Polsek Damai Mediasi Warga Klaim Lahan Batubara dengan PT TCM

July 17, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Sejumlah ahli waris dari warga Kampung Bermai, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menuntut kompensasi pembayaran lahan warga yang diduga telah digarap perusahaan batubara milik PT Turbaindo Coal Mining (TCM).

Permasalahan tersebut dimediasi Kapolsek Damai Iptu Roni Parsaulian Gultom, melalui PS Kanit Reskrim Polsek Damai, Aipda Yoyo, dihadiri pihak manajemen PT TCM, Wahyu Ferianto bersama tim External perusahan.

Hadir juga Petinggi Kampung Bermai Julnadi, Johran R Ketua RT 02 Kampung Bermai, bersama para ahli waris pemilik lahan, Kincan dan Arbien, serta Essen mantan Petinggi Kampung Bermai, serta pengurus Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kubar, Rabu (16/7/2025).

Kedatangan para ahli waris yang didampingi DPD TBBR Kubar ini, meminta kejelasan dan kepastian terkait pengakuan hukum pihak PT TCM lahan yang dimaksud, telah dilakukan penyerahan tali asih atau pembayaran pada tahun 2014 lalu.

“Hingga saat ini kami selaku ahli waris belum menerima ganti rugi maupun pembayaran lahan seperti pengakuan pihak manajemen perusahaan. Jika memang sudah ada, maka kami minta agar surat atau kwitansi maupun dokumen pembayaran bisa ditampilkan, sebagai bukti transparansi hukum dalam tuntutan ini,” ujar Kincan salah satu ahli waris almarhum Neten pemilik lahan 50 hektare tersebut.

Senada dikatakan Petinggi Kampung Bermai Julnadi yang juga mengklaim lahan milik keluarganya telah digarap tampa ada kepastian ganti rugi maupun tali asih dari manajemn PT TCM yang beroperasi di wilayah Kecamatan Damai.

“Sebelumnya memang telah dilakukan mediasi di Kantor Kecamatan Damai pada tahun 2023. Akan tetapi mediasi tersebut tidak menghasilkan kepastian hukum terkait kasus tuntutan ini. Oleh karena itu, kami mempercayakan Kepolisian setempat khususnya Polres Kubar, agar bisa memfasilitasi untuk penyelesaian masalah tuntutan kami ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu Ferianto selaku perwakilan manajemen PT TCM menegaskan, permasalahan pengklaiman lahan warga yang dituntut kepada pihak perusahaan. Dirinya mengaku telah dilakukan penyerahan tali asih kepada yang bersangkutan atas nama Neten dan Yapan.

“Berdasarkan aturan pengelolaan hutan, sebenarnya perusahan tidak wajib membayar ganti rugi kepada masyarakat. Karena izin konsesi PT TCM masuk dalam kawasan hutan. Termasuk lahan yang dituntut oleh ahli waris. Akan tetapi ada kebijakan perusahaan memberikan tali asih yang telah diserahkan sebelum lahan itu di garap oleh perusahaan,” terang Wahyu.

Wahyu juga menegaskan, kewajiban perusahaan bekerja di kawasan hutan, telah memenuhi aturan pemerintah daerah sebagai kontraktor negara yang ditetapkan menjadi obyek vital nasional. Sehingga tidak menyalahi prosedur aturan yang telah ditetapkan.

“Kami atas nama PT TCM siap mengikuti proses yang telah ditetapkan.. Kami sebagai petugas perusahaan tidak bisa memberikan kebijakan maupun keputusan terkait masalah ini. Silahkan digugat melalui jalur hukum perdata,” pungkasnya. (*)

SMAN 10 Samarinda Kembali ke Kampus A

July 17, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Setelah bertahun-tahun menjadi polemik, SMA Negeri 10 Samarinda akhirnya akan kembali ke lokasi semula di kawasan Samarinda Seberang Jalan H.A.M Rifaddin.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses hukum yang panjang dan didasarkan pada putusan Mahkamah Agung yang bersifat final. Siswa kelas X akan mulai belajar di kampus tersebut mulai tanggal 25 Juni 2025, sementara siswa kelas XI dan XII akan menyelesaikan tahun ajaran mereka di kampus lama Education Center Jl. P.M.Noor Samarinda.

“Setelah kurang lebih 4 tahun menempati Education Center Jalan P.M.Noor akhirnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengembalikan SMAN 10 Samarinda ke lokasi pertama kali berdiri tahun 1997,” kata Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 10 Samarinda, Muhammad Tasrin Solihin

Lebih lanjut, guru yang mengajar bahasa Inggris itu menyampaikan sebagai tahap awal untuk tahun pembelajaran 2025-2026 kegiatan belajar mengajar kelas X dilakukan di Kampus A. Sedangkan untuk kelas XI dan XII tetap di Education Center hingga lulus.

“Untuk kesiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas-kelas sudah Sangat layak dan DPRD Komisi IV pun sudah meninjau kesiapan kelas dan fasiltas penunjangnya,” jelas Tasrin

Tasrin menyebut, tentu semua perlu proses pihaknya komitmen dengan support pemerintah secara bertahap fasilitas baik fisik dan non fisik SMAN 10 Kampus A akan ditingkatkan mengingat SMAN 10 merupakan salah satu dari 3 sekolah unggulan Kaltim. Sekolah telah bekerja sejak tanggal 25 Juni 2025 lalu mempersiapkan kelancaran KBM kelas X.

“Saat di pindah ke Education Center kondisi Kampus A dalam keadaan baik namun setelah 4 tahun saat kami kembali kondisi nya sangat memprihatinkan akan tetapi setelah kurang lebih 3 Minggu bekerja keras perlahan namun pasti Kampus A mulai nampak kembali normal,” terangnya

Dia menambahkan, tertanggal 14 juli 2025 kemarin adalah hari pertama siswa baru masuk sekolah dan mengikuti masa perkenalan sekolah (MPLS), namun karena semua Guru sekolah unggulan Kaltim  yakni SMAN 10 Samarinda, SMAN 3 Tenggarong dan SMAN 2 Sangata Utara mengikuti test di Balikpapan

“Jadi kegiatan MPLS kelas X dan KBM kelas XI dan XII  dilakukan secara daring baru lah tanggal 21 juli nanti baru siswa akan belajar secara luring,” pungkasnya\

Untuk diketahui, informasi yang telah dihimpun media ini, SMAN 10 Samarinda sebelumnya berlokasi di Kampus A, Jalan H.A.M.M. Rifaddin, yang kemudian dipindahkan ke Kampus B (Education Center) di Jalan PM Noor.

Namun, putusan MA menyatakan bahwa pemindahan tersebut tidak sesuai aturan dan memerintahkan pengembalian sekolah ke Kampus A.

Peran pemerintah provinsi Kaltim, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, mengambil peran dalam penyelesaian masalah ini, termasuk nonaktifkan kepala sekolah yang tidak patuh pada putusan MA. (Rahman)

Kebakaran Kembali Terjadi di Big Mall Samarinda

July 17, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda – Kebakaran kembali melanda Big Mall Samarinda, Rabu (17/07/2025) pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Api menghanguskan salah satu unit tenan berlokasi dekat area bekas kebakaran sebelumnya pada 3 Juni lalu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Hendra AH, menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di ruang ventilasi udara atau ahu.

“Ini masih dugaan sementara dan menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang,” ujarnya.

Lebih lanjut mantan Sekretaris BPBD Samarinda itu, menyebut  area tersebut masih dalam tahap renovasi, sistem hidran berfungsi dengan baik. Namun, sistem sprinkler diketahui nonaktif karena masih dalam perbaikan.

“Kejadian itu musibah tidak ada yang tahu dan memang titik kebakaran yang terjadi berbelakangan dengan kebakaran bulan lalu,” jelasnya

Dia menambahkan, kemungkinan penanganan ada trouble bagian kelistriknya saat perbaikan tidak ada yang tahu dan memang  tidak ada yang bisa memastikan. Pihaknya menyakini untuk standar keselamatan big mall baik.

“Lokasin tersebut memang sedang proses direhab dan dibangun kembali lokasi yang terbakar sebelumnya. Jadi kemungkinan ada kemungkinan ada kealfaan aja barangkali,” pungkasnya. (man)

Taman Budaya Kaltim Gelar Pelatihan Menulis Cerpen

July 17, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA — UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur menggelar pelatihan sastra yang fokus pada teknik menulis cerpen, selama tiga hari sejak 16 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Samarinda ini diikuti oleh 50 pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah, yang di gelar di Taman Budaya, jalan Kemakmuran, Sungai Pinang. Rabu (16/7/2025).

Pelatihan ini dibuka Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan Disdikbud Kaltim, Muchamad Awaludin. Dirinya menekankan pentingnya pelajar memiliki kemampuan literasi yang baik di tengah arus globalisasi yang semakin deras.

“Di tengah derasnya globalisasi, sastra menjadi benteng penting untuk menjaga jati diri dan budaya kita. Lewat pelatihan ini, siswa diajak menggali potensi diri, menulis secara kreatif, serta meningkatkan apresiasi terhadap sastra. Harapannya akan lahir karya-karya baru yang berkualitas,” ujarnya.

Kepala UPTD Taman Budaya Kaltim melalui Kepala Seksi Publikasi, Sulistio Rini, menuturkan,  program ini dirancang untuk memotivasi siswa agar meningkatkan keterampilan berbahasa, kreativitas, imajinasi, sekaligus mengapresiasi karya sastra.

“Kami ingin menggali minat dan bakat siswa di bidang sastra serta memperluas wawasan mereka,” ujar Rini.

Pandu Pratama Putra, narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Kaltim, membedah tuntas cara memunculkan ide hingga mengolahnya menjadi cerpen yang menarik. Pandu menekankan pentingnya peka terhadap lingkungan sekitar.

“Ide bisa muncul dari pengalaman pribadi, pengamatan lingkungan, atau imajinasi liar. Yang penting penulis harus peka, lalu mengembangkan hal-hal kecil menjadi cerita utuh,” katanya.

Menurutnya, proses menulis cerpen bukan hanya soal menuangkan ide, tetapi juga bagaimana merangkai cerita agar hidup dan meninggalkan kesan mendalam.

“Karakter, tujuan, dan tantangan harus saling terkait agar premis cerita kuat. Alur juga harus disusun menarik supaya pembaca betah mengikuti kisahnya,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya revisi dalam penulisan.

“Revisi membuat cerita lebih tajam dan efektif dalam menyampaikan pesan,” tambahnya.

Tak hanya mendengar teori, para pelajar juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung teknik menulis cerpen yang dipelajari. Mereka kemudian mendapatkan masukan konstruktif dari Pandu, sehingga dapat memperbaiki cerita mereka. (yud/adv diskominfo kaltim)

SMA 3 Samarinda Gelar MPLS Kreatif

July 17, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selalu menjadi momen yang dinantikan siswa baru setiap memasuki jenjang pendidikan baru. Begitu pula di SMA Negeri 3 Samarinda (SMAGA), yang dikenal kreatif dalam mengemas MPLS agar menyenangkan, edukatif, dan jauh dari tindakan perpeloncoan maupun kekerasan.

Humas SMA Negeri 3 Samarinda, Adawiyah, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para siswa OSIS yang mampu mandiri menyelenggarakan seluruh rangkaian MPLS.

“Kami sangat bangga karena anak-anak OSIS kami sudah kami didik seperti orang dewasa. Mereka sendiri yang mengatur seluruh kegiatan MPLS, mulai dari menyusun rundown, mengundang pembicara, hingga artis, kecuali kalau skalanya besar di GOR, baru kami bantu lewat EO,” katanya, Rabu (16/7/2025).

Ia menuturkan, beberapa kali ketika SMAGA mengundang artis ke sekolah, semua diurus OSIS.

“Mulai dari undangan, penjadwalan, sampai teknis acara semua mereka kelola sendiri. Kami hanya mengarahkan.”

Ketua OSIS SMA Negeri 3, Ghita Nabila, menjelaskan, MPLS tahun ini diwarnai berbagai kegiatan menarik.

“Ada penampilan seni, akademik, karya tulis, dance, hingga 10 booth kreatif. Kami juga ada basket, tari, dan Ultras SMAGA,” terangnya.

Tak lupa juga penampilan dari Ultras SMAGA, ialah organisasi suporter internal yang selalu memberikan dukungan penuh untuk tim basket SMAGA.

“Ultras ini terbuka untuk semua siswa. Brandingnya banteng, melambangkan semangat yang membara dan kebersamaan,” ujar Ghita.

Tak berhenti di MPLS, OSIS SMAGA juga tengah mempersiapkan acara akbar dalam rangka HUT ke-44 sekolah bertajuk STACASH 4.4 Candytopia, yang akan digelar pada 14 hingga 20 Agustus dan puncak acara di tanggal 27 Agustus mendatang.

Berbagai lomba bergengsi siap memeriahkan, mulai dari tari tradisional, modern dance, band competition, futsal, mobile legend, essay, ranking 1, mading 3D, poster digital, olimpiade fisika, debat, pidato, poster bahasa Jerman, hingga olimpiade bahasa Inggris.

Puncak acara akan digelar pada 27 Agustus di Gelora Kadrie Oening Samarinda dengan menghadirkan musisi nasional Tulus dan Sal Priadi. Panitia menyediakan beberapa kategori tiket, yakni blind ticket Rp125.000, presale Rp185.000, dan presale 2 Rp225.000.

Dengan kepercayaan penuh dari pihak sekolah, siswa-siswi OSIS SMAGA tak hanya diasah kreativitasnya, tetapi juga kemampuan organisasi dan kepemimpinannya. Semua ini menjadikan SMAGA tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam mencetak generasi mandiri dan bertanggung jawab. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb