Bupati Kukar Berharap Pengurus Rumah Ibadah Miliki Data Warga Sekitar

March 3, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah Edi berharap aktivitas rumah ibadah tak hanya sekedar ibadah rutinitas, tapi juga diharapkan ada pembinaan Tilawatil Qur’an  terus dijalankan. Selain itu, rumah ibadah hendaknya memiliki data profil warga di sekitarnya.

“Pemkab memiliki program pengentasan kemiskinan berbasis rumah ibadah.  Pengurus harus memiliki data warga sekitar untuk mengetahui kondisi mereka,” kata Edi Damansyah ketika safari subuh serta menyerahkan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk Langgar Nurul Muhtadin, Jalan. Gunung Meratus, Gang Perumahan Supir Tenggarong, Jumat (3/3/2023).

Bantuan lain yag ikut diserahkan berupa perlengkapan ibadah yakni mukenah, karpet ambal, Mushab surah Yasin dan Iqro’ .

Edi mengucapkan terima kasih kepada pengurus langgar dan masyarakat setempat, karena keberadaan rumah ibadah tesebut dimanfaatkan dengan baik. Adapun bantuan yang diserahkan tersebut merupakan Program Kukar Berkah Kukar Idaman untuk rehab rumah ibadah dan penguatan Pondok Pesantren yang sudah berjalan dengan baik.

Data warga sekitar menurut Bupati diperlukan untuk mengetahui dengan pasti warga pra sejahtera yang perlu dibantu dan diintervensi bersama-sama. Rumah ibadah bisa memberikan informasi pada Lurah dan Pemkab  sehingga program pengentasan kemiskinan pemerintah tepat sasaran kepada yang berhak mendapatkan bantuan.

Edi juga berharap pengurus rumah ibadah bisa mendorong dan mengajak warga untuk melaksanakan dan mengikuti aktivitas di rumah ibadah, hal ini merupakan pendekatan spiritual agar yang bersangkutan aktif.

“Kita bisa tiru kawan-kawan jamaah Tabligh yang mengajak beribadah di masjid, hal ini kita lihat sisi postifnya sangat bagus dan patut kita tiru,” ujarnya.

Di penghujung sambutannya Edi berharap kerjasama Pemkab dengan rumah ibadah dalam program pengentasan kemiskinan terus berjalan dengtan baik.

Acara itu juga diisi tausiyah Ketua Dawan Masjid Indonesia (DMI) KUkar HM Bisyron. Bupati pada safari subuh itu didiampingi jajaran MUI dan DMI Kukar, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah. (her)

Warga Antusias Hadiri Pasar Murah

March 2, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BATU– Antusias Warga Desa Beji terlihat sejak pagi hari menghadiri Operasi Pasar Murah yang digelar  Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskomperindag) Kota Batu di Jalan Sawahan Bawah, Kamis (2/3/2023)

Operasi ini merupakan agenda rutin Diskomperindag Kota Batu sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan inflasi. Beragam bahan pokok tersedia, mulai dari beras, gula, telur, minyak goreng, hingga sayur-sayuran.

“Operasi Pasar ini salah satu upaya untuk pengendalian inflasi di Kota Batu, serta tindak lanjut dari arahan Mendagri dan Pj. Wali Kota.” kata Eko, Kepala Diskomperindag Kota Batu.

Ia menjelaskan operasi pasar murah ini juga akan digelar setiap hari Kamis di setiap desa/kelurahan secara bergantian hingga menjelang Ramadhan. Harapannya, pasar murah bisa menjaga kestabilan harga bahan pokok dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok dengan harga murah.

Warga Desa Beji, Ibu Siti merasa terbantu dengan adanya Operasi Pasar Murah. Ia mengakui  harga bahan pokok yang dijual lebih murah. Ia bersyukur  bisa membeli  telur 2 kilogram dengan selisih harga Rp 3 ribu dengan yang ada di pasar.

Dalam pasar murah ini sekaligus digelar Swara Metro atau Sambang Wajib Tera Metrologi yang bisa diikuti masyarakat gratis. (bs)

Karyawan dan Keluarga  Melak Group TCM, BEK, TIS, GPK, dan NPR Laksanakan Natal Persekutuan  Oikumene

March 1, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Keluarga besar karyawan Melak Group TCM, BEK, TIS, NPR dan GPK, melaksanakan Natal Oikumene di gereja GKKA Kampung Blintut, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan mengusung tema”Pulanglah ke Negerinya Melalui Jalan Lain” (Matius 2:12).

Ketua panitia pelaksana Riza Umami saat ditemui media ini usai kegiatan mengatakan, kegiatan natal biasa dilaksanakan setiap setahun sekali. Selama dua tahun terakhir sempat vakum karena pandemi covid 19.

“Selama dua tahun terakhir kita semua tidak bisa berkumpul, dan ibadah masing masing, dan inilah kesempatan kita berkumpul bersama keluarga,”tuturnya, Selasa (28/2/2023).

Ia menuturkan, dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan seperti ini yang sangat dinanti keluarga besar karyawan TCM, BEK, TIS, NPR maupun GPK ini. Begitu juga dengan manajeman TCM dan BEK yang di sampaikan oleh Hirung, ia menyebut Natal tahun 2022 adalah natal pertama setelah pandemi covid 19, perayaan natal tahun ini terasa sangat special buat keluarga besar Melak group (TCM,BEK,TIS, GPK dan NPR)

Management dalam natal kali ini  berpesan kepada seluruh karyawan dan karyawati bahwa tahun 2023 adalah masa yang harus diwaspadai terkait isu global terutama masih belum stabil harga komoditi batubara di pasar global.

Ia menuturkan, kondisi ini harus selalu diperhatikan dengan baik terutama dalam pengelolaan resiko kerja, pengelolaan keselamatan kerja yang baik, pengelolaan issue sosial dan juga issue lingkungan sehingga tdk berdampak pada kegiatan operasi produksi.

“Kita perlu melakukan langkah langkah  mitigasi yang cepat dan tepat,”ungkapnya.

Ia menyebut momentum Natal tahun 2022 ini agar dapat dirayakan dengan penuh sukacita dan kegembiraan bersama keluarga dan saling berbagi kasih antara sesamanya, management berterimakasih kepada semua pihak yg sudah mensupport pelaksanaan kegiatan Natal tahun 2022 ini.

“Semoga berkat dan Damai Natal selalu menyertai keluarga besar ITM di Melak group God Bless You,” pungkasnya.

Sementara Bupati Kubar FX. Yapan diwakili Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD), Sahadi mengucapkan selamat natal di tahun 2022 dan selamat mengarungi tahun baru 2023. Kegiatan ini merupakan partisipasi perusahaan sebagai mitra kerja pemerintah dalam mencapai pembangunan untuk tercapainya visi dan misi pemerintah daerah periode 2021 – 2024.

Dipesankan kepada perusahaan yang bergerak pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti batubara harus menyadari dan bersyukur karena karunia tuhan yang menciptakan bumi dengan isinya dengan memberikan sumber daya alam.

“Saya harap perusahaan ini tidak hanya berorientasi kepada hasil dan keuntungan semata,”ungkapnya.

Perusahaan juga diminta fokus akan kelangsungan alam serta kegiatan ekploitasi dan harus diiringi dengan fokus ke program reklamasi dan rehabilitasi hutan.

“Perusahaan bersinergi menunjukkan sumbangsihnya secara nyata dengan program yang intensip peduli lingkungan dengan rehabilitasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Natal tersebut mengundang seorang pendeta terkenal yaitu Pendeta David Herson, dan di hibur dengan Artis Rohani Ternama Putri Siagian. (arf).

Balai Harmoni, Dukung Anak Berkebutuhan Khusus Dapat Pendidikan Maksimal

February 26, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Amelia Hanifa Iswan (kiri) dan Almira Rahma (kanan)

JAKARTA – Didorong banyaknya orang tua dari anak berkebutuhan khusus (ABK) yang ingin menyekolahkan anaknya di Sekolah Quantum Inti (SQI) Indonesia Cibubur, pendiri sekolah tersebut akhirnya serius membuat sekolah inklusi dan melengkapi berbagai fasilitas termasuk mendirikan Balai Harmoni.

“Jadi awalnya, kami hanya membuat pusat pertumbuhan dan pengembangan anak untuk mendukung sekolah inklusi. Saat itu, kami belum memiliki banyak terapis dan fasilitas yang mendukung,” sebut Dra Evianty Iswan MPd, CHt., CT., CTMR, CPS., CMEHt, direktur pendidikan SQI Indonesia Cibubur di sela soft opening Gedung Balai Harmoni di Jalan Swadaya III, Cimatis-Kalimanggis, Kel. Jatikarya, Kec. Jatisampurna, Cibubur, Sabtu (25/2/23)..

Dikatakan, SQI Indonesia didirikan sejak 2007. Meski merupakan sekolah umum, namun ada banyak orang tua ABK yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah ini karena sudah ditolak di banyak tempat.

Karena niatnya untuk berkontribusi di dunia pendidikan secara maksimal, meski dengan kondisi masih terbatas, murid ABK itu akhirnya diterima. “Setelah 2014, setelah ada beberapa terapis dan dukungan fasilitas yang perlahan bertambah, kami secara resmi mengikrarkan dan membuka layanan untuk ABK,” beber Evianty.

Ia berharap, keberanian lembaga pendidikan itu dalam mendukung proses tumbuh kembang ABK, bisa semakin baik dengan dukungan program yang juga terpola dengan maksimal. Untuk itu pula, pihaknya kemudian membuka Balai Harmoni, agar dukungan untuk ABK, serta kebutuhan lain di dalam pendidikan bisa lebih maksimal.

“Saat ini, semakin banyak orang tua yang memerlukan pendampingan di Balai Harmoni. Apalagi memang selama ini belum ada sekolah rumah tangga. Semoga Balai Harmoni, bisa menjadi sekolah rumah tangga yang baik, yang tidak hanya mendampingi anak, tapi juga mendampingi orang tua,” bebernya.

Salah satunya, Balai Harmoni memiliki program Mom Supporting Group alias MSG yang tujuannya, mengajak serta orang tua untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi antara ibu dengan pasangan serta ibu dengan dan putra-putrinya.

“Dalam forum itu, nantinya satu sama lain akan saling belajar dan saling memberikan pencerahan. Sehingga muncul pola saling mendukung,” ujarnya. Dengan cara itu, orang tua akan selalu mendapatkan pengetahuan baru, dan bisa sama-sama berkembang dengan baik.

Melalui Balai Harmoni, Evianty berharap, turut membangun bangsa melalui komunitas dan keluarga yang peduli terhadap pendidikan anak. “Sebab masih ada saja orang tua keliru mendidik anak, karena selama ini tidak ada sekolah rumah tangga. Sehingga kita perlu belajar untuk membenahi berbagai kekeliruan yang terjadi,” imbuhnya.

Ia juga menyebutkan, masih ada pasangan belum paham bagaimana mengurus dan mendampingi anak, terutama anak berkebutuhan khusus. “Ke depan, Indonesia memerlukan pemimpin dengan mental yang baik. Hal itu bisa terjadi kalau anak-anak di masa sekarang tumbuh dengan pola asuh yang baik. Untuk itu, kedua orang tuanya di masa sekarang harus punya mental dan spiritual yang baik. Sehingga mampu mendampingi putra putrinya untuk bisa hidup di Indonesia yang semakin maju, adil, sejahtera.

Nantinya, secara rutin akan digelar berbagai kegiatan di Balai Harmoni. Baik itu seminar, pelatihan dan berbagai kegiatan positif lainnya.

Dalam soft opening Balai Harmoni tersebut, digelar dua talkshow sekaligus. Pertama dengan tema Berdamai dengan Diri Sendiri. Talkshow ini menghadirkan psikolog sekaligus hipnoterapis klinis, DR Dra Nilam Widyarini MSi Psikolog CCH yang menyampaikan materi bagaimana caranya agar seseorang bisa berdamai dengan diri sendiri. Nilam yang juga ketua Program Magister Psikologi Sains dari Universitas Gunadarma Jakarta ini juga menyampaikan bagaimana sebaiknya memberikan respons saat menghadapi masalah.

Tiga pilihan ketika menghadapi masalah itu yakni fight, flight atau freeze. “Kita bisa memiliki melawan, menghindar, atau hanya berdiam diri,” sebut Nilam. Tak hanya itu, Nilam juga menyebutkan cara lain untuk mengendalikan stres menggunakan teori Shelley Taylor yakni Tend and Be Friend.

Dijelaskan, dalam kondisi stres wanita ada kecenderungan melindungi dan mengasuh anak dan yang lemah, serta kecenderungan menemukan koneksi sosial. Ini dominan pada rata-rata wanita karena, berkaitan dengan sekresi hormon oksitosin yang sangat penting. “Efeknya sangat bagus untuk kesehatan jantung dan kecilnya risiko komorbid,” jelasnya.

Sementara itu, ustaz Arif Apriansyah S.EI menyampaikan, untuk berdamai dengan diri sendiri, maka salah satu cara adalah dengan mensyukuri musibah. Karena menurutnya, semua yang terjadi dalam kehidupan sejatinya adalah nasihat.

“Segala sesuatu adalah kebaikan. Baik itu musibah, yang tidak disenangi, atau tidak nyaman. Kalau sudah jadi takdir kita terima. Ikhlaskan, maafkan, pasrahkan pada Allah,” ujarnya.

Sementara, pada talkshow kedua menghadirkan Direktur Utama Balai Harmoni Amelia Hanifa Iswan MPsi, Psikolog, serta ada pula konselor sekaligus hipnoterapis klinis, Almira Rahma, S.Psi, CPC,. CHt. Keduanya menyampaikan materi tentang Relasi Orang Tua dan Anak.

“Kita adalah orang tua, dan sejatinya anak juga. Banyak artikel yang menyebutkan bagaimana relasi yang baik. Namun kondisi di lapangan tidak ideal. Itu terjadi dalam kondisi terus menerus,” sebut Amelia.

Menurutnya, orang tua juga perlu diberikan kasih sayang dan didengarkan keluh kesahnya, walaupun dia juga punya anak. “Kondisi ini perlu diperbaiki agar tercipta relasi yang sehat. Yakni terjalinnya hubungan antara orang tua dan anak, hubungan saling percaya, saling menghargai, dan kebutuhan anak juga terpenuhi, kebutuhan orang tua juga terpenuhi,” bebernya.

Relasi yang baik, menurutnya bisa dilihat jika kedua pihak baik orang tua maupun anak merasakan dampak dari hubungan tersebut. “Walau ini tidak mudah. Karena kebutuhan anak berbeda-beda. Tergantung usia. Sehingga orang tua harus selalu belajar mengenal anak,” imbuhnya.

Sedangkan Almira Rahma menyampaikan beberapa contoh kasus klien anak yang ia hadapi. Beberapa hal yang ia garis bawahi adalah, anak penurut dan tidak diberikan kesempatan untuk bicara, menjadikan anak tidak berani berbicara. “Anak juga akan menjadi individu yang tidak mandiri. Padahal masa remaja adalah masa transisi yang seharusnya dijalani dengan baik. Anak harus didorong punya pandangan terhadap hidupnya sendiri,” urainya.

Almira menambahkan, penting bagi anak untuk belajar dari kegagalannya. “Tidak selamanya hidupnya lancar, itu juga harus dipersiapkan,” sambungnya.

Ia juga mengajak orang tua, tidak hanya sebagai orang tua, tapi sesekali menjadi teman. “Ini harus diperankan dengan baik,” tambahnya.

Baik Amelia maupun Almira menegaskan, pentingnya bagaimana berkomunikasi dengan anak. Salah satu cara untuk membuka komunikasi itu salah satunya bisa diawali dengan meminta maaf pada anak dengan tulus. (*)

Ambulan Rumah Zakat Rutin Antar Terapi Pasien

February 16, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Mukadir (53) sudah setahun tidak bekerja. Sebelumnya ia menjadi buruh panjat kelapa. Karena terjatuh dari pohon kelapa menyebabkan ia lumpuh dan harus rutin terapi ke RSUD AWS Samarinda. Istrinya hanya ibu rumah tangga, dan anaknya masih kecil sekolah SD.

Setiap Selasa dan Kamis Pak Mukadir rutin terapi di rumah sakit. Jarak rumah dari RSUD sekitar 15 kilometer.  Ambulan Gratis Rumah Zakat memberikan fasilitas pengantaran setiap Mukadir melakukan terapi.

Mukadir merupakan keluarga dhuafa . Tinggal di L2 Kukar dengan status rumah menyewa. Karena kondisi ekonomi yang tidak mampu, pemilik rumah berbaik hati dan menggratiskan sewa rumah. Makan sehari-haripun hanya atas iba para tetangga.

Ambulan gratis sangat membantu Mukadir karena sangat meringankan dan membantu terapi rutin. Ia Mukadir berharap semoga bisa sehat kembali dengan rutin berobat.

Mukadir mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat terhadap fasilitas dan bantuan yang diberikan layanan antar jemput melalui ambulan gratis.

“Semoga para donatur Rumah Zakat diberi kesehatan oleh Allah dan dilimpahkan rezeki” kata Mukadir. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb