PDGI Malang Raya Gelar Family Gathering dan Talkshow

February 12, 2023 by  
Filed under Kesehatan

BATU– Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Malang Raya menggelar Family Gathering, Senam dan Talkshow dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 PDGI yang jatuh pada 24 Januari, dipusatkan di Graha Pancasila, Minggu (12/02/2023).

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PDGI Malang Raya, drg. Kartika Trisulandari,  menjelaskan  sesuai tema HUT ” Peran PDGI dalam Transformasi Kesehatan Menghadapi Tantangan Global”, maka PDGI tidak boleh tinggal diam dan harus selalu mengikuti era digital dalam pelayanan kepada masyarakat.

Acara Peringatan HUT PDGI yang ke-73 ini konsepnya family gathering, yaitu menyambung silaturrahmi dan keakraban. Namun, sekaligus juga meng-upgrade ilmu kita melalui seminar/talkshow. Isi talkshow-nya terkait transformasi digital yang bisa dipraktekkan untuk dokter gigi.

Sementara itu Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyoroti tentang pentingnya sosialisasi tentang kesehatan gigi kepada masyarakat.  Ia  berharap adanya PDGI terus memberikan banyak manfaat ke depan, akan terjalin komunikasi antara dokter gigi dan masyarakat. Dokter gigi terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kami harap PDGI terus bersinergi dengan pemerintah, apalagi Kepala Dinas Kesehatan kami adalah Ketua PDGI cabang Malang,” kata Aries. (bs)

MTQ Tingkat Kecamatan Samarinda Ulu Resmi Dibuka

February 12, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Pumukulan gong oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot H. Kumarul Zaman mewakili Wali Kota Samarinda menandai Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Samarinda Ulu

SAMARINDA – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 45 tahun 2023 Tingkat Kecamatan Samarinda Ulu resmi dibuka.

Pembukaan gelaran MTQ ditandai dengan pumukulan gong oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot H. Kumarul Zaman mewakili Wali Kota Samarinda, yang berlangsung di Masjid Fastabiqul Khairat, Sabtu malam (11/2/2023).

Kumarul mengatakan pelaksanaan MTQ ini lengkap kaitannya pada  ajang untuk meraih sebuah prestasi, namun harus disadari bahwa sebenarnya ada makna terdalam perhelatan ini yaitu sebagai sarana siar islam.

Diharapkan bukan hanya sebagai ajang perlombaan namun MTQ tahun ini dapat benar benar menjadi barometer untuk mengukur sejauh mana pelajaran Al-Qur’an ini dapat diterapkan ditengah masyarakat.

“Bukan sekedar keterampilan dan keindahan dalam membacanya tetapi sejauh mana Al-Qur’an ini dapat dijadikan landasan dalam setiap tatanan norma kehidupan ditengah masyarakat,” pintanya.

Perhelatan ingin mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pendalaman dan pemahaman kita terhadap kitab suci Al-Qur’an salah satunya dengan menjaga Akhlakul Karimah  diawali dari diri masing-masing.

Sedangkan Camat Samarinda Ulu, Muhammad Fahmi mengatakan MTQ berlangsung selama 7 hari dimulai dari tanggal 11-17 Februari 2023, di dua tempat yakni Masjid Fastabiqul Khairat dan Sekolah Dasar No 12 Samarinda.

Peserta MTQ tahun ini lebih banyak di bandingkan tahun kemaren. Dimana tercatat ada 149 orang dari 8 Kelurahan se Kecamatan Samarinda Ulu.

Lima cabang olahraga yang diperlombakan salah satunya pertama Cabang Tilawatil Qur’an putra dan putri, Cabang Hifzh Al Qur’an putra dan putri, Cabang Fahmil Al Qur’an beregu, Cabang Syarh Al Qur’an beregu dan Cabang Khath Al Qur’an putra dan putri.

“Insyallah MTQ ke 46 tahun 2024 di Kelurahan Sidodadi,” sebutnya.

Tampak hadir seluruh Lurah se Kecamatan Ulu, Polsek, Koramil dan Ketua LPTQ Kecamatan Samarinda Ulu.(sumardi)

Balikpapan Siapkan 10 Venue MTQ Kaltim

February 10, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN –Menjelang pelaksanaan even Musabaqah Tilawatil  Qur’an (MTQ) ke 44 Tingkat Provinsi Kaltim awal bulan Mei mendatang, Balikpapan telah menyiapkan 10 venue.

Dari 10 venue yang sudah ditinjau dan memenuhi syarat  yaitu Venue Dome yangg akan digunakan semuanya, baik in-door maupun out-door untuk cabang Musabaqah Tilawah Anak-anak, Remaja dan Dewasa serta untuk cabang MKQ (Musabaqah Khattil Qur’an/kaligrafi. Venue Dome juga akan digunakan untuk acara puncak, yaitu pada saat upacara pembukaan maupun penutupan.

Kedua, Venue Graha Pemuda, akan dipakai untuk Cabang Tilawah Qiraat Mujawwad, Murattal Remaja, Dewasa, Canet/Cacatnetra, Venue  Aula Kantor Camat Balikpapan Selatan untuk Musabaqah Cabang Syarhil Qur’an. Venue Aula Rumah Jabatan Walikota Balikpapan untuk Cabang Hifz Al-Qur’an 10 juz dan 20 juz dan 30 juz. Venue Gedung Kesenian, untuk Cabang Fahmil Qur’an. Venue Ball Room Kampus Uniba untuk Cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Sementara yang belum dijajaki atau disepakati adalah venue untuk Cabang Hifz Al-Qur’an Golongan Tartil 1 juz dan 5 juz Tilawah, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ) dan Cabang Musabaqah Al-Hadist.

Sebelumnya, Tim dari LPTQ Kaltim telah melakukan  peninjauan lapangan beberapa venue tempat  MTQ menindaklanjuti hasil Rapat antara LPTQ Kota Balikpapan dengan LPTQ Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (8/2/2002).

Rombongan LPTQ Kaltim dipimpin Wakil Ketua II, yang sehari-hari bertugas sebagai  Kepala Biro Setda Prov. Kaltim, Andi Muhammad Ishak. Turut serta dalam rombongan Wakil Ketua III, Jauhar Efendi, Sekretaris Umum, Isnaini, Wakil Sekretaris dan beberapa Ketua Bidang.

Jauhar Efendi selaku Wakil Ketua III LPTQ Kaltim ketika dikonfirmasi wartawan tentang kesiapan Balikpapan sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Proviansi berdasarkan hasil kunjungan lapangan, menjelaskan, secara umum Pemerintah Kota Balikpapan sangat siap menghadapi even besar ini yang berlangsung pada awal Bulan Mei 2023.

Beberapa venue sudah ditinjau pada Bulan Januari yang lalu, yang dipimpin oleh   Ketua Harian LPTQ Kaltim, H.M. Syirajuddin, yang sehari-harinya bertugas sebgai Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. Kaltim.

Dari peninjauan lapangan, ada venue yang sudah layak, namun sudah ada agenda yang terjadwal dengan agenda lain, sehingga tidak bisa dipakai. Ada yang ruangannya kurang luas, sehingga dikhawatirkan kalau penontonnya banyak ruangan menjadi panas. Ada pula yang tempat parkir kendaraan para undangan dan penonton diperkirakan tidak mencukupi, sehingga bisa mengganggu alur lalu lintas. Selain itu, beberapa venue yang perlu perbaikan kecil, seperti masalah plapon, pengecatan dan lain-lain. (*)

MTQ Ke 45 Tingkat Kecamatan Samarinda Ulu 11 – 17 Februari 2023

February 10, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – LPTQ Kecamatan Samarinda Ulu dalam rangka penjaringan potensi danf bibit baru menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 45 yang dilaksanakan di Kelurahan Gunung Kelua.

Kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan kali ini di gelar di Halaman Masjid Fastabiqul Khairat II. AW. Syahranie yang akan berlangsung selama 7 hari dimulai Sabtu malam 11 Februari 2023 hingga Jum’at 17 Februari 2023.

Persiapan MTQ telah dimulai dengan melaksanakan pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 45 Tingkat Kecamatan Samarinda Ulu.

Lima cabang olahraga akan diperlombakan salah satunya pertama Cabang Tilawatil Qur’an Putra dan Putri terdiri dari Golongan Tartil Al-Qur’an, Golongan anak-anak, Golongan remaja, Golongan dewasa, Golongan Remaja Qira’at Al-Qur’an Mujawwad, Golongan Dewasa Qira’at Al-Qur’an Mujawwad, Golongan Remaja Qira’at Al-Qur’an murattal, Golongan Dewasa Qira’at Al-Qur’an murattal, Golongan cacat netra putera.

Kemudian kedua, Cabang Hifzh Al Qur’an Putra dan Putri terdiri dari: Golongan 1 Juz dan Tilawah, Golongan 5 Juz dan Tilawah, Golongan 10 Juz, Golongan 20 Juz dan Golongan 30 Juz. Sedangkan cabang ketiga Cabang Fahmil Al Qur’an setiap regu terdiri dari 3 orang remaja putera atau 3 Orang remaja puteri, pendidikan MTS/SMP atau MA/SMA/SMK.

Berikutnya cabang keempat Cabang Syarh Al Qur’an Setiap regu terdiri dari 3 orang remaja putera atau 3 Orang remaja puteri pendidikan MTS/SMP atau MA/SMA/SMK. Serta cabang ke lima

Cabang Khath Al Qur’an putra dan putri terdiri dari Golongan naskah (penulisan buku), Golongan Dekorasi Putera dan Puteri, Golongan Hiasan Mushaf, Golongan Kontemporer Putera dan Puteri.

Camat Samarinda Ulu, Muhammad Fahmi mengatakan kegiatan MTQ tingkat Kecamatan sudah menjadi agenda tahunan. MTQ merupakan ajang untuk menjaring/ menyaring potensi seni baca Al-Qur’an di berbagai cabang di bertandingkan. Di samping itu juga untuk menimbulkan rasa kebersamaan antara Kecamatan dengan kelurahan.

Kegiatan dilakukan untuk memberi motivasi pada para peserta khususnya dan masyarakat umumnya, untuk mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai atau kandungan Al-Qur’an baik secara individu keluarga, maupun masyarakat. Karena didalam Al-Qur’an itu sendiri adalah sebagai tuntunan dalam kehidupan baik dunia maupun akhirat.

Peserta MTQ tahun ini lebih banyak di bandingkan tahun kemaren. Dimana tercatat ada 148 orang dari 8 Kelurahan se Kecamatan Samarinda Ulu.

Dirinya pun memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja panitia MTQ yang secara kompak dan saling berkoordinasi mensukseskan acara.

“Kita yakin dan mampu menjadi tuan rumah yang sukses melaksanakan MTQ ke 45,” tegasnya.

Adanya MTQ ini tentunya akan melahirkan qori dan qoriah yang berkualitas serta berprestasi, baik di tingkat kecamatan, kota, provinsi, bahkan nasional.(Sumardi)

Terlantar 20 Hari, 2 Jenazah di RSUD AW Sjahranie Samarinda Akhirnya Dimakamkan

February 7, 2023 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA –  Dua jenazah warga Kecamatan Sungai Pinang Samarinda yang terlantar lebih dari 20 hari di RSUD AW Sjahranie (AWS) Samarinda, akhirnya dimakamkan di pemakaman Gunung Lingai di Gang Berkat Gunung Lingai oleh relawan sosial EMT-ITS bersama relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sungai Pinang dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) relawan Kota Samarinda, Selasa (7/2/2023).

Dua jenazah tersebut  bernama Endang Titin (37) perempuan warga asal Banyuwangi yang meninggal tanggal 16 Januari 2023, dan Samsuri (37) laki-laki warga bersuku Banjar yang meninggal tanggal 18 Januari 2023, meninggal dalam perawatan di rumah sakit umum daerah milik Pemprov Kaltim.

Informasi adanya 2 jenazah yang terlantar lebih dari 20 hari di lemari pendingin kamar jenazah ini diperoleh seorang relawan EMT-ITS dari petugas kamar jenazah RSUD AWS pada hari Senin sore, 6 Februari 2023.

Kemudian Relawan EMT-ITS bersama dengan TKSK Sungai Pinang  dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Samarinda pun langsung melakukan pertemuan koordinasi dengan pihak kamar jenazah RSUD AWS, untuk menindaklanjuti penanganan jenazah hingga pemakaman.

Kesepakatan pun diperoleh, dengan pembagian tugas yakni pihak kamar jenazah RSUD AW Syahranie memandikan, mengkafani dan disholatkan di kamar jenazah. Sedangkan relawan EMT-ITS dengan menggunakan 4 buah ambulans akan mengantar jenazah ke pemakaman.

Menggunakan 4 Ambulance,  dengan formasi ambulan Pesut (depan), ambulan kedua Satria Rapak Indah (membawa jenazah Endang Titin), ambulan LSM Pawang (membawa jenazah Samsuri) dan ditutup ambulance IKAT, jenazah diberangkatkan tepat pukul 09.41 Wita dari kamar jenazah RSUD AWS ke Pemakaman Gunung Lingai di Gang Berkat Gunung Lingai.

Selanjutnya pihak TKSK Sungai Pinang  dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Samarinda yang bertugas memakamkan kedua jenazah tersebut di pemakaman Gunung Lingai di Gang Berkat Gunung Lingai. Pemakaman selesai dilakukan pukul 11.10 wita.

Munanto koordinator relawan ambulans PWI Peduli kepada media ini mengatakan kasus 2 jenazah terlantar selama 20 hari di kamar jenazah RSUD AW Syahranie seharusnya tidak terjadi mengingat sudah ada Standard Operation Procedure (SOP)  penanganan jenazah terlantar yang mewajibkan pihak RSUD AWS memakamkan jenazah paling lama 2x 24 jam.

“Seharusnya pihak RSUD AW Syahranie segera memakamkan jenazah yang terlantar dan tidak lebih dari 2 x 24 jam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua PSM Kota Samarinda Sugaswati yang menyayangkan terjadinya kasus jenazah terlantar ini.

“Seharusnya ada kebijakan pengecualian dari RSUD AWS atas prosedur keuangan atas penanganan jenazah terlantar. “Kita dosa semua karena harus disegerakan fardhu kifayah jenazah, jangan sampai lama bahkan puluhan hari seperti ini,” tegasnya.

Ia pun meminta jika RSUD AWS terkendala pendanaan penanganan jenazah terlantar harusnya berkoordinasi dengan pihak Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Samarinda.

“Jika kami segera dihubungi, kasus seperti ini Insya Alloh tidak akan terjadi, kami bisa mencari dana dari donator bahkan dari Pemkot Samarinda bisa membantu, tanpa prosedur yang berlebihan seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu Humas RSUD AW Syahranie dr.Sisil saat dikonfirmasi atas jenazah yang terlantar di RSUD AWS selama 20 hari, melalui pesan singkat whatsapp mengatakan sekarang ini pihak RSUD AWS tidak bisa serta merta mengeluarkan biaya pemakaman jenazah yang terlantar.

“Saat ini kami sedang ada pemeriksaan keuangan di RSUD AWS oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga semua pengeluaran tidak bisa ujug-ujug dilakukan,”  pungkasnya.(mun/hel)

« Previous PageNext Page »

  • vb