Pajak Bumi Bangunan Diperpanjang Hingga Desember

November 10, 2020 by  
Filed under Berau

MASIH ADA WAKTU: Pembayaran PBB diperpanjang hingga 31 Desember mendatang.

TANJUNG REDEB – Realisasi penerimaan pendapatan dari pajak bumi bangunan belum maksimal. “Kondisi yang terjadi saat ini sangat berpengaruh dengan capaian realisasi. Sehingga kita tidak menargetkan 100 persen untuk realisasi. Namun kita tetap berupaya sehingga bisa mencapai 85 persen dari target yang ditetapkan,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Sri Eka Takariyati, (10/11).

Dikatakan, Pemkab Berau tetap berupaya memaksimalkan sumber-sumber pendapatan termasuk yang bersumber dari pajak daerah. Namun di tengah pandemi yang terjadi pada 2020 ini, Pemkab Berau berupaya tidak terlalu membebankan masyarakat.

Karena itu, pemungutan Pajak Bumi Bangunan (PBB)-P2 diperpanjang oleh Bapenda Berau. Jika sebelumnya jatuh tempo pada 31 Agustus 2020, kini diundur menjadi menjadi 31 Desember 2020. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat agar bisa melunasi kewajibannya tanpa dikenakan denda atau sanksi.

“Kebijakan ini untuk membantu masyarakat. Sebelumnya penyampaian SPT juga terlambat dari waktu yang ditentukan. Sehingga masa waktu pembayaran juga diperpanjang. Diharapkan dengan tambahan waktu ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan realisasi bisa terpenuhi sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” bebernya.

Eka mengatakan, target realisasi juga sudah diturunkan hingga 30 persen. Karena mempertimbangkan kondisi saat ini. Disampaikan penurunan ini tidak terlalu signifikan. Karena sumber pendapatan dari sektor pajak yang ada di Berau diperoleh secara merata dari berbagai bidang usaha.

“Kita tidak seperti daerah lain yang salah satu pajaknya dominan. Seperti di Balikpapan yang cukup besar di sektor perhotelan, jadi penurunan lebih terlihat. Di Berau semuanya merata sehingga hanya terjadi penurunan 30 persen,” jelasnya.

Untuk 2021 mendatang, Eka mengatakan, disesuaikan dengan capaian akhir di 2020 ini. “Kita masih belum bisa memastikan nantinya. Jika memang sudah membaik tentu target bisa ditingkatkan lagi pada saat perubahan nanti. Yang pasti kita akan terus berupaya dalam menggali potensi dari sektor pajak ini dalam memenuhi pendapatan daerah,” pungkasnya. (vbb1)

Sekkab Berau Pimpin Peringatan Hari Pahlawan

November 10, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

HARI PAHLAWAN: Upacara pengibaran bendera memperingati Hari Pahlawan di Kabupaten Berau

TANJUNG REDEB – “Teruskan perjuangan pahlawan kita. Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga Negara Indonesia. Dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi, tidak menyebarkan berita hoax atau perbuatan anarkis lainnya,” ujar Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali yang menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (10/11).

Makna pahlawan menurutnya sangat banyak arti. Mengikuti perkembangan jaman saat ini, tentu pahlawan bukan lagi seseorang yang menggunakan senjata untuk berperang. “Seseorang disebut pahlawan karena memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan negara,” ujarnya.

Khusus di Berau, Ia meminta seluruh masyarakat berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Kerja keras membantu pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan termasuk merupakan wujud dalam meneruskan cita-cita pejuang bangsa.

“Termasuk berjuang di masa pandemi covid-19 saat ini. Kita berperan selalu menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Upacara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Dihadiri undangan terbatas yaitu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Asisten Setkab Berau. Rangkaian Hari Pahlawan dimulai upacara bendera hingga ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP).

Lebih lanjut, Gazali berharap masyarakat menjadi pahlawan di era milenial. “Menjaga harga diri bangsa dari para penjajah. Karena perjuangan yang dilakukan saat ini sudah berubah,” sebutnya.

Ini sesuai tema dalam peringatan kali ini ‘Pahlawan Ku Sepanjang Masa’. Sehingga seluruh masyarakat diajak menjadi pahlawan dalam mewujudkan pembangunan bangsa.

Ditambahkan, kemerdekaan yang diraih saat ini tentu tidak mudah. Diharapkan masyarakat bisa menjaga keutuhan bangsa dan negara yang telah diperjuangkan tersebut. Di tengah situasi yang terjadi saat ini, beberapa kelompok menggunakan berbagai cara untuk memecah persatuan bangsa. Ia mengajak agar masyarakat bisa kompak dan terus berjuang menolaknya. (vbb1)

PHM Pertahankan Kinerja Produksi di Tengah Pandemi

November 10, 2020 by  
Filed under Berita

Jakarta – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Wilayah Kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk usaha, menyampaikan bahwa kinerja produksi untuk minyak dan gas hingga September 2020 (kwartal 3) masih sesuai dengan Rencana Program dan Anggaran (Work Program & Budget/WP&B), bahkan di atas target, serta mampu membuat berbagai optimasi secara signifikan yang berujung pada penurunan biaya yang harus dikembalikan oleh Negara kepada kontraktor (cost recovery). Hal ini juga memperlihatkan PHM tetap melaksanakan operasi dengan baik meski berada di tengah situasi pandemi COVID-19, dengan tanpa sedikit pun mengendurkan aspek keselamatan kerja.

Hingga akhir September 2020, rata-rata produksi gas WK Mahakam mencapai 606 mmscfd (wellhead), dimana target teknis WP&B 2020 adalah 590 mmscfd atau 3 persen di atas target. Sedangkan untuk likuid (minyak dan kondensat) produksinya mencapai 29,6 kbpd, atau 4 persen lebih tinggi daripada target teknis WP&B 2020 yakni 28,4 kbpd. Capaian ini berkat penambahan produksi dari sejumlah sumur baru yang selesai dibor pada 2019 dan telah mulai berproduksi pada awal tahun ini, serta penerapan berbagai inovasi dalam upaya pemeliharaan sumur-sumur (work over dan well services) yang ada. Dari sisi pendapatan, bagi hasil untuk Pemerintah RI adalah US$ 406,64 juta, selisih 2 persen dari target WP&B 2020 yakni US$ 416,97 juta. Hal ini terjadi karena rendahnya harga minyak dan gas dunia akibat pasokan berlimpah dan diperburuk dengan lemahnya permintaan akibat pandemi. Sementara itu, dalam hal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), PHM juga mencatat prestasi yang baik, yakni mencapai 838 hari kerja atau 70.299.256 manhours tanpa Lost Time Injury (LTI) atau tanpa kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan hari kerja.

General Manager PHM, Agus Amperianto, mengatakan, produksi minyak dan gas di WK Mahakam hingga Kwartal 3 2020 tetap baik, dan sejauh ini tidak terdampak oleh pandemi COVID-19.

“Kami tetap berjuang dan berdoa agar pandemi ini tidak mempengaruhi kinerja produksi PHM di WK Mahakam, namun ke depan hal yang harus kita cermati dan menjadi keprihatinan bersama adalah dampak penurunan harga minyak mentah dunia terhadap permintaan produksi migas kami,” katanya.

Sebagaimana diketahui harga minyak mentah dunia telah anjlok dan pernah mencapai US$ 30 per barel, sebagai akibat dari banjir pasokan di pasar ditambah lemahnya permintaan global buntut pandemi. Agus Amperianto berharap dalam situasi lemahnya permintaan ditambah harga minyak mentah dunia yang rendah Pemerintah bersedia memberikan insentif terhadap industri hulu migas demi mengurangi tekanan.

Sejauh ini, meski mengelola wilayah kerja migas yang telah berada pada fase penurunan produksi secara alamiah, PHM senantiasa berusaha keras untuk dapat memberikan kontribusi yang baik bagi penerimaan negara. PHM terus berjuang untuk menghasilkan cost efficiency, melalui berbagai inovasi terutama dalam kegiatan pengeboran dan pemeliharaan sumur. Penghematan ini akan menurunkan pula biaya-biaya yang harus dibayarkan kembali oleh Negara kepada kontraktor (cost recovery), yang hingga September 2020 nilai optimasi itu mencapai US$ 303,85 juta.

Pada 2020 PHM menargetkan akan mengebor 79 sumur tajak, dan 1 sumur eksplorasi (South Peciko), hingga akhir September 2020 telah dibor sebanyak 63 sumur tajak dan 1 sumur eksplorasi. Banyaknya jumlah sumur yang dibor merupakan upaya untuk memaksimalkan cadangan hidrokarbon yang tersedia, karena cadangan dan produksi dari sumur-sumur yang ada sudah semakin marjinal. Sebagai perbandingan, pada 2019 PHM mengebor sebanyak 127 sumur tajak dari target 118 sumur.

Hal yang patut dibanggakan adalah kemampuan para engineer di PHM membuat berbagai inovasi untuk mempersingkat durasi pengeboran dan menghemat biaya. Untuk aktifitas well services, pada 2020 PHM menargetkan 4.178 kegiatan dan telah diselesaikan 3.595 pekerjaan, untuk well workover dari target 69 pekerjaan telah terselesaikan 59 pekerjaan. Sebagai perbandingan, pada 2019 PHM melaksanakan 6.948 pekerjaan pemeliharaan sumur. Dalam hal ini PHM berhasil mengembangkan berbagai teknik, seperti: penyelesaian sumur (completion) tanpa menggunakan rig (rigless), yang berhasil menurunkan keseluruhan biaya sumur.

Sebagai bentuk partisipasi dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19, PHM juga menyalurkan secara bertahap berbagai bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui cabang-cabang Palang Merah Indonesia (PMI) maupun pemerintah daerah setempat. (*/adv)

Usai Dilantik, Sugiyono Segera Koordinasi Antara Unsur Pimpinan DPRD dan Pemkot Samarinda

November 10, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Setelah resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono dari fraksi PDI Perjuangan akan melakukan komunikasi serta koordinasi bersama unsur pimpinan DPRD Samarinda dan Pemkot Samarinda Read more

Arbain Optimis Samarinda Bangkit dan Atasi Covid-19

November 10, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Arbain optimis peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda akan membaik meskipun di masa Covid-19, yang tidak hanya melumpuhkan sektor kesehatan saja, melainkan juga perekonomian ekonomi. Read more

« Previous PageNext Page »

  • vb