Jasno Terima Keluhan Soal Air Bersih dan Minyak Goreng

May 23, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA –Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno baru saja usai melakukan reses di beberapa wilayah yang merupakan dapilnya. Jasno melakukan penjaringan aspirasi di wilayah Kecamatan Palaran yang merupakan basis pilihnya alias dapilnya.

Anggota DPRD dari Fraksi PAN ini mengungkapkan, masih banyak kondisi infrastruktur jalan yang butuh sentuhan pembangunan berupa semenisasi, serta drainase yang kurang.

“Memang di daerah Palaran ini, kondisi infrastruktur jalan, drainase, kondisinya masih banyak yang tanah sehingga masih butuh semenisasi atau cor. Begitu pula dengan drainase, karena memang program pengendalian banjir pemkot ini, jadi hampir semua titik jalan itu sudah terealisasi,” kata Ketua PAN Samarinda ini

Namun demikian, dia menyebutkan, parit alam masih menjadi keluhan masyarakat. Beberapa ruas parit alam yang menjadi saluran pembuangan air menuju sungai tidak terkonek dengan baik sehingga menyebabkan genangan air.

“karena untuk membuang air dari sisi kanan dan kiri jalan melalui parit alam itu terkonek dengan baik dengan sungai. Sehingga ini juga perlu perhatian pemerintah,”sebutnya

Lanjut Jasno, rupanya imbas kenaikan Minyak Goreng (Migor) beberapa waktu lalu masih dirasakan oleh masyarakat Kecamatan. Pasalnya, hingga sekarang harga minyak goreng tak kunjung stabil alias mahal.

“Seluruh indonesia saya pikir merasakan hal yang sama harga minyak naik membuat ibu-ibu kesulitan. Tentunya ini juga perlu perhatian pemerintah,” terangnya

Tak hanya itu saja, di era yang kian maju khususnya di kota yang bertajuk pusat peradaban ini rupanya masih ada wilayah-wilayah yang belum terkoneksi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan maksimal, di antaranya daerah Bukuan, Kecamatan Palaran.

“Memang untuk daerah Palaran itu beberapa belum teraliri jaringan PDAM diantara daerah Bukuan,”pungkasnya. (man/adv)

Helmi Reses di Dua Kecamatan, Warga Usulkan Renovasi Mushalla dan Pembangunan Pos Yandu

May 23, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Agenda reses dilakukan kalangan dewan di DPRD Samarinda. Termasuk pula dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. Reses dilakukan pada Jumat 20 Mei 2022 di Jalan Mugirejo RT 15, Kecamatan Sungai Pinang.

kemudian, dia  reses juga satu hari setelahnya yakni pada Sabtu 21 Mei 2022.  Reses di hari Sabtu itu dilakukan di Jalan Padat Karya (Bayur)  Kecamatan Samarinda Utara.

Beberapa usulan warga disampaikan Helmi Abdullah turut disuarakan seperti persoalan semenisasi, drainase, renovasi mushola, pembangunan posyandu, pembangunan posko kebakaran, pembangunan ruang kelas untuk SMP, serta sarana olahraga.

“Tadi ada juga yang menyampaikan perihal pengadaan bibit dan pupuk, serta modal untuk pedagang kecil,” kata Helmi Abdullah saat ditemui media ini di acara silaturrahmi Tidar Kaltim (22/05/2022)

Lebih lanjut, anggota Fraksi Gerindra ini menyampaikan, hasil diskusi dari para warga ini, dia tampung dan selanjutnya akan dibawa ke dalam agenda dewan untuk dibahas kelanjutannya.

“Untuk kegiatan reses sebelumnya sudah banyak yang terealisasi baik semenisasi, drainase dan lain. Begitu juga reses ini nantinya akan kami realisasikan,” jelasnya

“Kalau permintaan yang kecil-kecil bisa dari saya sendiri namun kalau yang besar nantinya coba diajukan menggunakan APBD,” tutupnya (man/adv)

Saya Tetap MU

May 23, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

MU – Manchester United menyelesaikan laga terakhir, Minggu tengah malam kemarin. Lawannya tim papan bawah, Crystal Palace. Saya nobar di rumah. Hasilnya, tim sekotanya Manchester City juara, MU tetap saja tak bisa menang. Jangankan jadi juara, masuk lima besar saja tak mampu. MU merana di urutan ke-6 musim kompetisi 2021/2022. Jadi tahun depan MU juga tak bisa mengikuti Piala Champions kecuali Piala Eropa.

Saya memang cerita Liga Inggris. The Red Devils yang bermarkas di kota Manchester, Inggris, satu-satunya tim sepakbola dunia yang sangat saya cintai. Sejak dulu. Bahkan waktu saya masih jadi wartawan. Waktu saya sibuk di kursi wali kota, saya sempat-sempatkan nobar dengan teman-teman United Indonesia Balikpapan, di Gunung Malang.

Seperti ikut kena wabah Covid-19, dalam beberapa tahun terakhir kejayaan MU tampaknya mulai pudar. . Terutama setelah pensiunnya pelatih legendaris mereka, Sir Alex Ferguson. Dua pelatih MU terakhir, Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick membuat MU hancur lebur. Dua-duanya bukan pelatih agresif dan bertangan dingin. Hanya wajahnya saja yang dingin. Kalah atau menang, wajah kedua pelatih itu ya dingin-dingin saja. Tidak berubah, bahkan tanpa ekspresi. Lumayan Solskjaer masih sering tersenyum. Tapi Rangnick jarang sekali. Wajahnya senantiasa muram. Bagaimana pemain bersemangat. Jadi ya sering kalah.

Saya lihat di Stadion Old Trafford, Alex Ferguson alias Fergie tetap setia mendampingi. Walau hanya di bangku penonton. Tapi tim MU benar-benar rapuh. Mandul di depan, longgar di belakang. Penyerang andalan Ronaldo seperti kehilangan taji. Padahal pada masa Fergie, MU benar-benar menjadi Setan Merah. Ditakuti di kandang mana saja. Itu sebabnya Fergie yang menangani MU selama 27 tahun (1986-2013) mampu mempersembahkan 38 trofi dari dalam dan luar negeri.

Di waktu mendatang, kompetisi Liga Inggris 2022/2023, MU sudah punya pelatih baru. Erik ten Hag, namanya. Berusia 52 tahun. Dia pelatih sukses Ajax Amsterdam, yang diboyong dengan biaya kompensasi kepada Ajax sebesar 1,6 juta poundsterling atau sekitar Rp 30 miliar. “Ini kehormatan besar bagi saya dipercaya menangani MU. Saya senang sekaligus siap hadapi tantangan,” katanya bersemangat.
Kehadiran Erik ten Hag ini mengingatkan saya kepada sejumlah pemain MU asal Belanda yang hebat-hebat. Seperti penjaga gawang terkenal Edwin van den Sar, penyerang Ruud van Nistelrooy, Robin van Persie, Jaap Stam, Daley Blind, Arnold Muhren, dan Raimond van der Gouw.

Banyak yang menyarankan kepada Erik ten Hag untuk menghadapi kompetisi musim mendatang, dia harus melakukan cuci gudang alias revolusi skuad MU untuk membentuk tim baru yang solid. Kabarnya ada 10 pemain yang harus dibuang termasuk tiga pemain pilar utama MU, yaitu kapten Harry Maguire, penyerang Cristiano Ronaldo, dan gelandang Paul Pogba. Ketiganya disebut-sebut sering bikin “onar” sehingga MU jatuh “rakai” kata orang Banjar.

Maguire sering “blunder.” Padahal kapten timnas Inggris ini andalan di barisan belakang. Akibatnya gawang MU yang dijaga de Gea sering kebobolan. Karena itu dia berpotensi didepak dari tim,
kalau Ten Hag berhasil membawa pemain belakang baru. Sedang Ronaldo sendiri mengatakan tetap ingin bertahan di MU sepanjang pelatih anyar Setan Merah menginginkan kehadirannya. Kapten Portugal berusia 37 tahun ini dikontrak MU sampai akhir Juni 2023.

Sedang Pogba akan pergi dengan status bebas transfer karena kontraknya berakhir 30 Juni nanti. Kabarnya dia akan berlabuh ke Parist Saint-Germain (PSG) atau Juventus. Berita terakhir Pogba sudah mencapai kesepakatan personal dengan klub raksasa Italia itu. Dengan status yang sama juga hengkang adalah tiga pemain senior MU, Edinson Cavani, Nemanja Matic, dan Juan Mata.

Erik ten Hag kabarnya juga terbuka menjual Eric Bailly dan Phil Jones yang sama-sama kesulitan mendapat tempat. Ini juga dialami penjaga gawang asal Belanda Dean Henderson, yang kalah tajir dengan David de Gea. Juga bernasib sama terdepak Aaron Wan-Bissaka dan Jesse Lingard.

Sejumlah pemain baru lagi diburu Ten Hag. Tapi siapa pun yang dipilih untuk memperkuat skuad MU ke depan, dukungan saya tidak berubah. Saya tetap mencintai MU. Saya tetap menonton MU. Itu sudah saya tularkan ke cucu saya, Defa dan Dafin. Meski ada yang mencibir, termasuk sahabat saya Farhat Brahma, yang sekarang menjadi Staf Khusus Wapres. “Apaan masih pakai kaus MU?” katanya menyindir foto profil saya, kemarin.

Satu yang membuat saya masygul, meski pernah ke Inggris, saya belum pernah menjejakkan kaki ke markas MU di Stadion Old Traffod. Anehnya, malah saya sudah pernah singgah ke Stadion Camp Nou Barcelona dan Santiago Bernabeu Real Madrid di Spanyol. Saya sempat bawa oleh-oleh rumput di Stadion Camp Nou. Ini stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas 99.354 penonton.

JUGA SAYA CINTAI
Selain MU, ada dua tim sepakbola yang juga sangat saya cintai. Keduanya dari dalam negeri. Yaitu, tim Persiba Balikpapan dan pasukan Merah Putih, PSSI. Apapun yang terjadi, keduanya tetap harus saya bela.
Saya punya ikatan batin dengan Persiba. Berkat meliput Persiba saya jadi wartawan Jawa Pos-nya Pak Dahlan Iskan. Berkat Persiba, Wali Kota Syarifuddin Yoes mengizinkan koran Manuntung milik Yayasan Pemkot Balikpapan dikerjasamakan menjadi Harian ManuntunG (sekarang Kaltim Post). Berkat Kaltim Post, saya menjadi wakil wali kota dan wali kota dua periode.

Pak Yoes dulu habis-habisan membela Persiba hingga naik ke divisi utama. Pak Yoes sendiri yang terjun langsung. Setelah itu Pak Tjutjup Suparna menyerahkan pengelolaan Persiba kepada H Syahril H. Taher, pengusaha dan ketua MPC Pemuda Pancasila Balikpapan. Kebijakan ini diteruskan Pak Imdaad dan saya. Belakangan Persiba oleng dan prestasinya juga melorot ke Liga 2. Sempat mau ditangani Wali Kota Rahmad Mas’ud ketika masih wakil wali kota secara pribadi, tetapi kemudian batal. Syukurlah Pak Sekda Sayid Fadli menemukan I Gde Widiade, pengelola sepakbola dari Bali yang mau berjibaku menyelamatkan Persiba sampai sekarang. Pak Gde sebelumnya pernah mengelola Persija Jakarta dan Bhayangkara Surabaya United.

Atas dedikasinya yang luar biasa itu, saya memberikan penghargaan kepada Pak Gde pada hari ulang tahun kota. Saya berharap dia masih tahan mengawal Persiba pada musim kompetisi tahun depan. Maunya kita di Stadion Batakan yang megah itu, Persiba bangkit lagi ke Liga 1. Kita tunggu racikan pelatih baru Persiba, Ilham Romadhona menggantikan Fakhri Husaini. Ilham sebelumnya pelatih kepala Barito Putera U-18 dan pernah menjadi pelatih Indonesia All Star U-20.

Sebagai anak Bangsa, tentu saya dan Anda juga harus mencintai tim kebanggaan nasional kita, PSSI. Meski baru saja kita dirundung duka, Timnas Indonesia U-23 gagal melangkah ke babak final SEA Games 2021. Timnas asuhan pelatih Korsel, Shin Tae-yong ini kalah 0-1 dari timnas Thailand di perpanjangan waktu babak semifinal.
Sebelumnya di babak penyisihan grup, kita juga sempat dibantai tim tuan rumah, Vietnam 0-3. Skor ini lebih baik sedikit dari nasib MU, ketika di luar dugaan dipermalukan tim papan tengah Brighton 0-4, dua minggu lalu. Gara-gara ini MU terlempar dari 5 besar. Badan saya sempat meriang. Kepala juga cekot-cekot.

Gara-gara gagal ke babak final, maka pupuslah harapan Garuda Muda memenuhi target PSSI dan KONI Pusat menyabet medali emas. Untunglag masih bisa menyabet medali perunggu mengalahkan Malaysia. Ini sekaligus kegagalan pelatih Shin Tae-yong yang kedua kalinya. Sebelumnya pelatih berusia 52 tahun itu juga gagal membawa timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2020.

Waktu itu kita juga dikalahkan Thailand di babak final. Jadi misi balas dendam juga gagal. Padahal kita berharap dalam Piala AFF kita bisa juara. Hampir semua warga Indonesia pakai kostum merah Garuda, meski hanya nonton di depan layar TV. Semangat kita semua sudah menjadi-jadi. Eh, tahunya kita rontok.

Ada yang memprediksi nasib pelatih Shin Tae-yong di ujung tanduk. Tapi Ketua Umum PSSI, M Irawan bilang masih aman. “Kita masih butuh proses. Kita berharap Shin Tae-yong bisa mencapai target saat di Piala Dunia U-20 tahun 2023 mendatang,” kata Irawan yang akrab dipanggil Iwan Bule.

Saya pernah bermain bola, baik sesama rekan wartawan maupun dengan tim Forkompida. Juga dengan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Zainuri Hasyim, Kapolda Kaltim Irjen (Pol) Bachrumsyah R, Pak Tjutjup, dan Pak Imdaad. Juga Pak Zaenal Muttaqin dan Chandra “Nakata” Gunawan. Terkadang kita main dalam satu tim bernama “Kasbon Plus” dipimpin wartawan Sjarifuddin Hs, yang akrab dipanggil dengan julukan “jenderal.” Juga bergabung pelatih Eddy Simon Badawi dan M Arsyad, pelatih PSAD, pemain veteran Persiba seperti Irianto Sukliwon dan Rahmin Sanjaya.

Kita pernah juga melawan tim DPRD Kota Balikpapan dipimpin Andi Burhanuddin Solong (ABS). ABS yang dikenal sangar itu menjadi penjaga gawang. Suatu ketika saya lihat dari jauh dia duduk bersandar pada tiang gawang. Kepalanya merunduk. Saya pikir dia lagi membaca mantera agar gawangnya tidak kebobolan. Ternyata yang bersangkutan sudah hampir ambruk dengan napas tersengal-sengal. Semua panik mencari bala bantuan. Gara-gara itu kita memenangi pertandingan. Wasit meniup pritt…pritt…pritt. Pertandingan berakhir.@@@@@

Enjoy Berkendara XSR 155 Untuk Touring Eksplorasi Tempat Wisata

May 23, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Enjoy Berkendara XSR 155 Untuk Touring Eksplorasi Tempat Wisata

Touring menjadi hobi biker sepeda motor yang kerap dilakukan ke berbagai tempat termasuk destinasi wisata guna refreshing atau mendapatkan pengalaman mengeksplorasi lokasi yang tengah viral dikunjungi. Hal ini juga dilakukan oleh para pengguna XSR 155 di Sulawesi yang memiliki kegemaran touring ke obyek pariwisata di wilayah itu.

Bukan hanya touring biasa tapi menantang alam demi mencapai titik tujuan yang dijalani dengan menikmati perjalanan jauh bersama XSR 155. Hasril Hamun, konsumen XSR 155 asal Makassar gemar melakoni touring yang memiliki rintangan sulit namun dapat diatasi dengan berkendara motor sport heritage Yamaha itu. Meskipun masih terbatas karena masa pandemi, namun Hasril bersama teman-teman biker XSR 155 lainnya berupaya memenuhi kebutuhan menelusuri keindahan alam di seputar Sulawesi Selatan.

”Perjalanan terjauh dan paling menantang yang pernah saya lakukan dengan XSR 155 adalah dalam rangka ulang tahun pertama komunitas XBI (XSR Brotherhood Indonesia) Makassar di bulan April 2021 bersama 6 orang member lainnya. Kami melakukan touring ke beberapa tempat wisata start dari Makassar sampai Enrekang. Karena perjalanan ini berjarak jauh, tentunya membutuhkan fisik yang kuat serta kondisi motor yang bagus. Untuk itu kami melakukan persiapan menjaga badan sehat dan bugar juga pengecekan motor demi kelancaran touring,” ungkap Hasril Hamun, Ketua XSR Brotherhood Indonesia (XBI) chapter Makassar yang memilih XSR 155 warna hitam sebagai partner berkendaranya.

Perjalanan yang ditempuh Hasril bersama rekan-rekannya sudah diwarnai hujan dari Makassar. Setelah itu mereka melewati beberapa titik jalur beragam seperti jalan rusak, tanjakan, lalu berbelok-belok dengan pinggiran jurang terjal yang dilalui saat cuaca berkabut. ”Menghadapi kontur trek yang tidak mulus seperti itu cukup menantang, namun kami tidak khawatir karena terbiasa touring dan juga pakai XSR 155 yang teruji mampu melibas trek bervariasi untuk adventure. Performa motor XSR 155 terbukti unggul dengan mesin berkapasitas 155cc dan VVA (Variable Valve Actuation) yang memaksimalkan tenaga mesin sehingga merata di setiap putaran mesin. Karakter motor ini cocok untuk segala medan sehingga asyik dibawa buat touring,” tambah Hasril Hamun.

Komunitas XSR Brotherhood Indonesia (XBI) Chapter Makassar Enjoy Berkendara XSR 155 Untuk Touring Eksplorasi Tempat Wisata

Pria berusia 31 tahun itu memaparkan, sejak memiliki XSR 155 di akhir tahun 2020 lalu, dia sangat bersemangat berkendara dengan motor itu menyambangi tempat-tempat wisata yang ada di Sulawesi Selatan. Hal itu karena dia merasakan manfaat fitur dan teknologi pada XSR 155.

Buat penghobi touring dapat memilih XSR 155 sebagai partner berkendara dan untuk mendukung hobi tersebut berikut cara enjoy berkendara dengan motor tersebut dari Yamaha Riding Academy (YRA) :

1.Persiapan Touring

-Lakukan pengecekan komponen motor terkait ban, oli, lampu, kelistrikan dan lainnya. Juga disarankan service motor terlebih dahulu di bengkel resmi sehingga motor dalam kondisi bagus untuk perjalanan touring.

-Jaga fisik agar tetap prima, jangan begadang sebelum touring. Lakukan olahraga ringan dan pemanasan sebelum touring supaya membantu pelemasan otot-otot tubuh dan membuat tubuh tetap bugar.

-Siapkan safety riding yang lengkap seperti helm, sarung tangan, jaket, sepatu dan lainnya untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.

-Tentukan titik kumpul, kenali rute perjalanan yang aman dan biasa dilewati oleh pengendara lainnya, ketahui informasi mengenai kondisi terakhir jalan.

-Membawa surat-surat kelengkapan berkendara, uang dan alat komunikasi.

2.Saat di perjalanan

Jaga jarak aman, jangan saling mendahului dengan teman yang bersama dalam perjalanan touring, hindari melakukan tindakan yang mendadak seperti mengerem, berbelok, berhenti agar tidak tertabrak oleh pengendara di belakang atau pengendara lainnya. Selain itu lakukan akselerasi atau pengereman secara halus, jaga konsentrasi dan kontrol emosi. Upayakan istirahat jika sudah berkendara 2 sampai 3 jam.

3.Mendapatkan performa motor maksimal

Dengan menggunakan XSR 155, pengendara akan mendapatkan performa motor yang maksimal karena motor ini memiliki mesin berkapasitas 155cc dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation) sehingga tenaga merata di setiap putaran mesin. Biker pun akan merasakan sensasi berkendara yang nikmat ketika melakukan perjalanan jarak jauh yang membutuhkan motor bertenaga optimal.

4.Kenyamanan dengan suspensi USD dan Assist & Slipper Clutch

Jauhnya jarak perjalanan yang ditempuh membuat pengendara mudah lelah sehingga dibutuhkan motor yang dapat memberikan kenyamanan dalam berkendara. Namun berkendara dengan XSR 155 dapat memberikan kenyamanan karena ditunjang fitur-fitur modern yang disematkan pada motor ini. Diantaranya telah dilengkapi suspensi USD (Up Side Down) yang meningkatkkan handling saat berkendara. Lalu manfaatkan keberadaan fitur Assist & Slipper clutch yang fungsinya mendukung dalam berkendara termasuk touring. Contohnya saja tangan tidak mudah pegal karena pengoperasian kopling yang ringan didukung keberadaan Assist clutch. Lalu dengan Slipper clutch mengurangi resiko engine brake ketika menurunkan gigi dengan cepat, sehingga pengendara XSR 155 dapat makin menikmati perjalanan touring.

5.Mulus melewati jalan tidak rata dengan ban dual purpose

Keunggulan lainnya dari XSR 155 adalah memiliki ban dual purpose yang sangat membantu saat melewati jalan yang tidak rata atau bergelombang yang banyak ditemui ketika dalam perjalanan touring. Namun bagi pengguna XSR 155 tidak perlu khawatir karena dengan menggunakan ban dual purpose mendukung untuk melewati kondisi jalan yang tidak bagus sehingga melancarkan perjalanan.

6.Desain berkelas untuk dokumentasi foto dan video

Model berkelas XSR 155 membuat pengguna motor ini makin percaya diri saat berkendara dan juga untuk dokumentasi foto dan video di tempat wisata lebih menarik. Dengan background spot menarik di lokasi, akan menambah nilai artistik foto maupun video yang didokumentasikan. Adapun tampilan klasik modern pada XSR 155 diwujudkan melalui beberapa sentuhan di berbagai sektor. Mulai dari model tangki Drip-Shaped, penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID). (*/adv)

Kades Wadung Kabupaten Malang Mengaku Diperas Oknum Wartawan dan LSM

May 23, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Kades Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Suhardi dituding menyelewengkan BLT DD tahun 2022 hingga berujung dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang beberapa hari lalu.

Proses Pencairan BLT DD tahun 2022 warga Desa Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang diketahui tengah dipermasalahkan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Malang dan oknum wartawan

Suhardi  saat ditemui wartawan mengaku jika dirinya tak gentar menghadapi pelaporan tersebut. Bahkan dirinya menyebutkan jika berita-berita yang berkembang seolah menyudutkan dirinya lantaran dinilai hanya berisi  opini penulis  yang dihembuskan untuk melengserkan dirinya, oleh media yang tak bertanggung jawab.

“Silahkan saja dilaporkan, tidak masalah. Tapi perlu diingat bahwa beritanya itu opini karena kami tidak pernah di konfirmasi sama sekali,” tandas Suhardi minggu (22/5/2022).

Menariknya, Suhardi kepada awak media mengaku jika dirinya sempat di peras oleh dua orang oknum yang mengaku wartawan dan anggota LSM dengan dalih jaminan agar masalah tersebut tidak dilaporkan.

Parahnya pemerasan dengan meminta sejumlah uang tersebut juga melibatkan salah satu Kepala Desa di Kecamatan Pakis.

“Lewat telepon, mereka ngajak bertemu, sudah saya turuti untuk ketemu mereka meminta uang dengan dalih karena masalahnya sudah masuk di kejaksaan bahkan agar saya yakin mereka sempat bertelepon ke salah satu orang yang katanya disebut Jaksa,” lanjutnya.

Lantas ditanya nominal yang diminta, Suhardi menyebut diangka Rp 100 juta, namun ia tidak mengubris  sama sekali hingga permintaan uang nya turun sampai Rp 40 juta.

“Lantas saya dihubungi kembali oleh oknum yang mengaku wartawan dan LSM tersebut untuk bertemu, bolak-balik pindah lokasi hingga disepakati bertemu disalah satu tempat di wilayah kecamatan Tajinan untuk meminta uang damai,” beber nya.

Setelah permintaan bertemu tersebut dikabulkan, anehnya , beber Suhardi dirinya justru ditemui oleh salah satu oknum Kepala Desa di Pakis yang menjelaskan jika dirinya diminta kedua oknum wartawan dan LSM tersebut untuk menerima uang dari dirinya.

“Kebetulan saya bawa sejumlah uang, lantas saya serahkan ke salah satu teman Kades itu dan saya tinggal,” ungkap Suhardi.

Namun dari informasi yang ia terima, Kades asal Pakis tersebut sempat ditangkap dan dimintai keterangan oleh aparat Kepolisian dari Polres Malang.

Atas kejadian itu ia mengaku sangat menyayangkan atas ulah rekan Kades tersebut, menurutnya sangat tidak mungkin rekan sesama Kades tersebut tidak mengetahui akar masalah yang terjadi.

“Sangat aneh jika Kades yang bersangkutan ngomong tidak tahu masalahnya,” tandasnya

Terakhir Suhardi menegaskan dirinya siap disumpah soal kebenaran diperas oleh oknum wartawan dan LSM tersebut, meskipun mereka tidak mengakui perbuatannya.

“Saya siap bersumpah jika telah  diperas kedua oknum tersebut,” pungkas Suhardi.

Sementara Camat Pakisaji Anang Thoyib yang ikut hadir di rumah kades Wadung saat dimintai mengaku sangat menyayangkan adanya pemberitaan tersebut. Ia menilai jika pemberitaan dibeberapa media tersebut sangat sepihak tanpa adanya konfirmasi pihak yang dituduhkan terlebih dahulu

“Sangat disayangkan beritanya beriai opini dan tanpa ada konfirmasi Terhadap pihak yang sudutkan. Dia punya hak jawab donk. Dan beritanya Tidak sesuai fakta yang ada,” tukas Anang Thoyib. (buang supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb