Catatan Perjalanan Mengantarkan Donasi Korban Banjir di Kalimantan Selatan (4-Habis)

February 3, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Relawan Disambut bak Tamu Agung

MENJELANG Maghrib Tim Relawan Peduli Banjir Kalsel garapan PWI Kaltim – MTB Car Rental & Travel, Bambong Elite Community, IKWI Kaltim, RPG Rescue, CV. Maju Jaya Rent Car memasuki kota Berabai, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan. Pemandangan sepanjang jalan masuk ke Kota Berabai kanan-kiri penuh tumpukan sampah bekas banjir. Ada kasur, lemari, kursi sofa tampak menumpuk di kiri kanan jalan. Aroma bau anyir paska banjir masih tercium.

Sore itu rombongan tidak langsung menuju titik terparah korban banjir bandang, melainkan menuju ke desa Mahang Baru, salah satu desa di Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kab. Hulu Sungai Tengah (HST), yang desanya tidak terkena banjir. Tim mengarahkan kesana, atas koordinasi yang dilakukan oleh Kordinator Tim Relawan Riyadi, untuk mengatur tehnis penyampaian bantuan, dan sekaligus tempat istirahat setelah lebih kurang 22 jam tim relawan melakukan perjalanan.

Penyerahan bantuan dari Pembaca Media Kaltim diserahkan Munanto Tim Relawan PWI Kaltim kepada Jan Jani Tokoh masyarakat Mahang Baru yang akan melanjutkan pembagian kepada korban banjir bandang.

Sekitar pukul 20.00, Kamis malam 21 Januari 2021 tim relawan tiba di Desa Mahang Baru, langsung menuju ke rumah Jan Jani, salah satu tokoh masyarakat di desa Mahang Baru. Setibanya di rumah — warga sekitar langsung memenuhi rumah Jan Jani, menyambut relawan bak tamu agung yang ditunggu-tunggu. Tak perlu waktu lama, halaman rumah Jan Jani dipenuhi dengan warga masyarakat sekitar yang ingin membantu Tim Relawan.

Setelah Anggota Tim Relawan dari Samarinda membersihkan diri dan melaksanakan kewajiban agamanya, rapat koordinasi dengan Tokoh-Tokoh masyarakat desa Mahang Baru sambil santap malam menikmati hidangan Penyetan Lamongan yang dibeli di Berabai tadi dilaksanakan.

Diputuskan pada koordinasi tersebut bantuan yang dibawa ke Tim Relawan dari Samarinda, akan dibagi menjadi paket-paket yang dikemas dalam plastik. Dalam paket isi sembako, baju, sarung dibagi secara rata. Namun karena mendapat informasi pakaian-pakaian layak pakai di titik bencana terparah banyak yang tidak dimanfaatkan, akhirnya diputuskan dibagikan kepada desa-desa yang terkena dampak bencana banjir yang lebih memerlukan pakaian-pakaian layak pakai tersebut.

Menurunkan muatan di Mahang Baru untuk dikemas

Selepas santap malam tim relawan membongkar semua muatan diturunkan di rumah Jan Jani. Rumah yang cukup besar itupun mulai dari teras, ruang tamu, ruang tengah dipenuhi dengan muatan donasi dari mobil-mobil yang terparkir di halaman Jan Jani.

Pengemasan yang disepakati menjadi tanggung jawab relawan dari desa Mahang Baru dikerjakan, kerja gotong royong yang cukup tertata apik memilih dan memilah jenis-jenis barang dilakukan. Tak ubahnya seperti pekerja pabrik yang sedang menyortir bahan-bahan yang siap di olah.

Prosesi penyerahan bantuan dari Tim Relawan yang diberikan amanah dari para donator Samarinda pun dilakukan. Bantuan dari PWI Provinsi Kaltim, Media Kaltim diterimakan oleh tuan rumah Jan Jani, demikian juga bantuan dari IKWI Provinsi Kaltim, Yasinan bunda-bunda Raudhatul Jannah, Relawan Perumahan Guru (RPG) Rescue, MTB Car Rental & Travel, CV. Maju Jaya Rent Car, dilakukan secara simbolis.

Pengemasan dalam paket-paket yang dikemas dengan plastik warna merah dan kuning tersebut hingga pukul 04.30 pagi baru selesai sepenuhnya dilakukan oleh Tim Relawan desa Mahang Baru, sedangkan Tim Relawan dari Samarinda banyak yang terkulai dalam mimpi.

Pembagian Paket

Selepas sarapan pagi yang disiapkan tim relawan desa Mahang Baru, dan menikmati jajan kue-kue tradisional khas Banjar dibeli dari Warung Amal Masjid Nurul Huda Desa Mahang Baru, sekitar pukul 07.00 paket-paket yang lebih kurang 500 paket dikemas dalam bungkus plastik pun dimasukkan ke kendaraan. Sebagian dimuat di Ambulance desa Mahang Baru, dan mobil-mobil relawan dari Samarinda juga dipenuhi dengan paket bantuan tersebut.

Sekitar pukul 07.30 wite, 22 Januari 2021 rombongan pun bergerak menuju titik sasaran, hampir 20 km perjalanan dari Mahang Baru ke titik pertama sasaran bantuan. Sasaran pertama menurunkan sebagian bantuan di Posko masyarakat desa Haruyan Dayak, Macatur dan Tamburasak daerah yang sulit dijangkau. Posko yang terletak di Kampung Baru, desa Haliau Kecamatan Batu Benawa ini diterima Yanur dan Ainun. “Dari Posko ini pelan-pelan bantuan akan dilangsir menggunakan motor trail, karena akses jalan akibat longsor yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.”, ucap Yanur.

Setelah menurunkan sebagian paket bantuan di Posko Haruyan Dayak, tim langsung menuju ke desa Hantakan, namun karena cukup banyak bantuan menumpuk di desa ini, Tim Relawan lanjut menuju ke desa Alat kecamatan Hantakan. Desa Alat adalah desa yang cukup parah terdampak kerusakan akibat banjir bandang ini. Banyak rumah-rumah penduduk yang hanyut terbawa banjir bandang.

Bantuan sembakopun harus dipanggul, karena jalanan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Kendaraan Roda 4 tidak dapat melanjutkan perjalanan ke desa Alat, paket bantuan pun dilansir dengan berjalan kaki melewati jalanan berlumpur yang baru dibuka, karena jalan yang ada putus akibat diterjang banjir bandang.

Tim Relawan dari Samarinda maupun dari desa Mahang Baru bahu-membahu memanggul paket bantuan, untuk di serahkan kepada warga masyarakat di desa Alat. Dan sebagian Tim dari Mahang Baru di komandani Jan Jani langsung menuju ke desa dihulunya desa Alat, selain membawa bantuan paket sembako juga menyerahkan bantuan dari Pembaca Media Kaltim.

Tim yang dikomandani Jan Jani baru tiba kembali dititik parkir kendaraan sekitar pukul 13.00 yaitu di ilir desa Alat dengan diikuti warga dari desa dengan memanggul keranjang untuk melansir bantuan.

Setelah menurunkan sebagian bantuan yang dilangsir dengan dipanggul menggunakan keranjang, Tim Relawan melanjutkan perjalanan menuju ke Desa Waki Kecamatan Batu Benawa.

Menuju Desa Waki

Perjalanan dari Alat menuju Waki tidak terlalu lama, lebih kurang 15 menit perjalanan, sesampai di desa Waki pemandangan mengharukan luluh lantak desa tersebut dari terjangan banjir bandang. Achmad, salah satu warga desa Waki menuturkan bahwa warga desanya banyak yang rumahnya hilang tinggal tongkat-tongkat rumahnya. “Banyak rumah hanyut, tinggal tunggul-tunggulnya haja, terutama di daerah dekat Masjid”, jelas Achmad.

Achmad menuturkan bahwa kejadian banjir Bandang sekitar pukul 01.00 tengah malam, warga sebagian lari ke atas gunung, ada yang ke masjid, ke mushollah lantai atas, ada juga yang naik ke atas atap rumah. “Gemuruh banget mas banyu datang. Awalnya banyu naik-naik, sejak pukul sepuluh malam, namun menjelang jam satu ada gemuruh seperti pesawat itu bunyinya”, ternyata banjir bandang datang.

Desa Waki merupakan desa yang sangat parah diterjang Banjir Bandang ini. Ada satu kendaraan pick up yang ditemukan 300 meter dari titik parkir awal, dan sangkut di kuburan kondisinya hancur. Dan menggunakan Pickup Panther relawan menarik kendaraan tersebut membawanya ke Bengkel lebih kurang 3 km dari titik bencana.

Bantuan untuk warga desa Waki ini di turunkan di Posko dapur umum desa Waki, karena berupa air minum kemasan, beras dalam karung, obat-obatan, pampers dan lilin. Di Desa ini pulu Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur membuata Dapur Umum yang dikelola oleh Tagana Kaltim untuk membantu menyediakan makan siap santap berupa nasi bungkus yang didistribusikan oleh relawan-relawan.

Misi Tersampaikan

Setelah menurunkan semua bantuan, misi pun selesai dan Tim Relawan kembali ke Desa Mahang Baru. Sekitar pukul 17.00, tim tiba di desa Mahang Baru, namun betapa kagetnya di rumah Jan Jani tempat istirahat kami telah dipenuhi warga desa Mahang Baru dan Desa Tandui, yang meminta pakaian layak pakai. Untung saja masih ada beberapa karung pakaian layak pakai yang akhirnya dibagi habis warga dari Mahang Baru yang memerlukan serta desa Tandui yang terkena dampak banjir.

Desa Mahang Baru tidak terkena dampak banjir, namun areal pertanian sebagian besar terendam sehingga terancam gagal panen. Sedangkan Desa Tanduai, selain areal pertanian terendam banjir, juga desanya kebagian banjir, sehingga sebagian rumah di desa Tandui juga terendam.

Selepas sholat maghrib tim pun bergerak untuk kembali ke Samarinda Kalimantan Timur. (munanto/habis)

Isu Gerakan Kudeta AHY, Demokrat Kaltim: Itu Makar, Lawan dengan Soliditas

February 2, 2021 by  
Filed under Daerah

SAMARINDA. Panggung politik nasional kembali dihangatkan dengan isu kudeta yang kembali menghampiri ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyon (SBY) sebagai ketua umum Majelis Tinggi Partai (MTP).

Tak ayal respon luar biasa dukungan kesolidan dan kesetiaan terhadap AHY pun menggelora. Tak terkecuali DPD Partai Demokrat (PD) Kaltim dan DPC PD se-Kaltim pun menyatakan sikap mendukung dan tetap setia dengan kepemimpinan AHY dan SBY.

“Kami Ketua DPD PD Kaltim dan Ketua DPC PD Kab/Kota se Kaltim beserta pengurus solid dan setia mendukung Ketum Mas AHY sesuai kongres yang lalu dan juga bapak SBY sebagai ketua Majelis Tinggi,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang kepada wartawan, Senin (1/2/2021) malam.

Ia menyatakan surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad dari Ketua DPD PD Kaltim dan ketua DPC PD kabupaten/kota se Kaltim sudah dikirim ke Sekjen DPP PD Teuku Riefky Hasya, Direktur Eksekutif Sigit Raditya dan Wasekjend yang juga anggota DPR RI Irwan.

Jaang menegaskan PD Kaltim sejak awal telah memberikan dukungan dan suara kepada AHY .

“Kami setia dan tunduk kepada partai Demokrat dan Kepemimpinan ketua umum bapak AHY dan ketua MTP bapak SBY sesuai hasil kongres V Partai Demokrat tanggal 15 Maret 2020, yang dilakukan secara demokratis,” tegas Walikota Samarinda dua periode ini.

Jaang mengatakan mereka bertekad untuk melawan seluruh upaya pengkhianatan dan makar serta gerakan inkonstitusional lainnya yang bertentangan dengan AD/ART dan kode etik PD.

“Ini makar yang harus kita lawan dengan kesoliditan para kader di Kaltim dan di manapun,” tegasnya.

Jaang mengatakan mereka di Kaltim juga bertekad untuk bersatu dan solid dibawah kepemimpinan ketum AHY guna membangun kebesaran partai Demokrat untuk memperjuangkan harapan rakyat dan memenangkan Pemilu mendatang.

Senada disampaikan ketua DPC PD Samarinda Viktor Yuan, itu makar yang harus dijawab dengan kesolidan partai Demokrat di tanah air.

“Kami mengutuk keras kudeta terhadap ketua umum Mas AHY,” tegasnya.

Viktor mengatakan Demokrat terus terbang tinggi dan menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Tentunya ini tidak terlepas dari sosok ketua umum AHY, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan adanya isu kudeta ini.

“Tapi kami di Samarinda dengan ketua DPD Kaltim bapak Syaharie Jaang komitmen setia dan solid,” tegas Viktor.(*)

Sakit Hati, Satu Nyawa Melayang

February 2, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Sakit hati membuat MM (21) warga Kampung Sunber Sari Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar) tega menghabisi nyawa M alias T (20) warga Kampung Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung.

Kapolres Kubar, AKBP. Irwan Yuli Prasetyo menyampaikan kronologis kejadian bermula ketika korban bertemu pertama kali dengan tersangka (17/1/2021). Saat itu korban meminjam uang sebesar Rp 2 juta dengan harapam korban mau diajak berhubungan intim.

“Saat itu korban menolak dan membuat tersangka sakit hati. Apalagi uang yang dipinjam korban tidak dikembalikan,” kata Kapolres Irwan didampingi Kasat Reskrim AKP. Iswanto saat menyampaikan rilis di Mapolres Kubar, Selasa (02/2/2021).

Kecewa dan sakit hati membuat tersangka merencanakan menghabisi korban. Melalui pesan whatshapp, tersangka membuat janji dengan iming-iming Rp 600 ribu untuk melakukan hubungan intim, Senin (1/2/2021)

Tergiur dengan tawaran tersangka, akhirnya korban dijemput tersangka dan dibawa ke rumah tersangka di Kampung Sumber Sari, tersangka menggunakan motor Suzuki Satria F, Sedangkan korban menggunakan motor Vixon.

Sesampai di rumah tersangka, korban menanyakan uang yang dijanjikan dan ternyata tidak ada. Korban akhirnya menolak diajak melakukan hubungan imtim oleh tersangka. Penolakan korban membuat tersangka geram dan mengambil sebuah pisau yang sudah disiapkannya.

“Keduanya bergulat dan korban berhasil merebut pisau dari tangan tersangka dan langsung menusukkan ke kaki tersangka,”kata Irwan Yuli.

Terluka akibat tusukan membuat tersangka bertambah geram dan kalap. Ia merebut pisau tersebut dari tangan korban dan langsung menusukkan pisau ke leher korban. Korban melarikan diri keluar rumah dan meninggal di tempat sebelum dilarikan ke rumah sakit.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan di Mapolres beserta barang bukti dan ini adalah murni kriminal,”ungkap Kapolres Irwan.

Akhirnya tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP lebih subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman minimal dua puluh tahun atau seumur hidup dan maksimal hukuman mati. (arf).

Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi di Samarinda dan Bontang

February 2, 2021 by  
Filed under Berita

BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim menggelar konferensi pers pengungkapan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, Selasa (2/02/2021).

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol. Rickynaldo Chairul didampingi Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana di Ruang Balai Wartawan Mapolda Kaltim.

Dir Resnarkoba Polda Kaltim menjelaskan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim dalam minggu ke-5 Januari 2021 telah melaksanakan penegakan hukum Tindak Pidana Narkoba di wilayah hukum Polda Kaltim dan telah berhasil mengamankan 4 (empat) Pelaku pengedar narkoba jenis sabu beserta barang bukti sebanyak 1.505,18 Gr (1,5 Kg) Sabu dan 21 Butir Extacy (INEX) di Kota Samarinda dan Kota Bontang.

“Berdasarkan pengembangan, 3 pelaku berhasil diamankan di Samarinda dan 1 pelaku di Bontang,” jelasnya.

Lebih rinci dijelaskan oleh Direktur Ditreskoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo, informasi yang mereka terima berawal dari masyarakat. Jika di daerah Samarinda dan di Bontang akan terjadi transaksi narkotika jenis sabu dan Extacy (INEX).

Dari informasi tersebut, pihaknya langsung bergerak dan melakukan pengintaian. Benar saja di daerah yang dimaksud, para pelaku akhirnya masuk dalam monitor, hingga akhirnya berhasil ditangkap bersama barang bukti.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa dari hasil barang bukti yang berhasil diamankan bisa menyelamatkan sekitar 7.550 Warga di Kaltim dari Bahaya Narkoba sesuai dengan perhitungan dari BNN.

“Untuk para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 2 UU no 35 th 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 10 tahun dan maksimal seumur hidup,” Tutup Kombes Pol Ade Yaya Suryana. (*)

Anggota BPD Kabupaten PPU Dilantik

February 2, 2021 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) periode Tahun 2021 – 2027 dari Desa Gunung Intan, Gunung Makmur, Gunung Mulia, Sri Raharja serta Desa Bukit Subur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi diambil sumpah dan dilantik Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Muliadi di Aula Lantai 1I Kantor Bupati, Senin (1/02/2021).

Dalam sambutan Plt. Sekda PPU Muliadi mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, BPD salah satu lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan dan anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah serta ditetapkan secara demokratis. Bahkan tugas pokok dan fungsi BPD sendiri juga sudah jelas tertuang dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016, yaitu membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

” Selamat kepada anggota BPD periode tahun 2021-2027 yang baru saja diambil sumpahnya dan dilantik, segera menyesuaikan diri dan bekerja, semoga momentum ini akan menambah serta bersinergi dalam membangun Kabupaten PPU,” ucap Muliadi.

Muliadi menyampaikan, BPD merupakan salah satu lembaga formal yang punya peran strategis dalam mendorong transparansi, akuntabitas, demokratisasi dan kesejahteraan warga. Maka haruslah mampu menjadi benteng dari iklim atau budaya birokrasi yang tidak bersih serta mampu merumuskan indikator kinerja agar masyarakat dapat melakukan penjagaan terhadap BPD itu sendiri.

“Untuk itu, kepada setiap anggota BPD yang baru dilantik diharapkan agar senantiasa dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan inovasinya untuk menghindari persoalan hubungan disharmonis antara BPD dan Pemerintah Desa yang setiap kali terjadi akibat kesenjangan pemahaman atas pengetahuan regulasi yang ada,” ujarnya.

Bahkan tambah Muliadi, kekuatan BPD itu terletak pada kemampuan “check and balances”. BPD memiliki hak bertanya dan bisa konfirmasi mengenai pembangunan desa. Terkait apa saja program yang sudah berjalan dan yang tidak dijalankan, BPD harus bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat.

Diakhir sambutannya Muliadi berpesan, BPD juga tidak boleh atau dinilai hanya sebagai “pemberi stempel” untuk memberikan legitimasi kepada pemerintah desa. Oleh karena itu, anggota BPD jangan sampai kurang memahami perumusan agenda-agenda yang diharapkan secara efektif dapat menciptakan pembaruan di desa.

“Selamat bekerja dan berikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat. Laksanakanlah tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan disiplin tinggi,” tutupnya. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb