ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Wajib Pajak Kendaraan Jatuh Tempo Saat Cuti Idulfitri Bebas Sanksi Administras dan Denda

May 4, 2022 by  
Filed under Berita

Share this news

SAMARINDA – Wajib pajak kendaraan  bermotor yang jatuh tempo saat cuti bersama dan libur Idilfitri tidak akan dikenakan sanksi administrasi ataupun denda. Pelayanan Kantor Bersama Samsat telah tutup sejak 29 April hingga 8 Mei 2022. Pelayanan di semua Kantor Bersama Samsat baru akan kembali dibuka pada Senin, 9 Mei 2022.

“Namun demikian, bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran secara online tetap bisa dilakukan melalui aplikasi dan mitra e-Samsat. Antara lain Tokopedia, Gojek, Link Aja, ATM, mobile  banking dan Indomaret,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Hj Ismiati, Rabu (4/5/2022).

Dikatakan Ismiati, masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi dan mitra e-Samsat, Gojek Link Aja, mobile banking dan lainnya yang jatuh tempo bertepatan saat libur lebaran dapat membayar ketika samsat kembali membuka pelayanan dan tidak dikenakan sanksi keterlambatan.

Ditambahkan, Bapenda Kaltim terus memberikan kemudagan bagi masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor, salah satunya saat Ramadan dengan membuka layanan Samsat Ramadan di Pasar Ramadan di Samarinda. Program Samsat Ramadan juga membebaskan denda PKB.

“Masyarakat Samarinda sangat antusias mengikuti pelayanan Samsat Ramadan sampai akhir Ramadan lalu,” kata Ismiati.

Diungkapkan, jumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran di Samsat Ramadan berjumlah 1.731 unit dengan realisasi sebesar Rp 2,67 miliar. Secara keseluruhan penerimaan pajak daerah Kaltim menjelang lebaran mencapai Rp 1,87 triliun atau setara  34,8% persen dari target. Sedangkan untuk penerimaan PKB terealisasi Rp 371,2 miliar atau setara  32,3%.  BBNKB terealisasi Rp 376,8 miliar atau mencapai  35,9% dari target yang direncanakan.

Ismiati mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kalimantan Timur tetap taat melaksanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada bulan suci Ramadan.

“Hal ini sangat membantu dalam rangka kelangsungan pembangunan di Kalimantan Timur,” pungkas Ismi. (sam/adv/kominfo kaltim)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.