PT Patra Drilling Contractor Perkuat Budaya Keselamatan melalui Pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation

February 19, 2026 by  
Filed under Nusantara

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, PT Patra Drilling Contractor (PDC) menyelenggarakan pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation. Program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh lini operasional.

Sebagai bagian dari PT Pertamina Hulu Energi selaku Subholding Upstream, PDC memandang penguatan safety leadership dan budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam mendukung kinerja operasional yang unggul dan berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya menyasar jajaran manajemen, tetapi juga melibatkan seluruh pekerja dan mitra kerja di lapangan sebagai garda terdepan operasional perusahaan.

Melalui pelatihan ini, perusahaan mendorong peningkatan kesadaran individu terhadap pentingnya keselamatan kerja sekaligus memperkuat peran setiap pekerja sebagai safety leader di lingkungan kerjanya masing-masing.

Assistant Manager HSSE Operation PDC, Ade Surya Febsandry, dalam paparannya menegaskan bahwa kepemimpinan dalam keselamatan harus dimulai dari diri sendiri sebelum memengaruhi orang lain.

“Safety leadership bukan hanya peran manajemen, tetapi tanggung jawab setiap individu. Ketika kita peduli dan berani saling mengingatkan, di situlah budaya keselamatan terbentuk dan memberikan dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajak memahami bahwa budaya keselamatan dibangun dari nilai, keyakinan, dan perilaku yang konsisten dalam menjalankan pekerjaan secara aman. Selain itu, peserta juga didorong untuk berani melakukan intervensi terhadap tindakan tidak aman, aktif saling mengingatkan, serta menjadikan keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya kerja sehari-hari.

Secara terpisah, Manager HSSE PDC, Bagus Uji Widihartono, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam memperkuat implementasi budaya keselamatan di seluruh area kerja.

“Sejalan dengan semangat Bulan K3 , PDC terus menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas kerja. Bagi kami keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari tercapainya target suatu proyek, tetapi juga dari kemampuan perusahaan memastikan seluruh pekerja dapat menjalankan tugas secara aman dan kembali dengan selamat,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan pelatihan Safety Leadership & Culture for Foundation, PDC berharap para peserta dapat menjadi teladan sekaligus safety champion di lingkungan kerja masing-masing.

Pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya HSSE yang unggul, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.*

PLN Indonesia Power UBP Mahakam Raih Best Synergy 2025, Tunjukkan Kinerja Unggul dan Kolaborasi Nyata

February 18, 2026 by  
Filed under Nusantara

Penyerahan penghargaan Best Synergy 2025 kepada PLN Indonesia Power UBP Mahakam sebagai strategis dan kinerja unggul sepanjang tahun 2025

BANDUNG – PLN Indonesia Power UBP Mahakam meraih penghargaan Best Synergy 2025 atas keberhasilan membangun kolaborasi strategis selama tahun 2025. Penghargaan ini menegaskan posisi UBP Mahakam sebagai pelopor sinergi kinerja, yang meningkatkan keandalan pembangkit sekaligus mendorong efisiensi dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Penghargaan ini diumumkan dalam Workshop Strategi Pencapaian Kinerja & Sinergi Unit Periode Tahun 2026, yang digelar oleh PT PLN Indonesia Power Services. Acara ini dihadiri oleh Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Bapak Purnomo, Direktur Utama PLN Indonesia Power Services Bapak Hari Cahyono serta para perwakilan divisi dan unit dari seluruh wilayah operasional di Indonesia.

Workshop ini menekankan bahwa sinergi bukan sekadar koordinasi, melainkan integrasi strategi, proses, dan sumber daya untuk menghasilkan kinerja yang nyata dan terukur. Para tim unit dan divisi berkolaborasi, membagikan pengalaman terbaik, dan merancang langkah nyata agar setiap program mendukung pencapaian target kinerja tahunan secara optimal.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan Best Synergy 2025 diterima sebagai bukti keberhasilan UBP Mahakam mengeksekusi kolaborasi strategis secara konsisten. Penghargaan ini menegaskan pencapaian kinerja unggul unit dalam mendorong efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan menghadirkan sinergi yang berdampak nyata bagi peningkatan performa serta keandalan pembangkitan.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh tim. “Penghargaan Best Synergy 2025 ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan UBP Mahakam yang terus mengedepankan kolaborasi dan profesionalisme. Kami berkomitmen menjaga keandalan pembangkit serta memastikan setiap program strategis dijalankan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Firman, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk melangkah lebih kuat di tahun 2026. UBP Mahakam akan terus memperkuat budaya sinergi, meningkatkan kompetensi SDM, serta mengoptimalkan seluruh potensi unit guna mencapai target kinerja yang lebih agresif dan adaptif.

Melalui momentum workshop strategis ini, UBP Mahakam menegaskan kesiapan untuk menghadapi dinamika operasional dan tantangan bisnis di tahun 2026 dengan semangat kolaborasi dan fokus pada kinerja unggul. Sinergi akan terus menjadi fondasi utama dalam memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan sistem kelistrikan nasional. (*)

Memperkuat Peran Nusantara, Lokasi IKN Sebagai Titik Pemantauan Hilal

February 18, 2026 by  
Filed under Nusantara

IKN menjadi salah satu titik pengamatan hilal untuk penentuan 1 Ramadhan 1447 H. Pemantauan dilakukan menggunakan teleskop dari Rusun ASN 1 Tower D dan diawali dengan pembukaan di Masjid Negara.

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik pengamatan hilal (rukyatul hilal) untuk penentuan 1 Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Rusun ASN 1 Tower D, Selasa (17/02/2026). Pemantauan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya hilal diamati dari kawasan IKN.

Lokasi IKN dipilih karena memiliki titik pengamatan yang tinggi dan terbuka, sehingga dinilai mendukung proses rukyatul hilal. Ke depan, keberadaan masjid raya di kawasan IKN juga diharapkan dapat memperkuat peran Nusantara sebagai lokasi kegiatan keagamaan nasional.

Kegiatan pemantauan dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Kalimantan Timur atas permintaan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa terpilihnya IKN sebagai titik pemantauan hilal merupakan sebuah kehormatan sekaligus penanda awal peran IKN dalam kegiatan keagamaan tingkat nasional.

“Kami dari Otorita IKN sangat mendukung pemantauan hilal dilakukan di IKN. Ini merupakan kehormatan bagi Otorita IKN sekaligus kesempatan bagi IKN sebagai Ibu Kota Negara menjadi salah satu titik pengamatan dari 96 titik yang tersebar di Indonesia,” ujar Basuki.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan hari ini, hilal belum dapat terlihat.

“Hari ini kita lakukan pemantauan hilal. Berdasarkan BMKG, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, sehingga bulan belum terlihat,” jelasnya.

Meski hilal belum dapat terlihat, pelaksanaan rukyatul hilal di IKN menandai babak baru, menegaskan peran Nusantara tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk kegiatan keagamaan dan kebangsaan.(yul/hms-oikn)

 

Prof. Yusak Anshori Perkenalkan Konsep Softbrain Engineer

February 15, 2026 by  
Filed under Nusantara

SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali memperkuat reputasi akademiknya dengan mengukuhkan Mohamad Yusak Anshori sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen. Pengukuhan yang berlangsung di Auditorium Unusa, Sabtu (14/2), tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum lahirnya gagasan baru bertajuk Softbrain Engineer.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Yusak menyoroti keterbatasan pendekatan manajemen konvensional yang cenderung mekanistik dan berfokus pada sistem serta prosedur. Menurutnya, pendekatan tersebut semakin kurang relevan di tengah era disrupsi yang ditandai dengan tekanan kerja tinggi, perubahan cepat, serta kompleksitas pengambilan keputusan.

“Organisasi modern tidak cukup hanya mengandalkan pengembangan soft skills. Diperlukan pendekatan yang lebih mendasar, yaitu Softbrain Skills, kemampuan yang berakar pada mekanisme neuropsikologis manusia,” ujar Prof. Yusak, yang merupakan guru besar pertama di Program Studi Manajemen Unusa.

Pria kelahiran Kediri, 13 Oktober 1967 ini menjelaskan bahwa Softbrain Skills mencakup empat dimensi utama, yakni regulasi emosi, kelincahan kognitif, kecerdasan kolaboratif, dan resiliensi emosional. Keempatnya diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.

Konsep tersebut mendapat apresiasi dari Rektor Unusa, Triyogi Yuwono, DEA. Ia menilai gagasan Softbrain Engineer selaras dengan strategi pengembangan kampus Unusa bertajuk GREATS (Growth, Reputation, Empowerment, Advancement, Transformation, dan Sustainability).

“Transformasi organisasi tidak cukup hanya mengandalkan sistem dan teknologi. Kekuatan utama tetap pada manusia yang memiliki ketahanan mental dan kecerdasan emosional yang baik,” kata Rektor.

Pengukuhan ini sekaligus menegaskan posisi Unusa sebagai perguruan tinggi berakreditasi unggul yang konsisten melahirkan pemikiran inovatif. Prof. Yusak sendiri dikenal sebagai akademisi produktif. Dalam satu tahun terakhir, ia tercatat telah menerbitkan lebih dari 30 buku manajemen yang menjembatani teori akademik dengan praktik kepemimpinan di dunia korporasi.

Ke depan, Unusa berharap konsep Softbrain Engineer dapat dikembangkan lebih luas, tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan serta kebijakan pengembangan sumber daya manusia di tingkat nasional.

Di tengah dinamika dunia yang bergerak semakin cepat, gagasan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan organisasi pada akhirnya tetap bertumpu pada kualitas manusia di dalamnya. (esf/unu)

MenPANRB Harap IKN Menjadi Pelopor Transformasi Birokrasi Pemerintah Masa Depan

February 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

MenPANRB memberikan kuliah umum untuk ASN yang bekerja di IKN sekaligus melakukan kunjungan kerja untuk meninjau pembangunan IKN.

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Sebagai ibu kota masa depan Indonesia, Ibu Kota Nusantara diproyeksikan menjadi contoh model birokrasi baru bagi generasi mendatang. Hal ini ditegaskan melalui kuliah umum Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, yang berlangsung di kawasan KIPP IKN pada Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bertugas di Nusantara, mulai dari Otorita Ibu Kota Nusantara, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman hingga lembaga negara seperti Bank Indonesia.

Kuliah umum ini bertujuan memperkuat pemahaman ASN dalam mendorong transformasi birokrasi, dengan IKN sebagai percontohan sistem kerja pemerintahan yang modern dan adaptif. Dalam paparannya, Menteri PANRB menyampaikan arah reformasi birokrasi ke depan, penguatan manajemen ASN, pembentukan budaya kerja baru di ibu kota negara, serta diskusi terbuka terkait tantangan dan peluang reformasi birokrasi di Nusantara.

MenPANRB menegaskan pembangunan IKN bukan sekadar menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi merancang ulang cara negara bekerja secara menyeluruh.

“Hari ini kita tidak hanya sedang membangun gedung, tapi kita sedang membangun generasi masa datang. IKN tidak hanya memindahkan pusat pemerintahan, tapi kita merancang cara baru negara itu bekerja. Kita mengulang cara baru kerja birokrasi, cara melayani masyarakat, dan cara pengambilan keputusan. Ini hanya bisa dibangun ketika kita menanamkan integritas dan budaya kerja yang baik,” ujar Rini.

Sementara itu, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Bimo Adi Nursanthyasto, menyampaikan bahwa agenda ini menjadi penguatan moral bagi ASN yang telah lebih dulu bekerja di Nusantara agar terus menjaga semangat pelayanan publik.

“Mudah-mudahan melalui nasihat dan arahan Ibu Menteri hari ini, kami mendapatkan kekuatan untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Karena ini kota baru dengan budaya kerja baru, kami yakin perhatian dan dukungan ini akan menjadi energi bagi kami semua yang bertugas di Nusantara,” ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menteri PANRB juga meninjau langsung perkembangan pembangunan kawasan IKN beserta ekosistem pendukungnya, antara lain rumah susun ASN, Sekolah Taruna Nusantara, RSUP Kementerian Kesehatan, Istana Negara, hingga kawasan glamping.

Ke depan, IKN diharapkan menjadi laboratorium transformasi birokrasi Indonesia—tempat lahirnya tata kelola pemerintahan yang berintegritas, kolaboratif, dan berbasis digital. Dari Nusantara, praktik terbaik birokrasi masa depan diharapkan tumbuh dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.(yul/hms-oikn)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1635908
    Users Today : 2408
    Users Yesterday : 4571
    This Year : 572418
    Total Users : 1635908
    Total views : 13993911
    Who's Online : 49
    Your IP Address : 216.73.216.42
    Server Time : 2026-04-11