Tari Yatim di Mabes Polri

June 8, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA dikabari Kak Yatim, tim tarinya mendapat undangan tampil di Jakarta. Yang mengundang lembaga besar. Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri). Saya bilang salut. Sebab, tidak semua klub tari di daerah bisa diundang sampai ke sana.

Tim tari Yatim berfoto dengan pejabat Biro SDM Mabes Polri, yang menyambutnya.

Pasti ada yang memantau bahwa koreografi tarian Yatim memang punya kelas. Kualitas penarinya punya keahlian yang cukup serta jenis tarian yang ditampilkan dinilai mempunyai nilai budaya yang tinggi dan menarik untuk disaksikan.

Sambil bercanda saya bilang ke Yatim. Biasanya orang takut diundang ke Mabes Polri. Takut kalau undangannya beraroma pemeriksaan. Tapi Yatim dengan tim tarinya malah ceria, sebab undangannya mendatangkan rezeki. Selain dibiayai tiket pesawat pulang pergi serta hotel, juga diberi honor. “Alhamdulillah ini berkah, kita harus bersyukur,” ucapnya.

Bersama 11 anggota tarinya, Yatim terbang ke Jakarta, pekan lalu. Mereka adalah Redi, Padli, Ryan, Are, Dayah, Zetta, Nazwa, Carissa, Aurel, Nadya, dan Flanella. Sebelum berangkat, mereka menjalani latihan yang cukup intensif. “Tentu kita ingin tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk yang mengundang,” ujar Yatim.

Tim tari Yatim langsung difasilitasi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto. Mereka diminta tampil dalam acara pembukaan Rakernis SDM Polri 2024, yang berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.

Ini hotel berbintang lima di pusat bisnis kawasan Jakarta Selatan. Hotel ini terhubung langsung dengan Gandara City Mall dan gedung perkantoran Gandaria 8. Jadi banyak tamu yang suka menginap di hotel tersebut.

Meski kelahiran Malang, Jatim, Irjen Nanang sudah sangat mengenal kebudayaan Kalimantan termasuk seni budaya tarinya. Soalnya sebelum bertugas di Kaltim, dia sempat menjadi Kapolda Kalteng. Di sini ada dua budaya lokal yang sangat kental, yaitu dari suku Dayak dan Banjar.

Acara Rakernis SDM Polri 2024 dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan tema: “SDM Polri Presisi Siap Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.” Tim tari Yatim tampil sebelum itu. Karena nama tariannya adalah tari selamat datang, yang biasa ditampilkan suku Dayak ketika menyambut tamu agung.

Penampilan mereka sangat memikat dengan busana adat penuh manik dan ornamen unik. Di sela-sela tangannya terselip bulu burung enggang, burung khas hutan Kalimantan. Mereka menari diiringi musik sampe.

Di akhir penampilannya, pembawa acara sempat menyebutkan bahwa tarian yang ditampilkan di bawah binaan langsung dari Kapolda Kaltim.  Tepuk tangan membahana dalam ruangan termasuk dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kebetulan hadir juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Sebelum Kapolri membuka acara Rakernis SDM, Menpora didaulat ikut melantik Komite Olahraga Polri (KOP) 2024. Kapolri juga menunjuk Dankorbrimob Komjen Pol Drs Imam Widodo sebagai ketua  cabang olahraga Akurasi Menembak dan Terjun Payung.

Ketika membuka Rakernis, Kapolri menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme, proporsionalitas, dan adaptabilitas jajaran Polri dalam setiap aspek layanan kepolisian.

“Saya menekankan agar SSDM Polri lebih profesional, proporsional serta adaptif terhadap tuntutan perkembangan zaman guna terwujudnya transformasi Polri yang presisi menuju Indonesia Emas 2045,” begitu pesan Kapolri.

Rakernis SDM Polri diikuti Karo SDM Polda se-Indonesia, termasuk Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Ari Wibowo, SIK, MH. Sebelum hadir di Jakarta, Karo SDM Polda Kaltim menyelenggarakan Rakernis SDM yang diikuti seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Kaltim

Ari menyampaikan beberapa program unggulan yang diusung Karo SDM Polda Kaltim di antaranya pengembangan kompetensi personel, rekrutmen, dan seleksi yang transparan, pengelolaan kesejahteraan anggota serta implementasi teknologi informasi.

BERKARIER 20 TAHUN LEBIH

Yatim menjalani karier sebagai pembina sanggar tari di Balikpapan lebih 20 tahun. Dia memang asli orang Banjar. Jadi akrab dengan seni budaya warga asli Kalimantan terutama Banjar dan Dayak. Makanya karya tari Yatim selalu berorientasi ke budaya tersebut. Dan sangat apik digarapnya.

Banyak jenis tari selamat datang dari suku pedalaman Kalimantan. Ada tari gantar dari suku Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung. Salah satu ciri khas Suku Dayak adalah gerakannya yang spontan, ekspresif dan kompak. Dibawakan oleh putra-putri Dayak yang cantik dan menawan.

Tari Dayak merupakan salah satu seni tradisional Indonesia yang berasal dari Kalimantan. Umumnya menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak, yang dulu bermukim di tengah hutan dengan sistem mata pencaharian berburu dan berladang berpindah-pindah.

Seni budaya Banjar juga sangat kuat dan lengkap . Tidak saja soal tarian, nyanyi dan pantun, tapi juga seni budaya lain. Seperti sesajian wadai dan makanan sampai adat perkawinan.

Ketika putri bungsu saya melangsungkan pernikahan, Yatim menangani semua ritual acara mulai mandi-mandi, bepacar sampai adat perkawinan termasuk  tata busana, pelaminan serta dekorasi panggung dan ruangan.

Tari Banjar adalah seni tari yang dikembangkan suku Banjar baik berupa tari klasik (baksa, diiringi gamelan Banjar) maupun tari tradisional, yang diiringi musik panting.

Yatim sering menampilkan Tari Radap Rahayu. Ini salah satu tarian Banjar yang biasanya ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan. Bisa juga dalam kegiatan lain seperti upacara perkawinan, kehamilan dan lainnya. Tari ini menggambarkan beberapa bidadari yang membawa mangkuk berisi kelopak bunga untuk ditaburkan kepada tamu-tamu.

Yatim bersama tim tarinya mengaku senang dan puas bisa tampil di depan Kapolri dan pejabat Polri lainnya. “Terima kasih Bapak Kapolda Kaltim yang membina kami, mudah-mudahan Pak Irjen Nanang Novianto mengundang kami lagi dalam berbagai kegiatan,” ujarnya bersemangat.(*)

Rektor dan Sultan Bolkiah

June 7, 2024 by  
Filed under Opini

 

Catatan Rizal Effendi

REKTOR Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Prof Dr Abdunnur, M.Si, IPU, ASEAN Eng  mendapat kesempatan bertemu Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah. Momen istimewa itu terjadi dalam acara jamuan khusus kenegaraan berkaitan dengan Konferensi Antarabangsa Islam Borneo (KAIB) XV, yang berlangsung di Brunei Darussalam, 5-7 Juni 2024.

Alhamdulillah saya bisa bertemu Sultan dan diperkenankan berbincang secara langsung serta foto bersama termasuk dengan putra Sultan,” kata Abdunnur bahagia.

Rektor Unmul Prof Abdunnur didampingi Prof Mustofa Agung Sardjono memperlihatkan dokumen penandatanganan MoU dengan Rektor Unissa Brunei Darussalam, Dr Haji Norarfan bin Haji Zainal, Ph.D.

KAIB diikuti oleh berbagai pakar Islam terutama dari perguruan tinggi di kawasan Borneo atau Kalimantan. Unmul salah satu lembaga pendidikan tinggi yang diundang dan diminta memberikan pandangan dan pemikiran dalam konferensi bertema: “Membangun Masyarakat dan Perbandaran Islam yang Mampan.”

Abdunnur terbang ke Brunei disertai Ketua Dewan Pertimbangan Unmul Prof Mustofa Agung Sardjono dan Prof Rahmat Soe’oed, yang menjadi pembicara utama atau pembentang dalam konferensi tersebut.

Prof Rahmat, mantan dosen dan guru besar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmul. Tapi pengetahuan dan pandangan agamanya sangat dalam dan sering memberikan ceramah di berbagai tempat. Salah seorang putranya lagi studi di negeri Iran.

Selain mereka berdua, Rektor juga didampingi Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Prof Rusdiansyah, wakil dekan 1 dan 2, para dosen dan penyaji makalah/pembentang dari Fakultas Hukum, Faperta, dan Fakultas Farmasi serta Prof Esti Handayani, penyaji dan pembentang poster dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK).

Rektor menginap di TIMES Hotel, yang tidak jauh dari bandara internasional Brunei Darussalam. Hotel itu menyatu dengan Times Square Brunei. Ini pusat perbelanjaan yang paling ramai di Brunei, namun tidak begitu besar.  Seperti Ramayana-Samarinda Plaza. Padahal Brunei adalah salah satu negeri terkaya di dunia.

Ibu kota Brunei, Bandar Seri Begawan (BSB) terbentang luas sejauh 5.765 kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang 161 kilometer. Penduduknya hanya sekitar 60 ribu jiwa. Kotanya terlihat rapi dan penuh taman. Kata Rektor,  kendaraan baru banyak terlihat sore hari ketika orang pulang kerja. Tidak banyak gedung tinggi. Pusat perbelanjaannya, The Mall Brunei tidak lebih besar dari Big Mall Samarinda.

Sultan Hassanal Bolkiah (77) adalah raja ke-29 Brunei Darussalam yang berkuasa sejak tahun 1967. Dia salah satu sultan terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar 28 miliar dolar atau setara Rp435 triliun. Hampir sama dengan rencana biaya pembangunan IKN. Selain itu, dia juga memiliki 6.000 unit mobil termasuk Rolls-Royce berlapis emas.

Berkat minyak dan gas alamnya, Brunei  Darussalam berada di urutan ke-12 negara terkaya di dunia. PDB per kapitanya sebesar 72.609 dolar AS.

Dalam kesempatan berada di Brunei, Abdunnur sempat menandatangani Kerjasama (MoU) dengan Rektor Universitas Islam Sultan Sharif Ali (Unissa) Brunei Darussalam, Dr Haji Norarfan bin Haji Zainal, Ph.D. Dilanjutkan pula penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Dekan Faperta Unmul Prof Rusdiansyah dengan Dean of Agriculture Faculty Unissa.

Menurut Abdunnur, Sultan Hassanal Bolkiah terkesan sebagai pemimpin yang tenang, bersahaja dan sangat dekat dengan rakyatnya. Begitu pula dengan para pangeran, putra Sultan. Mereka tidak menjaga jarak dan senantiasa merespon hangat ketika diminta berselfie ria dengan para peserta.

Selain bersilaturahim dengan Sultan, Rektor Abdunnur sempat berbincang dengan  Menteri Agama (Hal Ehwal Ugama) Brunei Darussalam, YB Pehin Udana Khatib Dato Paduka Seri Setia Ustaz Haji Badaruddin bin Haji Othman, Pangeran Mohd Amirrizal bin Pangiran Haji Mahmud (Pejabat Setiausaha Tetap Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan) serta Menteri Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Dato Seri Setia Haji Nazmi bin Haji Mohamad.

DUKUNG UNMUL DI IKN

Dalam perbincangan yang penuh kehangatan, kata Rektor, Sultan Hassanal Bolkiah selain mendukung kerjasama Unmul dengan Unissa, dia juga memberikan dukungan berkaitan peran Unmul dalam penguatan pembangunan New Capital City atau Ibu Kota Nusantara (IKN), yang telah ditetapkan Presiden Jokowi di Provinsi Kalimantan Timur.

“Saya sangat terkesan dengan dukungan dan pandangan Sultan Bolkiah terhadap Unmul, yang dekat dengan lokasi IKN,” kata Abdunnur.

Unmul tahun lalu menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Otorita IKN di bidang kerja sama pembangunan IKN dan daerah penyangganya.

Di akhir Mei 2024 lalu, Otorita IKN memercayakan Fakultas Kehutanan Unmul menyelenggarakan konferensi internasional mengenai Forest City, yang membahas mengenai isu lingkungan perkotaan, alam dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi IKN.

Ketika Presiden Jokowi menghadiri resepsi pernikahan putra Sultan Hassanal Bolkiah, Pangeran Abdul Mateen dengan Anisha Rosnah di BSB, 14 Januari lalu, Sultan melalui adiknya, Pangeran Anak Putri Hajjah Amal Rakiah memberikan komitmen investasi di IKN sekitar 300-450 juta dolar AS atau sekitar Rp4-7 triliun.

Komitmen investasi tertulis sebagai Letter of Intent (LoI) diserahkan Putri Amal Rakiah kepada Kepala Otorita IKN Bambang Susantono (sebelum mundur) disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi.

Jokowi sangat mengapresiasi  dan menyampaikan ucapan terima kasih atas komitmen konsorsium yang dipimpin Putri Amal Rakiah  seraya mempersilakan para investor melihat langsung program pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Perusahaan Ryada Holding Invesment adalah konsorsium investasi yang dipimpin Putri Amal Rakiah. Dia juga menghadirkan investor dari Arab Saudi, yang berpengalaman membangun ibu kota baru di Mesir.

Investor dari Brunei ini sangat berminat terlibat dalam pembangunan rumah tapak maupun rumah susun atau apartemen, yang diperuntukkan bagi ASN. Mereka juga berminat untuk membangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU.

“Ini bonus kado dari kunjungan Bapak Presiden Jokowi ke Brunei Darussalam dalam rangka menghadiri resepsi pernikahan putra Sultan Hassanal Bolkiah,” kata Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono.

Saya sudah lama tidak ke Bandar Seri Begawan.  Saya teringat ada desa di atas air, Kampung Ayer, yang memiliki rumah di atas jangkungan dan terbentang sampai ke laut sejauh 500 meter. Saya jadi teringat kampung air Margasari di Balikpapan Barat, yang berdampingan dengan kilang Pertamina. Sangat menarik di malam hari dengan memandang ribuan lampu yang terpancar dari kilang.(*)

Tinggal HARUM yang Jomblo

June 6, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEKRETARIAT DPW PPP Kaltim di Jl Juanda, Samarinda, Rabu (5/6) sore penuh sesak. Maklum tamu yang datang adalah pasangan petahana Isran Noor (IN) – Hadi Mulyadi bersama tim. Hajatnya adalah   mengembalikan secara langsung formulir pendaftaran bakal calon gubernur (Bacagub) pada Pilkada Serentak 2024.

Isran Noor ketika menyerahkan dokumen pendaftaran kepada Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis.

Tuan rumah, Ketua PPP Kaltim, Gamalis bersama jajaran pengurus lainnya langsung yang menyambut. Mereka semua mengenakan kemeja berwarna hijau. Seragam kebesaran partai berlambang Kakbah. “Suatu kehormatan kami kedatangan Pak Isran dan Pak Hadi,” katanya tersenyum.

“Ya kami datang  untuk mengembalikan formulir pendaftaran. Semoga saya dan Pak Hadi juga mendapat dukungan dari PPP untuk mengikuti Pilgub Kaltim 2024 mendatang,” kata Isran.

Menurut Gamalis, partainya tidak mengajukan syarat-syarat khusus kepada calon yang mendaftar. Hanya saja keputusan akhir siapa yang ditetapkan menerima rekomendasi melalui proses yang berlangsung di DPP PPP Jakarta.

Ratusan pendukung Isran-Hadi dikomando Ketua Tim Pemenangan Iswan Priyadi memberikan tepuk tangan yang hangat ketika Isran menyerahkan secara resmi dokumen pendaftaran kepada Gamalis. Lalu mereka bersalaman dan foto bersama.

Kepada awak media, Isran mengatakan pihaknya optimis akan memperoleh rekomendasi dari DPP PPP karena terjalin hubungan yang baik selama ini. Meski PPP Kaltim hanya memiliki dua kursi di DPRD, Isran menganggap tetap sangat penting untuk menambah amunisi di kubunya.

Dia juga mengungkapkan sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai lain. “Ada, kami tidak bisa menjelaskan saat ini. Pokoknya ada saja,” katanya tersenyum. Partai lain yang sudah secara resmi memberi dukungan adalah Demokrat. Tapi Isran juga berkomunikasi intensif dengan sejumlah partai. “Hanya satu yang tidak,” katanya dalam keterangan sebelumnya.

Mantan gubernur Kaltim 2018-2023 ini adalah bacagub pertama yang mendaftar langsung dengan pendampingnya. Isran konsisten tetap bersama Hadi, yang sebelumnya adalah wakil gubernur. Dia juga ketua DPD Partai Gelora Kaltim.

Sebelum mendaftar lewat jalur partai, Isran-Hadi sudah bergerak lewat jalur perseorangan atau independen. Tim relawannya sudah mengumpulkan sekitar 400 ribu surat dukungan (surduk). Melebihi dari batas minimal persyaratan yaitu sebanyak 236.185.

Tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada warga Kaltim yang sudah memberikan dukungan, Isran dan Hadi akhirnya memutuskan tetap mendaftar lewat perahu partai. “Kami tetap menghargai warga Kaltim yang menyerahkan surduk, karena itu bukti riil bahwa Isran-Hadi sangat dicintai dan layak untuk Kaltim Berdaulat jilid 2,” kata Iswan.

BERSAMA IRIANTO

Sementara itu, bacagub lainnya, Mahyudin sudah memberi sinyal bahwa dia bakal maju  bersama Irianto Lambrie, mantan gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). “Sepertinya kami punya kesamaan chemistry,” katanya  kepada sejumlah wartawan beberapa hari lalu.

Isyarat Mahyudin merangkul Irianto terlihat ketika mereka  makan malam bersama di Resto New Kepala Ikan di bilangan Jl Awang Long Samarinda, Minggu (2/6) malam. Pertemuan itu spontan, penuh dalam suasana keakraban.

Dalam acara halal bihalal keluarga bubuhan Tabalong di Samarinda, yang dihadiri Pj Bupati Tabalong Hamidah Munawarah,   Mahyudin dan Irianto yang sekarang ini adalah ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) tidak sempat bertemu. “Jadi spontan kami janjian makan malam bersama di sini,” ujar Mahyudin.

Wakil Ketua DPD RI ini  memang orang Tabalong. Dia lahir di Kecamatan Tanjung, Kalsel, 8 Juni 1970 (usia 53 tahun).  Ayahnya, H Mansur Mante berdarah Bugis. Sedang ibunya, Hj Mardiah, asli orang Banjar. Sedang Irianto lahir di Tapin, Kalsel, 18 Desember 1958 (65 tahun) “Jadi pasangan ini adalah pasangan Bani Banjar,” celetuk dari salah seorang tim mereka.

Sebelum bertemu Mahyudin, Irianto sempat melamar di beberapa partai. Di antaranya yang terakhir mendaftar di PKS. Sebelumnya Irianto sempat bertemu dengan Tim HARUM Center, sekaligus menyerahkan surat lamaran kesediaan menjadi pendamping Haji Rudy Mas’ud (HARUM) dari 7 Ormas paguyuban daerah yang mendukungnya.

Di tengah sajian masakan kepala ikan dan lauk pauk lainnya, pembicaraan bergeser ke urusan Pilgub Kaltim 2024. Ternyata mereka punya pandangan yang sama bahwa Pilgub adalah sarana efektif dalam memajukan Kaltim ke depan.

Menurut Mahyudin, mereka tidak punya agenda tersembunyi, kecuali punya semangat yang sama untuk membawa Kaltim menjadi lebih baik lagi di masa mendatang. “Kaltim yang KEREN,” tandasnya.

Apakah pasangan ini berlanjut sampai ke pendaftaran? Mahyudin mengatakan ada dua hal yang mereka sangat perhatikan. Dukungan partai dan hasil survei. “Kalau dukungan partai cukup dan hasil survei bagus, tentu kami akan running. Kalau tidak, ya kita evaluasi lagi,” jelasnya.

Sebelum menjadi anggota DPR RI, wakil ketua MPR dan DPD, Mahyudin cukup lama berkiprah langsung di Kaltim. Dia sempat menjadi bupati Kutai Timur sebelum Isran. Begitu juga Irianto Lambrie. Sebelum menjadi gubernur Kaltara, dia lama di Pemrov Kaltim. Mulai Plt kepala Bappeda, kadis Perkebunan, asisten Bidang Ekbang dan Kesra, kadis Perindagkop sampai sekdaprov.

Jika Isran dengan Hadi, Mahyudin dengan Irianto, maka tinggal bacawagub Rudy Mas’ud yang masih “jomblo.” Sejauh ini, belum terdengar pasti siapa calon pendamping ketua Golkar Kaltim dan anggota DPR RI ini.

HARUM pernah dikabarkan mendekati Nabil Said Amin, presiden Borneo FC yang terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai NasDem. Mereka pernah bersama-sama nonton Borneo berlaga di Balikpapan. “Itu hanya sebatas karena saya juga suka bola,” kata Rudy.

Belakangan yang paling hangat komunikasinya dengan Seno Aji, sekretaris DPD Gerindra, yang juga anggota DPRD Kaltim. Mereka beberapa kali bertemu dan sempat makan siang bersama. Bahkan sempat beredar tagline mereka, “Rakyat Kaltim HARUS Sejahtera dan Mandiri.”

HARUS itu juga akronim perpaduan nama HARUM dengan Seno Aji. Visinya membuat rakyat Kaltim lebih sejahtera dan mandiri. Salah satu program yang diusung HARUM adalah pendidikan gratis sampai S3.

Bagaimana kelanjutan HARUS? Di hari-hari ini tidak terdengar lagi. Malah terkesan mulai dingin. Apalagi Ketua Gerindra Kaltim Andi Harun yang juga Wali Kota Samarinda, memberi gestur dukungannya kepada Isran-Hadi.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin resmi menyatakan dirinya tidak akan maju dalam Pilgub Kaltim 2024. “Nggak, jelas jawabannya enggak,” katanya kepada wartawan. Pada Pilgub 2018, Safaruddin maju bersama Rusmadi Wongso.

Menurut Safar, PDIP hanya memproses 3 calon yang mendaftar ke PDIP, yaitu Isran Noor, Mahyudin, dan Rudy Mas’ud. “Kita lihat surveinya nanti seperti apa. Tapi yang memutuskan adalah DPP,” kata anggota DPR RI ini.

Ketika makan malam bersama Mahyudin, Irianto di antaranya didampingi Ketua Majelis Rakyat Kaltim Berdaulat (MRKB) Muhammad Djaelani. Saya tidak tahu dan belum mendapat komentar baru dari Djaelani. Apa ada perubahan sikap politik MRKB? Karena sebelumnya dia mengatakan, sekalipun nanti Rudy Mas’ud tidak memilih Irianto, pihaknya tetap mendukung HARUM sampai selesai. “Ini sudah final kita mendukung Pak Rudy Mas’ud,” kalau tidak salah begitu ucapnya.(*)

Groundbreaking Tanpa Bambang

June 5, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ADA yang hilang ketika berlangsung acara groundbreaking tahap VI investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa sampai Rabu, kemarin (4-5/6). Tak terlihat lagi wajah Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe. Maklum mereka berdua sudah mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai kepala dan wakil kepala Otorita IKN.

Berita mengejutkan itu disampaikan Mensesneg Praktikno di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (3/6).  Satu hari menjelang Jokowi  terbang ke Kaltim untuk membuka Rakernas XVII Apeksi dan lanjut melaksanakan groundbreaking serta pengecekaan persiapan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN.

Presiden juga sudah menerbitkan Keppres yang menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni sebagai Plt Kepala Otorita dan Plt Wakil Kepala Otorita terhitung Senin (3/6).

Basuki sudah kelewat akrab dengan IKN. Siapa yang tak kenal. Hanya Raja Juli (46) saya baru sekali melihatnya. Dia ternyata sekjen PSI dan pernah di PDIP. “Saya sangat optimis mengemban amanah ini, karena ketuanya Pak Bas, idola saya dan bertangan dingin,”  katanya ketika dimintai komentar oleh wartawan.

Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Semoi Sepaku. Ada jatah untuk Balikpapan

Menurut Praktikno, pembicaraan rencana pengunduran diri Bambang sudah lama dikemukakan, tapi surat pengunduran dirinya baru  saja disampaikan. Malah surat Dhony lebih dulu masuk, menyusul kemudian surat dari Bambang.

Sebelum kembali ke Jakarta, Rabu (5/6), Presiden sempat meninjau Istana IKN sekaligus melihat kondisi lapangan yang akan dijadikan lokasi upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan, 17 Agustus 2024 nanti.

“Alhamdulillah untuk persiapan 17-an sudah hampir final,” kata Jokowi tersenyum saat memberikan keterangan   kepada wartawan didampingi  pemimpin OIKN baru, Basuki dan Raja Juli. Selain itu, ada Mensesneg Praktikno, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, kurator Ridwan Kamil dan Wishnutama Kusubandio, yang menjadi langganan Presiden untuk mempersiapkan acara 17-an sebaik mungkin.

Jokowi dua hari berada di lokasi IKN setelah membuka Rakernas Apeksi di Balikpapan, Selasa (4/6) pagi. Dia melakukan groundbreaking 10 proyek investasi di IKN.  Seperti biasa dia bermalam di sana. Tapi tidak menggelar acara glamping karena dia tidur di rumah dinas menteri yang sudah jadi. “Wah nyenyak sekali saya tidurnya,” katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut Menteri PUPR, 36 rumah menteri sebagian sudah selesai. Sebagian lagi baru rampung bulan Juli. Pokoknya sebelum Agustus sudah bisa ditempati. Rumah berlantai dua dengan 4 kamar tidur itu, menggunakan produk dalam negeri. Kecuali  sistem smart home-nya.

Tiap rumah mendapat aliran listrik berkekuatan 6.600 watt, yang disuplai dari Pembangkit Litsrik Tenaga Surya (PLTS). Sementara suplai airnya dari reservoir KIPP. Kualitas airnya bisa diminum secara langsung.

Selain proyek pendidikan, ada satu proyek vital yang diresmikan Presiden, kemarin yaitu Bendungan Sepaku Semoi, yang dibangun dengan biaya Rp836 miliar. Produksi airnya 2.000 liter per detik. Untuk air minum di IKN. Tapi sebanyak 500 di antaranya dikirim ke Balikpapan. Kita mohon Bapak Presiden juga membantu pembangunan pipa transmisinya lewat APBN, sehingga airnya bisa sampai ke Balikpapan. Kita lagi butuh sangat, Pak.

Hitung-hitung tinggal 2,5  bulan lagi pelaksanaan upacara kemerdekaan di IKN.  Ini benar-benar peristiwa sangat bersejarah. Saya tak bisa membayangkan kedahsyatan gaungnya. Pasti sampai ke mancanegara.  Bahkan sejumlah media asing pasti meliput. Siapa mengira kawasan hutan eucalyptus di daerah transmigrasi tahu-tahunya jadi ibu kota negara.

Menurut Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, perayaan Ke-79 RI menjadi momentum berpindahnya secara resmi Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Sepaku, PPU, Provinsi Kalimantan Timur.  Karena itu di Jakarta sebelumnya ada seremonial penurunan bendera di Monas dan bendera duplikat di Istana Merdeka untuk dikibarkan di Istana IKN.

Ini juga menjadi upacara terakhir Jokowi sebagai kepala negara. Karena 20 Oktober 2024 sudah ada pelantikan presiden baru, Prabowo Subianto bersama wakilnya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sendiri. Bahkan kabarnya Prabowo menginginkan pelantikannya juga berlangsung di Istana IKN.

Ketika memimpin upacara penaikan dan penurunan bendera di IKN nanti, saya mengusulkan kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin memilih 3 busana adat Kalimantan. Bisa dari suku Dayak, dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura atau Kesultanan Banjar.

Dengan berlangsungnya peringatan HUT Kemerdekaan di IKN, secara de facto ibu kota negara sudah pindah ke Sepaku. Akan tetapi secara de jure, masih menunggu terbitnya Keputusan presiden (Keppres).

Sesuai pasal 63 UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), maka dinyatakan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta tetap berkedudukan sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai dengan penetapan Keputusan Presiden mengenai pemindahan Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kapan persisnya Keppres akan terbit, bergantung sepenuhnya kepada kewenangan Presiden,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono seperti diberitakan TRIBUNKALTIM.CO, 30 Mei.

Apakah Presiden langsung tinggal di Istana IKN? Sepertinya, selain menunggu Keppres, juga sangat tergantung dengan selesai tidaknya semua fasilitas, yang masuk dalam Tahap I Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Secara khusus Jokowi menunggu kelancaran distribusi air dari Bendungan Sepaku Semoi.

Menurut Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN,  Danis Hidayat Sumadilaga, pihaknya memang tengah mempercepat penyelesaian pembangunan Kawasan Istana Presiden  terdiri dari istana negara, kantor presiden, masjid pendukung, paviliun presiden (kediaman resmi), wisma negara dan gedung edukasi (museum).

Selain itu, juga  kantor staf khusus presiden, kantor sekretariat presiden dan kantor sekretariat negara, mess Paspampres, lapangan upacara dan penataan lanskap KIPP.

Kantor Presiden dibangun dengan dana APBN sebesar Rp1,56 triliun. Ini merupakan tempat Kepala Negara dan Ibu Negara bekerja. “Sesuai jadwal bulan Juli nanti  sudah dilakukan commissioning, sebelum digunakan secara resmi pada bulan Agustus,” ujar Danis.

Dari laporan di lapangan, 20 ribu pekerja terpaksa bekerja lembur sampai malam. Suasana di kawasan IKN seperti pasar malam. Penuh dengan ribuan lampu. Ada suara gemuruh di mana-mana, karena berkecamuknya ratusan bahkan ribuan berbagai alat bersama para pekerjanya.

Banyak orang menunggu rampungnya  Istana IKN untuk melihat kemegahan burung Garuda hasil mahakarya seniman Bali, Nyoman Nuarta, yang menjadi desainer utama. Menurut Nyoman, desain burung Garuda mengepakkan sayap dipilih karena merepresentasikan masyarakat Indonesia yang multikultur.

Istana IKN menggunakan kaca anti peluru hingga dinding beton setebal 20 cm. “Ini untuk memenuhi standar keamanan dan pengamanan,” kata Dwityo Akoro Soeranto, Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN.

Istana Nusantara dibangun di atas lahan 100 hektare. Tapi luas bangunannya hanya 8 persen saja. Sisanya 92 persen ditata menjadi ruang terbuka hijau. Ditanami 40 persen tanaman endemik dan 60 persen tanaman non-endemik.

Rumput di lapangan upacara menggunakan rumput Zoysia matrella atau rumput manila standar FIFA. Sudah dibudidayakan di Indonesia. Spesies rumput musim hangat yang dikenal karena teksturnya yang halus dan kebiasaan pertumbuhan yang padat. Warnanya hijau pekat. Biasa dipakai di lapangan golf.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan sarana dan prasarana pelaksanaan upacara HUT sudah siap digunakan. “Saya yang bertanggung jawab untuk penyiapan sarana dan prasarananya,” katanya meyakinkan.

Selain Kawasan Istana Presiden, ada dua proyek lagi yang sangat dikebut. Yaitu pembangunan jalan tol Balikpapan–IKN dan bandara VVIP. Kedua infrstruktur ini sangat dibutuhkan untuk memperlancar kedatangan tamu dan undangan pada peringatan hari kemerdekaan nanti.

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi, bandara VVIP atau disebut Naratetama dijadwalkan beroperasi 1 Agustus nanti. “Insyaallah semua berjalan lancar,” katanya setelah melakukan pengecekan sebelum Presiden datang.

Dengan runway sepanjang 3.000 meter dan lebar 45 meter, maka bandara itu bisa didarati pesawat kepresidenan “Indonesia One” berjenis Boeing 737-800 BBJ-2, yang memiliki panjang 39,5 meter.

Konsep desain terminal bandara seluas 347 hektare ini, memadukan unsur kearifan lokal yang menonjolkan budaya Kalimantan dan berorientasi ramah lingkungan. Jika sudah selesai, jarak bandara ke KIPP hanya sekitar 15 menit.

Pembangunan Bandara VVIP IKN dibiayai dana APBN sebesar Rp4,2 triliun. Salah satu kontraktor pelaksananya adalah PT Hutama Karya.

Jalan tol dibagi 6 seksi. Jalan tol IKN ini akan terhubung dengan jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) tepatnya di Km 8 Kariangau sehingga tidak perlu lagi melewati tol Balsam  sampai di Km 33. Dari situ menuju Sepaku dan masuk ke IKN diperkirakan membutuhkan waktu 1 jam 30 menit.

Kalau proyek tol selesai secara keseluruhan, dari Balikpapapn lurus ke IKN atau sebaliknya, maka kira-kira membutuhkan waktu hanya sekitar 30 sampai 40 menit.

Biaya pembebasan lahan jalan tol IKN diperkirakan mencapai Rp3,11 triliun. Sedang biaya pembangunan jalan tolnya sepanjang 70,29 kilometer memerlukan anggaran sebesar Rp27,49 triliun.

Percepatan penyelesaian bandara VVIP dan jalan tol tidak gampang. Salah satu tantangannya adalah pembebasan tanah milik warga. Beberapa kali warga melakukan aksi unjuk rasa karena ada hal yang belum mencapai kesepakatan.

Berkaitan dengan pemindahan IKN, salah satu pejabat yang pusing mengutak-atik pemindahan aparatur sipil negara (ASN) adalah Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas. Rencana terakhir pemindahan pertama 3.216 ASN pada bulan Juli batal, karena hunian yang dipersiapkan untuk para pegawai itu untuk sementara menjadi tempat menginap peserta upacara.

“Karena apartemen untuk ASN dipakai peserta upacara, maka pemindahan tahap pertama baru bisa dilaksanakan bulan September,” kata Anas saat konferesi pers di Kantor Kominfo, Senin (27/5) lalu.

Menurut Menteri PUPR Basuki, 12 tower yang dipersiapkan untuk ASN sudah tersedia. Akan tetapi tidak cukup jika dibarengi dengan para peserta dan undangan HUT Kemerdekaan, jadi terpaksa ada penundaan.

Pembangunan hunian untuk ASN totalnya berjumlah 47 tower. Sebanyak 21 tower lagi akan selesai bulan September dan terakhir 14 tower pada bulan November.

Hingga Desember 2024, ditargetkan 12 ribu pegawai yang terdiri dari jabatan pimpinan tinggi (JPT) madya, JPT pratama, jabatan administrator, jabatan fungsional dan pelaksana dari 38 kementerian/lembaga (K/L) secara bertahap dipindahkan ke IKN.

PUKULAN TELAK

Berbagai reaksi dan komentar muncul dengan mundurnya Bambang dan Dhony. Saya mendengar hubungan kedua orang itu memang tak mesra. Itu sebabnya belakangan Dhony kelihatan sudah tidak aktif. Dan malah diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) sejak 13 Desember 2023.

Bambang dan Dhony sama-sama alumni ITB. Dinilai hebat dan mumpuni dalam membangun kawasan. Karena itu ada yang khawatir ke depan proyek IKN banyak menghadapi masalah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan masalah utama pembangunan IKN. Yaitu seretnya investasi karena terkendala lahan. Sepertinya ini bagian dari masalah yang tak berhasil dituntaskan Bambang. “Jadi tugas kami berdua ke depan memutuskan status tanah ini akan dijual, sewa atau KPBU,” kata Basuki.

Suryadi Jaya Purnama, anggota DPR RI dari Fraksi PKS berpendapat,  mundurnya kedua orang itu adalah pukulan berat dan telak bagi Otorita IKN.

Dia juga melihat perkembangan IKN saat ini masih jauh dari target, baik secara fisik maupun finansial. Investasi yang masuk baru Rp47,5 triliun, padahal targetnya sampai akhir tahun mencapai Rp100 triliun.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto  melihat mundurnya kedua pucuk pimpinan OIKN itu, bagian dari perencanaan yang tidak matang. Dia menilai banyak proyek yang dibebankan untuk selesai cepat tanpa memperhatikan kajian yang matang.

Rekan separtainya, Deddy Yevry Hanteru Sitorus punya pandangan lebih tajam. Dia menilai Bambang dimundurkan karena tidak mampu memenuhi target. “Target waktu yang diberikan terlalu pendek dan ambisius, mirip proyek Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso,” katanya seperti diberitakan Pewarta Online.

Menurut Deddy, ada 5 permasalahan utama di IKN. Pertama, belum ada satu investor yang memberi kepastian untuk berinvestasi di IKN. Kedua, masalah pertanahan yang tidak selesai sehingga banyak konflik. Ketiga, target waktu penyelesaian yang diberikan terlalu pendek dan ambisius.

Keempat, terlalu banyak larangan yang membuat pekerjaan konstruksi lambat, seperti tak boleh ada pengeboran air tanah, penebangan pohon atau mengubah kontur. Dan kelima, persyaratan green construction company alias perusahaan konstruksi ramah lingkungan membuat para kontraktor kelabakan dan memperlambat pekerjaan.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti melihat mundurnya Bambang dan Dhony karena kehadiran Ridwan Kamil sebagai kurator. “Terjadi tumpang tindih tupoksi, sehingga Bambang dan Dhony merasa tidak dihargai,” jelasnya kepada AYOBANDUNG.COM.

Dalam keterangan terpisah, Ketua DPP PKB Daniel Johan menggambarkan, siapa pun yang menjadi Kepala OIKN akan gemetar kakinya karena target yang tinggi dari pemerintah. “Selamat kepada Pak Basuki dan Bang Raja, mudah-mudahan kakinya kuat dan tidak gemetar,” imbuhnya.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) lebih terbuka bicara hal di balik pengunduran diri Bambang dan Dhony. Dia melihat kedua pemimpin itu tidak berani mengambil keputusan berkaitan dengan pembebasan lahan.

“Saya yang memimpin rapat selaku ketua Satgas Percepatan Perolehan Tanah dan Investasi, tapi tak dijalankan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN saat itu. Saya jadi kesal melihatnya,” tandas LBP.

Bambang sendiri dalam urusan dengan warga setempat mengaku berusaha berpihak kepada warga. “Soalnya KTP saya bersama istri sudah menjadi warga Sepaku,” ucapnya.

Siapa calon pengganti definitif ketua OIKN? Bisa jadi tetap Pak Basuki. Sebab tugasnya di Kabinet, Oktober nanti sudah selesai. Ada juga yang menyebut-nyebut nama Ridwan Kamil, mantan gubernur Jabar yang diangkat Jokowi jadi kurator IKN atau Menteri PANRB Abdulah Azwar Anas.

Dr Abriantinus, MA dari Dayak International Organization meminta kepada Presiden Jokowi agar tokoh lokal diberi kesempatan memimpin IKN, sehingga konflik tenurial dengan masyarakat adat bisa segera diselesaikan.

Kabar baru  yang saya dengar, dengan bergantinya pucuk pimpinan, maka juga terjadi kocok ulang di beberapa jabatan termasuk deputi OIKN. Siapa yang terkena? Sejauh ini belum ada kabarnya.

Meski sudah mundur, Bambang masih mendapat tugas baru yang berkaitan IKN. “Pak Bambang diberi penugasan baru membantu langsung Bapak Presiden untuk memperkuat kerjasama internasional bagi percepatan pembangunan IKN,” kata Pratikno.

Bambang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang memberikan dukungan kepada pembangunan IKN. “Saya bersyukur menjadi bagian dari sejarah pembangunan di IKN yang tidak hanya membanggakan bagi masyarakat Indonesia tetapi juga dunia internasional,” imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dhony Rahajoe. “Kami sekeluarga sangat bangga dan bersyukur menjadi bagian dari sejarah. Bukan hanya di Indonesia namun juga di level global. Terima kasih Bapak Presiden,” ucapnya.

Menjadi sejarah pula, sang kepala otorita bersama wakilnya mundur di tengah jalan. Soalnya Bambang dan Dhony yang dilantik Presiden Jokowi  10 Maret 2022, sedianya baru berakhir masa tugasnya tahun 2027. (*)

Pilwali Balikpapan Mandek?

June 5, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PETA calon Pilwali Balikpapan 2024 terasa agak mandek. Bakal calon yang menantang petahana, Wali Kota Rahmad Mas’ud (RM) agak lambat berproses. Ada kesan agak mandek. Jadi sampai sekarang belum jelas pasangan mana yang bakal jadi penantang.

Beberapa nama yang cukup intensif bergerak memang ada. Di antaranya M Sa’bani (mantan Sekprov Kaltim), drg Syukri Wahid (mantan anggota DPRD Balikpapan), Bagus Susetyo (ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim), Syaima Alaydrus (putri bupati Kota Baru) dan Hj Nurliah Kadir (ketua LPM Manggar Baru).

Kelima nama ini rajin melakukan sosialisasi dan silaturahim. Baik kepada sejumlah partai maupun tokoh masyarakat. Balihonya juga banyak dipasang di berbagai sudut kota.

Selain itu, ada nama Haji Ahmad Basir (HAB), ketua Nasdem Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle (wakil ketua DPRD Balikpapan), Yaser Arafat (ketua Kadin), Dr Rendi Ismail (ketua Yayasan Uniba),  Hj Wahidah (anggota DPRD dari PKS), Eddy Tarmo (anggota DPRD Kaltim) dan beberapa nama lainnya.

Joy Nashar bersama Mayasusi ketika mendaftar ke KPU

Hasil perolehan kursi DPRD Balikpapan, hanya Golkar yang bisa mengusung langsung.  Partai berlambang pohon beringin ini meraup 16 kursi, lebih dari 9 yang dipersyaratkan. Partai lainnya harus koalisi, mulai NasDem (7), Gerindra (6), PDIP (4), PKB (4), PKS (3), PPP (2), Hanura (2), serta Partai Demokrat (1).

Meski partai sudah cukup,  RM masih mendaftar di beberapa partai. Sehingga ada yang menduga, RM punya rencana ingin mengulang Pilwali 2020. Meraup semua partai dan lawannya “Kotak Kosong.” Tapi ada juga yang memperkirakan dia lebih condong menciptakan calon boneka.

Tapi siapa yang menjadi pendamping RM, sampai sekarang juga belum ada tanda-tanda mengerucut. Nama yang beredar seperti ditulis sebelumnya adalah Abdulloh (ketua DPRD Balikpapan), Muhaimin (sekretaris Kota), Heru Bambang (mantan Wawali) dan Risti Utami Dewi Nataris (istri almarhumah Thohari Aziz) serta Sabaruddin Panrecalle (wakil ketua DPRD Balikpapan).

Kabarnya RM baru menentukan wakilnya setelah pulang haji dan rapat keluarga. Bocoran dari timnya juga belum ada informasi yang sudah A1. Tapi kali ini pertimbangannya lebih ringan, karena siapapun orangnya tidak akan menjadi pesaing RM di kemudian hari. Karena RM memasuki masa jabatan yang kedua atau terakhir.

Banyak pihak melihat RM sangat berpeluang mempertahankan jabatannya. Punya kemampuan logistik dan jaringan yang kuat. Di tengah kesuksesannya menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi, ada juga yang tergelitik dengan ucapan Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono.

Ketua DPC PDIP Balikpapan itu menyinggung biaya Rakernas Rp16 miliar yang diambil dari APBD Balikpapan, yang dia kaitkan dengan kelangkaan air yang dirasakan warga kota. Tapi ada juga yang menyindir Budiono karena dia ikut meloloskan anggaran tersebut ketika dilakukan pembahasan di Dewan.

Ketika meresmikan Bendungan Sepaku Semoi di Kawasan IKN, Selasa (4/6) yang mempunyai daya tampung 16 juta meter kubik air, Presiden Jokowi ada menyinggung sebagian airnya, tidak saja untuk IKN, tetapi ada juga dikirim ke Balikpapan.

MENUNGGU KURSI NASDEM

Nama dan baliho Ketua NasDem HAB belakangan lebih banyak beredar di Penajam Paser Utara (PPU). Sepertinya dia memberi isyarat lebih condong maju di Pilbup PPU. Dia akan menjadi pendamping mantan bupati PPU, Hamdam Pongrewa.

Hamdam yang sebelumnya wakil bupati akhirnya ditetapkan sebagai bupati PPU, akhir Desember 2022, menyusul  kasus yang mengadang sang bupati, Abdul Gafur Mas’ud (AGM). Hamdam, tokoh kelahiran Palopo, Sulsel, dikenal sebagai bupati yang lurus dan bersahaja.

Jika HAB ke PPU, siapa yang mengambil 7 kursi NasDem di Balikpapan?  Secara resmi masih menunggu proses yang berlangsung di DPP NasDem. Kabarnya sejumlah nama akan dipanggil ke Jakarta untuk mengetahui kapasitas dan tingkat kepopuleran mereka masing-masing.

Nama-nama seperti Sa’bani, Syukri Wahid, Bagus Susetyo, Yaser Arafat dan Syaima sangat mungkin merebutnya. DPP NasDem akan melakukan seleksi seobjektif mungkin. Apalagi partai ini  dikenal sebagai partai tanpa mahar.

NasDem ada kemungkinan melakukan survei. Hasil survei menjadi salah satu pertimbangan bagi DPP untuk menentukan siapa calon yang paling diunggulkan. Tidak saja calon internal, tetapi juga calon dari luar.

Ada bisikan sayup-sayup yang menyebutkan bisa saja terjadi kejutan.  Kursi NasDem direbut RM. Melalui pendekatan DPP Golkar dan Airlangga bisa saja Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh jadi cair. Meski RM tidak mendaftar di NasDem Balikpapan.

Syaima bersama orang tuanya, Bupati Kotabaru, Kalsel, H Sayed Jafar Al-Idrus terus bergerak. Di tengah kesibukannya merayakan HUT ke-74 Kotabaru, Sayed Jafar masih sempat berhubungan dengan sejumlah partai. Bahkan dia mengundang beberapa nama datang ke Kotabaru untuk menjajaki kemungkinan berpasangan dengan Syaima.

Saya dengar yang sempat datang ke sana adalah Syukri Wahid. Dia politisi Partai Gelora, yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi PKS. Syukri sangat berpengalaman dan namanya sempat masuk bursa pada Pilwali-Pilwali sebelumnya.

Meskipun masih muda, nama Syaima cepat dikenal publik karena kapasitas dan kepopuleran ayahnya. Sayed Jafar.  Meski kelahiran Kotabaru,  dia dikenal sebagai warga  Kampung Baru, Balikpapan Barat sampai sekarang.

Sayed Jafar sebentar lagi mengakhiri masa tugasnya yang kedua sebagai bupati Kotabaru. Karena itu dia mendorong istrinya, Hj Fatma Idiana untuk mengikuti Pilbup Kotabaru 2024. Selain juga mendorong putri sulungnya, Syaima mengikuti Pilwali Balikpapan.

Sementara itu, Bagus Susetyo mengklaim kursi Partai Gerindra kemungkinan besar diberikan kepada dirinya. Dia lagi menunggu keputusan dari Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto, yang juga adalah calon presiden terpilih.

“Mohon doanya, saya lagi berjuang untuk mendapatkan kepercayaan dari DPP,” kata Bagus, yang juga adalah ketua DPD REI Kaltim. Organisasi yang mewadahi para pengembang perumahan dan real estate.

Bagus adalah alumnus Fakultas Teknik Sipil UGM, yang kaya pengalaman. Sebelum terjun ke dunia politik, dia pernah bekerja di Jakarta, Madiun Jatim, Banjarmasin, Tarakan, Bengkulu sampai Bontang dan Samarinda.

Nurliah Kadir (NK) gigih juga mencari peluang. Balihonya terpasang di mana-mana dengan tagline “Si Cahaya dari Timur” dan “Istri Nelayan.” Suaminya, Syamsu Alam yang akrab dipanggil Anchu, adalah tokoh yang kerap menggalang nelayan di Pantai Manggar.

Menurut Anchu, istrinya punya semangat untuk membangun Balikpapan. Dalam Pileg 2024, Nurliah adalah caleg Golkar dari Balikpapan Timur.  Sekarang dia mendaftar di PKS, NasDem dan Demokrat. “Pilihannya calon wakil wali kota, tapi tidak tertutup kemungkinan lebih dari itu,” jelasnya.

Saya tidak mengikuti ada beberapa nama yang sempat muncul di media sosial. Di antaranya Mayasusi Likovitasari dan Joy Nashar. Mayasusi katanya mengincar kursi cawawali Balikpapan. Dia seorang notaris. Tapi saya tidak tahu dia mendaftar di mana.

Joy Nashar juga bikin sensasi. Ada salah satu foto sosialisasinya tampil dengan Marissa Haque (61), artis tahun 80-an kelahiran Balikpapan. Dia istri roker Ikang Fawzi. Dia juga politisi dan mantan anggota DPR.  Rasanya sudah bergelar profesor. Marissa mengajar di Universitas Trisakti dan Indonesia Banking School.

Belakangan Joy dan Mayasusi mendaftar di jalur perseorangan atau independen. Tapi kabarnya ditolak KPU karena tidak mencukupi persyaratan.  Menarik juga semangat Joy Nashar, pemilik STMIK Borneo Internasional Balikpapan ini. Bikin kita jadi penasaran ke mana nyasarnya.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb