mekanisme musyawarah mufakat maupun pemungutan suara apabila diperlukan. Selain penetapan ketua terpilih, agenda tersebut juga akan menjadi momentum penyerahan mandat kepemimpinan organisasi alumni.

Panitia juga menetapkan sejumlah kriteria kandidat Ketua IKA Perikanan UNMUL, di antaranya merupakan alumni Perikanan UNMUL, sehat jasmani dan rohani, memiliki rekam jejak kepemimpinan, tidak sedang terlibat kasus hukum, serta memiliki komitmen terhadap kemajuan organisasi alumni.

Diketahui, alumni Perikanan UNMUL telah terbentuk sejak tahun 1976 dan hingga kini memiliki sekitar 5.010 alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi dan daerah. (esf)

Gratispol Perlu Waktu Mancapai Hasil Maksimal

May 14, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Gratispol menjadi  program andalan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) yang dipimpin Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Meski demikian, program dinilai masih membutuhkan waktu untuk mencapai hasil maksimal. Besarnya anggaran dan deretan program prioritas disebut belum cukup menjamin seluruh target bisa berjalan mulus pada tahun pertama pemerintahan.

Zain Taufik Nurrokman

Anggota DPRD Kaltim periode 2014-2019, Zain Taufik Nurrohman menilai publik perlu melihat capaian pemerintahan Rudy-Seno secara lebih realistis, terutama terhadap program unggulan Gratispol yang sejak awal membawa ekspektasi tinggi.

Menurut Zain, target yang dipasang pemerintah terkesan terlalu tinggi untuk direalisasikan dalam waktu singkat. Ia menyebut sejumlah program strategis, termasuk Gratispol, membutuhkan kesiapan sistem dan proses administrasi yang tidak sederhana.

“Program di tahun pertama ini terlalu overestimated atau menaksir terlalu tinggi, termasuk program unggulannya Gratispol,” ujarnya.

Dia menjelaskan, program pendidikan seperti Gratispol tidak mungkin langsung berjalan sempurna dalam tahun pertama pelaksanaan. Selain menyasar jumlah penerima manfaat yang besar, program itu juga melibatkan banyak perguruan tinggi, baik di Kaltim maupun luar daerah. Kompleksitas administrasi dan besarnya anggaran membuat potensi kendala di lapangan sulit dihindari pada tahap awal implementasi.

“Program sebesar ini tentu tidak mudah. Dengan cakupan mahasiswa yang banyak, perguruan tinggi yang beragam, serta anggaran yang besar, jika ada kekurangan maupun kendala dalam tahun pertama, menurut kami itu hal yang wajar,” katanya.

Zain meyakini pemerintahan Rudy-Seno masih memiliki ruang besar untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Dia menilai tahun pertama seharusnya menjadi fase membangun fondasi kebijakan sebelum program dijalankan lebih matang pada tahun berikutnya.

“Selanjutnya pasti akan ada proses penyempurnaan yang bisa lebih baik lagi, terutama pada tahun kedua dan tahun-tahun berikutnya,” lanjutnya.

Zain juga menegaskan, keberhasilan program strategis tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran. Menurut dia, kesiapan sistem, validitas data penerima manfaat, hingga kemampuan pemerintah merespons persoalan teknis di lapangan menjadi faktor yang jauh lebih menentukan.

Zain meminta kritik dan masukan publik tidak dipandang sebagai bentuk penolakan terhadap program pemerintah. Sebaliknya, evaluasi dari masyarakat dinilai penting untuk memperkuat arah kebijakan agar tetap sesuai kebutuhan warga Bumi Etam.

Dengan ekspektasi publik yang tinggi terhadap pemerintahan Rudy-Seno, tahun pertama dinilai menjadi momentum penting untuk membangun kepercayaan. Bukan soal menghadirkan hasil sempurna dalam waktu singkat, melainkan memastikan pemerintah mampu memperbaiki kekurangan dan menjaga arah pembangunan tetap berjalan. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb