RSPB Lapangan Merdeka

April 5, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Rizal Effendi bersama Direktur RSPB dr Khairuddin dan Kepala DKK dr Dio pada HUT ke-34 RSPB tahun 2021

KALAU ada rumah sakit yang paling terkenal di Balikpapan, pasti Rumah Sakit Pertamina Balikpapan atau disingkat RSPB. Pertama masa pengabdiannya terbilang lama dan satu napas dengan kehadiran kilang Pertamina. Kedua, kualitas pelayanannya dianggap memadai dan terbilang maju sehingga banyak pasien luar Balikpapan minta dirujuk ke sini. Dan ketiga, Karena lokasinya yang mudah diingat dan selalu dilewati warga, di samping Lapangan Merdeka di Jalan Jenderal Sudirman No 1.

Kita tahu sendiri, sekarang ini Lapangan Merdeka sudah tidak pernah sepi. Warga Kota Balikpapan menganggapnya tempat mangkal dan pusat kegiatan berbagai aktivitas rekreasi.  Apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu, semua komunitas ada di sana, mulai anak-anak, remaja sampai keluarga. Karena itu penjaja makanan berkembang luar biasa. Mereka jualan kemana-mana sampai meluber ke pagar luar RSPB. Ada yang pakai meja, gerobak dan bahkan mobil.

Saya lihat waktu seluruh gubernur se-Indonesia berkumpul  di Balikpapan dalam rangka berkemahnya Presiden Jokowi di lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) pertengahan Maret lalu, Gubernur Jawa Barat Riduan Kamil sempat mangkal di sana. Bisa jadi dia senang makan  di warung jalanan sekalian bisa tebar pesona karena Riduan, yang sempat jadi wakil saya di kepengurusan wali kota peduli sanitasi, disebut-sebut salah satu calon kuat presiden 2024.

Keluarga dan pasien RSPB juga senang. Terkadang ikut belanja dan olahraga. Mau makanan apa saja ada di Lapangan Merdeka. Karena itu nama RSPB jadi ikut popular.

RSPB yang terus berkembang saat ini,  Senin (4/4/2022) kemarin merayakan ulang tahunnya ke-35. “Kita rayakan sederhana, karena tetap menjaga prokes dan suasana Ramadan,” kata Direktur RSPB dr M Noor Khairuddin, Sp B, MPH yang meminta saya memberikan testimoni.

Dulu sewaktu saya masih bertugas sebagai wali kota, hamper setiap tahun saya dating ke RSPB memberikan ucapan selamat, termasuk di har iulang tahunke-34 RSPB tahun 2021, dua bulan menjelang berakhir masa bakti saya. Karena itu saya terbilang akrab dengan RSPB termasuk tim manajemen sekarang yang dikomandoi dr Khairuddin bersama wakilnya bidang medical, HC & GA, keuangan dan keperawatan, dr Dedy Waskita, Rachmiyana, S Kep, NERS, Agung Kusuma SE dan Syarifah Hidayah, Amd Kep.

Meski RSPB diresmikan tanggal 4 April 1987 oleh Dr Ibnu Soetowo, Dirut Pertamina zaman Presiden Soekarno,   tapi cikal bakalnya jauh sebelum itu. Tahun 1949 Bataafsche Petroleom Maatshappij (BPM) , perusahaan minyak Belanda yang juga beroperasi di Kaltim sudah membangun rumah sakit di Balikpapan. Pada tahun 1957 ketika berdiri PT Pertambangan Minyak Nasional Indonesia (PT Permina) sebagai perusahaan minyak pertama bersifat nasional berimbas diambil-alihnya semua perusahaan minyak Belanda termasuk aset-asetnya seperti rumah sakit. Pada tahun 1968 PN Pertamin dan PN Permina merger  menjadi PN Pertamina. Bangunan rumah sakit peninggalan BPM itu cukup unik berbentuk bangunan yang atapnya setengah lingkaran.

RSPB pada awal pendirian dikelola oleh Pertamina Unit Pengolahan V, yang bertugas mengelola kilang Balikpapan. Mengingat Pertamina hanya bergerak pada bisnis intinya saja yaitu pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi, maka Pertamina melepas kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan inti. Belakangan RSPB di bawah kendali  PT Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), yang kemudian berganti nama menjadi PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika), anak perusahaan Pertamina yang khusus bergerak di bidang pelayanan kesehatan.

Namanya Rumah Sakit Pertamina, mulanya RSPB hanya melayani pekerja kilang dan pekerja lapangan Pertamina termasuk yang berada di anjungan lepas pantai dan di kapal. Tapi seiring perkembangan, RSPB seperti RSP lainnya termasuk induknya di Jakarta juga melayani pasien umum. Bahkan termasuk pasien yang pembiayaannya discover olehBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pasien cash, pasien berasuransi dan pasien yang dijamin perusahaan.

RSPB yang berdiri di atas tanah seluas 34.910 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 16.446 meter persegi, memiliki beberapa unit bangunan pelayanan. Ada fasilitas pelayanan rawat inap termasuk kelas super VIP, instalasi gawat darurat (ICU/ICCU/PICU/NICU), kamar operasi,  gedung layanan sport medicine, ada pelayanan poli, apotek, dan fasilitas penunjangl ainnya seperti laboratorium, rontgen dan CT Scan, USG 4D, EEG, fisioterapi dan endoskopi serta lainnya. RSPB juga punya fasilitas pendaratan helicopter untuk melayani rujukan yang biasanya dari pekerja Pertamina di anjungan lepas pantai.

Dengan didukung sejumlah dokter ahli dari 10 spesialis lebih dan perawat berkualitas berikut alat-alat medis  yang modern dan lengkap, maka tak heran kalau RSPB termasuk rumah sakit rujukan terbaik. Gubernur Kaltim Dr Isran Noor juga menyebut keandalan RSPB. Di bawah penanganan Ketua Tim Akreditasi RSPB dr Ahmad Subagyo, Sp P, akreditasi RSPB sudah mencapai tahap akhir dari kelas akreditasi yaitu tingkat paripurna.

Di sana ada dr Bisma Bratayatnya, Sp OG dan dr Ida PramayantiSpOg, spesialis kebidanan dan kandungan termasuk dr Aspian Noor Sp OG, suami Kepala Dinas Kesehatan Kota dr Andi Sri Juliarty alias dr Dio. Ada dr David Almeidi SpJP spesialis jantung dan pembuluh darah bersama dr Muhammad  Iqbal, Sp JP, langganan teman saya yang juga editor bahasa SjarifuddinHs. Ada dr Rahmat Dianto Sp BP-RE spesialis bedah plastik, dr Alvarez Zevanya MoningkaS p OT spesialis orthopedi,   dr Bambang Suasono Sp A spesialis anak, dr Healtho Lifeianto Dahlia, Sp THT spesialis THT, dr Wid Patria Widjaja Sp S spesialis saraf, dr Lilik Sujarwati Sp M spesialis mata, dr Ardsari Azminingrum Sp KK spesialis penyakit kulit dan kelamin dan banyak lagi dokter spesialis lainnya.

Pelayanan terbaru yang  ditawarkan RSPB adalah Male Klinik sebagai tempat konsultasi dan pemeriksaan kesehatan reproduksi pria oleh dokter spesialis. Klinik Gizi dan Obesitas untuk memenuhi harapan Sahabat Sehat RSPB untuk memperoleh berat badan ideal, meningkatkan kebugaran dan kesehatan serta Homecare RSPB yaitu layanan perawatan kesehatan yang bisa dilakukan di rumah oleh tenaga perawat terlatih yang sudah tersertifikasi, memiliki pendidikan secara professional dan sudah melewati seleksi yang ketat dan sesuai standar yang ada.

MENGHUBUNGI PAK AHOK

Tugas dan tantangan berat dihadapi RSPB sewaktu wabah Covid-19 sejak awal tahun 2021. Tim Satgas Covid seringkali berkoordinasi dengan RSPB, mengingat sebagian besar penyumbang Covid  Balikpapan dari pekerja Pertamina. Pernah puluhan pekerja kapal tangki minyak Pertamina positif dan pernah juga puluhan pekerja Pertamina yang berada di rigter papar semuanya. Tak kalah repotnya menghadapi ribuan pekerja perluasan kilang (RDMP), yang tinggal sebagian di lingkungan warga.

Saya pernah menghubungi komisaris utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Pak Ahok lewat WA. Kebetulan kenal waktu saya jadi pengurus Asosiasi Pemerintah Kota (Apeksi). Kepada Pak Ahok saya sampaikan agar fasilitas pelayanan RSPB berkaitan dengan penanganan Covid diperlengkapi maksimal. Maklum pekerja Pertamina banyak yang terpapar. Belakangan RSPB sudah dilengkapi dengan fasilitas lab Swab, sehingga tak perlu lagi dikirim ke Jakarta.

“Penanganan Covid memang tantangan yang luar biasa bagi kami di RSPB,” kata dr Khairuddin yang mulai menjabat sebagai Direktur RSPB, 8 Juli 2020. Yang istimewa, dokter bedah lulusan Fakultas Kedokteran UGM ini, asli putra Balikpapan. Sebelumnya dia wakil direktur, yang kemudian dipromosi menggantikan dr Syamsul Bahri, yang juga mendapat promosi ke PT Pertamedika.

Selain urusan koordinasi, saya juga sempat shock ketika istri, menantu dan 2 cucu saya terpapar Covid dan harus dirujuk ke RSPB. Belakangan juga putra saya, Aldi. Syukur berkat penanganan yang optimal, keluarga saya sembuh semua walau istri saya sempat dapat perawatan yang panjang dan intensif. “Alhamdulillah kami sekarang lebih berpengalaman dalam menangani Covid,” kata dr Elies PitrianiSp P, dokter spesialis paru, yang rajin berkomunikasi dengan saya.

Atas petunjuk dr Dio sebenarnya saya harus melakukan pemeriksaan kesehatan semacam medical chekup (MCU). Saya dirujuk ke RSPB yang sudah pengalaman menangani ribuan pekerja Pertamina dan memang punya unit pelayanan MCU. “Kapan waktunya Pak Rizal, kami siap,” kata dr Khairuddin mengingatkan saya.

Selamat ulang tahun ke-35 RSPB. Maju terus untuk membangun korporasi kesehatan Indonesia dalam rangka mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Saya teringat pesan dari Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Novita Wijayanti yang pernah meninjau RSPB. Dia mendorong agar RSPB dapat terus meningkatkan pelayanan maupun dokternya dalam rangka mendukung persiapan pembangunan IKN.

“Ini rumah sakit Pertamina yang sangat strategis, harus terus dikembangkan,”  katanya bersemangat. @@@@@

Delapan Saksi Dihadirkan JPU Pada Kasus Dugaan Korupsi SMAN 3 Batu

April 5, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SURABAYA – Sidang lanjutan dugaan korupsi kegiatan pengadaan tanah pendidikan di SMAN 3, Kota Batu Tahun 2014 di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Surabaya, Senin (4/4/2022).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi itu, dipimpin Ketua Majelis Hakim Ketua, Cokorda Gede Arthana. Sementara  Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu yakni Afrid Sundoro Putro,  Silfana Chairini,  Alfadi Hasiholan serta Aditya Nugroho menghadirkan delapan saksi.

Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Batu, Edi Sutomo menyampaikan, saksi yang diperiksa kali ini, yakni Mudji Dwi Leksono, Cahya Wisesa Sri Rama Atmaja, Maria Inge Sandrasari, Tauchid Baswara. Selain itu, saksi Reni Apriani Widowati, Mulia de Ruiters serta saksi Saiful Anwar dan Shanti Restuningsasi.

“Sedangkan terdakwa atas nama Edi Setiawan, didampingi oleh penasehat hukumnya  Sentot Yusuf Patrika dan Nanang Istiawan Sutriyono  didampingi penasehat hukum Haris Fajar K  ,” kata Kasi Intel.

Perkara TPK (Tindak Pidana Korupsi ) berupa  kegiatan pengadaan tanah Bagi pembangunan untuk kepentingan umum prasarana pendidikan SMAN 3 Kota Batu Tahun 2014 di Split menjadi 2 perkara.

“Dengan nomor perkara 16/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Sby untuk terdakwa Nanang Ismawan Sutriyono dan nomor perkara 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Sby untuk terdakwa Edi Setiawan. Kedua perkara tersebut ditangani oleh Majelis Hakim yang sama dengan Hakim Ketua Cokorda Gede Arthana, ” terang Edy.

Persidangan selanjutnya akan dilaksanakan Senin, 11 April 2022 masih agenda pemeriksaan saksi dan proses persidangan tetap dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom.

“Kedua terdakwa tetap berada di Lapas Klas 1A Lowokwaru Malang Kota, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” pungkas Edy Sutomo yang sekaligus humas Kejari Batu. (Buang Supeno)

Yamaha Raih 8 Penghargaan, Dominasi Otomotif Award 2022

April 5, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Yamaha mengukuhkan dominasi di ajang penghargaan bergengsi Otomotif Award yang digelar pada Jumat, 1 April 2022. Sebanyak 8 award diraih oleh Yamaha di segmen matik, bebek dan sport, termasuk Rookie of The Year 2022

Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan sekaligus membuktikan kualitas dan keunggulan produk-produk Yamaha yang diterima dengan baik oleh pasar Indonesia.

Deputy Director Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Takeyama Hiroshi mengatakan Yamaha ingin memberikan apresiasi kepada seluruh konsumen, dealer, pemasok, dan karyawan Yamaha, karena tahun ini Yamaha dapat menjadi merek yang paling banyak mendapatkan penghargaan di ajang Otomotif Award 2022. Ini adalah bukti produk dan layanan Yamaha memiliki kualitas dan diakui oleh konsumen Indonesia. Ia juga ingin mendedikasikan pencapaian yang luar biasa ini kepada semua pihak yang selalu mendukung merek Yamaha. Yamaha selalu berupaya untuk terus menciptakan demand baru dan berinovasi tanpa henti untuk mencapai misi perusahaan kami yaitu “Kando Creating Company” dan slogan “Semakin Di Depan”.

“Produk terbaru kami “Fazzio Hybrid-Connected” merupakan salah satu inovasi baru dari Yamaha untuk pasar Indonesia. Kami sangat senang Yamaha Fazzio Hybrid-Connected dapat memenangkan 2 penghargaan sekaligus, sebagai Best Medium Retro Skutik dan Rookie of The Year 2022. Kami berjanji akan terus membuat inovasi-inovasi baru untuk pasar Indonesia, nantikan terus kejutan-kejutan selanjutnya dari Yamaha,” ungkap Takeyama Hiroshi, Deputy Director Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Dari hasil penilaian oleh dewan juri, motor kategori Classy Yamaha yaitu Fazzio Hybrid-Connected layak dinobatkan sebagai Rookie of The Year. Pendatang baru yang menjadi kejutan besar dunia otomotif roda dua Tanah Air di awal tahun ini tersebut, mampu menunjukkan prestasi cemerlang seiring booming motor ini di market Indonesia.

Pada segmen matik, Fazzio Hybrid-Connected juga membuktikan kualitasnya dengan menyabet predikat Best Medium Retro Skutik. Selain itu juga terdapat Lexi yang diganjar label Best Medium Skutik 125 cc. Lalu Best Big Skutik untuk Tmax DX.

Sementara itu di kategori sport, motor sport teranyar Yamaha yaitu All New R15M Connected-ABS diganjar sebagai Best Sport Fairing 150 cc. Makin lengkap dengan prestasi WR 155 R yang menjadi Best Sport Low Dual Purpose dan Best Sport Retro yang disematkan pada XSR 155.

Selain itu, Yamaha pun mencatatkan konsistensi pencapaian terbaik di bagian motor bebek atau moped dimana MX King 150 masih mempertahankan kejayaan dengan status sebagai Best Cub 150 cc.

Keunggulan Yamaha dalam meraih banyak penghargaan di Otomotif Award merupakan bagian dari bukti kesuksesan menghasilkan produk-produk bermutu tinggi. Hadirnya deretan motor unggulan Yamaha pun kian mendukung kehidupan berkendara konsumen yang juga kini dilengkapi dengan gaya hidup sesuai tren terkini.

 

Berikut daftar 8 award yang diraih Yamaha di Otomotif Award 2022

1.Best Cub 150 cc : MX King

2.Best Medium Skutik 125 cc : Lexi

3.Best Medium Retro Skutik : Fazzio Hybrid-Connected

4.Best Big Skutik : Tmax DX

5.Best Sport Fairing 150 cc : All New R15M Connected-ABS

6.Best Sport Low Dual Purpose : WR 155 R

7.Best Sport Retro : XSR 155

8.Rookie of The Year : Fazzio Hybrid-Connected

Kementerian PUPR Anggarkan Preservasi Jalan Samarinda – Bontang

April 5, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Purnyoto menjelaskan tahun 2022 ini Kementerian PUPR telah menyiapkan APBN untuk preservasi jalan  Simpang 3 Lempake – Simpang 3 Sambera – Santan dengan alokasi lumayan besar.

“Untuk Simpang 3 Lempake – Simpang 3 Sambera – Santan, alokasi pagu indikatif yang  kita siapkan sebesar Rp 136,15 miliar,” kata Purnyoto di Kantor BBPJN Kaltim Balikpapan, pekan lalu.

Angka ini menjadi yang terbesar di antara peta rencana penanganan tahun 2022 untuk kegiatan preservasi jalan dan jembatan. Bukan hanya mulus hingga Santan, APBN pun telah juga disiapkan untuk preservasi jalan Santan – Bontang – dalam Kota Bontang.

“Untuk jalur Santan sampai dalam Kota Bontang, APBN kita alokasikan sebesar Rp 35,43 miliar,” ungkap Purnyoto.

Setelah selesainya seluruh perbaikan jalan tahun ini, diharapkan kondisi jalan dari Samarinda menuju Bontang akan lebih baik sehingga waktu tempuh bisa lebih singkat. Tahun ini secara keseluruhan untuk kegiatan preservasi jalan dan jembatan, APBN menyiapkan  sebanyak  Rp 1,1 triliun tersebar untuk seluruh ruas jalan nasional di Kaltim.

Ruas jalan tersebut antara lain jalur menuju Kutai Barat hingga batas Kalimantan Tengah. Termasuk juga jalur menuju Kabupaten Berau hingga batas Kalimantan Utara dan preservasi jalan di wilayah selatan Kabupaten Paser, sampai Jalan Kerang batas Kalimantan Selatan.

Penanganan preservasi jalan ini dilakukan menggunakan dana singel year contract (SYC) dan multiyears contract (MYC).

“Sedangkan untuk Kabupaten Mahakam Ulu masuk dalam peta rencana penanganan tahun 2022 untuk kegiatan pembangunan jalan melalui MYC. Sedangkan untuk pemeliharaan menggunakan SYC,” bebernya.

Untuk Kabupaten Mahakam Ulu beberapa pekerjaan pembangunan jalan yang akan dilakukan adalah Long Bagun – Tering 1, Tiong Ohang – Long Pahangai 3, Long Bagun – Tering 3 dan Long Pahangai – Long Boh dengan total alokasi dana sekitar Rp 145 miliar. (sam)

Grand Durek Batu Masih Terus  Membangun, Kendati Melanggar Perda

April 5, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Komisi A Lakukan Sidak terhadap Lokasi Pèrumahan Grand Durek

BATU – Kendati melanggar Perda, Pembangunan Perumahan Grand Durek yang terletak di dusun Sawahan desa Giripurno Kecamatan  Bumiaji terus berlanjut.

Perumahan ini dikeluhkan warga setempat,bahkan  sebelumnya sudah pernah ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota batu karena telah melanggar perda.

Bahkan Wakil ketua Komisi A, Jatmiko telah melalukan  sidak dua kali. Dalam sidak pertama sudah ada keputusan untuk menghentikan dulu kegiatan pembangunan.

Pengembangan disarankan hanya melakukan pembangunan plengsengan sungai, agar tidak longsor dan merugikan masyarakat serta pemilik perumahan. Ternyata plengsengan tidak dibangun dan, kini justru terjadi longsor.

Komisi A menilai pengembang Grand Durek telah melakukan pelanggaran terhadap tata ruang kota dan lingkungan.

Menurut Subari, salah satu warga dusun sawahan Desa Giripuro Kec. Bumiaji Kota Batu, yang lokasinya berdekatan dengan perumahan “Grand Durek” mengungkapkan pembangunan perumahan ini sebenarnya telah merugikan lingkungan dan masyarakat.

“Pembangunan perumahan ” Grand Durek” telah menghilangkan fasum dan aliran sungai hingga aliran sungai yang semula mengalir ke timur, sekarang di alihkan ke selatan, sehingga mengakibatkan banjir saat intensitas hujan deras,” kata Subari ketika ditemui media ini, Senin (4/3/2022).

Keluhan warga terkait perumahan Grand Durek dibenarkan  suwandi, anggota komisi A DPRD Kota Batu.  Menurutnya pihak DPRD sudah menerima aduan warga dan sudah ditindak lanjuti dengan melakukan sidak.

“Sudah pernah dilakukan sidak dan bahkan sudah dilakukan penutupan dengan memasang garis polisi, namun pada kenyataannya garis tersebut dirusak dan kegiatan kembali dilakukan,” ungkap Suwandi. anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Batu ini, Senin ( 4/4/2022)

Lebih lanjut Suwandi mengungkapkan  atas kejadian pengrusakan tersebut pihaknya telah memanggil pihak terkait untuk menanyakan hal tersebut, namun hingga kini masih belum ada titik terang, ungkapnya.

Sementara itu dari pihak pengembang saat ditemui di lapangan, masih enggan memberikan penjelasan.  Namun nampak peroses pengerjaan perumahan masih terus berlangsung. (buang Supeno )

« Previous PageNext Page »

  • vb