ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Disdik Gandeng Kejati Kaltim

March 7, 2013 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

SAMARINDA – vivaborneo.com, Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur terkait kemampuan pengelolaan keuangan. Upaya peningkatan kapasitas sumber daya aparatur tersebut dilakukan melalui penyuluhan hukum dan pendidikan anti korupsi bagi pegawai Disdik Kaltim, 5 hingga 7 Maret 2013, di Ruang Rapat Disdik Kaltim, Samarinda, Rabu (6/3).  

“Kerjasama ini kita lakukan sebagai implementasi komitmen kuat Pak Gubernur (H Awang Faroek Ishak) mewujudkan penacanangan Kaltim sebagai Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Island of Integrity atau pulau integritas. Yang mana beliau secara tegas mengintruksikan seluruh  SKPD lingkup Kaltim untuk mewujudkannya. Ini implementasinya dan diharapkan juga dilakukan SKPD lain,” ucap Kepala Disdik Kaltim, H Musyahrim disela-sela penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Disdik Kaltim, kata dia, dengan total anggaran mencapai Rp 500 Miliar dari APBD Kaltim 2013 tentu tergolong sebagai SKPD beresiko tinggi terhadap penyimpangan. Baik karena ada unsur kesengajaan, maupun kurangnya pengetahuan pejabat terkait tentang pengelolaan keuangan secara benar sessuai peraturan perundang-undangan berlaku.

Berkaitan itu, pejabat terkait perlu dibekali pengetahuan praktis tentang pengelolaan keuangan secara benar. Jadi, kata dia, tidak lagi sebatas pengetahuan tentang teori. Melainkan praktek pengelolaan keuangan secara benar beserta contoh kasus dan tindakan yang harus dilakukan terhadap kondisi dimaksud.

“2 hari ini Wakil Ketua Kejati (Agus Riswanto) yang datang memberikan pembinaan secara langsung. Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Kaltim (Suharto) yang memberikan pertimbangan bagi pegawai Disdik agar bekerja sesuai aturan,” katanya.

Jaksa, sebut Musyahrim, seperti diketahui berperan sebagai mitra dan pengacara negara. Sehingga sudah sepantasnya bermitra dengan aparatur pemerintahan dalam kaitan melakukan pendampingan pelaksanaan pengelolaan keuangan agar tidak bermasalah dihadapan hukum.

Menurut Musyahrim, kegiatan tersebut merupakan tahap awal konsistensi Disdik Kaltim dukung perwujudan komitmen Gubernur. Pihaknya mengaku akan menyelenggarakan kegiatan serupa dengan melibatkan para Kepala Sekolah dan pihak kepolsian.

“Secara bertahap kita berikan pembekalan bagi pemangku kepentingan bidang pendidikan. Harapan kita sesuai keinginan Pak Gubernur melaksanakan pemerintahan bersih dan berwibawa bukan sebatas slogan. Dengan langkah awal bekerjasama dengan Kejati diharap kedepan dapat bekerja sesuai aturan dan tidak menyimpang,” timpalnya. (vb/arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.