Taman Rekreasi Selecta Jadi Magnet Ribuan Wisatawan di Liburan Lebaran Idhul Fitri 1445 H

April 15, 2024 by  
Filed under Wisata

BATU – Liburan lebaran Idhul Fitri 1445 H menjadi momen istimewa bagi ribuan pengunjung yang membanjiri Taman Rekreasi Selecta, Minggu, (14 /4/ 2024).

Suasana begitu ramai dengan keceriaan dan kebahagiaan dari para pengunjung yang datang dari berbagai penjuru. Wahana-wahana rekreasi yang tersedia dipadati pengunjung yang ingin merasakan keseruan liburan panjang ini.

Salah satu pengunjung , Mery berasal dari Surabaya. Dia tertawa ceria usai menikmati berbagai wahana dan mandi di kolam air. Kegembiraan terpancar dari wajahnya ketika dia bercerita tentang pengalaman liburannya di Taman Rekreasi Selecta. Baginya, Selecta bukan sekadar tempat rekreasi biasa, tapi juga merupakan tempat yang ramah di kantong dan cocok untuk dijadikan destinasi liburan keluarga.

“Dua hal yang membuat saya sangat senang berkunjung ke Selecta adalah harganya yang terjangkau dan lengkapnya wahana yang tersedia,” ucap Mery dengan penuh semangat.

Dengan harga yang terjangkau Mery bisa mengajak seluruh keluarga untuk bersenang-senang tanpa perlu khawatir menguras dompet. Selain itu, Mery juga memberikan pujian pada kebersihan dan kesejukan air di Taman Rekreasi Selecta. “Air di sini sangat bersih dan sejuk. Ditambah lagi dengan nuansa alam yang begitu menawan, membuat pengalaman berlibur kami menjadi sangat istimewa,” ungkapnya dengan bangga.

Bagi Mery, Selecta memberikan pengalaman yang berbeda dari kehidupan sehari-hari di Surabaya yang penuh dengan polusi dan kesibukan. “Setelah sekian lama menghirup udara Surabaya yang penuh polusi, menghirup udara segar di Selecta membuat tubuh dan pikiran kami terasa segar kembali,” tambahnya sambil tersenyum.

Pramono Direktur Taman Rekreasi Selecta Batu

Direktur Taman Rekreasi Selecta, Pramono mengungkapkan jumlah pengunjung pada hari Minggu, (14 /4/2024) hampir mencapai angka 4 ribu orang. Angka ini membuktikan Taman Rekreasi Selecta tetap menjadi favorit di hati masyarakat. Meskipun daerah sekitarnya mulai mengembangkan objek wisata baru, popularitas Selecta tetap tak tergoyahkan.

“Alhamdulillah masyarakat masih percaya dengan keindahan dan fasilitas wahana yang ada di Selecta. Sampai jam satu siang ini, sudah mendekati 4 ribu pengunjung “ ujar Pramono.

Hal ini mengisyaratkan bahwa pesona Selecta tidak hanya terletak pada sejarahnya yang panjang, tetapi juga pada kualitas layanan dan keunikan sejarah yang ditawarkannya kepada pengunjung. Meskipun persaingan di industri pariwisata semakin ketat dengan hadirnya berbagai destinasi baru, Selecta berhasil mempertahankan posisinya sebagai destinasi yang dicintai oleh banyak orang.

Disebutkan, tahun ini, Taman Rekreasi Selecta menambah destinasi menarik dengan merilis tiga wahana baru yang akan menambah daftar koleksi yang sudah ada menjadi 15 wahana. Ketiga wahana baru tersebut adalah Garden Train, Dino Ride, dan Mini Bumper Car. Dengan kehadiran wahana-wahana baru ini, nuansa berlibur di Selecta semakin lengkap dan memikat bagi para pengunjung.

Selain tiga wahana baru yang mencuri perhatian, Taman Rekreasi Selecta juga memiliki 12 wahana lainnya yang sudah menjadi favorit pengunjung sebelumnya. Di antara wahana-wahana tersebut adalah Bianglala, Family Coaster, Flying Fox, Sky Bike, Cinema For 4, Mobil Ayun, Water Park, dan Taman Aqoirium.

“Setiap wahana memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri, sehingga setiap pengunjung dapat menikmati berbagai jenis aktivitas rekreasi sesuai dengan selera dan keinginan masing-masing. Apalagi setiap hari libur ada parade bunga dan live musik,“ tambah Pramono.

Dengan koleksi wahana yang beragam dan menarik, Taman Rekreasi Selecta menghadirkan kesempurnaan liburan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung, baik anak-anak maupun dewasa. Keberagaman wahana juga menjadi salah satu alasan mengapa Selecta tetap menjadi destinasi favorit bagi banyak orang, karena dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan dan preferensi pengunjung.

Dengan terus menghadirkan inovasi dan peningkatan kualitas layanan, Taman Rekreasi Selecta tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari keseruan dan kesenangan dalam liburan bersama keluarga dan teman-teman. Dengan tambahan tiga wahana baru yang menarik, Selecta siap memberikan nuansa liburan yang lebih menyenangkan dan memuaskan bagi semua pengunjungnya.

Seiring dengan perkembangan obyek wisata baru di sekitarnya, Selecta dihadapkan pada tantangan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mempertahankan daya tariknya. Namun, dengan dukungan dan kecintaan masyarakat yang terus mengalir, Taman Rekreasi Selecta diyakini akan tetap menjadi destinasi unggulan yang mampu memikat hati setiap pengunjung, baik yang datang dari dekat maupun dari jauh. (Buang Supeno)

Wisatawan Kecewa, Ferris Wheel Alun-Alun Batu Belum Dioperasikan Kembali

April 10, 2024 by  
Filed under Wisata

BATU – Para wisatawan yang mengunjungi Alun-Alun Batu mengharapkan agar wahana Bianglala (Ferris Wheel) yang menjadi ikon Alun-Alun dapat segera dioperasikan kembali.

Ketua PKL Alun-Alun Kota Batu, Puspita Herdisary atau yang akrab dipanggil Pipit, menyatakan keberadaan Ferris Wheel memiliki dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Alun-Alun Batu.

Pipit mengungkapkan kekecewaannya atas tidak dioperasionalkannya Ferris Wheel, yang menyebabkan Alun-Alun Kota Batu kehilangan daya tarik sebagai tujuan wisata favorit.

“Keberadaan Ferris Wheel sangat membantu PKL yang ada di Alun-Alun, karena menambah jumlah kunjungan wisata. Wisatawan datang ke Batu ingin menikmati keindahan alam dari ketinggian melalui naik Ferris Wheel ini, dan tiketnya yang terjangkau juga memberikan kepuasan tersendiri.” Ungkap Pipit di Alun- Alun, Selasa ( 9/4/2024 ).

Pipit berharap bahwa kebijakan yang akan diambil harus menguntungkan banyak pihak. Dia menyayangkan adanya larangan bus parkir di Alun-Alun Kota Batu yang telah menurunkan pendapatan para PKL sekitar 80 persen.

Pipit juga mengucapkan terima kasih kepada PJ Walikota Batu Aries Ag7ng Paewai yang membuka kembali Alun- Alun Batu  24 Jam sejak Maret 2024.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Muji Dwi Leksono, menyatakan  pemerintah telah mempersiapkan perbaikan untuk Ferris Wheel yang menjadi ikon wisata di Alun-Alun Kota Batu. Diakui, Wahana itu telah diberhentikan operasionalnya sejak Desember 2022.

“Lebarah idhul Fitri  tidak mungkin beroperasi. Tapi, pada 2024  akan menjadi perhatian serius kita, akan diupayakan dioperasionalkan,” kata Muji melalui sambungan WhattApps.

Muji menjelaskan pemerintah akan serius memperhatikan perbaikan Ferris Wheel pada tahun 2024 dan akan berupaya untuk mengoperasionalkannya kembali.

Namun demikian, Muji menekankan  keputusan untuk menutup sementara Ferris Wheel diambil atas pertimbangan keamanan.

Berdasarkan hasil kajian dari tim Pemerintah Kota Batu, keberadaan Ferris Wheel harus diganti karena alasan keamanan.

Ferris Wheel ( Bianglala ) yang terletak di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sisir tersebut, dibangun pada masa kepemimpinan Wali Kota Eddy Rumpoko pada 2011, menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Batu dan menjadi ciri khas Kota Batu yang memikat wisatawan.

Meskipun tidak beroperasi sejak Desember 2022 karena alasan keamanan dan perawatan, Pemerintah Kota Batu berharap kunjungan wisatawan pada tahun 2024 akan mengalami peningkatan signifikan menjadi sepuluh juta orang, dari 7,4 juta wisatawan pada tahun sebelumnya. (Buang Supeno).

Malang Skyland, Destinasi Wisata Baru di Malang Raya yang Memukau

April 9, 2024 by  
Filed under Wisata

MALANG –  Malang Skyland merupakan destinasi wisata yang menggabungkan kafe dengan wahana-wahana menarik, menjadi sorotan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Malang Raya. Lokasi Malang Skyland terletak di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang memberikan pengalaman baru yang memikat bagi pengunjungnya selama setahun terakhir.

Dengan wahana-wahana menarik seperti Sky Bridge, Photo Spot, ATV, Scooter Matic, Pesawat Terbang, dan Jembatan Kaca, Malang Skyland menawarkan nuansaq wisata yang tak terlupakan.

“Jembatan kaca dan Sky Bridge menjadi andalan Malang Skyland, setiap hari ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati wisata adu nyali dan berfoto di sana,” kata Elly Indah Puspasari, HRD Malang Skyland, Senin( 8/4/2024 ).

Malang Skyland, berada di kaki Gunung Arjuno menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, memanjakan pengunjung dengan panorama Gunung Arjuno di utara dan Gunung Panderman.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Malang. Malang Skyland memiliki konsep wisata alam modern yang menantang dengan hiburan lengkap,” tambah Elly.

Selain itu, Malang Skyland buka hingga larut malam, menampilkan panorama indah alam Malang yang dipenuhi cahaya gemerlap di ketinggian.

“Hanya Malang Skyland yang buka hingga malam, berbeda dengan destinasi lainnya seperti yang ada di Bandung, Marus, atau Samarinda,” tegas Elly.

Untuk merayakan liburan Idul Fitri 1445 H, harga tiket masuk Malang Skyland adalah Rp 45.000, sementara biaya masuk ke wahana-wahana lainnya bervariasi. Selain itu, Malang Skyland juga menawarkan tiket terusan bagi para wisatawan yang ingin menikmati liburan di Malang secara lengkap.

Dengan target jumlah pengunjung mencapai 4 ribu orang setiap harinya selama liburan Idul Fitri 1445 H, Malang Skyland juga menyajikan kafe dan live musik sebagai hiburan tambahan bagi para pengunjungnya.

Tidak hanya itu, Malang Skyland juga mendukung UMKM lokal dengan menyediakan puluhan produk khas Malang Raya sebagai oleh-oleh dan makanan siap saji.

“UMKM yang ingin memamerkan produknya di Malang Skyland dapat menghubungi kami. Kami ingin mendukung brand lokal dari Malang dan menyediakan food court,” jelas Elly.

Dengan konsep yang menarik dan beragam hiburan, Malang Skyland telah menjadi destinasi wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke Malang Raya. (Buang Supeno).

Liburan Lebaran Seru di Baloga: Hadirkan Sensasi Baru dengan Sky Wheel, Dragon Coaster

April 8, 2024 by  
Filed under Wisata

BATU – Batu Love Garden (Baloga), bagian dari Jatim Park Group,  mempersiapkan serangkaian wahana baru untuk memanjakan para wisatawan yang merayakan liburan lebaran Idul Fitri 1445 H.

Ovilia Rakhmawati humas Baloga menyebutkan ada wahana baru yang dipersiapkan menyambut kedatangan wisatawan di Baloga yaitu Sky Wheel atau bianglala,  Dragon coster, pedal coster dan Taman Kelinci.

“Dalam bulan ramadhan ini kami melakukan perbaikan semua wahana, agar mampu memberikan kepuasan bagi pengunjung. Ada wahana yaitu Sky Wheel, Dragon Coster dan Pedal Coster juga ada taman Kelinci ” ungkal Ovilia di ruang kerjanya, Senin ( 8/4/2024 ).

Pada bulan Ramadhan, Baloga melakukan perbaikan menyeluruh pada semua wahana untuk memastikan kepuasan pengunjung ketika liburan lebaran idhul fitri 1445 H dan menurunkan harga tiket menjadi Rp100 ribu bisa menikmati semua wahana yang ada.

“Lebih murah dibandingkan sebelumnya namun fasilitas kami tambah, sehingga pengunjung lebih puas setelah mendatangi Baloga,” ungkap Ovilia.

Selain menambah wahana, Baloga juga mempersembahkan atraksi Festival Show Baloga Flower Parade, yang menyajikan  mobil hias, cosplayer, tarian, dan flash mob yang melibatkan pengunjung. Parade Bunga diadakan dua kali sehari, pukul 11.00 dan pukul 14.00.

Dalam menyambut liburan lebaran Idul Fitri 1445 H, Baloga tidak hanya menambah dan mempercantik wahana untuk kepuasan pengunjung.

Target Baloga adalah menarik ribuan pengunjung selama liburan lebaran. Selain itu, Baloga juga telah menyiapkan tenaga medis untuk mengantisipasi keadaan darurat dan menyediakan fasilitas untuk pengunjung difabel, seperti kursi roda.

Dengan semua upaya ini, Batu Love Garden (Baloga) siap menjadi destinasi liburan yang mengesankan bagi semua pengunjung, memberikan pengalaman yang tak terlupakan selama liburan lebaran Idul Fitri 1445 H. (Buang supeno)

Kesenian dan Tradisi Upacara Minum Teh Jepang di Kampung Sakura Batu

January 22, 2024 by  
Filed under Wisata

BATU – Fakultas Sastra Universitas Dr. Sutomo Surabaya menjamu PJ.Walikota Batu Aries Agung Paewai, Vice Konsul Jepang Nakagome Kota dan para pejabat yang hadir dalam peresmian destinasi wisata “ Kampung Sakura “ RT.05 RW 11 Desa Sidomulyo Kecamatan Kota Batu dengan jamuan minum teh ala Jepang “Cah no yu“, Minggu ( 21/1/2024 ).

Upacara minum teh, yang telah menjadi bagian integral dari kebudayaan Jepang, turut memeriahkan peresmian destinasi wisata yang menarik ini. Upacara minum teh, atau yang dikenal sebagai “sadō,” “chadō,” atau “jalan teh,” telah menjadi warisan tradisi budaya Jepang sejak zaman sebelum Edo abad 12 dan tetap dilestarikan hingga saat ini. Upacara ini memiliki makna kehidupan yang dalam dan mengandung ajaran tata karma yang baik, sambil memberikan manfaat kesehatan.

Tantri, seorang pengajar sastra Jepang dari Unitomo Surabaya yang bertindak sebagai penyaji teh, menjelaskan upacara minum teh merupakan ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Dulu, upacara ini dikenal sebagai “chatō” atau “cha no yu,”. Upacara ini umumnya menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari daun teh yang digiling halus, dikenal sebagai “matchadō.”

“Kami ingin melengkapi kesenian dan budaya Jepang di Kampung Sakura Batu ini, dengan acara jamuan minum teh atau Cah no yu. Yang merupakan tradisi yang tidak dapat dipisahkan dari budaya Jepang,” ungkap Tantri yang tampil memukau dengan Kimono oranye berhias bunga dan Obi berwarna hijau.

Meski terkesan sederhana, Unitomo sebagai tuan rumah mempersiapkan segala hal dengan rapi dan sangat sempurna, termasuk cara penyajian seperti gerakan tangan dari meracik minuman hingga akhir perjamuan. Posisi duduk selama upacara minum teh dilakukan dengan dada tegap dan kaki dilipat ke belakang.

Tradisi minum teh di Jepang menyimpan makna kehidupan dalam setiap prosesinya. Prosesi saling memberi hormat antara tamu dan penerima tamu mencerminkan saling menghormati, dan setiap orang diharapkan menghormati tamu. Sebelum prosesi minum teh, tamu disuguhi kue manis atau okashi sebagai bentuk penghargaan, dan sang tamu diharapkan menghabiskannya sebagai rasa syukur akan pemberian tamu serta sebagai bentuk penghormatan.

Tantri menekankan bahwa penyajian jamuan teh Cahnoyu tidak boleh tergesa-gesa, mencerminkan perlunya melaksanakan tugas dengan hati-hati dan sabar. Meminum teh juga tidak boleh sembarangan. Mangkuk teh disajikan dengan sangat hati-hati karena yang menyajikan harus memastikan bahwa motif terbaik dari mangkuk tersebut menghadap ke arah tamu. Bagi tamu, memutar mangkuk teh sebagai tanda terima kasih dan penghormatan kepada tuan rumah menjadi langkah yang sopan.

Acara ini bukan hanya meresmikan destinasi wisata yang menarik, tetapi juga memperkaya kehidupan budaya dan seni di Kampung Sakura Batu. Semoga keberadaan destinasi ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat setempat dan para pengunjung.

Fakultas Sastra Universitas Dr. Sutomo (Unitomo) memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Kampung S akura di Desa Sidomulyo dan berkomitmen untuk membantu melengkapi kesenian dan budaya di kampung tersebut dengan melatih warga setempat.

“Kami akan membantu masyarakat dengan melatih bagaimana melakukan kesenian atau budaya Jepang di Kampung Sakura ini. Kita akan membuat kerjasama, “ tandas Trantri.

Mereka menegaskan upaya ini sejalan dengan tujuan mereka untuk mengenalkan dan memperkaya kehidupan budaya Jepang di masyarakat Kampung Sakura Batu.

Salah satu inisiatif yang akan dilakukan oleh Fakultas Sastra Unitomo adalah memberikan pelatihan dalam berbagai bentuk kesenian tradisional Jepang kepada warga di Kampung Sakura. Terutama, mereka akan fokus pada jamuan minum teh atau Cahnoyu, yang dianggap sebagai kesenian tradisional yang sakral dan adiluhung.

“Pada dasarnya, jamuan minum teh bukan hanya sekadar ritual minum, tetapi juga memiliki nilai seni dan keindahan tersendiri. Kami dari Unitomo ingin memperkenalkan kepada warga di Kampung Sakura kesenian tradisional yang estetik, khususnya Cahnoyu. Mahasiswa kami, yang mempelajari sastra Jepang, juga belajar budaya tradisional Jepang sepanjang kuliah mereka,” jelas perwakilan Fakultas Sastra Unitomo.

Diharapkan, melalui kerjasama ini, masyarakat Kampung Sakura dapat merasakan manfaat positif dari pengetahuan dan keterampilan dalam seni dan budaya Jepang. Inisiatif ini tidak hanya menjadi upaya untuk melestarikan warisan budaya, tetapi juga sebagai cara untuk memperkaya pengalaman hidup dan meningkatkan pemahaman antarbudaya di lingkungan setempat.

Aries Agung Paewai, menunjukkan minat besar terhadap keberadaan Kampung Sakura, dan dengan tekad yang kuat, akan terus mengembangkannya sebagai destinasi wisata yang mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan Internasional. Keindahan dan potensi kultural Kampung Sakura di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kota Batu, dianggap memiliki daya tarik yang luar biasa.

Dalam upayanya untuk memperkaya elemen budaya Jepang di kampung tersebut, Walikota Batu berencana untuk memprogramkan program pelatihan, dengan mengirimkan salah satu tokoh masyarakat setempat untuk belajar berbagai kesenian dan kebudayaan Jepang. Nantinya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh akan diimplementasikan dan dikembangkan di Kampung Sakura.

“Kami sangat bersemangat melihat potensi Kampung Sakura sebagai destinasi wisata unggulan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus mengembangkannya ke tingkat Nasional bahkan Internasional. Kami akan mengirimkan tokoh masyarakat dari kampung ini untuk mempelajari berbagai kesenian dan kebudayaan Jepang, dengan harapan dapat memperkaya dan memperluas potensi wisata di Kampung Sakura,” kata Aries Agung Paewai.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata Kampung Sakura, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kota Batu, Kampung Sakura diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik perhatian wisatawan lokal tetapi juga menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai belahan dunia. (Buang supeno )

« Previous PageNext Page »

  • vb