ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

BOSF Sanggah Penutupan Kawasan Wisata Orangutan

August 16, 2012 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Share this news

TENGGARONG Рvivaborneo.com, Pihak Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) menyanggah adanya pemberitaan terkait penutupan objek wisata orangutan di berada di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam pertemuan yang berlangsung singkat itu dihadiri dari rombongan BOSF dipimpin oleh  Chief Executive Officer (CEO ) atau Derektur Eksekutif Jamartin Shite, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disbudpar) Sri Wahyuni, Kabag Humas dan Protokol Dafip Haryanto, Senin (16/8) di kediaman Bupati, Tenggarong.

Dijelaskan CEO BOSF Jamartin Shite menyangkut penutupan sementara itu, dilakukan karena adanya perbaikan jalan sehingga dilakukan penutupan sementara, “Bukan karena masalah manajemen, melainkan adanya perbaikan, sehingga dilakukan penutupan sementara, hal ini supaya tidak membuat orang utan kaget,” katanya.

Berkaitan dengan para pengunjung yang kebanyakan dari luar negeri, sementara waktu ini kata dia, dialihkan ke Berau sampai akhir Agustus.

Setelah pertemuan dengan mendengarkan penjelasan dari CEO BOSF, Bupati Rita Widyasari mengatakan, pihak BOSF bukan penutupan resort melainkan ada perbaikan jalan. Menurut dia, orang utan yang ada disana untuk sementara waktu tidak boleh dilihat.

“Kedatangan mereka menjelaskan seputar informasi penutupan, mereka menyanggah berita itu, hanya sementara disebabkan adanya perbaikan kalau tidak salah jalan bukan karena masalah manajemen dan sementara kunjungan dialihkan ke Berau,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Rita, penutupan kawasan itu hanya sementara dan September sudah dibuka kembali. “Saya akan bantu 2013 untuk perbaikan pembangunan jalannya,” ujarnya.

Bahkan dikatakan dia, Pemkab Kukar sangat mendukung kawasan bos sebagai kawasan konservasi orangutan. “Dari penjelasan BOSF didalamnya kawasan itu ada 800 ha lahan untuk dijadikan kawasan orangutan, jadi selain orangutan tentunya harus keluar dan kita dukung demi melindungi satwa pelepasan orangutan,”katanya. (vb/ir)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.