Selama PPKM Darurat, ATM Chip Bisa Tarik Rp20 Juta

July 10, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Tutuk SH Cahyono membenarkan kabar yang mengatakan Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan dalam jumlah penarikan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Kebijakan ini hanya bersifat sementara dengan batas maksimal untuk penarikan tunai melalui mesin ATM sebesar Rp20 Juta tiap rekening dalam satu hari untuk kartu ATM yang menggunakan teknologi chip,” ujarnya seperti rilis yang dikirimkan ke media pada Kamis malam (8/7/2021).

Dijelaskannya, sebelumnya, batas maksimal penarikan tunai melalui mesin ATM sebesar Rp15 Juta. Namun dinaikkan seiring dengan kebijakan pemerintah yang memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Namun, kebijakan ini hanya dapat dirasakan oleh pemegang karu ATM yang telah menggunakan teknologi chip, dan berlaku sejak tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan 30 September 2021.

“Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah terkait PPKM Darurat guna menekan laju COVID-19. Kenaikan batas maksimal penarikan tunai menggunakan kartu ATM dengan teknologi chip hanya berlaku untuk mesin ATM dengan teknologi chip juga,” jelasnya.

Tutuk SH Cahyono

Untuk itu Tutuk meminta bank yang ada di Kaltim untuk mempublikasikan kepada masyarakat tentang daftar lokasi ATM yang dapat melakukan penarikan tunai dengan limit baru tersebut.

Selanjutnya, guna menjaga dan menjalankan keberlangsungan pelaksanaan tugas dan layanan publik yang mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat, BI terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah dan otoritas terkait termasuk asosiasi industri dalam menempuh langkah-langkah kolektif untuk melakukan pemantauan, asesmen, pencegahan, dan mitigasi implikasi penyebaran Covid-19.

BI Kaltim terus mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan memberlakukan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

“Nah lebih baik lagi jika menggunakan pembayaran nontunai dengan QR Code Indonesian Standard atau QRIS,” ujar Tutuk. (*/yl)

Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Samarinda Tunda PTM di 71 Sekolah

July 10, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda memastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah ditunda. Ditemui usai rapat bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda H Rusmadi terkait PTM di Ruang Rapat Wawali Kamis (08/07/2021) siang, Kepala Diadik Kota Samarinda Asli Nuryadin mengatakan sebanyak 71 sekolah yang semula akan melaksanakan PTM pada 12 Juli 2021 mendatang terpaksa harus ditunda. Hal itu dikarenakan infografis penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Samarinda tinggi.

“Tapi kita akan tetap mempersiapkan pembelajaran tersebut pada 71 sekolah tadi, seperti prokes (protokol kesehatan, Red), vaksin, serta kesiapan sarana dan prasarana di sekolah. Sehingga nanti apabila situasi itu membaik dan sudah mendapatkan izin, kita sudah siap melaksanakannya kembali,” ucap Asli.

Untuk metode PTM tersebut, ia mengatakan jumlah anak dalam proses PTM hanya separuh dari jumlah satu kelas. Kemudian untuk waktu pembelajaran juga ia katakan hanya 45 menit.

“Jadi misalkan 2 jam pelajaran itu kan 45 menit dikali 2. Nah, untuk PTM boleh dilakukan 45 menit saja. Untuk teknis terkait itu nanti guru pendidik yang mengaturnya. Yang penting anak-anak itu senang dulu. Ini kan sudah 1 tahun 4 bulan anak-anak libur. Artinya psikologi yang terjadi pada anak-anak itu kata pak Menteri Pendidikan Learning Loss itu telah terjadi. Itu yang kita khawatirkan. Tapi kembali lagi kepada prioritas utama kita itu ialah keselamatan, sehingga sesuai instruksi Pak Wali Kota (Dr H Andi Harun, Red)kita sementara cooling down dulu sambil menunggu perkembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Secara umum, Asli mencontohkan Standar Operasional Prosedur (SOP) PTM pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 34. Di antaranya skrining kesehatan bagi guru, tenaga kependidikan, dan siswa-siswi untuk memastikan kondisi kesehatannya tidak berpotensi untuk menularkan atau tertular Covid-19. Kemudian pengaturan jarak dengan prinsip social distancing dan physical distancing dalam berbagai aktivitas. SOP yang sama menurut dia, juga akan diterapkan ke sekolah-sekolah lainnya. (kfm/man)

Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Juga Jangan Lengah Sebaran HIV

July 10, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Samarinda menggelar rapat sinkronisasi program dan data terkait jumlah penderita HIV (human immunodeficiency virus) dan AIDS di kota Tepian. Dipimpin Asisten II Sekretariat Kota Samarinda drg Nina Endang Rahayu, rapat berlangsung Kamis (08/07/2021) pagi, di gedung Balai Kota.

Menurut Nina, epidemi kasus HIV dan AIDS di Samarinda mulai muncul sejak tahun 1997 dan sampai saat ini masih berlangsung. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda ia merincikan, jika jumlah pengidap HIV dan AIDS secara kumulatif sampai dengan bulan Desember 2019 berjumlah 4.242 orang dan yang meninggal tercatat ada sebanyak 415 orang.

“Penemuan kasus baru HIV dan AIDS pada tahun 2019 ini tercatat ada sebanyak 515 orang yang terkonfirmasi positif dan tersebar di semua puskesmas. Kalau dihitung rata-rata setiap bulannya kurang lebih sebanyak 45 kasus orang yang terjangkit HIV dan AIDS,”kata Nina yang juga menjabat sebagai Sekretaris KPA Samarinda ini.

Oleh itu, ia berharap melalui rapat sinkronisasi program dan data tadi setidaknya Pemkot bisa melihat proses penanganan masalah HIV dan AIDS di Samarinda. “Khususnya penangan mulai dari hulu sebagai langkah preventif dan hilir dengan tindakan kuratif untuk penyembuhan pasien yang terpapar,” kata Nina.

Persiapan yang dilakukan saat ini tambah dia tak jauh seperti langkah yang dilakukan pada tahun sebelumnya, yakni menggelar rapat koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, sosialisasi dengan kelompok-kelompok masyarakat serta peningkatan kapasitas stake holder dan kelompok tertentu.

Sebenarnya sambung dia, pada tahun 2020 sempat direncanakan untuk menggelar workshop menuju percepatan eliminasi HIV dan AIDS dengan goal Three Zero, yaitu Zero Kasus Baru, Zero Kematian Karena HIV, dan Zero Stigma dan Diskriminasi terhadap penderita HIV pada tahun 2030 yang akan datang.

“Walaupun saat ini kita berada di kondisi Covid-19, diharapkan HIV juga jangan dilupakan karena biar bagaimana pun masih banyak warga yang terkonfirmasi dan ini sangat merisaukan masyarakat di kota Samarinda, terlebih cara penularan nya juga sudah memasuki kawasan rumah tangga, jadi kita harus jaga supaya keluarga terdekat bisa terhindar dari virus HIV,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda ini.

Hadir dalam rapat pertemuan pagi itu juga Kepala Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB) Samarinda Nurul Mu’minayati. (Kfm/man)

KKP Samarinda dan Pemkot Sinergitas Cegah Penularan Covid 19

July 10, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima kunjungan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas II Samarinda Solihin. di ruang kerjanya, Kamis (8/7/2021) siang.

Selain bersilaturahmi, lawatannya siang itu juga sekaligus memperkenalkan diri karena baru mengemban tugas perdana di kota Samarinda sebagai kepala KPP.

Solihin yang sebelumnya pernah bertugas di kota Palangkaraya ini menyampaikan jika tugas pokok dan fungsi KPP sebenarnya sebagai barisan terdepan dalam mencegah penyakit menular khususnya dalam melakukan cegah tangkal penyakit dari pintu masuk negara baik di bandara maupun di pelabuhan.

“Selama ini kami juga sudah mendapat dukungan dari lintas sektoral yang sangat baik dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat yang ada di daerah baik itu stakeholder yang ada di pelabuhan maupun di bandara, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Samarinda seperti Dinas kesehatan maupun Dinas Perhubungan,” urainya.

Selain sambung dia, KKP kelas II Samarinda juga telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dengan melakukan vaksin bagi tenaga kesehatan di pelabuhan dan bandara untuk mengurangi terpaparnya Covid 19 yang saat ini semakin melonjak.

“Sekarang juga kita sudah mulai memberikan vaksin yang ditujukan kepada petugas pelayanan umum di bandara dan pelabuhan,” imbuhnya

Sementara, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan terima kasihnya kepada KPP Samarinda yang sudah ikut berperan dalam menekan jumlah terpaparnya Covid 19 di kota Tepian. Dimana sambung Wali Kota, bentuk sinergitas tadi satu visi dengan Pemerintah Kota yang sebelumnya selalu merajut kerjasama dengan TNI dan Polri.

“Semoga bentuk dukungan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda ini kita bisa mengatasi lonjakan penularan Covid 19 yang datangnya dari pintu masuk pelabuhan dan bandara,” ungkap Andi Harun

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Samarinda dr Ismed Kusasih, Plt Kepala BPBD Wahidduddin dan Sekretaris Satpol PP Samarinda Syahril.(KMf/man)

Jaga Kualitas Produksi, Perumdam Tirta Kencana Kuras Lima IPA

July 10, 2021 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samamrinda menjadwalkan pengurasan lima di Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk menjaga kualitas produksi. Kelima IPA tersebut yaitu IPA Loa Bakung, IPA Tirta Kencana, IPA Bendang 1, IPA Selili dan IPA Lipan yang akan dilakukan pengurasan instalasi bak reservoir dan bak clarifier, Selasa (13/7/2021) hingga Kamis (15/7/2021) mulai pukul 08.00.

Pengurasan IPA Loa Bakung pada hari Selasa, IPA Tirta Kencana dijadwalkan (Selasa – Kamis), IPA Bendang 1 (Selasa-Rabu), IPA Selili (Rabu) dan IPA Lipan (Kamis).

“Selama pengurasan tersebut tidak berdampak pada proses produksi namun layanan aliran distribusi dari Jalur IPA Tirta Kencana, IPA Bendang I, IPA Selili dan IPA Lipan berkurang tekanannya karena produksi tidak maksimal,” kata Direktur Teknik Ali Rachman AS didampingi Manager Produksi Syarif Rachman, Asisten Manager IPA Tirta Kencana Agus Muammar, Kepala IPA Bendang 1 Saiful, Asisten Manager IPA Lipan Muhammad Sofyan dan Asisten Manager IPA Selili Muhamad Tadjri melalui Asisten Manager Kesektariatan dan Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda HM Lukman, Sabtu (10/7/2021).

Dikatakan , pemeliharaan rutin pengurasan Instalasi Bak Reservoir dan Bak Clarifier yang sudah menjadi agenda rutin.. Pengurasan di IPA Tirta Kencana yang memiliki 5 Instalasi dilaksanakan dikerjakan bergantian.

Saat pengurasan gangguan aliran distribusi jalur IPA Tirta Kencana yang terdampak wilayah Kota, Wilayah Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Dadi Mulya, Kelurahan Bugis, Kelurahan Bandara, Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Pelita, Kelurahan Pasar Pagi, Kelurahan Pelabuhan, Kelurahan Karang Mumus, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kelurahan Sungai Pinang Dalam dan sekitarnya

Dijelaskannya untuk pengurasan lumpur clarifier 1 dan 2 di PA Bendang wilayah yang terganggu aliran distribusi Jalan M Said, Jalan Ring Road 1, 2 dan 3, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Perum Bukit Indah, Perum Citra Griya, Jalan Revolusi, Jalan Tengkawang, Jalan Kepala Gading, Jalan Kahoi, Jalan P.Suryanata , Perum Bukit Pinang, Kampung Pinang, Perum Graha Indah, Perum Batu Putih, Perun Erlisa, Perum Kehutanan, Perum Wartawan, Jalan H Anang Hasyim, Jalan Kadrie Oening, Jalur Boster A W Syahrani dan sekitarnya.

Wilayah terdampak pengurasan IPA Loa Bakung yaitu Jalan Jakarta, Perum Korpri Loa Bakung, Jalan Kemuning, Perum Corpotec, Jalan Ir Sutami, Komplek Pergudangan, Jalan Rapak Indah, Jalan Padat Karya , Jalan Flambloyan dan sekitarnya.

Sementara pengurasan di IPA Selili. Wilayah terdampak jalur IPA Selili yakni Jalan Lumba Lumba, Jalan S Alimudin, Jalan Pelita2,3 dan 4, Jalan Sejati, Jalan S Kapih, Jalan S Kerbau, Jalan Damai, Jalan Rumbia, Perum Arisco, Perum Sambutan Asri, Perum Kalimanis, dan Sekitarmya.

Untuk IPA Lipan dampak pengurasan wilayah yang terganggu alirannya Jalan Cipto Mangun Kusumo, Jalan P Suropati, Perum Citra Griya, Jalan Pelita, Perum Pesona Mahakam, Perum PIMA, Perum BPK, Jalan KH Harun Nafsi, Perum Samarinda Hills, Jalan AM Rifadin, Perum Grand Tamansari, Wilayah Loa Janan Ilir, Wilayah Palaran, Wilayah Mangkujenang, Perum Palaran City dan sekitarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur 4 IPA tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi terganggu,” terang Lukman.

Permohonan maaf atas terganggunya layanan ini, Kegiatan pengurasan ini bertujuan untuk menjaga kualitas agar kejernihan produksi air bersih selalu tetap terjaga. Untuk info dan pelaporan bisa hubungi contact center kami hotline 0541-2088100 atau Chat WA 0811553536 atau 0811552626. (*/lk)

« Previous PageNext Page »

  • vb