ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

ANRI Kunjungan ke DPK Kaltim

June 24, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

SAMARINDA – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) selama tiga hari telah melaksanakan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, dalam rangka melakukan pengawasan untuk meningkatkan kualitas dalam sistem kearsipan di Benua Etam.

Kunjungan yang dilakukan ANRI dimulai sejak 20 Juni hingga  22 Juni 2023, dengan rangkaian agenda pengawasan ANRI sejak hari pertama dimulai dengan mengunjungi fasilitas Record Center DPK Kaltim, Depo Arsip, hingga melakukan verifikasi pengawasan eksternal, klasifikasi kearsipan untuk kabupaten kota, sosialisasi arsip elektronik APAE, hingga exit meeting bersama DPK Kaltim.

Sekretaris DPK Kaltim, Deslan Nispayani, menyambut baik lawatan ANRI. Ia berharap pertemuan dapat menemukan terang di balik tantangan maupun hambatan yang terjadi pada pengarsipan di lingkungan pemerintah provinsi.

“Melalui pertemuan ini yang telah berlangsung selama tiga hari, semoga ada beberapa saran dari DPK Kaltim yang dapat diakomodir ANRI kepada pusat guna pembenahan kearsipan. Kita harapkan kita semakin bisa menerapka tertib arsip,” papar Deslan.

Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan dan Tenaga Kearsipan DPK Kaltim, Diana Rosalita, turut menyambut baik kedatangan ANRI dan berharap DPK terus mendapat masukan untuk evaluasi.

“Harapannya Tim Pengawas ANRI juga bisa melihat langsung kondisi nyata di lapangan seperti apa serta kita dapat bertukar pikiran mengenai hal-hal yang sudah maupun belum mencapai target,” jelas Diana.

Ia lebih lanjut menuturkan pengawasan tidak hanya dilihat pada hasil angka. Melainkan proses yang kedepannya akan dilakukan. Angka sebagai tolok ukur dalam penyelenggaraan kearsipan guna pembenaan untuk kegiatan DPK Kaltim di tahun berikutnya.(mun)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.