POLNES Jurusan Akuntansi Gelar Pelatihan Bagi Gereja Toraja di Kaltimteng

October 31, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

POLNES Akuntansi bekerja sama dengan Badan Verifikasi Klasis Kalimantan Timur-Kalimantan Tengah (Kaltimteng) Gereja Toraja, melaksanakan Pelatihan dalam Penyelesaian Laporan Keuangan berbasis Sistem Informasi pada Organisasi Keagamaan di Samarinda.

Vivaborneo.com, Samarinda — Upaya membangun sinergi dan kolaborasi dunia kampus dan masyarakat, Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) bekerja sama dengan Badan Verifikasi Klasis Kalimantan Timur-Kalimantan Tengah (Kaltimteng) Gereja Toraja,  melaksanakan Pelatihan dalam Penyelesaian Laporan Keuangan berbasis Sistem Informasi pada Organisasi Keagamaan di Samarinda.

Pelatihan dilakukan selama satu hari penuh di Sabtu, tanggal 8 Oktober 2022 bertempat di gedung Gereja Toraja Jema’at Bukit Zaitun, jalan Pasundan Gang 4C No. 46 Samarinda Ulu.

Dosen Polnes Yunus Tulak Tandirerung, S.E., M.SA mengatakan pelatihan ini diikuti sekitar 60 orang peserta terdiri dari  53 peserta mengikuti secara luring (offline) dan tujuh orang  peserta mengikuti secara daring (online) melalui aplikasi Zoom,” jelas Yunus.

Peserta yang mengikuti secara offline adalah peserta yang ada di tujuh jema’at di Samarinda dan sekitarnya, sedang peserta yang mengikuti secara daring-online merupakan peserta pelatihan di jemaat Palangkaraya,  Kalteng. Menurut Dr. Enos Paselle dari keluarga besar Gereja Toraja sekaligus sebagai peserta kegiatan pelatihan. Bila kegiatan pengabdian oleh bapak

Yunus Tulak Tandirerung. S.E., M.SA  dan   M. Suyudi. S.E., M.SA., Ak., CA menjelaskan pelatihan ini besar manfaatnya bagi para pengelola keuangan gereja.  Dimana tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali segenap bendahara di delapan Jema’at se-Klasis Kaltim dan Kalteng agar dapat menyusun laporan keuangan berbasis Kas Modifikasi dengan menggunakan Sistem Informasi.

Pelatihan Pengab­dian Masyarakat ini terlaksana atas dukungan Program Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polnes, Badan Verifikasi Klasis Kaltimteng Gereja Toraja dan Jurusan Akuntansi yang dilaksanakan oleh M.Suyudi dan Yunus Tulak Tandirerung.

Pihak Badan Verifikasi Klasis Kalimantan Timur-Kalimantan Tengah (Kaltimteng) Gereja Toraja berharap pelatihan serupa dapat berkelanjutan dilain waktu dan kerjasama dengan Polnes, khususnya Jurusan Akuntansi dapat  berkelanjutan.(*/adv)

 

Kemak Sebulu Gelar Seminar Kesehatan Mental

October 30, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SEBULU– Komunitas Emak Perduli Anak (Kemak) kecamatan sebulu gelar seminar kesehatan mental. Seminar yang mendatangkan narasumber psikolog klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati, S.Psi disambut antusias para ibu-ibu. Tema yang diangat terkait peningkatan kepercayaan diri menjadi orang tua produktif, dilaksanakan di gedung PKK, Sabtu (29/10/2022)

Ria Atia Dewi selaku ketua komunitas mengatakan, saat ini masih banyak perempuan yang tidak dapat bebas berekspresi sesuai keinginan. Ketidakpercayaan atas kemampuan diri membuat para perempuan membatasi diri untuk meningkatkan potensi.

“Saat ini banyak perempuan yang takut berekspresi, karena seringkali mendengarkan pendapat orang lain,” ucapnya.

Ria mengatakan, banyaknya perempuan yang hidup dengan versi orang lain karena takut dianggap negatif. Sehingga mengalami kondisi emosional yang tidak stabil, bahkan tidak jarang perempuan yang akhirnya nekat melakukan tindakan kekerasan baik pada diri sendiri maupun pada orang terdekat.

“Dampak kesehatan mental memang luar biasa, banyak orang yang sadar tentang pentingnya kesehatan mental. Namun tetap tidak berani keluar dari zona karena takut dianggap negatif,” sambungnya.

Menurut Ria, dalam dunia sosial banyak sekali ditemukan orang-orang selalu ingin tahu tentang kesibukan dan aktifitas orang lain, bahkan menjadi hakim bagi kehidupan orang lain. Namun tidak dapat menilai diri sendiri.

“Karena pada dasarnya sifat manusia yang tidak ingin disalahkan, meskipun menyadari ada kesalahan dalam sikap tetap tidak berusaha untuk memperbaiki. Bahkan seringkali menutupi dengan berpura-pura. Padahal hal ini akan berdampak luar biasa kedepannya,” ucapnya.

Banyaknya informasi yang dapat di akses melalui media sosial sebenarnya dapat menjadi bagian pembelajaran tentang pentingnya kesehatan mental. Namun ketakutan yang dirarasakan karena adanya anggapan miring justru mematahkan keinginan untuk berkembang.

“Ditambah dengan sajian dimedia sosial tentang hidup yang terlihat sempurna, dan sukses yang masih dinilai dengan finansial,” sambungnya.

Dikatakan, anggapan tentang sukses harus dengan memiliki kekayaan secara finansial justru akan menjerumuskan orang-orang. Bahkan tak jarang saat ini banyak orang yang memaksakan diri bahagia dimedia sosial dengan memperlihatkan kekayaan materi dan pendidikan yang tinggi.

“Saat ini kebanyakan orang beranggapan sukses harus dengan banyak uang, atau pintar itu harus berpendidikan. Namun kekayaan dan keilmuan yang di dapat tidak dapat diaplikasikan untuk banyak orang dan hanya dinikmati diri sendiri rasanya percuma,” sambungnya.

Ria berharap, dengan adanya komunitas yang dibentuk disebulu dapat memberikan wadah berbagi ilmu dan pengalaman untuk ibu-ibu. Ria juga mengatakan, komitmen komunitas untuk terus menggelar kegiatan sosial terkait komunikasi keluarga akan terus dilaksanakan.

“InsyaAllah kegiatan akan dilaksanakan rutin setiap bulan, dan saya berharap semangat para orang tua khususnya ibu-ibu untuk terus belajar akan berdampak pada keharmonisan keluarga,” sambungnya.

Ditegaskan, setiap proses yang dilakukan selalu ada sisi positif dan negatif. Namun dengan niat dan target yang yang disertai dengan doa akan menghasilkan kesuksesan.

“Tidak ada proses yang mengkhianati hasil, apapun pendapat orang lain tentang kita bukan hak kita untuk melarang mereka berpendapat. Namun tetap berproses menjadi versi terbaik untuk diri kita, itulah tugas utama kita,” tutupnya. (*)

Kesehatan Mental Perempuan Kunci Keharmonisan Keluarga

October 29, 2022 by  
Filed under Kesehatan

KUKAR – Perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan. Kelebihan yang dimiliki perempuan sejak mengandung, melahirkan, memelihara hingga mendidik anak menjadi tugas yang tidak mudah. Ibu menjadi madrasah pertama bagi calon generasi bangsa.

Hal tersebut disampaikan Psikolog Klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati, S.Psi saat jadi pembicara di Komunitas Emak Perduli Anak (Kemak) di Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara,  Sabtu (29/10/2022).

Pemilik praktek mandiri biro psikolog ‘Inka Alzena’ ini menjelaskan, peran perempuan bukan hanya pada fungsi sebagai istri yang taat pada suami. Namun juga dapat mengganti peran suami dalam pemenuhan ekonomi. Banyaknya perempuan yang saat ini berkarir menjadi bukti bahwa perempuan dapat menjadi multitasking (tugas ganda)

“Perempuan dapat bekerjasama dan meringankan beban pasangan, namun perempuan memang menjadi makhluk yang lemah dan tidak suka dibentak,” sambung Nia sapaan akrab Siti Mahmudah Indah Kurniawati, S.Psi.

Ia menyampaikan, daya tahan emosional yang dimiliki perempuan justru lebih besar dari laki-laki. Karena perempuan memiliki kekuatan melalui air mata, secara emosional air mata dapat mengurangi rasa kecewa yang dirasakan. Sehigga setelah menangis, perempuan merasakan perasaan lega.

“Justru laki-laki memiliki tingkat depresi yang tinggi, bahkan keinginan bunuh diri justru banyak dirasakan oleh laki-laki. Karena jarang ditemukan laki-laki menangis saat ada masalah,” ungkap Nia.

Ditambahkan, perempuan sebaiknya menjadi tempat yang nyaman untuk suami bercerita. Pentingnya perempuan belajar tentang komunikasi keluarga dapat menjadi tempat ternyaman pasangan dan anak untuk mencurahkan isi hati.

“Komunikasi keluarga yang dibangun dapat menjadi dasar hubungan yang harmonis,” sambungnya.

Menurut penelitian, ungkap Nia, perempuan dapat mengeluarkan lebih dari 20.000 kata dalam sehari. Sementara laki-laki hanya mengeluarkan 7.000 kata dalam sehari. sehingga kemampuan berbicara perempuan lebih banyak dibanding laki-laki.

Psikolog Klinis Siti Mahmudah Indah Kurniawati, S.Psi (hijab biru muda) saat jadi pembicara di Komunitas Emak Perduli Anak (Kemak) di Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (29/10/2022)

“Perempuan yang senang berbicara lebih baik belajar menempatkan diri, salah satunya dengan mengobrol dengan teman atau komunitas diskusi. Bukan justru hanya pandai berdebat dengan pasangan,” ucap psikolog berkaca mata ini, diiringi tawa anggota ‘Kemak’ – sebuah komunitas pertama di Kaltim yang fokus pada kesehatan mental perempuan, yang aktif mensosialisasikan pentingnya kesehatan mental.

Perempuan berhijab ini menuturkan perempuan memiliki instink yang tajam serta perasaan yang peka. Perempuan juga memiliki karakter senang mendengar dan menyukai kehadiran. Nia mencontohkan, saat perempuan mengetahui pasangannya berada dekat dengan dirinya, maka perempuan akan merasa nyaman. Namun sebaliknya, perempuan akan gelisah saat pasangan berada jauh dari pandangannya.

Suami dan keluarga memiliki peran penting dalam mendukung istri. Penyebab munculnya masalah kesehatan mental yang dialami perempuan juga dapat disebabkan masalah internal dalam diri istri saat mampu berperan ganda dalam rumah tangga, dan juga kurangnya dukungan suami dan keluarga dekat.

“Perempuan mulai merasakan gangguan tidur, gangguan pola maka dengan mudah merasa kenyang, tidak sempat mengurus diri, merasa tidak dapat menjadi istri yang baik bagi pasangan dan anak, sensitif dan mudah marah serta tidak memiliki kedekatan secara emosional dengan anak maka harus segera dikonsultasikan, Itu sudah menjadi ciri-ciri gangguan kesehatan mental,” ungkapnya.

Nia menyarankan perempuan untuk dapat menjaga kesehatan mental dengan berolah raga, mencari dukungan melalui orang terdekat atau bergabung dengan komunitas, memiliki kualitas waktu untuk diri sendiri dan melakukan konsultasi ke psikolog/psikiater saat memang sudah dibutuhkan.(ria)

Peringati HUT ke-21, Pemkot Batu Gelar Dzikir Akbar

October 27, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BATU  – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Batu, Pemerintah Kota Batu bersama Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah menggelar acara Dzikir Akbar di halaman Balaikota Among Tani, Rabu (26/09/2022) malam.

Derasnya air hujan tidak melunturkan niat ratusan masyarakat Kota Batu untuk tetap memanjatkan dzikir dan sholawat.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, bersyukur atas semangat masyarakat Kota Batu yang tetap mengikuti acara dzikir bersama meski dibawah guyuran hujan.

“Alhamdulillah. Diiringi dengan hujan, tidak melunturkan niat masyarakat untuk hadir dan berdzikir bersama. InsyaAllah ini akan membawa keberkahan bagi Kota Batu, bagi Jatim dan Indonesia,” kata Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat Kota Batu untuk selalu bersyukur dan tetap waspada terhadap covid-19.

“Covid masih ada di tengah-tengah kita. Alhamdulillah Kota Batu sudah mulai membaik, mari kita terus berikhtiar dan berdoa agar Kota Batu lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera,” harap Wali Kota.

Dzikir akbar ini dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan KH Agoes Ali Masyhuri, Pimpinan PP Progesif Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo.

Hadir pula dalam acara ini Wakil Wali Kota Batu, Forkopimda Kota Batu, Pimpinan Instansi Vertikal, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batu, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Buang Supeno)

Soroti Kasus Gangguan Ginjal, BPKN RI : Pelaku Usaha Harus tanggung Jawab

October 21, 2022 by  
Filed under Kesehatan

JAKARTA – Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN-RI) menyoroti kasus gangguan ginjal misterius pada anak yang semakin meningkat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  RI per tanggal 18 Oktober 2022, 206 orang anak terdiagnosa gangguan ginjal akut progresif atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI).

M. Mufti Mubarok

Wakil Ketua BPKN RI, M. Mufti Mubarok mengatakan, dari jumlah penderita yang terdata. Kematian anak telah mencapai  99 orang. Dimana angka kematian pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) jakarta telah mencapai 65 persen Atau 24 anak dari jumlah 44 laporan.

“Meskipun Kemenkes telah memengeluarkan imbauan terkait penghentian penggunaan obat sirup dan peredarannya, namun kerugian masyarkat dalam mengkonsumsi obat tetap harus mendapat pertanggungjawaban,” ungkapnya sesuai dengan press release yang dibagikan kepada wartawan, Jumat (21/10/2022).

Mufti mengatakan, dugaan kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang terdapat pada obat sirup anak, telah beredar secara luas dan dikonsumsi anak dalam kurun waktu yang lama.  Hal ini berdampak pada kerugian masyarakat selaku konsumen sangat besar.

“Pihak terkait harusnya dapat lebih memperhatikan terkait produksi obat hingga pemberian izin edar yang dapat dikonsumsi, baik obat yang yang dijual bebas maupun melalui resep dokter,” sambungnya.

Mufti menegaskan, Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kedepannya harus memperketat pengawasan peredaran obat.  Tindakan tersebut dinilai perlu dilakukan, dari jumlah 206 anak yang terdiagnosa kasus gagal ginjal, terdapat 131 orang anak yang terdiagnosa dan tersebar pada 14 Provinsi yang tesebar di Indonesia.

Diantaranya DKI Jakarta dengan jumlah kasus 44 , Sumatera Barat 27 , Aceh 26, Jawa Barat 25, Jawa Timur 25, Bali 17, Sumatera Utara 11, Daerah Istimewa Yogyakarta 10, Banten 9, Sumatera Selatan 2, Sulawesi Selatan 6, Kepulauan Riau 1, Jambi 2 dan Papua 1.

“Selain imbauan pada masyarkat untuk menghentikan konsumsi obat sirup, pemerintah juga harus memastikan penjualan obat sirup di apotek tidak ada lagi,” sambungnya.

Mufti juga berharap, jumlah pembiayaan pada korban yang sedang dirawat maupun yang sudah meninggal menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Jika telah diidentifikasi secara pasti, maka pelaku usaha juga harus bertanggungjawab,” pungkasnya. (Ria)

« Previous PageNext Page »

  • vb