PT KED dan PT SAP Serahkan Bantuan Untuk Bencana Banjir Wahau dan Telen

May 27, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Nurani Astra melaluiPT KED dan PT SAP kembali melakukan aksi cepat tanggap dan menyerahkan bantuan logistik sembako berupa: 1,5 Ton Beras, Mie instan 150 kardus dan 1 kwintal gula pasir kepada warga terdampak banjir di dua Kecamatan area Kutim yaitu Kecamatan Telen dan Muara Wahau, Selasa (24/5/2022)

Penyerahan bantuan untuk desa di kecamatan Muara Wahau diserahkan secara simbolis oleh Rasid Administratur PT. KED, penyerahan bantuan diterima oleh Donatus Liah Luy Kepala desa Jak Luay beserta staff, bertempat di Kantor Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau, pukul 13.45 waktu setempat.

Rasid Administratur PT. KED, berharap bantuan logistik ini dapat bermanfaat untuk warga masyarakat yang terdampak banjir. “Program Nurani Astra memberikan perhatian terhadap penanganan korban bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, Kami berusaha untuk berpartisipasi secara aktif untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat melalui CSR tersebut,” tuturnya.

Sementara di tempat terpisah penyerahan bantuan untuk desa di kecamatan Telen diserahkan secara simbolis oleh Administratur PT SAP Dedy S. Lubis penyerahan bantuan diterima oleh perangkat  desa Marah Haloq dan Lung Melah beserta staff , bertempat di Kantor desa Marah Haloq dan Lung melah,Kecamatan Telen, pukul 16.00 waktu setempat.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan pangan menjadi hal yang paling utama untuk para warga yang terdampak banjir, semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban bagi warga yang terdampak banjir Desa Marah Haloq dan Lung Melah,” kata Dedy S. Lubis. (*)

PT SAP Serahkan Bantuan Untuk Bencana Banjir Di Desa Ring 1 Perusahaan Desa Marah Haloq dan Desa Lung Melah

May 27, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PT Subur Abadi Plantation (SAP) melalui program Nurani Astramenyerahkan bantuan logistik sembako berupa: 1 ton beras, 100 kotak mie instan dan 70 kg gula kepada warga terdampak banjir, Rabu (25/5/2022).

Penyerahan dilaksanakan secara langsung kerumah warga yang terdampak banjir oleh Dedy S Lubis Administratur PT. SAP didampingi Dwiky Yudhistira (Tora) selaku Community Development PT. SAP. Penyerahan bantuan diterima oleh MargionoSelaku Kaur Desa Marah Haloq bertempat di Kantor Desa Marah Haloq, dan di Desa Lung Melah diterima oleh Ibu Imelda selaku Sekretaris Desa Lung Melah,  Kecamatan Telen, pukul 15.15 waktu setempat.

Hadir dalam acara tersebut seluruh staff dari PT Subur Abadi Plantation, baik Kepala Kebun, Kepala Teknik, Keapala Pabrik, Kepala Afdeling, Dokter kebun, Bagian SHE dan HRGA. Seluruh staff PT. SAP bersama- sama mendampingi acara penyerahan bantuan sembako.

Dwiky Yudhistira (Tora)selaku Community Development Officer (CDO) PT. SAP mengajak semua pihak berdoa agar banjir segera surut sehingga saudara-saudara kita di dua desa ini dapat beraktivitas kembali seperti biasa serta tetap dalam keadaan sehat. “Kami dari perusahaan tetap memantau perkembangan bencana ini agar kami bisa bergerak cepat dalam memberikan bantuan apapun yang dibutuhkan oleh saudara-saudarakami di desa ini” Tuturnya.

Ibu Puspa (Bunda PAU) selaku tokoh masyarakat Mara Haloq juga turut memberikan apresiasi kepada PT. SAP karena selalu menjaga silaturahmi yang baik dengan desa, terlihat dari penyerahan bantuan banjir dimana pihak Management bergerak cepat.Pihak SAP langsung tanggap dalam memberikan bantuanyang dipimpimpin oleh Bapak Dedy S Lubis dan Bapak Tora dengan selalu hadir bersama rekan-rekan Staff lainnya. Hal ini sangat memberikan support moral kepada pihak keluarga duka dan warga desa lainnya.

Ditempat terpisah Bapak Rudi Hartono selaku Kepala Desa Mara Haloq dan Ibu Kartini selaku PJ Kades Lung Melah mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepedulian dan perhatian dari Management PT. SAP terhadap warga yang terkena musibah banjir, hal ini sangat membantu untuk meringankan beban warga.

“Hal seperti ini bukan baru pertama dilakukan Pihak SAP. Sudah beberapa kali saat ada musibah di desa dan dalam perbaikan jalan di desa kami, pihak SAP selalu mensupport. Komunikasi kami dengan CDO SAP juga sangat baik karena beliau rutin melakukan kunjungan dan mengupdate apa saja yg dibutuhkan warga kami. Semoga kedepannya tetap seperti ini dan semakin baik lagi” Ucap Ibu Kartika.

Administratur PT SAP Dedy S Lubis yang langsung turun meyerahkan bantuan ke warga yang terdampak banjir berharap adanya bantuan ini dapat meringankan beban bagi warga yang terdampak banjir di Desa Marah Haloq dan Lung Melah. (*)

Polres Batu Perketat Pengamanan Pelaksanaan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Al-Masih

May 26, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BATU – Polres Batu mengamankan dan memperketat  Gereja yang sedang menjalankan ibadah dalam memperingati kenaikan Isa Al-Masih,  di wilayah Kota Batu, Kamis (26/5/2022).

Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melalui Kasat Samapta, AKP Ma’ruf mengatakan kegiatan pengamanan gereja sebagai antisipasi kerawanan pada saat pelaksanaan ibadah umat Nasrani dan menenciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kegiatan pengamanan ibadah umat Nasrani dalam memperingati kenaikan Isa Al-Masih untuk antisipasi kerawanan supaya pelaksanaan ibadah berjalan aman,” ujar Ma’ruf sapaan akrab Kasat Samapta Polres Batu.

Ia menambahkan, pihaknya memperketat pelaksanaan pengamanan gereja yang ada di wilayah Kota Batu.

Pemeriksaan dengan menggunakan detektor pada setiap sudut dan ruangan tempat ibadah serta para jemaah yang akan memasuki Gereja.

“Kami perketat pengamanan gereja pada saat pelaksanaan ibadah peringatan kenaikan Isa Al-Masih supaya situasi kamtibmas di wilayah Kota Batu lebih kondusif,” tegasnya.  (buang Supeno)

Kaltim Tingkatkan Penerapan Buku Pokok Pemakaman

May 25, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN –  Perpres 96 tahun 2018 telah memangkas prosedur dan persyaratan pengurusan dokumen adminduk dengan berbasis customer base. Pengurusan dokumen kependudukan yang memerlukan pengantar Ketua RT/RW dan Kepala Desa/Kelurahan hanya dalam pelayanan pencatatan biodata penduduk. Sedangkan pelayanan Adminduk sama sekali tidak memerlukan pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan.

Pengantar RT/RW tidak dibutuhkan karena database pemerintah telah sangat baik merekap identitas seluruh penduduk. Sementara RT/RW sendiri tidak memiliki data yang sebaik itu.

“Pengantar itu (RT/RW) masih dibutuhkan kalau ada orang lahir di rumah, meninggal di rumah, orang yang mau masuk ke KK untuk pertama kali, tapi ketika data dan dokumennya sudah lengkap di Dukcapil tidak perlu pengantar itu,” ujar Soraya pada kegiatan Bimbingan Teknis Pencatatan Sipil Provinsi dan Kabupaten/Kota Se Kalimantan Timur Tahun 2022, berlangsung di Hotel Swiss-belhotel Balikpapan, Rabu (25/5/2022).

Sebagai informasi, terkait Kepemilikan Akta Kelahiran Anak di Kaltim, berdasarkan laporan daerah per tanggal 15 Mei 2022 mencapai 98,17 % atau telah mencapai target untuk Tahun 2022 sebesar 97 %.

“Kabupaten Mahakam Ulu mencatat persentase tertinggi sebesar 104,09 % sedangkan terendah di Kabupaten Berau sebesar 95,53 %,” terang Soraya.

Ia menambahkan, dari beberapa persitiwa penting dalam pencatatan sipil, yang perlu menjadi perhatian lebih adalah peningkatan cakupan kepemilikan akta kematian.  Akta kematian merupakan bukti sah mengenai status kematian seseorang yang diperlukan sebagai dasar pembagian hak waris, penetapan status janda atau duda pasangan yang ditinggalkan, pengurusan asuransi, pensiun, dan perbankan. Pada saat ini penduduk yang melaporkan peristiwa kematian masih sangat rendah sehingga perlu upaya yang lebih sistematis dan terfokus agar data kependudukan bisa ditingkatkan akurasinya.

Bahkan untuk perjanjian kinerja Tahun 2022 antara Dirjen Dukcapil Kemendagri dengan Kepala Dinas Dukcapil se Kaltim menambahkan satu target kinerja yaitu penerapan Buku Pokok Pemakaman dengan target masing-masing kabupaten/kota minimal sebanyak sepuluh buku.

Di Kaltim semua telah menerapkan Buku Pokok Kematian. Peristiwa kematian wajib dilaporkan kepada instansi pelaksana selambatnya 30 hari sejak tanggal kematian. Namun berdasarkan laporan terakhir dari kabupaten/kota per tanggal 28 April 2022 bahwa Akta Kematian yang diterbitkan baru berjumlah 248.482 lembar.

Hal ini, lanjut Soraya, menunjukkan kesadaran warga masyarakat untuk mengurus akta kematian bagi anggota keluarganya yang meninggal dunia relatif masih rendah. Sehingga jumlah pemohon akta kematian setiap bulannya belum meliputi seluruh peristiwa kematian yang terjadi di Kaltim. Hal tersebut tentu saja berdampak pada tidak maksimalnya tingkat akurasi data penduduk, yakni jumlah penduduk dalam database tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Soraya berharap, pentingnya kepemilikan akta kematian ini terus disosialisasikan kepada masyarakat dan dilakukan terobosan atau inovasi agar kepemilikan akta kematian di daerah bisa meningkat sehingga keakuratan dan kualitas database kependudukan menjadi lebih baik. (dell/adv/kominfo kaltim)

Tingkatkan Sistem Distribusi dan Pengendalian Mutu, Gakeslab Kaltim Gelar Pelatihan CDAKB

May 24, 2022 by  
Filed under Berita, Kesehatan

SAMARINDA – Keamanan, mutu, dan manfaat alat kesehatan dapat menurun akibat penanganan yang tidak sesuai selama kegiatan distribusi. Distribusi alat kesehatan memiliki peranan penting dalam menjamin keamanan, mutu, dan manfaat alat kesehatan yang beredar di masyarakat.

Melalui Permenkes nomor 4 tahun 2014 tentang Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB), pemerintah telah menyusun pedoman yang digunakan dalam rangkaian kegiatan distribusi dan pengendalian mutu. Dengan bertujuan untuk menjamin agar produk alat kesehatan yang didistribusikan memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai tujuan penggunaannya.

Di Kaltim menurut data Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan laboratorium (Gakeslab) Provinsi Kaltim pada tahun 2022, ada 56 perusahaan alat kesehatan di Kaltim, dengan rincian 27 di Balikpapan, 28 di  Samarinda dan 1 perusahan di Bontang. Dengan skala usaha sebagai perusahaan nasional yang berkantor cabang di Kaltim maupun perusahaan lokal yang dimiliki pengusaha lokal asal Kaltim dan berkantor di Kaltim.  Semua perusahaan tersebut sesuai peraturan Permenkes RI nomor 4 tahun 2014 harus bersertifikat CDAKB.

Namun secara management, pengetahuan dan standar operasional  CDAKB,  perusahaan nasional dan perusahaan lokal sangat berbeda. Dari sisi pengetahuan perusahaan lokal masih terbatas terkait Permenkes RI nomor 4 tahun 2014 ini.

H. Mujono, SP, MM Koordinator Region Kalimantan Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan laboratorium (Gakeslab) Indonesia

Guna meningkatkan pengetahuan Sistem Distribusi dan Pengendalian Mutu atau Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) maka  Gakeslab Kaltim menginisiasi atau menjadi penggagas pelatihan Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) Berstandar Traning of Trainer (ToT) pada tanggal 23 – 25 Mei 2022 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kaltim Jalan Wolter Monginsidi Samarinda.

“Gakeslab memiliki tanggung jawab agar perusahaan lokal memiliki kesamaan pengetahuan dan kemampuan standards operasional  CDAKB dengan perusahaan nasional, sehingga Perusahaan lokal juga memiliki sertifikat CDAKB yang sama dengan perusahaan nasional,” ujar H. Mujono, SP, MM Koordinator Region Kalimantan Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan laboratorium (Gakeslab) Indonesia, yang didampingi H. Lukman Hakim wakil ketua Gakeslab Kaltim, Senin (23/05/2022).

Peserta pelatihan CDAKB ini diikuti oleh 45 peserta, diantaranya ada 2 orang  dari Dinkes propinsi, 1 orang Dinkes balikpapan, 1 orang Dinkes samarinda. Pelibatan ASN dari Dinkes sebagai peserta mengingat sebagai regulator – ASN yang akan mengawasi pelaksanaan CDAKB perusahaan alat kesehatan, sehingga ASN yang ikut pelatihan mempunyai persamaan persepsi dan sudut pandang terkait penerapan CDAKB di lapangan.

Disebutkan Mujono, tahun 2021 sedikitnya ada 3 perusahaan yang mendapatkan sanksi berat berupa penutupan usaha dan beberapa perusahaan yang mendapat sanksi ringan berupa penyegelan atas operasional perusahaan atas pelanggaran sistem CDAKB ini.

Pelatihan dilaksanakan dengan sistem hybrid yakni trainer yang berasal dari Gakeslab Pusat secara offline atau tatap muka, dan dari Kemenkes RI yang diwakili Direktur Alat Kesehatan hadir secara online melalui zoom meeting.

Peserta pelatihan ini akan mendapat sertifikat Training of trainer (ToT) CDAKB dan diharapkan peserta mampu mengkomunikasikan materi pelatihan dan selanjutnya melatih karyawan perusahaannya masing-masing karena CDAKB adalah bukan sebuah produk tapi sebuah sistem, diharapkan bisa dimiliki dan diterapkan perusahaan alat kesehatan.

Sertifikasi pelatihan CDAKB akan diterbitkan oleh kemenkes RI dan Gakeslab Pusat, ada dua orang yang bertandatangan, yaitu Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Kemenkes RI dan Ketua Gakeslab Indonesia.

Sistem CDAKB meliputi aspek: a. sistem manajemen mutu; b. pengelolaan sumber daya; c. bangunan dan fasilitas; d. penyimpanan dan penanganan persediaan; e. mampu telusur produk (traceability); f. penanganan keluhan; g. tindakan perbaikan keamanan di lapangan (Field Safety Corrective Action/FSCA); h. pengembalian/retur alat kesehatan; i. pemusnahan alat kesehatan; j. alat kesehatan ilegal dan tidak memenuhi syarat; k. audit internal; l. kajian manajemen; dan m. aktivitas pihak ketiga (outsourcing activity). (mun/hel)

 

 

 

« Previous PageNext Page »

  • vb