Dinas Kesehatan Kaltim dan Universitas Adelaide Kembangkan Program PKRS Berbasis Kolaborasi

July 3, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Proyek Pengembangan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) sebagai bagian dari kerja sama strategis dengan Universitas Adelaide, Australia. Kegiatan ini berlangsung di Oproom II Kantor Dinkes Kaltim, Samarinda, Rabu (2/7/2025).

Rapat ini merupakan bagian dari kolaborasi jangka panjang antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Universitas Adelaide, Australia. Kerja sama yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini kini memasuki tahap baru dalam mendorong rumah sakit menjadi pusat perubahan perilaku masyarakat menuju hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. H. Jaya Mualimin, menekankan, PKRS memiliki peran strategis, khususnya dalam menekan prevalensi penyakit tidak menular seperti gangguan kardiovaskular.

“Promosi kesehatan rumah sakit harus bersifat menyeluruh. Bukan hanya untuk pasien, tapi juga keluarga, tenaga kesehatan, dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 2 hingga 4 Juli 2025, dan diikuti oleh berbagai pihak. Di antaranya adalah delegasi dari Universitas Adelaide, perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim, serta manajemen RSUD A.W. Sjahranie dan RSUD A.M. Parikesit.

Beragam agenda telah disusun, mulai dari diskusi pengembangan model promosi kesehatan, kunjungan lapangan ke fasilitas PKRS, hingga perumusan strategi intervensi yang relevan dengan kondisi sosial budaya lokal.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis bukti ilmiah, program PKRS ini diharapkan menjadi pionir dalam memperkuat fungsi rumah sakit sebagai institusi promotif-preventif yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat di masa depan. (jal/adv diskominfo kaltim)

Dinas Kesehatan Kaltim Mantapkan Arah Kebijakan Kesehatan

July 3, 2025 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN —Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menuntaskan tahapan finalisasi Rencana Strategis (Renstra) periode 2025–2029 dalam sebuah pertemuan penting yang digelar di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini menjadi momen krusial dalam penentuan arah kebijakan dan prioritas pembangunan kesehatan daerah lima tahun mendatang.

Renstra merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang disusun setiap lima tahun sekali. Dokumen ini memuat arah strategis, visi, misi, hingga program prioritas yang akan dijalankan oleh instansi pemerintah, termasuk sektor kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes, MARS, hadir langsung membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pandangan strategis terhadap dokumen yang tengah difinalisasi.

“Renstra bukan hanya kompilasi program. Ini adalah instrumen penting dalam memastikan pembangunan kesehatan berjalan terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata dr. Jaya dalam sambutannya.

Ia juga menekankan, keberhasilan implementasi Renstra sangat bergantung pada kerjasama antar bidang serta sinergi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Setelah sesi pembukaan, dr. Jaya turut memaparkan isi draf Renstra dan menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

Kegiatan finalisasi ini juga menghadirkan perwakilan dari Bappeda Provinsi Kalimantan Timur yang memberikan masukan dari sisi perencanaan makro daerah. Diskusi teknis berlangsung aktif, melibatkan jajaran pejabat struktural Dinkes dan sejumlah perwakilan UPTD.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara sebagai tanda rampungnya penyusunan Renstra 2025–2029. Diharapkan dokumen ini akan menjadi panduan utama dalam merancang dan menjalankan program kesehatan yang responsif dan berbasis data. (jal/adv diskominfo kaltim)

Desa Suka Damai Kecamatan Anggana Tembus Zero Stunting di 2025

July 1, 2025 by  
Filed under Kesehatan

KUTAI KARTANEGARA — Desa Suka Damai, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, mencatat prestasi gemilang di tahun 2025 dengan berhasil menekan angka stunting hingga nol kasus. Laporan ini dikonfirmasi melalui data terbaru dari Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) yang aktif melakukan pemantauan di lapangan.

Meski tidak ditemukan balita stunting, pemerintah desa tetap siaga. Balita dengan tanda-tanda kekurangan gizi atau tinggi badan di bawah standar langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan medis secara intensif.

“Langkah kami selalu cepat. Begitu ada indikasi gizi kurang, balita segera dirujuk ke tenaga kesehatan,” terang Sabarto, Sekretaris Desa Suka Damai, Senin (30/6/2025).

Pencapaian ini menjadi sorotan, terlebih di tengah masih tingginya angka stunting di Kalimantan Timur. Per semester pertama 2025, prevalensi stunting di provinsi ini tercatat di kisaran 22,02 persen—jauh di atas rata-rata nasional yang telah menurun menjadi 18,7 persen.

Namun di sisi lain, Kutai Kartanegara menunjukkan tren positif. Angka stunting di daerah ini turun dari 27,1 persen pada 2022 menjadi 14,6 persen di 2024, dan diperkirakan terus membaik di 2025. Upaya intervensi pun masif dilakukan, dengan cakupan balita yang disentuh program pemerintah mencapai 99,21 persen pada pertengahan tahun lalu.

Di tingkat desa, Suka Damai menjadi contoh nyata penerapan strategi berbasis komunitas. Dukungan penuh dari dana desa mengalir ke program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) rutin bagi balita dan lansia, serta kelas edukasi untuk ibu hamil yang juga dibarengi dengan distribusi bahan makanan bergizi seperti susu, buah, dan sayur.

Salah satu terobosan unggulan desa adalah layanan “Cap Jempol” — inisiatif penjemputan balita dan lansia oleh kader kesehatan bagi warga yang kesulitan datang ke Posyandu. Program ini didukung dua motor operasional dan berhasil meningkatkan jangkauan layanan.

“Program Cap Jempol memudahkan kader menjangkau warga yang sebelumnya tidak terlayani optimal. Ini sangat membantu kami mencapai target,” imbuh Sabarto.

Berkat konsistensi dan inovasi tersebut, Suka Damai memborong sejumlah penghargaan, termasuk Juara 1 Lomba Posyandu di tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi Kalimantan Timur, serta posisi terbaik dalam ajang Gebyar Posyandu 2024 dan Anugerah Desa Membangun.

Keberhasilan desa ini pun menarik perhatian desa-desa lain. Sedikitnya tiga desa dari Kecamatan Tegal Masura dan wilayah Anggana telah melakukan kunjungan studi tiru ke Suka Damai untuk mempelajari praktik baik yang dijalankan. (tan/adv diskominfo kukar)

Dipadati Ribuan Masyarakat, Band Ungu “Pecah” Taman Kota Raja

July 1, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TENGGARONG – Ribuan Warga masyarakat dari berbagai daerah di Kukar dan sekitarnya memadati area Taman Kota Raja (TKR) Tenggarong membuat suasana pecah Malam Syukuran Rakyat Aul Rendi yang menampilkan Band – band Top Indonesia, yaitu Band Batas Senja, J-Rock dan Band legendaris Ungu yang menambah meriah suasananya, Senin (30/6/2025) malam.

Selama lebih kurang 2 jam masyarakat dipuaskan oleh sajian musik dari band – band yang lagu – lagunya tidak asing ditelinga penonton. Dan para penontonpun tidak henti – hentinya ikut menyanyikan lagu – lagu yang mereka bawakan.Dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono beserta istri Hj. Yulaikah Sunggono, dan Jajaran Pemkab Kukar.

Turut hadir pasangan Bupati dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin yang juga didampingi pasangannya masing-masing, yaitu Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri dan Pety Puja Amelia Rendi Solihin. Malam Syukuran Rakyat Aul Rendi merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Syukuran Pelantikan Bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara terpilih periode 2025 – 2030.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, malam syukuran rakyat merupakan swadaya dari para pendukung pasangan Aulia – Rendi untuk memberikan hiburan gratis kepada seluruh masyarakat Kukar.

“Mari kita bergembira bersama, bersuka ria menikmati hiburan malam ini” Ujar Bupati Aulia

Aulia berharap Kukar Idaman Terbaik bisa membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kutai Kartanegara.

Sementara itu Wakil Bupati Rendi Solihin kembali mengingat akan janji – janji dirinya bersama Aulia Rahman Basri pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang salah satunya janjinya akan membangun gedung Bioskop di Tenggarong.

“Besok (Selasa) akan kita tinjau beberapa lokasi yang tepat untuk pembangunan gedung bioskop itu” tegasnya.

Ia mengatakan, di setiap kecamatan setiap tahunnya akan ada satu festival bertaraf nasional dengan mendatangkan band – band top Indonesia.

“Ada yang sudah menunggu Kukar Line disini, siapa yang akan kita datangkan, Dewa 19, oke gasss ….kita akan datangkan Dewa 19” ujarnya

Dan konser syukuran rakyat ditutup penampilan band papan atas Indonesia, yaitu Band Ungu yang lagu – lagunya sangat familier ditelinga penonton, sehingga tidak ada satu lagu pun yang tidak ikut dinyanyikan oleh penonton yang memadati area Taman Kota Raja itu.

Band yang beranggotakan 5 personil yakni : Pasha (vokal), Enda (gitar), Oncy (gitar), Makki (bass), dan Rowman (drum), membawakan kurang lebih 7 lagu. (kk01/adv diskominfo kukar).

BKPRMI Samboja Wisuda 19 Santri, Komitmen Siarkan Al-Qur’an Terus Diteguhkan

June 30, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMBOJA – Suasana khidmat menyelimuti prosesi Wisuda Santri TKA/TPA dan TAAM yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Samboja, di halaman Gedung TKA/TPA Ibnul Amin, Kelurahan Handil Baru Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (29/6/2025).

Sebanyak 19 santri diwisuda dalam acara tersebut berasal dari TPA Ibnul Amin, TPA Al Munawarrah, dan TAAM Daruzzahra (9 santri).

Ketua Umum DPK BKPRMI Samboja, Hendri Aspian menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah membersamai kegiatan ini.

Abd Samad, selaku Dirda LPPTKA, mengajak para orang tua dan masyarakat untuk terus mendukung pendidikan Al-Qur’an dengan turut memberikan infak demi kelangsungan dan pengembangan TKA/TPA maupun TAAM.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kukar, Ustadz Muhammad Shafiq Avicenna, menegaskan pentingnya menjaga semangat dakwah Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Sebagai keluarga ahlul Qur’an, kita harus terus berpacu dalam syiar dan pengembangan Al-Qur’an, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pesannya.

Ia berhara[ pemerintah daerah turut membantu pendanaan insentif bagi guru TPA maupun TAAM, mengingat peran mereka yang sangat vital dalam membentuk generasi Qur’ani sejak dini.  (esf)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1435451
    Users Today : 1021
    Users Yesterday : 3976
    This Year : 371961
    Total Users : 1435451
    Total views : 12701183
    Who's Online : 31
    Your IP Address : 216.73.216.130
    Server Time : 2026-03-06