Audisi Paduan Suara Orkes Symphony Gita Kumala Nusantara 2026, Wadah Pembinaan Generasi Muda

June 8, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Share this news

TENGGARONG – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, membuka Audisi Paduan Suara Orkes Symphony Gita Kumala Nusantara Tahun 2026 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (8/6). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari kalangan pelajar dari berbagai wilayah di Kukar.

Akhmad Taufik Hidayat saat membacakan sambutan Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri yang menegaskan audisi paduan suara dan orkes simfoni merupakan media strategis untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan estetika, disiplin, semangat kolaborasi, dan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mendukung pengembangan seni dan budaya melalui berbagai program yang sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, di antaranya Program Seniman dan Budayawan Kukar Berkarya, Program Ekonomi Kreatif Kukar Terbaik, Program Pendidikan Idaman Terbaik, serta Kukar Beasiswa Terbaik.

Seluruh peserta diharapkan menjadikan audisi ini sebagai ruang belajar, berkolaborasi, serta mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi insan seni yang berprestasi sekaligus duta budaya daerah yang adaptif dan berdaya saing.

Ketua Gita Kumala Nusantara Kukar, Markus Wijaya, mengatakan keberadaan Gita Kumala Nusantara selama beberapa tahun terakhir telah memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan seni budaya daerah, salah satunya dengan rutin mengisi Aubade Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus di Kukar.

Menurut Markus, Gita Kumala Nusantara bukan hanya menjadi wadah pengembangan bakat seni musik dan paduan suara bagi generasi muda, tetapi juga berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah, khususnya melalui pembawaan lagu-lagu daerah.

“Anggota Gita Kumala Nusantara sebagian besar merupakan pelajar Kukar. Selain mengumpulkan anak-anak muda dalam kegiatan seni yang positif, kami juga berupaya menjaga dan melestarikan budaya daerah melalui lagu-lagu yang kami tampilkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan potensi generasi muda di bidang seni memerlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, dunia pendidikan, maupun masyarakat. Menurutnya, Gita Kumala Nusantara dapat menjadi sarana pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda agar terhindar dari kegiatan negatif.

“Saya yakin melalui Gita Kumala Nusantara kita mampu menggiring anak-anak muda kepada hal-hal positif dan menjadikan mereka duta-duta pemuda yang mampu membawa nama baik daerah,” katanya. (kk04)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb