MTQ Sangasanga Harus Mampu bangkitkan Semangat

June 26, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SANGASANGA – Pelaksanaan MTQ harus mampu membangkitkan semangat untuk seluruh masyarakat Kecamatan Sangasanga. Melalui evaluasi kegagalan-kegagalan pada MTQ yang lalu diharapkan bisa lebih meningkatkan prestasi pada MTQ tingkat kabupaten.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KE-6 Tingkat Kecamatan Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Taman Palagan, Kelurahan Sangasanga Dalam, Selasa (24/5/2025) malam.

Kecamatan Sangasanga merupakan Kecamatan yang ke-4 yang melaksanakan MTQ Tingkat Kecamatan Tahun 2025. Pada perhelatan MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2024 di Kecamatan Samboja Barat, kafilah dari Kecamatan Sangasanga menduduki peringkat 20 dengan perolehan Juara Harapan 1 dan 2 masing-masing 1 orang dengan jumlah nilai 5 dari 20 Kecamatan.

“Hasil tersebut harus dijadikan cambuk untuk semua agar bisa serius dan bersungguh-sungguh dalam melakukan pembinaan, sehingga pada MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2025 nanti, kafilah Kecamatan Sangasanga mampu meraih prestasi terbaik dan naik peringkat, “pintanya.

Sunggono yang membacakan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari siapa yang paling baik bacaannya, paling indah suaranya, atau paling hafal ayat-ayatnya. MTQ adalah momentum penting bagi semua untuk memperkokoh pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai motivasi buat semua terutama para pemangku kepentingan dan mengapa MTQ Tingkat Kecamatan terus didorong untuk dilaksanakan setiap tahunnya, karena Pemkab Kukar telah memutuskan kecamatan yang tidak menyelenggarakan MTQ tingkat kecamatan tidak boleh mengikuti MTQ tingkat kabupaten. Keberhasilan MTQ tingkat kecaamatan akan mendukung keberhasilan MTQ tingkat kabupaten, Pemkab Kukar telah enam kali berturut-turut meraih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Kaltim dan kepada para juaranya khususnya Juara pertama mendapatkan hadiah berupa bonus juga diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah umroh. Kebijakan berlaku sampai sekarang dan seterusnya.

Ia mengingatkan, bentuk keseriusan dan kesungguhan harus dapat dibuktikan dengan langkah-langkah, bagaimana upaya Camat beserta seluruh Pengurus LPTQ Tingkat Kecamatan melakukan pembinaan Pasca MTQ Tingkat Kecamatan Sangasanga, harus dilaksanakan, seperti melakukan Training Centre (TC) yang dilakukan secara intensif, mengirimkan peserta untuk berlatih secara khusus untuk dilatih, dan tentunya masih banyak cara-cara strategis lainnya untuk bisa menumbuhkan semangat anak-anak.

“Sudah berkali-kali saya sampaikan, segera bangun Rumah Tahfidz (Baitul Tahfidz), disitulah dijadikan markas untuk membentuk dan menggembleng anak-anak kita, sehingga memiliki mental yang kuat ketika tampil pada arena MTQ, yang endingnya adalah mereka dapat tampil terbaik dan akhirnya meraih juara,” pungkasnya. (kk6/adv diskominfo kukar)

Wakil Gubernur Kaltim Tutup Pekan Kebudayaan 2025

June 22, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA— Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menutup gelaran Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni di Lapangan Parkir GOR Segiri, Samarinda. Acara penutupan digelar, Sabtu malam (21/6/25).

Seno Aji menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan tema tahun ini, “Menjaga Warisan Bhineka untuk Harmoni Pilar Budaya Kalimantan Timur”, bukan sekadar slogan, tetapi ajakan agar memperkuat jati diri daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

“Rangkaian kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga ruang ekspresi budaya, regenerasi nilai-nilai luhur, dan penguatan karakter generasi muda,” ucapnya.

Pekan Kebudayaan 2025 diramaikan berbagai kegiatan seperti lomba melukis, tari kreasi, musik tradisional, permainan rakyat, pentas seni pelajar, serta pameran warisan budaya takbenda dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Seno Aji menyebut antusiasme para peserta—khususnya pelajar dan komunitas seni—menjadi bukti estafet pelestarian budaya berada di tangan generasi yang tepat.

“Kami bangga, karena tarian-tarian yang ditampilkan para pelajar luar biasa. Ini bukti bahwa budaya lokal tetap hidup di tengah modernisasi,” katanya.

Seno Aji juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim agar menjadikan Pekan Kebudayaan sebagai agenda tahunan, serta memperkuat fungsi Taman Budaya sebagai ruang ekspresi komunitas seni.

“Kita ingin Taman Budaya ke depan bisa difungsikan seperti Taman Ismail Marzuki di Jakarta. Semua komunitas dari suku apapun—Kutai, Dayak, Banjar, Jawa, Sulawesi—harus bisa memanfaatkan fasilitas ini,” tambahnya.

Ia berharap, budaya Kaltim tidak hanya dijaga, tetapi juga dioptimalkan sebagai sumber inovasi, ekonomi kreatif, dan diplomasi sosial. “Budaya membentuk cara pandang dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa ini,” tuturnya.

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang lomba serta persembahan seni dari perwakilan kabupaten/kota. Dalam penutupnya, Seno Aji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan Kaltim menuju Generasi Emas 2045. (yud/adv diskominfo kaltim)

Dinas Kesehatan Kaltim Bagikan Kacamata Gratis

June 21, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Kesehatan Kaltim menggelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di UPTD Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Sabtu (21/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang secara nasional akan dipusatkan di Kalimantan Timur.

Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kaltim, dr. Ika Gladis, mengatakan kegiatan ini menargetkan 200 hingga 250 peserta di lokasi tersebut. Sebelumnya, pada pelaksanaan pertama, tercatat sebanyak 450 orang telah mendapatkan layanan serupa.

“Kalau ditotal hingga hari ini, sudah sekitar 700 orang yang telah diperiksa dan mendapatkan kacamata gratis. Target kami mencapai 1.000 orang,” ungkap dr. Ika.

Pelaksanaan kegiatan ini juga dilakukan di Balikpapan pada hari yang sama, dan akan dilanjutkan lagi pada 28 Juni serta 5 Juli mendatang. Sementara itu, puncak acara akan dilangsungkan pada 7–8 Juli di Convention Hall Samarinda, yang juga akan menghadirkan dokter spesialis mata.

Penerima manfaat dalam kegiatan ini berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak sekolah, dewasa, hingga lansia. Anak-anak umumnya mengalami gangguan rabun jauh (miopi), sedangkan kelompok usia di atas 40 tahun banyak yang membutuhkan kacamata baca.

“Dari hasil pemeriksaan sebelumnya, sekitar 30 persen anak-anak mengalami miopi. Ada yang minusnya sampai enam. Ini menunjukkan perlunya intervensi dini,” jelasnya.

Pemeriksaan mata dilakukan tenaga refraksionis optisien dari Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN), serta didukung Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) dan satu rumah sakit mata. Mereka juga menyediakan alat pemeriksaan seperti autorefraktor dan trial lens.

Menurut dr. Ika, gaya hidup anak-anak yang semakin intens dengan gawai menjadi salah satu faktor meningkatnya gangguan refraksi.

“Selama pandemi, anak-anak belajar dari rumah dan banyak menatap layar. Mata lelah, otot mata menjadi kendur. Karenanya, kacamata koreksi sangat dibutuhkan,” katanya.

Ia pun mengimbau orang tua agar lebih peduli terhadap kebiasaan anak saat menggunakan gadget.

“Istirahatkan mata secara rutin. Terapkan aturan 30 menit melihat layar, lalu alihkan pandangan ke tempat jauh selama beberapa detik,” ujarnya.

Turut hadir dikegiatan ini Ketua Pokja IV TP PKK Kaltim dr. Respianur, Sekretaris I TP PKK Kaltim Dian Melati, Sekretaris II TP PKK Kaltim Julia Mirysha, dan Sekretaris IV TP PKK Kaltim Anggun Pakas Tiawi. (yud/adv diskominfo kaltim)

PKD Kaltim 2025 Jadi Benteng Budaya di Tengah Arus Globalisasi

June 20, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025. Kegiatan yang dimaksudkan memperkuat identitas budaya di tengah tantangan globalisasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2025. Acara dipusatkan di Lapangan Parkir GOR Segiri, Samarinda. Jumat (20/6/2025).

Mengusung tema “Menjaga Warisan Bhineka untuk Harmoni Pilar Budaya Kalimantan Timur”, PKD menjadi wadah kreativitas dan partisipasi generasi muda dalam pelestarian budaya yang inklusif dan beragam.

Plt Kepala Disdikbud Provinsi Kaltim, Armin, menyampaikan, PKD tahun ini akan diisi dengan berbagai lomba seni dan budaya, pameran museum dan warisan budaya tak benda, serta pameran kreativitas siswa.

“Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan selama 3 hari ke depan di antaranya lomba melukis, lomba tari kreasi, lomba musik tradisi, lomba permainan rakyat, pentas seni siswa, pameran museum dan warisan budaya tak benda dari kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, serta pameran kreativitas siswa-siswi SMA/SMK sederajat,” tutur Armin.

Beberapa sekolah yang turut berpartisipasi dipameran kreativitas siswa meliputi SMKN 20 Samarinda, SMKN 9 Samarinda, SMKN 3 Samarinda, SMKN SPP Samarinda, SKOI Kaltim, SMAN 14, SMAN 8, SMAN 3, dan SMAN 13 Samarinda.

Mewakili Gubernur Kaltim, Staf Ahli Gubernur Bidang Ilmu Pengetahuan, Sumber Daya Alam, Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno menekankan peran penting PKD sebagai pelindung budaya lokal.

“Hidup di era globalisasi yang penuh tantangan, budaya asing mudah masuk dan jika kita lengah budaya lokal bisa terpinggirkan. Karena itu, Pekan Kebudayaan Daerah harus menjadi benteng pertahanan budaya,” ujar Murdiyatno.

Pembukaan PKD 2025 turut dihadiri Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.PP., unsur Forkopimda Kaltim, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV, Danrem 091/ASN, Kapolresta Samarinda, serta delegasi Dialog Serantau Borneo Kalimantan. (yud/adv diskominfo kaltim)

Pemprov Kaltim Evaluasi Poli Eksekutif

June 19, 2025 by  
Filed under Kesehatan

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, menyoroti layanan poli eksekutif di sejumlah rumah sakit yang dinilai belum ramah terhadap peserta BPJS. Menurutnya, skema Universal Health Coverage (UHC), semua pasien berhak mendapat layanan yang setara, tanpa diskriminasi.

“Poliklinik yang eksekutif juga harus bisa mengakses. Jangan, ‘Oh itu bukan poliklinik’. Semua pasien itu kan sudah punya kesertaan,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Ia menekankan, seluruh peserta, baik pengguna BPJS maupun pasien umum, memiliki hak yang sama mendapatkan pelayanan medis berkualitas. Jaya juga mengkritik sistem antrean dan pembagian dokter yang timpang di beberapa fasilitas kesehatan.

“Orang-orang yang punya BPJS dan tidak punya BPJS membayar juga sama. Semua dokter juga harus membantu dong, jangan yang ngantri dokternya cuma satu, yang nggak ngantri dokternya banyak. Kan kebalik,” tegasnya.

Pernyataan ini mencerminkan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan di tengah pelaksanaan UHC. Jaya berharap rumah sakit tidak lagi membedakan layanan hanya berdasarkan status pembiayaan, melainkan lebih mengutamakan prinsip keadilan dan efisiensi dalam pelayanan.

Pemerintah juga tengah menyiapkan anggaran besar agar mendukung rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pelayanan agar selaras dengan semangat UHC yang inklusif dan merata. (yud/adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb