Mahasiswa Pascasarjana KPI UINSI Paparkan Hipnospiritual di Konferensi Internasional BIRF

October 19, 2022 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – AJANG Internasional Conference The 1st Borneo Islamic Research Forum atau BIRF bertemakan On Islam and Transformation in Borneo di Hotel Selyca Samarinda yang berlangsung 18 Oktober 2022, digunakan dua mahasiswa Pascasarjana Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Jerina Fujiantie dan Endro S Effendi untuk memaparkan jurnal tentang “Hipnospiritual Dalam Mengatasi Kencanduan Narkoba”.

Jurnal ini disusun bersama Dr Hj Sy Nurul Syobah MSi, Ketua Program Studi Pascasarjana UINSI Samarinda. Ia dikenal aktif mendorong mahasiswa untuk menulis artikel ataupun jurnal. Ini bukan kolaborasi pertama bagi ketiganya, sebelumnya telah dihasilkan sejumlah jurnal ilmiah, yang juga dipaparkan di sejumlah forum akademik.

Adapun konferensi BIRF ini, kali pertama diselenggarakan pasca pandemi covid-19. Tak heran,  kendati hujan sempat mengguyur Kota Tepian hingga menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, tak menyurutkan minat peserta menghadiri event bergengsi ini. Semua kursi penuh terisi.

Forum ini menghadirkan empat pembicara, baik dalam maupun luar negeri, terdiri dari Prof Madya Dr Mohd Afandi Mat Rani dari Universiti Teknologi Mara, Malaysia, kemudian Dr Nor Shahila Mansor juga dari Malaysia, tepatnya Universiti Putra Malaysia. Selanjutnya, Dr Yusrida MA dari Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan tak ketinggalan dari UIN Sultan Aji Muhmammad Idris Samarinda, Prof Alfitri MAg, LLM, PhD yang juga Ketua LP2M UINSI Samarinda.

Melanjutkan soal hipnospiritual, dijelaskan merupakan salah satu alternatif terapi dalam mengatasi kencanduan seseorang pada narkoba. Penelitian ini beranjak pada tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Kaltim yang masuk peringkat 10 besar nasional. Tentunya ini bukan prestasi yang membanggakan, justru mengundang keprihatinan, karena penggunanya justru dari kalangan usia produktif.

“Jadi ini merupakan hipnoterapi kepada pengguna atau pecandu narkoba, dengan memodifikasi pikiran bawah sadarnya untuk meniadakan rasa candu terhadap narkoba. Sementara proses hipnospiritual memasukkan nilai-nilai spiritual atau agama terhadap klien,” papar Jerina tanpa didampingi Endro, karena berhalangan hadir, lantaran masih menyelesaikan tugas di luar Samarinda.

Diharapkan melalui jurnal ini bisa menambah khasanah keilmuan, khususnya sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi kencanduan narkoba, sehingga para korban bisa terlepas dari jerat narkoba. Terlebih narkoba telah menjadi musuh bersama, karena dampaknya bukan saja merusak fisik sesorang, namun juga mental.

Terpisah, Ketua Program Studi Pascasarjana KPI UINSI Samarinda Sy Nurul Syobah berharap, akan semakin banyak mahasiswa yang melakukan penelitian dan membuat jurnal-jurnal yang bisa dipresentasikan dalam konferensi semacam ini. “Semoga makin banyak lagi lahir karya-karya ilmiah yang bukan saja menarik, namun juga bermanfaat buat masyarakat maupun bagi daerah,” asanya. (*/red)

Tagana Samarinda Gelar Pelatihan Pasang Tenda dan Dapur Umum

October 19, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Samarinda melakukan kegiatan pelatihan pemasangan tenda dan pemanfaatan dapur umum di Rumah Singgah Terpadu Dinas Sosial Kota Samarinda, Selasa, (18/10/2022).

Ketua Tagana Kota Samarinda Ardiansyah mengatakan kegiatan pemasangan tenda dilakakukan dalam rangka pelatihan pemasangan tenda yang baru di terima Tim Tagana sekaligus pemantapan dapur umum.

“Selain melakukan evaluasi kelengkapan alat, kami juga melakukan pelatihan pemasangan tenda dengan model terbaru. Sekaligus pemantapan dapur umum,” kata Ardiansyah.

Ardiansyah menyampaikan, kegiatan yang dilakukan bertujuan melatih kesiapan tim bilamana dibutuhkan saat terjadi bencana. Sehingga tim dapat sigap bergerak. Ardiansya menjelaskan, bahan dan rangka pada tenda yang diterima berbeda dengan tenda yang ada sebelumnya.

“Tenda yang baru ini memiliki perbedaan dengan tenda yang lama, karena memiliki sekat dalam tenda. Sehingga proses pemasangan juga berbeda,” sambungnya.

Disampaikan Arduansyah, selain anggota tim Tagana dalam kegiatan pelatihan pemasangan tenda juga melibatkan para relawan yang ada di kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Samarinda.

Dalam kegiatan yang sama, sekretaris Tagana Kota Samarinda Muhammad Sony mengatakan ada 239 personil tagana Kota Samarinda.

“Ada 96 personil yang terverifikasi, yang lain belum terverifikas terkendala data relawan. Namun tetap menjadi anggota tagana, dan menyatakan tetap siap aktif dalam kegiatan,” ucapnya.

Sony mengatakan, kendala yang di dapatkan justru pada kendala tekhnis. Seperti unit kendaraan roda 2 dan roda 4 masih berstatus kepemilikan Provinsi Kalimantan Timur.

“Dalam proses pendistribusian barang kami harus melakukan secara berulang kali, untuk unit yang dimiliki saat ini hanya dapur umum saja,” sambungnya.

Dalam proses lapangan, relawan yang melakukan evakuasi relawan terkendala pada unit yang dimiliki. Sony juga menambahkan,saat ini relawan melakukan komunikasi menggunakan Handphone. Adapun kelangkapan Hand Talky (HT) belum dapat digunakan karena terjadi kerusakan pada alatnya.

“Kami sudah mengajukan untuk perbaikan pada unit yang tersedia,” pungkasnya. (ria)

Akibat Bisul, Tukang Parkir Dibawa ke Rumah Sakit

October 17, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Sungai Pinang Dalam (SPD) membawa Nanang Suhardi (56), warga Jalan Gerilya RT 36 Samarinda, Minggu (16/10/2022).

Sebelumnya Nanang yang tinggal sendiri di rumah ini terbaring sakit  karena bisul di punggung sebelah kiri. Selama dua pekan ia mengabaikan sakitmya. Namun ternyata kondisinya semakin parah dan menjadi borok serta bernanah.

Anggota IPSM SPD Suwardi bersama tim sempat minta perawatan di rumah melalui program Dokter On Call (DOC). Namun dokter menganjurkan untuk perawatan medis di rumah sakit. Sehingga penanganan kesehatannya lebih terfokus.

Ketua RT 36 juga menyarankan untuk menuruti anjuran dokter.  Nanang akhirnya mau dibawa ke rumah sakit. RSUD AW Sjahranie dan mendapat perawatan di UGD.

“Sepertinya dia akan dioperasi, tapi masih menunggu saran dokter. Sementara ini setelah pasien mau dirawat di rumah sakit, kami mengurus proses administrasinya,” terang Suwardi.

Menurut Suwardi, Nanang dikenal sebagai tukang parkir di depan BRI Lambung Pasar Inpres. Sebelumnya Nanang tinggal berdua dengan istrinya. Sejak tiga bulan lalu, istri Nanang meninggal dunia, praktis pria  ini hanya tinggal sendiri. Sementara anak Nanang diketahui berdomisili di Kalimantan Selatan.

Suwardi mengaku mengenali Nanang sebagai menjaga parkir di depan BRI Lambung Mangkurat. Ia juga  masih mencoba menghubungi anaknya yang berada di Kalimantan Selatan.

“Saat ini pengobatannya tercover program pemerintah menggratiskan angsuran BPJS warga Kota Tepian, tapi akan lebih baik jika ada keluarganya yang mendampingi,” tandas Suwardi. (ni)

Tagana Dinsos Samarinda Pulangkan Kakek Asal Martapura

October 16, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Seorang pria sepuh, Andi Baderudin (65) ditolong seorang warga di Blok MM Perumahan Karpotek Samarinda, Sabtu (15/10) sore. Sebelumnya kekek ini nampak mondar-mandir di sekitar Perumahan Karpotek Jalan Untung Suropati Samarinda. Saat ditanya, nada bicaranya tidak jelas. Warga tersebut kemudian  menghubungi staf Kelurahan Karang Asam Ulu dan meneruskan informasi orangtua terlantar  ke Tagana Dinsos Kota Samarinda.

Tim Tagana Dinsos Kota Samarinda dikomandani Siti Aisyah kemudian meluncur ke lokasi. Saat diperiksa  Andi Baderudin hanya membawa bekal satu buah kelambu, dompet dan sejumlah uang serta hp.

Dari dompet didapatkan identitas yang menerangkan alamat di Desa Puain Kiwa Tabalong Kalsel. Namun saat keluarganya berhasil dihubungi, ternyata kakek Baderun bertempat tinggal di Martapura. Anak si kakek yang bernama Yusuf mengatakan, jika bapaknya memang sering jalan sendiri seperti hendak merantau.

Ketika ditelusuri, kakek Baderun tidak memiliki keluarga di Samarinda. Akhirnya, karena permintaan sang anak, kakek Baderun akhirnya dipulangkan ke Martapura.

“Supaya si kakek segera ketemu lagi dengan keluarganya, kami putuskan kakek Baderun dipulangkan ke Martapura. Semalam beliau sudah diberangkatkan pulang ke Martapura dengan taksi carteran,” terang Siti Aisyah.

Siti Aisyah mengimbau, warga memperhatikan setiap anggota keluarganya sehingga tidak terjadi peristiwa anggota keluarga yang jalan tanpa diketahui seperti kakek Baderun. (ni)

Hadirkan Al – Habib dari Yaman, Masjid Agung Baiturrahim Barong Tongkok Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

October 14, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahin Barong Tongkok menghadirkan Al-Habib Ahmad Bin Umar Bin Alwi Bin Aqil Al-Muthohhar dari Madramaut Yamani di dampingi Al-Habib Muhammad Umar Al-Haddar dari Bondowoso (Jatim), dengan mengusung tema “ Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad  SAW Kita Tingkatkan Semangat Solat Berjemaah dan Menghadiri Majelis – Majelis Ilmu“.

“Saya pribadi sangat berbahagia bertemu dengan saudara saudara muslim yang ada di Kubar dan ini kunjungan pertama saya ke Indonesia dan saya sangat senang sekali bisa berkumpul dengan saudara muslim disini,”kata Al-Habib Ahmad Bin Umar Bin Alwi Bin Aqil Al-Muthohhar di hadapan ratusan umat muslim dari beberapa kecamatan di Masjid Agung Bhaiturrahim, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar) Rabu Malam (12/10/2022).

Al-Habib Ahmad bin Umar bin Alwi bin Aqil Al-Muthohhar dalam ceramahnya menyampaikan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan yang mulia dan penuh berkah, dan Allah SWT memberikan berkah yang besar bagi umat Nabi Muhammad yang hadir dalam acara tersebut dan mendapatkan safaatnya Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Ia menjelaskan ketika Nabi Muhammad SAW lahir pada hari senin dan paman rosulullah yang namanya Abu Lahab seorang kafir sangat senang sekali mendengar kelahiran keponakannya, maka azab nya di ringankan setiap hari senin oleh Allah SWT lantaran dia hanya senang dengan kelahiran keponakannya yaitu Rosulullah.

“Maka dari itu kita wajib berbahagia sebagai umatnya Kenjeng Nabi Muhammad SAW,”tuturnya.

Ia menuturkan, sebagai umat Nabi Muhammad harus banyak bersyukur karena sudah di beri nikmat yang besar dan tak terhingga, sehingga Allah SWT  memberikan nikmat yang sangat mulia dijadikan umat nya Nabi Muhammad SAW,  umat terdahulu kalau bermaksiat semua orang di kampung akan tau karena langsung ditunjukkan oleh Allah SWT, karena apabila mereka bermaksiat di malam hari besok pagi sudah ada tulisan di depan pintunya bahwa orang tersebut bermaksiat tadi malam.

“Akan tetapi umat Nabi Muhammad ditutupi oleh Allah SWT dan apabila bertaubat masih diterima taubatnya oleh Allah SWT,”bebernya.

Ia mengatakan akan menyampaikan salah satu sifat rosulullah yaitu Nabi Muhammad SAW itu sifat dan ahlaknya serta budi pekertinya adalah kasih sayang kepada alam semesta, hatinya Nabi Muhammad sangat lemah lembut kepada manusia yang dijumpai oleh Rosulullah SAW, bukan hanya manusia saja bahkan binatang dan benda matipun cinta kepada Nabi Muhammad SAW, karena di dalam hatinya kanjeng Nabi Muhammad dipenuhi oleh kasih sayang.

Ada sebuah cerita, ada sebuah pohon kurma yang pelepahnya di jadikan mimbar sama Rosulullah di setiap saat solat jumat, ketika suatu saat ada seorang anak tukang kayu yang disuruh ibunya membuatkan mimbar bertingkat untuk Rosulullah di saat khotbah, ketika itu si pelepah kurma tidak di pakai lagi, di saat pelepah kurma tidak terpakai ia menangis seperti anak kecil dan semua jemaah mendengarnya.

Seketika itu juga rosulullah turun dari mimbar mendatangi pelepah kurma tersebut dan memeluknya seperti seorang ibu memeluk anaknya, begitulah kasih sayang rosulullah bukan hanya kepada manusia saja, benda mati serta alam semesta semuanya sayang kepada rosullullah SAW, dan rosulullah juga sayang kepada semuanya.

“Kita semua sangat beruntung menjadi ummat Nabi Muhammad, dan setiap kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW kita semua bisa memperingatinya,”ungkapnya. (arf)

« Previous PageNext Page »

  • vb