Danramil 0912-08 /Muara Lawa Kini Dijabat Putra Daerah

June 19, 2023 by  
Filed under Profile

Komandan Koramil 0912-08 /Muara Lawa kini dipimpin Letda Arm. Nedi, SH.,M.Hum.,C.Me  merupakan putra asli Kampung Lotag Kecamatan Muara Lawa. Nedi lahir lahir di Kampung Lotag .18 Mei 1972. Ia pun menamatkan sekolah di SDN Lotag, kemudian melanjutkan ke SMPN Lambing kecamatan Muara Lawa. Usai lulus kemudian melanjutkan  Ke SMA Setia Agung samarinda,pindah Ke SMA Ki Hajar Dewantara Samarinda,pindah lagi ke SMA Kesatuan Samarinda,pindah lagi ke SMA Cokroaminoto Samarinda,pindah lagi ke SMA Purnama 3 Lambing ,Dan Ujian Di SMA Negeri Melak selanjutnya tidak Lulus kemudian Tahun Berikut mengikuti kembali Ujian di SMA Negeri

3 Samarinda  Sehingga lulus

Pendidikan di Perguruan Tinggi diselesaikan di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda (Ilmu Hukum). Setelah itu melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Merdeka Malang  (Ilmu Hukum) dan dilanjutkan pendidikan pada Spesialis Mediator Pertahanan Di UGM  Yogyakarta,pada Saat sekarang melanjutkan Study Kedoktoran Universitas BILD (S3)

Ia juga pernah menjadi dosen terbang dan mengajar di UT Melak. Selain itu juga bergabung di DPC Peradi Kubar dan mempunyai Kantor sendiri MEDIATOR DI RUMAH simpang Raya, Kelurahan Simpang Raya kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kubar

Nedi yang hobi olahraga taekwondo dan bola volly ini saat menempuh pendidikan di Sekolah Menengah sempat mengalami 6 kali pindah karena sering terlibat perkelahian. Ia bersyukur bisa lulus di SMA Negeri 3 Samarinda.

Sebagai Danramil  0912-08/Ma Lawa Nedi memiliki program yang akan menjadi prioritas yaitu akan merekrut putra dan putri di kampung-kampung agar bisa menjadi TNI dan Polri, Jaksa serta Hakim dengan dididik Bimble supaya mengerti  bisa bermanfaat saat  mengikuti tes.

Selain itu, ia akan melakukan sinergi dengan Muspika setempat, tokoh agama, masyarakat, pemuda, ormas ,LSM serta semua elemen sehingga terjamin keamanan yang kondusip dan menciptakan keluarga yang Aman dan bermartabat

“Saya juga akan membangun komunikasi dengan berbagai elemen agar bisa mengambil kebijakan dan menciptakan situasi  yang rukun, damai serta tentram ,baik masyarakat dengan korporasi dan juga korporasi dengan pemerintah kecamatan.

Biodata :

Nama lengkap saya : Letda Arm. Nedi,SH.,M.Hum.,C.Me

Nama istri : Herlina Christine,SH.,MH (Kabid bidang Di Disnaker Bidang Tenaga Kerja Asing)

Nama anak pertama: Septiana,SE

Nama anak kedua :Satria wahyu nugroho (Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda )

Nama anak ketiga :Steven Lei (Mahasiswa Universitas Merdeka Malang semester II )

Nama suami anak pertama : Hagi,SE

Nama cucu pertama :Shanum

Nama cucu kedua :Shabil

Riwayat Dinas :

  1. Pada Tahun 1992 Pendidikan Tamtama di Manggar Balikpapan kaltim dengan nama leting GALANDUMA

2.Pada Tahun 1992 Ditempatkan di Pusdik Armed Cimahi -Bandunng melanjutkan pendidikan kejuruan Armed

3.pada Tahun 1992 dinas di Armed 11 Kostrad Resimen 1 Divisi 1 Brigif 6 sampai Tahun 1997

4.pada Tahun  1997 Pindah Tugas ke Batalyon Armed 16 Tu bak Kaputing Ngabang – Kalbar

5.pada Tahun 1998 pindah Tugas ke Batrai “Budhi ” Jembayan Tenggarong Kukar

6.Pada Tahun 2003 Pindah Tugas ke Logrem 091/ASN

7.pada Tahun 2006 sebagai Ajudan Pimpinan DPRD kaltim sampai Tahun 2010

8.pada Tahun 2003 Pindah Tugas ke Tim Intel Korem 091/ASN

9.pada Tahun 2016 Pindah ke Kodim 0912/Kbr  Bidang Staf 1 Intelijen

10.pada Tahun 2016 Sebagai Ajudan Bupati Kutai sampai Tahun 2021

11.pada Tahun 2020 Sekolah Perwira di Bandung dan Lulus CAPA pada Tahun 2021

12.Pada Tahun 2022 berdinas kembali di Kodim 0912/Kbr sebagai Pasi Seksi Lofistik

13.Pada Tahun 2022 Berdinas sebagai Perwira Sandi Intelijen merangkap sebagai :

1.Komandan Unit Intel Kodim 0912/Kbr

2.Perwira seksi Intelijen Kodim 0912/Kbr

3.Pj.Komandan Koramil 04 Longiram selama 2 Bulan

14 Sekarang Menjabat Komandan Koramil 0912-08 /Muara Lawa orang pertama putra Asli Kampung Lotag kecamatan Muara Lawa memegang Tampuk pimpinan di Koramil Muara Lawa

Penugasan

1. Timor Timur tahun 1993

2. Kamboja tahun 1994

3. Ambon tahun 2002

4. Satgas Gabungan Intelijen Tahun 2014

Sektor Pariwisata Bisa Dijadikan PAD Andalan

June 18, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA  –  Sudah saatnya Kutim mulai melirik ke sektor pariwisata.  Potensinya di sektor cukup bagus untuk dikembangkan yang lebih baik lagi. Tentunya didukung semua lini, mulai infrastruktur sampai sarana dan prasarana yang dilengkapi. Hal ini dapat mengurangi ketergantungan pendaptan daerah dari sektor pertambangan batubara, minyak dan gas,

“Jika tidak dimulai sekarang, suatu saat nanti Kutim bakal tertinggal jauh dengan daeah lain di Kaltim. Sebab, kabupaten/kota di Kaltim sudah berbenah menangani sektor pariwisata dengan serius, untuk dijadikan sumber PAD di masa mendatang,”  kata anggota DPRD Kutim Yuli Sap’an.

Yuli Sap’an

Menurutnya, sektor pariwisata suatu saat nanti bisa dijadikan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) andalan bagi Kutim. Tentunya harus dibenahi sejak sekarang dengan baik. Sehingga suatu saat nanti, pendapatan dari dana bagi hasil akan habis pada masanya.

Yuli Sap’an  meminta agar pemerintah daerah lebih mengoptimalkan dalam mencari sumber PendapatanAasli  Daerah (PAD) melalui sektor retribusi maupu pajak untuk menunjang program pembangunan.

“Kita ambil contoh di Rumah Saki Umum Daerah (RSUD) Kudungga yang sekarang  sudah ada retribusi. Ini merupakan langkah yang cukup baik. Sehingga pemasukan dari retribusi itu bisa membantu untuk oprasional mereka (rumah sakit) sendiri,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menilai, secara umum Pemerintah Kabupaten KutaiTimur (Pemkab Kutim) belum sepenuhnya memaksimalkan potensi PAD yang ada. Untuk itu, dirinya meminta kepada Orgganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mendata ulang semua obyek pajak dan retribusi yang ada.

“Termasuk dari sektor pariwisata yang saat ini kita belum terlilihat ada langkah yang diambil. Ini juga menjadi tantangan bagi Pemkab Kutim agar bisa mengarah ke sana (penarikan retribusi). Langkah ini akan membantu pemerintah dalam memaksimalkan potensi PAD tersebut,” imbuhnya.

Dorongan tersebut, menurut anggota komisi D DPRD Kutim Bidang Kesejahteraan Rakyat ini bukan tanpa sebab. Sebab, hingga saat ini daerah masih mengantungkan pembiayaan pembangunannya melalui dana bagi hasil sektor pertambangan batubara, gas dan minyak dari pemerintah pusat.  Ke depan, apabila kebijakan tersebut (dana bagi hasil) tidak bisa lagi dinikmati, melalui optimalisasi PAD, Kutim sudah siap untuk melanjutkan pembangunan  secara mandiri.

“Tambang ada masanya. Kita harus bisa merambah ke sektor lain. Salah satunya melalui  pariwisata yang juga banyak dilakukan di daerah lain di Indonesia. Saya rasa Kutim bisa melakukan itu, asal pemerintah mau,” ujar  Yuli Sap’an.  (adv)

Siang Geah : Hutan Sumber Makanan dan Obat-obatan

June 18, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Anggota DPRD Kutim Siang Geah mengatakan, pengelolaan hutan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Baik mellaui hukum adat maupun hukum positif yang berlaku di negeri ini, sehingga hutan tetap lestari dan terjaga dengan baik.

“Hutan merupakan sumber makanan, obat-obatan, air dan udara yang tidak bisa dihitung dengan nilai tertentu, ” ujar politisi Partai Demorkasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Pengelolaan hutan itu diejlaskan ketika tampil di televisi CNN saat diwawancarai wartawan senior Desy Anwar selaku host acara tersebut. Dalam diskusi yang juga menghadirkan penasehat senior dari Kementrian LHK Hariadi Kartodiharjo dan Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartarto itu, Siang Geah menuturkan komitmen masyarakat adat Wehea untuk terus menjaga dan melestarikan hutan dengan luas 38.000 hektare masih terjaga hingga saat ini.

“Bahkan kami ada tim Petuk Mohoi (PM) atau orang yang bertugas untuk berpatroli di sana. Tujuannya  guna memastikan tidak ada aktivitas yang bisa merusak hutan. Salah satunya perambahan kayu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Petuk Mohoi sendiri sambung  Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutim ini, berdasarkan keputusan hukum adat yang mengikat bagi seluruh masyarakat adat Wehea, memiliki kewajiban untuk terus menjaga kelestarian hutan adat mereka.

“Dan kalau ada yang berani mengganggu pasti akan kena hukum denda adat. Semua [engelolaan hutan sacara adat saya ceritakan saat tampil di televisi tersebut,” bebernya.

Dalam kesempatan itu , dirinya juga ditanya terkait harapan ke depan hutan adat tersebut. Anggota Komisi A DPRD Kutim Bidang Pemerintahan ini akan terus menjaga kelestarian hutan adat Wehea sesuai dengan aturan tata ruang yang diatur oleh pemerintah.

Salah satunya yang sudah tampil di televisi nasional dan memiliki rating cukup bagus adalah anggota DPRD Kutim Siang Geah. Pada 17 Juni lalu, putra dari kecamatan Muara Wahau ini tampil bersama sejumlah tokoh nasional berbicara terkait hukum adat dan lingkungan.

Ia diundang televisi nasional, CNN Indonesia, terkait sinergi pengelolaan hutan untuk Indonesia. Yang menjadi host pun wartawan senior, yakni Desy Anwar yang terkenal kritis terhadap narasumber yang diundangnya.  Siang geah juga menjelaskan bagaimana pengelolaan hutan di wilayah dengan mengacu kepada hukum adat di desanya.

Ditemui di ruang kerjanya, pria asli Kecamatan Muara Wahau ini menyebut, bagaimana upaya pemanfaatan hutan agar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, khusus bagi masyarakat adat Wehea. Menurutnya, hutan merupakan lumbung kehidupan atau dalam bahasa lokal disebut Pea Plai. (adv)

Pemkab Kutim Dinlai Sudah Ikuti Arahan BPK

June 18, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Dalam penggunaan APBD, saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dinilai anggota DPRD Kutim Agusriansyah Sulaiman sudah sangat detail dan mengikuti seluruh arahan yang disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

“Dan hal itu bisa dibuktikan dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2022, yang diberikan BPK belum lama ini,” ujarnya.

Dia berharap, dengan raihan WTP tersebut, tidak menjadikan Kutim lengah, namun harus tetap waspada dan berhati-hati dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang bersumber dari APBD maupun APBD provinsi. Sehingga semua angaran yang dipakai, bisa dipertanggungjawabkan sesuai nerasa keuangan yang telah ditetapkan.

Agusriansyah Sulaiman

Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 (lima) ini, menuturkan, meskipun masih ada beberapa catatan rekomendasi yang sifatnya administratif yang disampaikan kepada pemerintah, untuk segera dilakukan perbaikan guna memitigasi kebocoran-kebocoran penggunaan anggaran yang dilakukan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, dalam penggunaan anggaran berdasarkan skema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024, seluruh program yang akan dilaksanakan sudah tersaji lebih detail. Contohnya, dalam bidang pendidikan, sudah terdapat keterangan mengenai nama sekolah dan kebutuhuhan yang diperlukan.

“Sehingga nantinya pemerintah tinggal fokus memberikan keperluan baik sarana dan prasaran  sekolah tersebut berdasarkaan Renja dan Renstra yang sudah didistribusikan melalui database pendidikan,” imbuhnya.

Anggota Komisi D DPRD Kutim Bidang Kesejateraan Rakyat ini juga berharap fokus perencanaan RKPD yang dilakukan oleh seluruh OPD berdasarkan Renja dan Renstra. Baik usulan yang disampaikan melalui Musrenbang maupun Pokir, sehingga pemetaan capaian tahunannya bisa terlihat dan tercatat.

“Mudahan sistem yang dibangun oleh pemerintah melalui SIPD, termasuk tahapan RKPD sesuai dengan KUA PPAS.  Dengan demikia bisa selaras dengan APBD dan betul-betul dijalankan dengan baik oleh pemerintah,” pungkasnya. (adv)

283 Kids Rider Turun Dalam Stone City Rider Kids Fun Race Nasional 2023

June 18, 2023 by  
Filed under Olahraga Lain

BATU – Sebanyak 283 riders dari berbagai daerah ikut berpartisipasi dalam kejuaraan kejuaraan Stone City Rider (SCR) Kids Pushbike Fun Race 2023 di halaman parkir Balai Kota Among Tani pada Minggu (18/6/2023).

SCR Kids Pushbike Fun Race 2023 merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan oleh para pecinta balap sepeda anak. Kejuaraan yang digelar di halaman parkir Balai Kota Among Tani, menarik animo masyarakat luas.

Ketua SCR Kids Batu, Ifan Susanto, mengatakan, event skala nasional ini diikuti  283 rider dari berbagai daerah seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Bali, Jawa Timur, dan Jogjakarta.

Push bike atau balance bike adalah sepeda keseimbangan yang menjadi dasar dari sepeda. Akhir-akhir ini, olahraga ini banyak digemari oleh anak-anak usia dini mulai 2 – 9 tahun.

Stone City Rider (SCR) Push Bike Kota Batu sebagai academy pushbike di Kota Batu ingin memasyarakat olahraga ini dengan menggelar kejuaraan ini.

“Ini. Mereka bersaing dalam 11 kategori yang telah disiapkan, dengan usia mulai 2 hingga 9 tahun,” ungkap  Ifan.

Disebutkan kejuaraan ini digelar untuk memperingati Anniversary SCR Kids Batu yang ke-2, sekaligus untuk memperingati Hari Keluarga Nasional yang ke-30.

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, mengatakan, SCR Kids Pushbike dan event seperti ini bisa menjadi wadah pembinaan dan edukasi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak.

“Acara ini tidak hanya melatih fisik mereka, tetapi juga mental serta keterampilan lainnya. Kita berharap kejuaraan ini dapat menjadi kegiatan positif yang mampu mengembangkan bakat anak-anak, dan melahirkan atlet berbakat di bidang balap sepeda,” kata Asmadi.

Dengan adanya SCR Kids Push Bike Fun Race, anak-anak akan mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di dunia balap sepeda. Selain itu, mereka juga akan belajar tentang sportivitas, kerjasama tim, serta nilai-nilai positif lainnya yang dapat membantu dalam perkembangan pribadi mereka.(buang supeno)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb