Bertemu Kang Emil di IKN

August 19, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

IKN yang berkesan. Saya sempat bertemu mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Upacara Peringatan Ke-79 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di ibu kota negara yang baru, IKN, Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (17/8).

Dia kaget ketika saya sapa. “Oh Pak Rizal ya? Apa kabar?” katanya membalas sapaan saya. Dia merangkul saya, maklum sudah lama tidak bertemu.

Saat bersama Kang Emil dan Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat.

Kehadiran Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil di IKN tentu tak sekadar sebagai undangan. Dia sejak akhir tahun 2023 ditunjuk Presiden Jokowi sebagai kurator. Tugasnya memastikan apakah rencana pembangunan fisik IKN sesuai dengan visinya.

“Tugas saya memastikan antara cita-cita dengan praktik di lapangan apakah nyambung atau tidak. Jadi saya dibayar untuk komen, kemiringan, ini kurang hijau, ini kurang itu, jadi itu tugas kurator,” katanya kepada awak media saat itu.

Ridwan Kamil memang seorang arsitek.  Dia banyak merancang bangunan-bangunan ikonik di Indonesia dan di negara lain di Asia. Di antaranya Museum Tsunami Aceh, Masjid Pusat Islam di Beijing dan Masjid Agung Al Jabbar Bandung.

Ketika Kang Emil masih menjadi wali Kota Bandung, kami pernah bersama-sama. Waktu itu saya menjabat sebagai wali Kota Balikpapan.

Saya dan Kang Emil sama-sama aktif di organisasi kepala daerah. Baik sebagai pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) maupun AKKOPSI, Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi.

Beberapa kali pertemuan APEKSI atau AKKOPSI berlangsung di Kota Bandung. Kang Emil menjadi tuan rumah. Pandangannya kepada dua organisasi itu sangat baik. Dia banyak memberi gagasan baru. APEKSI membahas berbagai persoalan pemerintah kota, sedang AKKOPSI fokus pada urusan program sanitasi di berbagai kota.

Dalam kepengurusan APEKSI, saya pernah menjabat sebagai wakil ketua selama dua periode. Baik di zaman ketuanya Wali Kota Manado Vicky Lumentut maupun Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany. Malah di AKKOPSI, saya pernah menjadi ketua umum.

Airin yang terpilih menjadi anggota DPR RI hasil Pileg 2024 dari Partai Golkar berencana maju dalam Pilgub Banten. Dia memang menantu mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Siapa yang tak kenal Ratu Atut.

Proses pencalonan Airin ternyata tidak lancar. Padahal Golkar sudah lama mempersiapkan dia. Sepertinya ada calon lain dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). “Soal Banten,  kami tetap mengusung Airin sebagai calon gubernur,” kata Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia.

Ketika saya berada di Jakarta beberapa hari lalu, saya tak sengaja bertemu mantan wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang juga pengurus APEKSI. “Saya akan maju lagi dalam Pilwali 2024 ini,” katanya bersemangat.

Dia memang baru satu periode. Adik mantan Pj Gubernur Kaltim Tarmizi Abdul Karim ini memimpin Aceh pada periode 2017-2022. Periode selanjutnya dia dikalahkan H Aminullah Usman.

Ketika penyerahan surat rekomendasi Partai Demokrat dua pekan lalu, saya juga sempat bertemu dengan mantan wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah, yang sekarang menjadi gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Dia juga pengurus APEKSI. Rupanya dia maju lagi untuk periode kedua.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura juga satu angkatan dengan saya. Dia menjadi wali Kota Palu dua periode 2005-2010 dan 2010-2015. Lalu mengikuti Pilgub 2016 dan menang. Sekarang dia siap-siap berjuang di periode kedua, Pilgub 2024.

TERLIHAT DI LAYAR TV

Kang Emil tampil mengenakan busana adat Betawi Jakarta dalam acara Peringatan Kemerdekaan di IKN. Mengenakan beskap hitam,  selendang batik khas Betawi hingga peci merah. Juga kacamata hitam. Sepertinya dia memberi isyarat memang akan maju di Pilgub DKI Jakarta.

“Ya saya akan maju di Jakarta seperti juga keputusan Partai Golkar dan KIM,” kata Ridwan kepada saya. Hal yang sama dia sampaikan juga kepada wartawan. “Ini menunjukkan kesiapan saya maju di Jakarta,” jelasnya.

Banyak pemberitaan di media yang menggambarkan Pilgub DKI Jakarta bakal melawan kotak kosong. Terutama setelah partai pendukung Anies Baswedan berubah haluan.

Tapi Emil sendiri ternyata tidak menghendaki terjadinya calon tunggal atau kotak kosong. “Enggak, saya berharap tidak,” saat ditemui awak media.

Dia tak bisa membayangkan apa jadinya kalau dalam debat berhadapan dengan sesuatu yang tidak ada. “Nggak enak dan nggak bagus juga buat demokrasi,” begitu katanya.

Menurut Kang Emil dia sudah siap melawan siapapun, tapi tidak siap jika melawan kotak kosong. Karena itu dia berharap partai politik di luar KIM Plus masih memungkinkan mengajukan calonnya, sehingga kontestasi berjalan demokratis. “Lawan siapapun saya siap, asal jangan kotak kosong,” tandasnya.

Dia menggambarkan, ketika mengikuti Pilwali Bandung lawannya ada 8 pasang. Waktu Pilgub Jabar lawannya 4 pasang. Suasana kompetitifnya terasa betul. “Jadi saya siap menghadapi berapapun lawan,” tambahnya.

Ketika kami lagi berbincang, ternyata kamera tv sempat menangkap wajah Kang Emil bersama saya. Cucu saya yang menonton siaran langsung dari IKN langsung berteriak “Kai, Kai.” Rekaman videonya saya perlihatkan kepada Kang Emil. Dia tertawa, “Salam untuk cucunya,” katanya.

Saya bilang kepada Kang Emil, selain jadi calon gubernur, dia juga sangat cocok menjadi kepala Otorita IKN. Dia tersenyum. Selamat berjuang Kang Emil, anak bangsa dengan segudang prestasi.(*)

Tinta Emas Kemerdekaan di IKN

August 18, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEJARAH itu akhirnya tercatat dengan tinta emas. Upacara Peringatan Ke-79 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung lancar dan khidmat di Halaman Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (17/8) kemarin.

Upacara dimulai sejak pukul 11.00 Waktu Indonesia Tengah (WIT) dan berakhir  pukul 12.00. Mendung yang menggelayut di atas udara IKN justru membuat suasana di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN semakin sejuk.

Livenia Evelyn Kurniawan, pembawa baki bendera dari Kaltim.

Jutaan rakyat Indonesia menyaksikan peristiwa ini, yang disiarkan langsung oleh TV nasional. Maklum ini kejadian pertama kali di ibu kota yang baru. Ibu Kota Nusantara. Tak pernah terbayangkan acara ini bisa terlaksana.  Luar biasa. Sangat menakjubkan dan juga mengharukan.

Presiden Joko Widodo yang menjadi inspektur upacara tampil dengan mengenakan busana kustin dari Kesultanan Kutai Kartanegara. Dia didampingi Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang juga presiden terpilih. Prabowo mengenakan baju beskap hitam dari Jawa Timur.

Tampak juga sejumlah menteri lainnya hadir termasuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama tiga kepala staf. Semua bersama istri.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin didampingi wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka memimpin upacara di Istana Jakarta. Tapi tidak ada pengibaran bendera di sana. Mereka hanya menyaksikan pengibaran bendera yang berlangsung di IKN melalui videotron.

Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diundang mengikuti upacara di IKN tidak hadir. Mega mengikuti upacara 17-an di Sekolah Partai, Lenteng Agung Jakarta. Sedang SBY menggelar upacara di kampung  halamannya, Pacitan, Jawa Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang juga Plt Ketua Otorita IKN pasti diliputi suasana was was. Soalnya dia adalah orang yang paling bertanggungjawab di lokasi  IKN. Dia mengenakan pakaian rompi dan kopiah berbalut manik dari Suku Dayak bersama istri.

Para pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Istri LaNyalla, Enny LaNyalla terpilih sebagai salah satu undangan berbusana Nusantara terbaik dan mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi.

Sebelum acara puncak, ada kirab duplikat Bendera Pusaka dan salinan teks proklamasi. Kedua benda bersejarah itu diberangkatkan dari Jakarta pada Sabtu (10/8) lalu melalui arak-arakan yang meriah. Lalu diterbangkan ke Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Upacara Detik-Detik Proklamasi berlangsung tepat pukul 11.00 WIT diawali dengan bunyi sirena dan dentuman meriam 17 kali. Lalu pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPR Puan Maharani. Dilanjutkan pembacaan doa oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Seribu warga Kaltim pilihan dari berbagai paguyuban bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya yang mendapat undangan berdebar-debar begitu 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mulai bergerak ke lapangan menjalankan tugasnya. Gagah dan cantik sekali.

Sebanyak 18 di antaranya yang tadinya melepas jilbab dalam acara pengukuhan sudah memakai jilbab kembali. Sayangnya saya tidak sempat bertemu Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila  (BPIP) Prof Yudian Wahyudi yang menjadi sorotan. Saya malah sempat duduk di samping mantan Gubernur Jabar, Riduan Kamil.

Ada dua siswa Kaltim yang mendapat kehormatan menjadi anggota Paskibraka. Mereka adalah Sunnu Wahyudi, siswa SMK Negeri 2 Sangatta Utara, Kutai Timur dan Livenia Evelyn Kurniawan, siswi SMA Katolik St Fransiskus Assisi Samarinda.

Sesuai harapan kita, Evelyn mendapat kehormatan membawa baki bendera. Dia menjalankan tugasnya dengan sempurna. Senyumnya terus menggelayut. Tepuk tangan membahana ketika Paskibraka meninggalkan lapangan setelah sukses mengibarkan bendera Merah Putih dengan lancar.

Sebagai komandan upacara adalah Kol Inf Nur Wayudi, Komandan Satgultor 81 Kopassus. Sedang bertindak sebagai perwira upacara adalah Brigjen TNI Bayu Permana, Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman.

Sebelum meninggalkan tempat upacara, Presiden Jokowi sempat menyaksikan penayangan video “Pengibaran Bendera dari TNI AD, TNI AL dan Polri.” Kemudian dilanjutkan demo udara flypass pesawat tempur TNI AU.

Di tempat yang sama sore hari dilakukan upacara penurunan bendera. Biasanya Wapres yang menjadi Irup. Tapi karena Kiai Ma’ruf Amin berada di Jakarta, maka Presiden Jokowi kembali bertindak sebagai irup penurunan bendera. Dia dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan baju adat Banjar, Kalsel.

Hujan lebat sempat mengguyur IKN seusai acara penaikan bendera. Tapi kemudian reda menjelang sore hari. Sepertinya rekayasa cuaca di sekitar IKN berhasil dilakukan petugas.

CUCU SAYA MAU IKUT

Saya bersyukur bisa hadir di acara sangat khidmat dan dahsyat itu. Undangan saya difasilitasi oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber daya Alam Myrna Asnawati Safitri dan Sekdaprov Sri Wahyuni. Jumat (16/8) pagi staf Kesbangpol Pemkot Balikpapan mengantarkan undangan tersebut ke kediaman saya di Balikpapan Regency.

Undangan itu saya posting di WA keluarga. Cucu saya Jennamira yang tinggal di Sentul Bogor kirim pesan voice. “Kai, Prabowo hadir ngga. Kalau ada Jenna mau ikut,” katanya dengan suara centil. Sejak Pilpres, cucu saya yang masih baru berusia 4,5 tahun itu sangat mengidolakan Prabowo.

Soal undangan ini jadi ramai menyusul pernyataan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin mengaku tak mendapat undangan. Meski dia tak mempersoalkan, tapi banyak yang berkomentar. Ada yang bilang aneh. Bajunya dipakai kok Sultannya tidak.

Ada klarifikasi dari Sekretaris Kesbangpol Kukar, Sutrisno kepada Tribun.com. Dia bilang sampai batas waktu ditentukan tak ada nama yang dikirim dari Kesultanan. Sedang Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim Hj Syarifah Alawiah menjelaskan, undangan sudah diterima oleh pihak keluarga Sultan.

Saya bergabung dengan undangan lainnya di Polresta Samarinda pukul 06.00 pagi, kemudian naik bus menuju IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara. Itu bus yang didatangkan dari Solo, Jawa Tengah. Sopirnya Pak Gunawan juga dari Solo. “Saya baru pertama kali ke Kaltim, IKN-nya keren banget,” kata ayah 2 anak ini.

Undangan dari Samarinda lebih pagi lagi berkumpul di halaman Masjid Islamic Center. Mereka diminta datang pukul 04.00 dinihari. “Wah bakalan subuhan di dalam bus,” kata Dr Meiliana, mantan Plt Sekdaprov Kaltim.

Ketika duduk di kursi undangan hanya berjarak 10 meter dari Presiden Jokowi, saya bertemu sejumlah pejabat dan tokoh dari Kaltim. Ada Kajati Kaltim Iman Wijaya bersama istri, Ny Nia Iman. Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Ketua PWNU Kaltim Fauzi Bahtar, Rektor Unmul Prof Abdunnur, Rektor Untag Dr Marjoni Rachman, mantan Plt Sedaprov Dr Meiliana, Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek, Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat dan Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti.

Adam yang juga CEO Lexa Event Organizer (LEO) punya prestasi bagus. Dia salah satu perusahaan EO yang mendapat kepercayaan dalam persiapan penyelenggaraan acara peringatan kemerdekaan di IKN.

Datang ke IKN, saya mengenakan busana taqwo Balikpapan. Busana ini sudah tiga tahun tidak pernah saya pakai. Rasanya terakhir saya pakai pada peringatan HUT Ke-124 Kota Balikpapan, 10 Februari 2021 di tahun terakhir masa jabatan saya sebagai wali kota.

Untuk pertama kali juga saya dan undangan lainnya melintasi jalan tol IKN dari Kariangau. Itu tol segmen 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km. Lalu lanjut ke tol segmen 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km. Jalan tolnya memang mulus tidak seperti jalan tol Balsam (Balikpapan-Samarinda) yang bergelombang.

Ribuan pohon yang ditanam sepanjang jalan tol belum terlihat rimbun. Sebagian masih setinggi 2 sampai 3 meter. Tapi tanaman kacang babi atau kara benguk sudah menjalar rimbun di atas geomat hijau. Geomat adalah material geosintetik yang bermanfaat untuk konservasi tanah, mengendalikan erosi dan melindungi lereng perbukitan.

Perjalanan melintasi Pulau Balang sangat menarik sekali. Saya jadi teringat Gubernur Awang Faroek, yang ngotot membiayai bentang pendeknya dari APBD Kaltim. Dari Kariangau sampai KIPP ditempuh sekitar satu jam.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo keluar dari Istana Garuda, tempat kerja presiden, yang depannya  berbentuk kepakan burung Garuda karya seniman besar I Nyoman Nuarta. Lalu di depannya pada dataran lahan lebih tinggi adalah Istana Negara, tempat kediaman resmi kepala negara.

Posisi Istana Garuda dan Istana Negara dibuat dengan satu garis lurus dengan Taman Kusuma Bangsa. Di situ terdapat tiang bendera setinggi 79 meter.

Di Taman Kusuma Bangsa berdiri patung Bung Karno dan Bung Hatta dengan sayap burung Garuda setinggi 17 meter. Tepat pukul 00.00, Jumat (16/8) tengah malam Presiden Jokowi memimpin apel kehormatan dan renungan suci.

Tak disangka saya sempat bertemu dengan atlet Indonesia peraih medali emas Olimpiade Paris, Rizki Juniansyah dan Veddriq Leonardo. Mereka didampingi Presiden of NOC Raja Sapta Oktohari dan  Ketua Kontingen Indonesia Anindya Bakrie. Saya sempat selfie dengan Veddric. “Makasih bang dukungannya,” kata dia.

Kepada para undangan diberikan sekotak snek makanan dan suvenir. Ada air mineralnya. Saya pikir ini air minum hasil pengolahan IPA Sepaku, yang pertama kali diminum Menteri Basuki. Tapi ternyata bukan. Saya jadi teringat janji 500 liter per detik air Sepaku akan dikirim ke Balikpapan.

Dirgahayu negeriku tercinta. Inilah wajah “Nusantara Baru. Indonesia Maju.” Luar biasa!!!.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan Senior Kalimantan Timur.

– Wali Kota Balikpapan (2011-2021).

Isran: Pahamlah “Ikam”

August 12, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

DENGAN wajah semringah Isran keluar dari ruangan. Disertai Hadi Mulyadi. Lalu dia disambut  sejumlah anggota tim yang menunggu di luar. Dia memperlihatkan selembar dokumen berwarna biru di tangannya. “Pahamlah ikam,” cetusnya. Kontan disambut tepuk tangan dan ucapan syukur.

Suasana itu yang tergambar Kamis (8/8) malam sekitar pukul 22.30 WIB atau 23.30 WIT di Kantor DPP Demokrat Jl Proklamasi No 41 RT 11/RW2, Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Isran dan Hadi secara resmi menerima  surat rekomendasi dan dukungan pencalonan gubernur dan cawagub Kaltim dari Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dede Yusuf dari Demokrat ikut mendukung Isran dan Hadi.

Meski Partai Demokrat hanya memiliki dua kursi di DPRD Kaltim hasil Pileg 2024, toh itu sangat berharga dan krusial. Isran-Hadi sangat membutuhkan. Itu sebabnya diksi “pahamlah ikam” spontan keluar dari mulut Isran.

Pahamlah ikam setengah Bahasa Banjar. Ikam artinya kamu. Pahamlah kamu. Sering diucapkan Isran untuk meyakinkan audiens dalam berbagai pertemuan.

Saya beruntung sempat menyaksikan acara penting itu. Padahal saya berangkat dari Balikpapan Kamis petang pukul 18.00 dengan pesawat Citilink. Karena acara penyerahan surat rekomendasi itu cukup banyak untuk bupati/wali kota, jadi saya sempat mengikuti saat giliran untuk calon gubernur dan wakilnya.

Ada 7 pasang calon provinsi yang direkomendasi Demokrat. Berada di urutan pertama, cagub dan cawagub dari Kaltara. Kebetulan saya kenal. Dia adalah Wagub Kaltara yang juga mantan bupati Malinau, Yansen Tipa Padan berpasangan dengan Mayjen TNI (Purn) Suratno, mantan Danrem pertama di provinsi tersebut.

Isran-Hadi berada di urutan kelima. Mereka disambut hangat oleh AHY. Lalu diperkenalkan dan diberi pengantar. Ia mengungkapkan Kaltim sebagai salah satu provinsi yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan berkontribusi secara signifikan kepada ekonomi nasional. Karena itu pasangan Isran-Hadi adalah pemimpin yang tepat. Apalagi mereka sudah berpengalaman selama 5 tahun.

Sambil melirik, AHY menyebut Isran setelah melanglang buana kembali ke kandang Partai Demokrat. “Ini spesial, menjadi welcome home. Selamat berjuang kembali bersama Partai Demokrat,” ucapnya mendapat aplaus  jajaran partai berlambang Mercy ini.

Isran memang pernah menjadi ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur dan ketua DPD Demokrat Kaltim di tahun 2013. Bahkan dia pernah mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat pada tahun 2014.

Isran mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan Partai Demokrat. “Insyaallah jadi. Masyarakat Kalimantan Timur sudah menuju kemenangan,” katanya bersemangat.

Sambil mengucapkan terima kasih kepada AHY dan jajaran Demokrat lainnya, secara khusus dia juga menyampaikan salam hormatnya kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. “Sampaikan salam hormat saya kepada beliau,” ujarnya.

SBY sendiri masih berada di Paris untuk memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang berjuang di arena Olimpiade 2024. Ikut mendampingi Isran adalah Irwan Fecho, ketua DPD Demokrat Kaltim, yang juga anggota Komisi V DPR RI.

Pada Mei 2024 lalu, Demokrat menjadi partai pertama yang memberikan surat tugas konsolidasi kepada Isran-Hadi untuk menggalang koalisi dengan partai lain agar memenuhi syarat mendaftar di KPU bulan Agustus nanti.

Surat tugas konsolidasi itu diserahkan Irwan Fecho di Samarinda, 22 Mei 2024. Irwan juga yang mati-matian berjuang mengawal surat tugas itu sampai diterbitkannya surat dukungan resmi dari Partai Demokrat. “Terima kasih, kami sangat menghargai perjuangan Pak Irwan,” kata Ketua Tim Pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priyadi.

KELUAR PEKAN INI

Dengan dua kursi dari Partai Demokrat, Isran-Hadi memang  masih membutuhkan 9 kursi lagi untuk bisa mengikuti kontestasi. Hampir dipastikan kekurangan itu akan diisi oleh PDIP, yang kebetulan memiliki 9 kursi hasil Pileg 2024.

Tidak ada partai lain lagi. Karena semuanya sudah diborong pasangan Haji Rudy Mas’ud (Harum) dengan Seno Aji. Mereka sudah mengantongi 44 kursi. Mulai Golkar, Gerindra, PKB, PPP, NasDem, PAN sampai PKS. Itu sebabnya sempat berembus kabar mereka akan menciptakan kotak kosong (KK) pertama di pemilihan gubernur Kaltim.

Berbagai kelompok masyarakat memberikan reaksi tak suka atas kemungkinan terjadinya KK. Karena itu dianggap demokrasi berjalan tidak sehat, meski diakui oleh aturan yang berlaku. “Kalaupun sampai terjadi, kami siap memenangkan kotak kosong,” kata Burhan, warga Samarinda.

Ketika Isran-Hadi menerima surat rekomendasi Partai Demokrat yang disiarkan secara langsung, banyak relawan dan pendukung mereka di berbagai daerah melaksanakan sujud syukur.  “Alhamdulillah, Allah memberikan jalannya yang terbaik kepada Pak Isran-Hadi,” kata mereka.

Ketua Umum DPD Sempekat Nusantara Berdaulat (SERAT) Mugeni mengaku percaya adanya campur tangan Tuhan. “Satu kata kita sepakat, jangan takabur. Di atas langit masih ada langit lagi. Ada yang mengklaim pasti kotak kosong. Tapi Allah berkehendak lain. Insyaallah Pak Isran-Hadi tetap lancar dan berhasil,”ucapnya.

Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin menegaskan partainya tidak sepakat adanya calon tunggal. Karena itu mereka memberikan dukungan kepada Isran-Hadi. “Semua lagi berproses, insyaallah segera akan keluar surat rekomendasi dari Ketua Umum Megawati,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris PDIP Kaltim Ananda Emir Moeis. “Saya mengamini apa yang disampaikan Pak Safaruddin. Kita ingin masyarakat Kaltim punya pilihan dalam Pilgub nanti. Jadi tidak ada istilah kotak kosong,” katanya kepada awak media.

Sumber lain menyebutkan, surat rekomendasi dari DPP PDIP segera diberikan kepada Isran-Hadi pekan ini. “Hanya tinggal waktu saja, mungkin satu dua hari ke depan,” kata sumber tersebut.

Saya baca berbagai komentar di media sosial. Semuanya menyambut positif jika Pilgub Kaltim tanpa kotak kosong. Itu tandanya demokrasi berjalan sehat. Meski hanya ada dua pasang yang akan turun ke gelanggang. “Sepertinya ini akan terjadi kompetisi antar Koalisi Gemuk dengan Koalisi Rakyat,” kata sebuah akun.

Selain Isran-Hadi, Partai Demokrat juga memberikan surat rekomendasi kepada pasangan Hamdam Pongrewa dengan Ahmad Basir (AHB). Mereka berdua akan mengikuti pemilihan bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU).

Dukungan Demokrat itu juga sangat penting bagi Hamdam-Basir. Karena jumlah kursinya sangat signifikan. Hasil Pileg 2024, Demokrat mendapat 4 kursi di PPU. Dengan tambahan satu kursi dari Partai Gelora, Hamdam-Basir juga sudah aman untuk mendaftar ke KPU. “Alhamdulillah, kami sudah cukup syarat untuk maju,” katanya bersemangat.

Ketua Partai Demokrat Balikpapan Denni Mappa akhirnya kesampaian juga menjadi calon pemimpin daerah. Dia mendampingi Wakil Bupati Paser, Hj Syarifah Masitah Assegaf untuk mengikuti Pilbup di Kabupaten Paser. DPP Partai Demokrat merestui. Keduanya juga sudah menerima surat rekomendasi. Semua dengan wajah semringah.

“Selamat berjuang, kita siap memberikan dukungan,” kata AHY, yang juga Menteri Agraria dan Tata Ruang merangkap Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).(*)

Seribu Mobil Menuju 17-an di IKN

August 7, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

UPACARA HUT Ke-79 Kemerdekaan Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) berlangsung Sabtu (17/8) pukul 11.00 Wita. Jadi bagi mereka yang akan menghadiri upacara itu bisa menghitung waktu. Terutama yang berangkat dari Balikpapan, Samarinda, dan sekitarnya. Kabarnya mereka  diminta berangkat sejak pukul 05.00 atau 06.00 pagi.

Tamu-tamu istimewa dari Jakarta atau luar Kaltim semula direncanakan datang ke IKN lewat penerbangan langsung ke Bandara VVIP IKN. Termasuk Presiden Jokowi. Tapi ternyata bandaranya belum selesai karena gangguan cuaca, sehingga semuanya lewat Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Ada juga sebagian yang turun di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda.

Setidaknya ada 4 rute yang bisa ditempuh masuk ke IKN. Bagi yang datang dari Samarinda dan sekitarnya tentu hanya ada dua jalur darat yang bisa dilalui. Melalui jalur jalan lama (non tol) atau lewat tol Balsam. Tapi nantinya sama-sama masuk Km 38 Samboja. Baru dari sana ke jalan poros Sepaku-IKN.

Total jarak Samarinda ke IKN sekitar 113 km. Tapi kalau kita bergerak langsung dari Bandara APT Pranoto di Sungai Siring, bisa 3 jam lebih baru sampai ke IKN. Waspadai, kita akan melalui “kota” Sepaku yang padat. Kemacetan bisa terjadi di mana-mana, sehingga waktu tempuh bisa lebih lama.

Bagi mereka yang datang dari Balikpapan, memang ada tiga rute pilihan. Rute lama sama dengan mereka yang datang dari Samarinda. Menuju Km 38 Samboja. Bisa melalui jalan poros biasa Balikpapan-Samarinda (Jl Soekarno-Hatta) atau masuk jalan tol lewat Km 13 atau lewat pintu tol Batakan, Jln Mulawarman, Balikpapan Timur.

Tapi mereka yang dari Balikpapan sepertinya tidak akan  menggunakan rute lama, sebab  terlalu jauh. Sekarang ada akses baru lewat jalur tol IKN, meski belum sepenuhnya rampung. Tapi pekerjaan tahap 1 sebagian sudah selesai dikerjakan.

Sayang jalur tol IKN dari Karangjoang (Km 8) sampai Kariangau (Tol Segmen 3A sepanjang 13,4 Km) belum selesai. Tapi laporan terakhir ada yang sudah terhubung, yaitu segmen 3A1 yang konek ke 3B1.

Jadi kita yang dari Balikpapan lewat Jl Soekarno-Hatta dulu menuju Km 13, baru belok kiri masuk  ke poros kawasan industri Kariangau (Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah mulus). Dari sini baru kita bisa menjajal jalan tol IKN.

Bagi mereka yang mendarat di Bandara SAMS Sepinggan bisa juga langsung menuju Jl Mulawarman, Balikpapan Timur. Keluar bandara belok kanan, lalu masuk ke pintu tol Batakan Km 0 dekat Stadion Persiba. Nanti keluar di pintu tol Km 11 (Km 13 Jl Soekarno-Hatta) baru masuk ke arah jalan Kawasan Industri Kariangau.

Dari sini kita masuk ke Tol Segmen 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km. Lalu lanjut ke Tol Segmen 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 Km.

Dari Pulau Balang kita masuk sedikit ke jalan biasa atau jalan nasional. Nanti bisa melewati bandara VVIP IKN di kelurahan Gersik, lanjut lewat tol sedikit, masuk lagi ke jalan nasional sampai akhirnya tembus ke Kawasan Inti  Pusat Pemerintahan (KIPP).

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, yang juga Plt Ketua Otorita IKN, total panjang jalur tol IKN dari Balikpapan ke kawasan inti IKN sepanjang 88 km. Bisa ditempuh sekitar 90 menit. Tentu jauh lebih cepat dibanding jalur lama lewat Km 38 dengan waktu tempuh 2,5 jam lebih.

Jalur lain ke IKN dari Balikpapan bisa juga melalui laut. Dari Pelabuhan Semayang kita bisa naik speedboat menyusuri Teluk Balikpapan dan melintasi Jembatan Pulau Balang, yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi. Setelah itu kita melanjutkan lewat jalan darat melalui jalan hutan produksi menuju pintu masuk KIPP. Tapi rute ini pasti tidak dipakai mereka yang mau mengikuti upacara. Karena moda transportasinya harus ganti-ganti dan belum dibuka secara resmi.

Kabarnya ASDP Indonesia Ferry (Persero) membuka rute baru untuk mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat dan barang ke IKN terutama menjelang perayaan 17-an.  Pihak ASDP mempersiapkan jalur alternatif yang menghubungkan Kariangau, Balikpapan dengan Pulau Balang bentang pendek.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyatakan, lokasi IKN merupakan bagian dari wilayah operasional ASDP Balikpapan di Pelabuhan Penyeberangan Penajam. “Untuk mengantisipasi kepadatan di jalur reguler menjelang HUT Kemerdekaan, kami menyiapkan jalur alternatif,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Dikatakan, ASDP akan mengoperasikan 4 dari 18 kapal yang dimiliki selama 24 jam. Empat kapal itu adalah KMP Poncan Moale, KMP Goropa, KMP Dingkis dan KMP Gajah Mada.

Untuk melayani tamu-tamu yang datang ke Upacara 17-an di IKN, Kantor Presiden atau Sekretariat  Jakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Makassar, Bali dan Palu.

“Itu permintaan dari Kementerian Sekneg, sudah dibayar 50 persen dari nilai kontrak,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah Indonesia (DPD Asperda) Kaltim Damun Kiswanto kepada berbagai media.

Bisnis sewaan mobil memang melonjak luar biasa. Menanggapi sewa mobil Alphard Rp25 juta per unit per hari, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, tidak mahal jika untuk menunjang acara HUT kemerdekaan.

“Kalau untuk national day atau hari kemerdekaan, menurut saya enggak ada yang mahal. Karena itu adalah hari kita,” kata Moeldoko seperti diberitakan Viva.co.id, Selasa (6/8).

Dalam keterangan terpisah, Mensesneg Pratikno membantah bahwa pemerintah menyewa ribuan mobil dengan tarif Rp25 juta per unit per hari. “Transportasi di IKN memang masih sangat terbatas. Karena itu, pemerintah akan menyediakan bus untuk mengangkut para tamu,” katanya.

Sementara hotel-hotel di Balikpapan dan Samarinda okupansinya juga penuh sesak. Banyak yang tidak dapat kamar. Apalagi tarifnya juga melonjak. Bisnis kafe, restoran dan rumah makan juga cuan. Hanya saja kemacetan di Balikpapan makin ruwet termasuk juga antrean BBM di SPBU.

BANYAK YANG DAFTAR

Dalam keterangan( lain, Mensesneg mengungkapkan banyak anggota masyarakat yang ingin mengikuti Upacara 17-an di IKN. Mereka bersurat ke Sekneg, ada dari organisasi sosial, ormas hingga keagamaan. Tapi tidak semuanya dipenuhi. Karena keterbatasan, maka lebih banyak diprioritaskan warga lokal dari Kaltim terutama PPU, Paser, Kukar, Samarinda dan Balikpapan.

“Menteri pun tidak semuanya hadir, karena ada juga yang menjadi inspektur upacara di daerah-daerah pinggiran,” jelasnya.

Rencananya peserta upacara di IKN dibatasi sebanyak 1.000 orang pada pengibaran bendera pagi hari dan 1.000 pada penurunan bendera sore hari.

Upacara HUT RI di IKN dipimpin Presiden Jokowi dengan dihadiri presiden terpilih Prabowo Subianto. Kita berharap Jokowi mengenakan baju adat Kaltim, bisa dari Kesultanan Kutai Kartanegara atau Kesultanan Paser.

Sedang upacara di Istana Jakarta dipimpin Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dengan dihadiri wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka. “Upacara di Istana Jakarta nyambung dan menjadi satu kesatuan dengan upacara di IKN,” kata Heru

Karena itu di Jakarta tidak ada pengibaran bendera Merah Putih. Mereka akan mengikuti pengibaran Merah Putih di IKN melalui videotron. Bendera Merah Putih di Istana Jakarta lebih dulu dinaikkan tanpa upacara resmi.

Ada dua siswa Kaltim yang menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional. Yaitu Sunnu Wahyudi, siswa SMK Negeri 2 Sangatta Utara dan Livenia Evelyn Kurniawan, siswa SMA Katolik St. Fransiskus Assisi Samarinda. Kita berharap mereka terpilih menjadi komandan regu dan pembawa baki bendera. Tapi berita lain menyebutkan, Maulia Permata Putri, siswa SMA Negeri 1 Solok, Sumbar yang terpilih.

Atraksi militer juga dipusatkan di IKN.  “Jadi semua undangan di Jakarta juga akan menyaksikan siaran langsungnya lewat videotron,” kata Sekretaris Kemensetneg Setya Utama. Semoga juga komandan upacara HUT dipilih dari perwira menengah terbaik Kodam VI/Mulawarman.

Sementara itu, TNI AL menyiapkan beberapa kapal angkut landing platform dock (LDP) untuk mengangkut pasukan ke IKN. Mereka juga akan tidur di kapal tersebut. Dapat dibayangkan Teluk Balikpapan nanti juga dipenuhi kapal-kapal militer.

Menurut Basuki, pada perayaan 17-an di IKN, Presiden juga meminta agar Plaza Seremoni difungsikan. Di situ akan digelar berbagai acara kesenian. Mampu menampung 4.000 orang. Tapi Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Nugroho mengatakan bahwa undangan masyarakat untuk hadir di Plaza Seremoni adalah sebanyak 1.500 orang.

Plaza Seremoni adalah tempat berlangsungnya upacara. Di situ ada bangunan yang difungsikan sebagai Visitor Center. Pengunjung bisa mendapatkan segala informasi yang menggambarkan semangat juang masyarakat Indonesia yang tidak pernah padam untuk terus mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Selain itu, juga dimanfaatkan sebagai Sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Tujuannya untuk memfasilitasi para UMKM lokal yang berada di sekitar kawasan IKN,” kata Plt Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, yang juga Wamen ATR/BPN.

Sebelum Upacara HUT RI, Presiden Jokowi sempat ke IKN, tanggal 11 sampai 14 Agustus ini. Acaranya menggelar Sidang Kabinet pertama di Istana Garuda IKN pada hari Selasa (12/8). Semua menteri hadir termasuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang juga presiden terpilih. “Hadir dong,” kata Prabowo ketika ditanya wartawan.

Selain sidang kabinet, Jokowi ternyata juga mengundang semua kepala daerah. Ada pengarahan tentang Pilkada netral dan masalah lain pada tanggal 13 Agustus di IKN. Bayangkan, 500 lebih kepala daerah datang terdiri 38 gubernur, 98 wali kota dan 416 bupati.

Mungkin juga Jokowi ingin memperlihatkan kepada kepala daerah perkembangan pembangunan IKN yang maju pesat. Terutama kepada para gubernur, yang pada 14 Maret 2022 lalu membawa satu liter air dan dua kilogram tanah pada Prosesi Penyatuan Tanah dan Air di Kendi Nusantara, Titik Nol IKN.

Presiden juga melaksanakan groundbreaking beberapa proyek investasi. Di antaranya dari BCA, Intiland, Indogrosir, LGE dan Swissbell. “Ngga terlalu banyak, tapi sudah lengkap dengan PKS (perjanjian kerja sama) termasuk perizinannya,” kata Basuki.

Menteri PUPR ini menjadi orang yang paling super sibuk di IKN. Ya ngurusi penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur IKN, ngurusi persiapan upacara 17-an ditambah lagi ada sidang kabinet dan pengarahan kepada semua kepala daerah se-Indonesia.

Saya tak dapat membayangkan juga betapa padatnya jadwal Presiden Jokowi. Karena dia harus bolak balik Jakarta-IKN. Setelah Rapat Kabinet, pengarahan kepala daerah dan groundbreaking, dia kembali ke Jakarta untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD RI, 16 Agustus. Baru kembali lagi terbang ke IKN memimpin Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan, 17 Agustus 2024.

Dirgahayu Bangsaku. “Nusantara Baru, Indonesia Maju.”(*)

Orang Kaltim Pertama Masuk di Istana IKN

August 4, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ADA catatan khusus ketika Presiden Jokowi pertama kali berkantor di Istana Ibu Kota Nusantara (IKN), akhir Juli lalu. Alhamdulillah, “orang pertama” yang diterima secara resmi di istana yang megah itu adalah pejabat dan tokoh dari Kaltim.

Seperti kita ketahui, Jokowi datang ke IKN sejak Minggu (28/7). Selesai meresmikan Jembatan Pulau Balang bentang panjang, menjajal jalan tol IKN menunggang sepeda motor bersama sejumlah pesohor dan influencer,  Presiden lalu bermalam 2 hari di Istana IKN. Barulah pada Selasa (30/7) siang, Presiden balik ke Jakarta.

Presiden Jokowi bersiap menerima tamunya di Istana Negara IKN.(Dok Sekpres)

Hari pertama berkantor di Istana IKN, Senin (29/7) ada dua agenda dilaksanakan Istana. Presiden didampingi Mensesneg Pratikno  mengadakan rapat terbatas dengan jajaran Otorita IKN untuk mengecek progres pembangunan berbagai proyek infrastruktur dan persiapan pelaksanaan HUT Kemerdekaan, 17 Agustus 2024 di IKN.

Tim Otorita IKN yang hadir di antaranya  Plt Kepala Otorita  Basuki Hadimuljono, yang juga Menteri PUPR, Wakil Kepala Otorita Raja Juli Antoni yang juga Wamen ATR, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan  Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga.

Seusai rapat, Basuki menjelaskan kepada wartawan bahwa Presiden Jokowi telah menerima laporan mereka tentang persiapan pelaksanaan upacara 17-an. “Alhamdulillah sudah tak ada masalah lagi terkait ketersediaan air,  listrik hingga akses internet,” kata Kepala Negara.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menamai gedung Kantor Presiden di IKN sebagai Istana Garuda.  Sementara Istana Kepresidenan IKN dinamai sebagai Istana Negara.

Istana Garuda berada tepat di belakang Istana Negara pada dataran lahan yang lebih tinggi. Bangunan tersebut menjadi tempat Presiden berkantor dan menerima berbagai tamu negara. Rencananya di tempat itu akan digelar Sidang Kabinet pertama pada 12 Agustus mendatang.

Adapun Istana Negara IKN berupa bangunan megah yang menjadi kediaman resmi Presiden Indonesia. “Ya karena baru dan pertama, terus terang saya tidak terlalu nyenyak tidurnya,” kata Jokowi ketika dimintai komentar oleh awak media.

Plt Ketua Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Plt Wakil Ketua Otorita Raja Juli Antoni, Menhub Budi Karya Sumadi dan jajaran Otorita lainnya selesai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.(Dok Sekpres).

Selesai rapat dengan Otorita IKN, Jokowi menerima jajaran Pemda Kaltim, yang dipimpin Pj Gubernur Akmal Malik. Ikut mendampinginya adalah kepala daerah sekitar IKN, yaitu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Pj Bupati PPU Makmur Marbun, dan Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Sempat menjadi pertanyaan kenapa Bupati Kukar Edi Damansyah tak hadir. Padahal sebagian wilayah IKN ada yang masuk wilayah Kukar. Sejauh ini tak ada penjelasan resmi dari Istana maupun dari Pemprov Kaltim.

Edi Damansyah sendiri mengaku tidak mengetahui perihal undangan Jokowi ke IKN. “Saya kurang memantau, karena beberapa hari terakhir saya berada di hulu (pedalaman Kukar, pen), ngurus desa, ngurus stunting dan lainnya,” katanya seperti diberitakan beberapa media online.

Kepada Presiden, Akmal menyatakan Kaltim siap memberikan dukungan untuk suksesnya pelaksanaan Upacara 17 Agustus 2024 di IKN. Mulai pengerahan massa,  kelancaran mobilisasi tamu yang datang, fasilitas penginapan dan transportasi sampai berbagai hal yang dibutuhkan.

“Presiden sangat memahami aspirasi masyarakat dan memohon partisipasi masyarakat Kaltim untuk mendukung pelaksanaan  upacara nanti, terutama melalui pemerintah daerah,” kata Akmal.

MENERIMA KADIN DAN HIPMI

Di hari kedua, Selasa (30/7), Presiden di ruang kerjanya yang masih serba baru mengundang kalangan pengusaha lokal. Mereka yang datang di antaranya Ketua Kadin Kaltim Dayang Dona Faroek, Ketua HIPMI Kaltim Andi Adi Wijaya , Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat dan Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti. Ada juga ketua Kadin dan HIPMI PPU.

Kepada wartawan, Dona mengatakan sangat bangga dan mengapresiasi  kesediaan Presiden Jokowi menerima mereka di Istana IKN. “Sesuatu yang sangat luar biasa,” katanya. Saat ini Dona juga bakal mengikuti Pilbup PPU 2024.

Dalam kesempatan yang sangat istimewa itu, Dona menyampaikan beberapa hal penting kepada Kepala Negara. Di antaranya soal kesempatan pengusaha lokal ikut terlibat dalam pembangunan IKN sampai soal ketahanan pangan Kaltim menyusul semakin bertambahnya populasi penduduk di wilayah ini dengan adanya IKN.

“Kita maunya diberi kesempatan sebagai pemain utama dalam berbagai proyek investasi di IKN, bukan hanya sebagai subcon seperti yang terjadi sekarang ini,” kata putri sulung mantan gubernur Kaltim Dr Awang Faroek Ishak ini.

Menurut Dona, dari total 4.500 pengusaha lokal yang bergabung di Kadin, sekitar 10 persen di antaranya telah terlibat sebagai sub-kontraktor dalam pembangunan proyek infrastruktur dan berbagai pekerjaan di IKN.

Salah satu pengusaha lokal itu adalah Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti. CEO Lexa Event Organizer (LEO) ini banyak diberi kesempatan Kementerian PUPR mengorganisir berbagai acara di IKN. “Alhamdulillah saya banyak diberi kepercayaan,” kata Adam, yang baru dilantik sebagai Ketua HIPMI sepekan lalu.

Dona juga menyoroti soal pengurusan perizinan yang memerlukan waktu yang cukup lama. “Kami berharap perizinan di IKN dimudahkan, sehingga teman-teman dari Kadin dan HIPMI yang mau buka usaha seperti kafe, rumah makan, dan lainnya bisa terlaksana,” tambahnya.

Menanggapi keinginan dari Kadin dan HIPMI, Jokowi berjanji akan melibatkan para pengusaha lokal Kaltim secara lebih luas untuk berinvestasi di IKN. Termasuk juga soal ketahanan pangan di daerah ini. “Saya kira usul ini sangat baik,” ucapnya.

Sebelum balik ke Jakarta, Presiden Jokowi menerima jajaran petinggi  keamanan dari Kaltim. Mereka di antaranya adalah Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi dan Kapolres PPU AKBP Supriyanto.

Dalam pertemuan itu, Presiden menugaskan jajaran keamanan di daerah ini untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sebaik mungkin, meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum, sehingga stabilitas keamanan di sekitar IKN terjaga dengan baik.

Jokowi menginginkan IKN dan sekitarnya adalah model kota yang selalu aman dan tidak ada kejahatan sama sekali.

Tinggal beberapa hari lagi kita akan menyaksikan peristiwa yang sangat bersejarah. Yaitu peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di halaman Istana Garuda IKN. Ada 400 sampai seribu orang Kaltim diundang untuk menghadiri acara tersebut.  “Alhamdulillah saya sudah didaftarkan ke Kesbangpol PPU,” kata H Amir Syarifuddin, ketua Dewan Pembina Yayasan Keluarga Besar Anggota Veteran Pejuang 45 Anak dan Cucu (YKB Avepelac) PPU.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb