DPRD Batu Setujui Perubahan KUA Dan PPAS APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2024 Menjadi Perda

August 16, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu menyetujui dan menandatangani nota kesepakatan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2024 dalam  rapat paripurna DPRD Kota Batu yang berlangsung dalam ruang rapat paripurna, Selasa (15/8/2023).

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi menyebutkan dokumen Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD.

Menurut Asmadi, setelah melalui tahapan pembahasan yang intensif antara Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Batu, akhirnya nota kesepakatan ini dapat ditandatangani.

“Dalam dokumen rancangan kebijakan anggaran ini, telah terwakili berbagai pertimbangan dan aspirasi masyarakat serta pemangku kepentingan. Proses pembahasan yang teliti dan kolaboratif telah kita lakukan demi menghasilkan Batu,” ujar Asmadi.

Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengungkapkan apresiasi yang mendalam terhadap kerja keras dan komitmen DPRD, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kota Batu dalam merumuskan kebijakan anggaran yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Kami mengakui dedikasi yang tinggi dari semua pihak yang terlibat dalam proses ini. Kita semua bergerak menuju keberlanjutan pembangunan yang lebih baik, dan penandatanganan nota kesepakatan ini adalah langkah konkret kita dalam mewujudkannya,” ujar Aries Agung Paewai.

Penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS Tahun 2024 ini sendiri menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak, agar berjalan lancar serta pembangunan daerah berjalan terarah.

Pj. Wali Kota yakin kolaborasi ini akan menciptakan anggaran yang proporsional, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kesepakatan ini juga menjadi dasar penting dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2024, dan menunjukkan komitmen dalam mengelola keuangan daerah untuk kesejahteraan bersama.

Penandatanganan Nota Kesepakatan perubahan KUA dan PPAS APBD 2024 ini menegaskan komitmen bersama untuk mengelola keuangan daerah dengan transparansi, akuntabilitas, dan orientasi pada kesejahteraan masyarakat. Tindak lanjut dari kesepakatan ini akan membawa dampak yang nyata dalam pelaksanaan program dan proyek yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Batu.

Hal ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan penandatanganan kesepakatan ini, langkah awal yang solid telah diambil dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Batu yang lebih maju dan berdaya saing.(Buang Supeno/adv)

Kukuhkan  Anggota Paskibraka 2023, Bupati Minta Generasi Muda Kukar Siap Melanjutkan Pembangunan

August 16, 2023 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kukar tahun 2023, di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Selasa (15/8/2023). Pengukuhan  malam ditandai penyematan atribut Garuda dan Kendit di dada Nayla Asyifa Fakhira dari SMA Negeri I Tenggarong.

Edi memiliki harapan besar kepada generasi muda saat ini untuk mengisi kemerdekaan. Hal itu bisa terwujud bila generasi penerus bangsa memiliki nilai-nilai kebangsaan yang tinggi.

“Kalian sebagai Paskibraka akan mengibarkan Merah Putih. Ini sebuah kehormatan, kebanggaan buat kalian yang sudah ditempa, dilatih untuk momen tersebut, nilai kebangsaan itu harus tumbuh di hati kalian untuk melaksanakan tugas,” kata Edi.

Edi mengucapkan selamat menjadi bagian dari sejarah peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023. Ia meminta anggota Paskibraka menunjukkan kepada dunia bahwa generasi muda Kukar adalah generasi Indonesia yang berani, berbakat, berkarakter, dan siap mengambil peran perjuangan dalam melanjutkan tongkat estafet pembangunan masyarakat di masa depan.

Setelah menunaikan tanggungjawab mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2023, anggota Paskibraka akan menjadi bagian dari Duta Pancasila Purnapaskibraka Kukar. Selanjutnya  akan terus dibina dalam program pengarusutamaan Pancasila, sebagai amanat Perpres Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 1 Tahun 2023.

“Jaga kesehatan kalian, jaga mental kalian agar bisa tampil prima saat puncak peringatan Hari Kemerdekaan nanti, banggalah kalian karena kalian orang-orang terpilih dari 20 kecamatan di Kukar,” pesannya.

Upacara pengukuhan berlangsung khidmat dipimpin Nayla Asyifa Fakhira dari SMA Negeri I Tenggarong yang merupakan Komandan Pleton (Danton) pengibaran bendera Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada Kamis 17 Agustus nanti.

Turut hadir dalam acara tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan (Forkopimda) Kukar, Sekda Kukar Sunggono, Asisten I Akhmad Taufik Hidayat, kepala OPD dilingkup Pemkab Kukar serta para pelatih/pengasuh, panitia, medis, dan orangtua siswa anggota Paskibraka. (kk05)

Merdeka Listrik, Air, dan Jalan

August 16, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Perbaikan listrik Kaltim yang padam

SAYA ditinggalkan cucu saya, Defa dan Dafin. Itu gara-gara listrik padam yang terjadi Selasa, 8 Agustus lalu. Rumahnya di kompleks Balikpapan  Baru (BB) lebih dulu byarpet. Jadi mereka mengungsi ke rumah saya di Balikpapan Regency. Rencananya bermalam. Tahu-tahunya menjelang maghrib, giliran daerah kediaman saya yang padam. Jadi mereka balik lagi ke BB, yang sudah menyala.

Saya sedih ditinggal sendiri. Soalnya istri saya juga ikut ngungsi. Saya punya genset sudah lama tidak dioperasikan. Jadi tidak siap. Terpaksa menggunakan sebatang lilin. Hampir tengah malam listrik baru menyala. Habib Salam dan sahabat saya Unding yang datang bertamu kaget. Kok rumah mantan wali kota ikut gelap gulita. “Saya hormat Bapak selalu ikut merasakan apa yang dialami warga,” kata Habib.

Blackout yang terjadi 9 hari menjelang peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan kita itu, cukup pedih. Listrik Kaltim yang dikenal dengan Sistem Mahakam tiba-tiba padam. Padahal Sistem Mahakam sudah tersambung dengan Kalsel dan Kalteng bahkan Kaltara. Tapi interkoneksi ini ternyata belum menjamin keandalan sistem kelistrikan kita.

“Yth pelanggan, kami sampaikan telah terjadi gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalseltengtim pada pukul 10.43 WIT, yang menyebabkan padam di sebagian pelanggan Balikpapan, Samarinda, PPU, Paser, Bontang, Kukar, Kutim dan sekitarnya. Saat ini sedang dalam penanganan secara bertahap dan secepatnya. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis PLN Balikpapan, Selasa (8/8) siang melalui Instagram @plnbalikpapan.

Manager Umum PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam pertengahan Mei lalu pernah menjelaskan bahwa sistem listrik di Kalimantan  dilebur menjadi Sistem Khatulistiwa dengan kemampuan 1.560 MW (megawatt).

PLN terus membangun jaringan Sistem Mahakam yang mengaliri listrik dua provinsi (Kaltim dan Kaltara) dengan kekuatan 790 MW (megawatt) dan Sistem Barito di Kalsel dengan kekuatan 670 MW.

Riza memastikan interkoneksi keempat provinsi Kalimantan itu mampu menjamin keandalan pasokan listrik bagi sektor industri maupun rumah tangga. Pertumbuhan regional Kalimantan akan terus meningkat mengejar ketertinggalan dari Jawa.

Sistem Mahakam sendiri saat ini menyimpan surplus daya listrik sebesar 200 MW. Sayang kelebihan daya tidak berarti listrik tak bisa padam. Belakangan PLN menjelaskan, penyebab gangguan listrik kemarin akibat insiden crane konstruksi di Kariangau, Balikpapan, yang menyentuh saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 KV. “Hal ini yang membuat infrastruktur kelistrikan rusak dan berakibat sebagian pelanggan di Kalsel, Kalteng dan Kaltim terdampak,” kata GM PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengaturan Beban (UIP3B) Kalimantan Abdul Salam Nganro seperti diberitakan Media Kaltim.

Soal blackout listrik, Ombudsman pernah menyentil PLN dari hasil investigasinya. Tidak melulu penyebabnya karena persoalan teknis dan alam, akan tetapi ada juga unsur human error atau faktor kelalaian dari PLN sendiri.

AIR BERSIH SERET

Ketika listrik padam, sebagian kota di Kalimantan terutama Samarinda dan Balikpapan juga lagi kesulitan air bersih. Jadi lengkaplah masalah yang dihadapi. “Sudah air susah, listrik pada mati lagi, ya lengkaplah penderitaan kita,” kata sejumlah warga di Balikpapan dan Samarinda.

Air bersih susah memang banyak faktor. Terutama bersumber dari air baku yang kurang. Akibat El Nino dan kemarau, curah hujan sangat kurang. Mahakam saja cenderung kering, apalagi Balikpapan yang mengandalkan air hujan yang ditampung di waduk Manggar dan Teritip.

Kepala UPB I Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Faturrahman mengakui 4 waduk di wilayah Kaltim cenderung mengalami kekeringan. Selain Manggar dan Teritip, juga Lempake (Benanga) dan Samboja. “Sumber daya tampung air di empat waduk itu berpotensi mengalami kekeringan,” jelasnya.

Pada waktu normal saja, Balikpapan kekurangan air baku sekitar seribu liter per detik. Apalagi di saat sekarang di mana Waduk Manggar mulai menyusut. Karena itu Balikpapan sangat menunggu kiriman air waduk dari Ibu Kota Nusantara (IKN), yang kabarnya sudah hampir rampung. Dari sini Balikpapan  setidaknya akan mendapat suplai sekitar 500 liter per detik.

Tapi air seret di Balikpapan tidak melulu soal air baku. Ada juga karena persoalan pipa distribusi yang sudah tua dan banyak di bawah jalan dan rumah penduduk. Jadi kalau terjadi gangguan atau kebocoran tidak gampang mencari dan memperbaikinya. Apalagi gangguan belakangan ini karena adanya perbaikan jalan dan drainase serta pemasangan pipa gas, yang sangat masif dan kurang awas. “Hampir tiap hari ada pipa yang bocor,” kata seorang petugas.

Sejak era kepemimpinan saya sudah dikaji program  penggantian pipa distribusi. Tapi memerlukan dana yang besar, sehingga perlu perencanaan dan pembahasan yang panjang. Sumber APBD saja pasti tidak cukup, sehingga harus dicari sumber lain melalui investasi pihak ketiga atau pinjaman.

Menurut saya, pada saatnya Balikpapan harus menerapkan juga sistem pengadaan air bersih melalui pemurnian air laut (desalinasi). Tempo hari sudah hampir final rencananya. Sayang sang investor belakangan tersandung berbagai masalah teknis bersama mitranya, sehingga rencana itu sampai sekarang belum bisa diwujudkan.

JALAN RUSAK BIASA

Meski dikenal sebagai daerah kaya, Kaltim masih persoalan dengan jalan. Baik jalan di kabupaten/kota maupun jalan trans yang menghubungkan berbagai wilayah. Kesan jalan di Kaltim yang rusak dibanding jalan di wilayah Kalsel masih  menyeruak.

Gubernur Isran meninjau jalan dan jembatan di Berau

“Ya jalan rusak di Kaltim itu biasa. Yang luar biasa kalau jalan di Kaltim sudah mulus. Nah, kita akan terus berjuang untuk membuat jalan di daerah kita semuanya mulus,” kata Isran ketika melakukan perjalanan darat ke Bontang, Kutim, dan Berau beberapa pekan lalu.

Isran sempat meninjau kemajuan pembangunan ruas jalan Simpang 4 Kaliorang – Talisayan sepanjang 248 Km dan Talisayan–Tanjung Redeb 151 Km. “Alhamdulillah target jalan mantap mencapai 85,42 persen,” katanya.

Persoalan jalan tidak nyaman dan macet di Balikpapan lain lagi soalnya terutama di sepanjang Jl MT Haryono. Sudah lama warga mengomel dan protes. Rasanya mulai sebelum hari Raya Idulfitri sampai menyambut Hari Kemerdekaan ke-78 bulan Agustus ini. “Bayangkan berbulan-bulan kita tersiksa, padahal itu hari-hari penting,”  gumam seorang warga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui lelang memberikan kepercayaan kepada PT Fahreza Duta Perkasa membenahi jalan sepanjang MT Haryono, yang dikaitkan dengan penanganan masalah banjir di Sungai Ampal (DAS Ampal). Anggarannya sangat jumbo Rp 136 miliar dengan pola multiyears. Program itu dipuji karena besar manfaatnya untuk kelancaran jalan dan penanganan banjir yang belum bisa teratasi selama ini.

PT Fahreza kontraktor dari Jakarta. Reputasinya menurut berbagai sumber memang tidak terlalu menarik. Ada yang datang ke kantornya, terlihat sepi. Tapi dalam lelang PT Fahreza mampu mengalahkan BUMN yang sudah berpengalaman.

Bagaimana dengan kinerjanya di lapangan? Itu yang tampaknya jadi masalah. Karena kesannya ternyata  tidak terlalu lancar. Tercium aroma  yang tidak sedap. Pola pengerjaannya sangat menjengkelkan. Pemangkasan tanjakan di depan Global Sport belum tuntas dan tidak sempurna. Malah membahayakan kendaraan. Tidak ada upaya percepatan. Sehingga berbagai komentar miring berseliweran di dunia maya. Netizen dan Wali Kota terkesan saling menyindir dan beradu argumen. Bahkan sebelumnya ada yang berani pasang spanduk protes dalam ukuran besar.

Pihak DPRD Balikpapan beberapa kali meninjau langsung proyek DAS Ampal di Jl MT Haryono. Mereka melihat dengan mata kepala sendiri ketidaktepatan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Tapi proyek dan kontraktor tetap melenggang, meski sempat ada  usulan agar kontraktornya diganti atau diputus.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Balikpapan beberapa waktu lalu, Direktur PT Fahreza

Cahyadi pernah membela diri. Soal lambannya progres tak bisa dibebankan semuanya kepada kontraktor. Ada faktor lain seperti lahan yang belum dibebaskan, kabel dan pipa utilitas yang harus dipindahkan. “Kalau ada pemutusan kerja, kami  mengambil langkah,” tandasnya begitu.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membuat laporan ke KPK terkait pelaksanaan proyek DAS Ampal. “Kami sudah mengirimkan dokumen dan data seperti permintaan KPK,” kata Sekjen MAKI Komaryono kepada kantor berita RMOLjatim, Selasa (1/8).

Ketua  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Balikpapan Ardiansyah mengatakan, pihaknya juga akan menggugat PT Fahreza baik secara perdata maupun pidana. “Akibat pekerjaan yang mereka lakukan lambat, terjadi kerusakan properti milik warga dan juga merugikan pelaku usaha di sekitar proyek,” katanya seperti diberitakan Nomorsatu.com, Jumat (11/8).

Sementara itu, puluhan warga RT 15 Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB) menuntut PT Fahreza memperbaiki jalan dan fasilitas di lingkungan RT 15 yang rusak akibat proyek DAS Ampal. “Sebenarnya kami berterima kasih terhadap perbaikan gorong-gorong DAS Ampal. Hanya saja setelah pekerjaan selesai, dampak yang terjadi tidak diperhatikan,” kata seorang warga. Atas inisiatif anggota Dewan Slamet Iman Santoso, PT Fahreza membuat kesepakatan dengan warga.

Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan dia siap mengambil risiko dalam pelaksanaan proyek DAS Ampal. Dia juga menghormati berbagai laporan sebagai masukan.  “Ya laporkan saja kalau terbukti ‘kan diproses. Kalau tidak terbukti ‘kan yang melaporkan bahaya juga. Biasa aja, itu masukan informasi ini perlu sekalipun kita perkuat pengawasan,” katanya kepada apahabar.com, Rabu (9/8) lalu.

DAS Ampal merupakan salah satu megaproyek andalan Pemerintah Kota Balikpapan saat ini. Sejalan juga dengan komitmen atau janji politik Wali Kota mengurai permasalahan banjir di Kota Minyak. “Permasalahan risiko semua ada risiko, ini yang kami hadapin. Tujuannya untuk kebaikan masyarakat kota Balikpapan,” jelasnya kepada media online tadi.

Beberapa hari lalu saya bertemu seorang warga yang lagi membeli bendera dan umbul-umbul di pinggir Jl Syarifuddin Yoes. “Buat menyambut dan memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI,” katanya. Sambil mengibarkan bendera Merah Putih dia berucap:  “Dirgahayu Negeriku. Mudah-mudahan kita benar-benar merdeka. Merdeka untuk sekolah, merdeka listrik tidak padam, merdeka air bersih bisa lancar dan merdeka jalan tidak macet dan berdebu lagi,” katanya sambil mengepalkan tangan. Sekali lagi,  Merdeka!!!(*)

Setengah Kaget, Randi Aditya Dapat Hadiah Utama Yamaha Fazzio di Maxi Day 2023

August 16, 2023 by  
Filed under Gaya Hidup

MUARA BADAK – Kemeriahaan dan keceriaan ratusan bikers di Kaltim dan Kaltara sepertinya belum pudar. Kesan dan kebersamaan mereka selama dua hari pada 12-13 Agustus 2023 dalam event Yamaha Maxi Day 2023 benar-benar susah untuk dilupakan begitu saja.

Bukan hanya menambah kekompakan dan kebersamaan ratusan bikers dari berbagai klub Maxi series (XMax, NMax, Aerox, dan Lexi) yang memenuhi Pantai Panritalopi, Muara Badak, Kutai Kartanegara, tapi ajang tersebut juga menjadi hiburan peserta.

Profesionalisme yang ditunjukkan panitia pun membuat seluruh bikers dan petinggi dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan juga PT. Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltimtara mengaku puas.

“Sukses pelaksanaan Maxi Day 2023 ini membuat Kaltim tetap menjadi pilihan, untuk tetap menggelar event-event serupa termasuk Maxi Day untuk tahun depan,” ungkap Koordinator YIMM Area Kalimantan, Khusnul Faris.

Cerita dari sukses Maxi Day 2023 di Pantai Panritalopi ini rupanya tak cukup sampai di sini. Adalah Randi Aditya, Bikers dari dari klub Wirabuana Maxi Nusantara, Samarinda benar-benar beruntung. Randi seperti terimpa durian runtuh yang nikmatnya bukan kepalang.

Ya, di penghujung kemeriahaan Maxi Day 2023 pada Minggu (13/8/2023) pagi, Randi dipaksa lari ngos-ngosan seperti dalam pikirannya “Yamaha Semakin Di Depan” harus gaspol untuk mencapai finis. Saat itu, sembari dipantu MC, Branch Manager PT STSJ Kaltimtara, Iwan Prasetia Rusli yang didapuk mengundi hadiah utama. Setelah memilah dan memilih Pak Iwan dapat satu kupon dan langsung menebut nomor yang tercantuk di kupon tersebut.

“0…0…0…8….6” sebut Iwan Prasetia Rusli.

Namun usai disebut, pemilik nomor undian tersebut tak kunjung nongol. Alhasil rekan-rekan biker pun mencari tahu siapa pemilik nomor undian tersebut. Saat Pak Iwan memberi waktu dua menit untuk sampai di panggung. Pemilik nomor undian dimaksud, Randi Aditya di tengah senyap lari tergopoh-gopoh dari kejauhan hingga akhirnya mampu mencapai panngung.

“Gaspool, luar biasa dalam hitungan dua menit sampai. Selamat mas nomor undian anda, beruntung mendapatkan hadiah utama Yamaha Fazzio,” ungkap Rusli menyalami Randi Aditya.

Keberuntung mendapatkan Yamaha Fazzio pada Maxi Day 2023 ini tentunya membuat Randi kaget. Meski hal tersebut sudah diipikan seiring kedatangannya bersama bubuhan Wirabuana Maxi Nusantara, Samarinda, ke Pantai Panritalopi.

“Sangat-sangat kaget (dengan hadiah utama Yamaha Fazzio),” ungkap Randi Aditya.

Menurut Randi, dirinya memang sempat berpikir mudah-mudahan bisa mendapatkan hadiah utama berupa Fazzio pada Maxi Day 2023 ini.

“Sebelumnya sih dari malam itu memang kepikiran mudah-mudahan dapat (hadiah utama). Ternyata betul-betul dapat,” seru Randi.

Randy mengaku pelaksanaan Maxi Day 2023 di Pantai Panritalopi ini memang sangat sukses dengan beragam kemeriahaan yang disajikan Yamaha dan panitia.

“Terimakasih untuk Yamaha, kedepannya semoga Yamaha Semakin di depan, dan semoga terus berlanjuta acara-acara (Yamaha Maxi Day) kedepannya,” tutup Randi sembari berlari ke kerumunan rakan-rkannya Wirabuana Maxi Nusantara. (*)

Santri Ponpes Samarinda Ikuti Pelatihan Jurnalistik

August 16, 2023 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Pondok Pesantren (PP) Nabil Husein Samarinda bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim memberikan pelatihan jurnalistik santri Se-Kota Samarinda. Kegiatan  berlangsung di lantai 3 Gadung Kantor PP Nabil Husein di Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (15/08/2023).

Pimpinan Pondok Nabil Husein Samarinda, KH Nasikin menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi santri untuk meningkatkan budaya menulis dan literasi. Menulis merupakan tradisi yang telah dilakukan oleh para ulama besar sehingga wajib diteruskan oleh para santri di Pesantren.

“Semoga nantinya bermanfaat bagi semua peserta,” kata Nasikin seraya mengucapkan terimakasih kepada narasumber.

Sementara itu, Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi menjelaskan fungsi media massa sebagai pilar keempat demokrasi serta penyebar informasi, media pendidikan, media hiburan dan kontrol sosial. Untuk menjadi wartawan di media, disarankan banyak membaca dan rajin menulis.

“Kegiatan dan pertemuan dengan PP Nabil Husein Samarinda ini adalah yang kedua. Sebelumnya Ustaz Nasikin kamu undang menjadi narasumber dalam Uji Kompetensi Wartawan beberapa waktu lalu,” sebutnya

Endro menambahkan, pelatihan jurnalistik santri menjadi kegiatan yang pertama selama kepengurusan PWI kaltim selama dirinya menjadi ketua PWI Kaltim.

“Kita berharap ke depan kegiatan tetap berlanjut,” harapnya.

Para santri dan santriwati ternyata sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Setiap selesai sesi yang disampaikan narasumber, berbagai pertanyaan pun terlontar baik dari santri Nabil Husein maupun santri dan pondok pesantren lainnya.

Usai kegiatan ini, diharapkan pondok pesantren di Samarinda bisa sinergi dan segera memiliki media siber yang bisa dimanfaatkan bersama.

Kegiatan diisi narasumber Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi, Pimpred Samarinda Pos Abdurrahman Amin dan Ketua IKA PP Nabil Husein Samarinda Abdul Rahman. (man)

« Previous PageNext Page »

  • vb