Stan Damkar Terbaik I Pameran Expo UMKM Merah Putih Sangasanga 2024

February 3, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SANGASANGA – Stan Damkar (PMK) Kukar menjadi stan terbaik pertama pada Pameran Expo UMKM Merah Putih Sangasanga 2024. Sementara stan terbaik kedua dan ketiga diraih Diarpus Kukar dan DPMPTSP Kukar.

Pameran Expo dan gelar UMKM peristiwa peringatan perjuangan Merah Putih Sangasanga ditutup Pelaksana tugas (Plt) Asisten II bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Wiyono , di Lapangan Eks MTQ Kecamatan Sangasanga, Jumat (2/2/2024) malam. Penutupan juga dirangkai dengan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangka peringatan tersebut.

Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Asisten II tersebut, mengatakan kegiatan yang digelar selama sepekan ini, telah menghadirkan berbagai macam informasi, kreativitas dan produk UMKM yang menunjukkan keunikan Kukar sebagai daerah majemuk dengan berbagai potensi sumber daya ekonomi yang produktif.

“Karena kegiatan ini menjadi sumber inspirasi bagi kita semua dan kecamatan lain, untuk dapat mengoptimalkan keunggulan wilayahnya dalam menangkap peluang pengembangan UMKM dengan skema gelaran expo. Yang diintegrasikan dengan momentum tertentu sebagai bagian dari promosi keunikan masing-masing daerah, mengingat kegiatan expo yang kita gelar sepekan ini, telah memberikan pengaruh yang baik bagi pergerakan ekonomi wilayah, membuka peluang berusaha, serta membangun peluang kemitraan strategis antar stakeholders pembangunan,” demikian tegasnya.

Sementara Camat Sangasanga, Dachriansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta expo, pelaku UMKM, panitia dan seluruh masyarakat Sanga-Sanga yang telah berpartisipasi dan meramaikan gelaran kegiatan peringatan peristiwa Merah Putih di Sanga-Sanga, semoga kegiatan ini dapat memberikan pengaruh yang positif bagi percepatan pembangunan daerah, dalam hal ini melalui optimalisasi potensi sosial, budaya dan ekonomi di setiap wilayah Kabupaten Kukar secara konsisten.

“Insyaallah peringatan peristiwa Merah Putih Sangasanga tahun depan bisa lebih meriah lagi dengan melibatkan seluruh Kecamatan dan OPD, baik itu Expo Pameran dan UMKM maupun peserta lomba yang digelar oleh panitia,” tegasnya yang juga Ketua Umum Pelaksana peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga 2024.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala dan perwakilan OPD, dinas instansi, bagian, badan, kantor, dan lembaga dilingkup Pemkab Kukar. (kk05).

Sekda Kukar Hadiri Rapat Pembahasan Batas IKN

February 3, 2024 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono didamping Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kabupaten Kukar, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kukar, menghadiri rapat Pembahasan Batas Daerah Kota Balikpapan, Kabupaten Kukar dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) khususnya yang bersinggungan dengan batas Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diselenggarakan oleh Diroktorat Jenderal Batas Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlangsung di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Rabu (31/01/24).

Kepala Subdirektorat Batas antar Daerah wilayah II pada Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Heny Ernawati didampingi Analis Kebijakan Ahli Madya Subdirektorat batas antar Daerah wilayah II Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Teguh Subarto, pada saat membuka kegiatan rapat mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi terhadap IKN, baik bentuk pemerintahannya maupun cakupan wilayah administrasi (kecamatan, kelurahan atau desa). Keberadaan IKN akan merubah batas daerah dari Kota Balikpapan, Kabupaten Kukar dan juga Kab. PPU.

“Kami sangat mengharapkan masukan dari Pemerintah Daerah (Pemda) terkait batas daerah ini, agar segera bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dikatakan Teguh Subarto, dengan adanya IKN, batas-batas daerah yang telah ditetapkan perlu dilakukan revisi dan permasalahannya bukan hanya terkait batas daerah tetapi termasuk permasalahan lain seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan permasalahan lain yang perlu pembahasan.

“Pihak Kemendagri telah melakukan mitigasi permasalahan dan akan disampaikan ke masing-masing Pemda agar pemda dapat melakukan pembahasan dalam rapat internal untuk penyelesaian permasalahan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan dari Badan Otorita IKN Rizal mengatakan pihaknya akan menampung masukan dari Pemda terkait dengan perubahan deliniasi. Dari IKN sendiri ada beberapa fokus yang akan dikaji terutama pada revisi Perpres Nomor 64 Tahun 2022 terkait dengan dampak perubahan deliniasi terhadap pola ruang dan struktur ruang yang ada di IKN utamanya dengan Wilayah Perencanaan (WP) yang ada di IKN, WP yang berada di luar IKN tetapi bersinggungan dengan IKN antara lain WP Sangasanga, sekitar Muara Jawa dan WP Maridan di PPU.

“Struktur ruang yang saat ini sedang dikaji perubahannya adalah terkait jalan tol, sedang terkait pola ruang berfokus pada persimpangan 2 WP yaitu Sangasanga dan Maridan,”kata Rizal.

Sekda Kukar H Sunggono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Pemda Kukar yang telah diundang dan diajak bicara terkait pembahasan batas daerah ini. Sungguno juga menyampaikan bahwa daerah yang paling berdampak adalah Kab. Kukar karena wilayahnya sangat banyak yang berkurang. Ada sebanyak 6 (enam) kecamatan yang terdampak, yaitu 2 (dua) kecataman yang seluruhnya masuk IKN dan beberapa desa di 4 (empat) kecamatan.

Lebih jauh Sunggono menjelaskan permasalahan yang dihadapi Kukar dimana pada saat yang bersamaan yaitu tahun 2023 Pemda diminta menetapkan RT-RDTR terhadap wilayah-wilayah yang bersinggungan dengan IKN dan ada 6 (enam) RT-RDTR yang sudah diselesaikan.

“Pada Undang-Undang terdahulu ada wilayah kami yaitu Kelurahan Tamapole Kecamatan Samboja masuk wilayah IKN sehingga tidak kami masukkan ke dalam RDTR Perda kami yang ditetapkan pada 23 November 2023. Dalam perkembangannya, ternyata wilayah tersebut terkoreksi tidak masuk ke wilayah IKN sehingga kami perlu melakukan review terhadap Perda kami agar Kelurahan Tamapole dimasukkan kembali ke dalam wilayah Kukar,” jelas Sunggono.

Sunggono meminta komitmen yang jelas dan tegas dari kementerian/lembaga bagaimana kebijakan ke depan bagi Pemda dengan adanya IKN ini. Contoh lain yang disampaikan Sunggono bahwa sampai tahun 2024 ini Pemda Kukar masih mengalokasikan anggaran untuk wilayah-wilayah yang secara regulasi masuk IKN dan suatu saat apabila IKN berjalan maka aset-aset yang telah dibangun Pemda di sana akan hilang.

“Kami sudah menyampaikan data jumlah aset yang akan masuk IKN yaitu + 7 Trilyun seperti Sekolah, Rumah Sakit, Masjid dan kami harapkan kementerian/lembaga serius untuk mendiskusikan permasalahan ini,” ujarnya.

Masalah lain yang tidak kalah pentingnya disampaikan Sunggono terkait Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah pusat mengamanatkan kepada Pemda Kukar melalui UU ASN untuk pengangkatan Non ASN. Dari + 4.239 Non ASN di Kukar, 40% berada di wilayah 6 (enam) kecamatan yang terdampak IKN.

“Apabila direkrut tahun ini, beban penganggarannya seperti apa,” tanya Sunggono.

Dia berharap adanya komitmen Pemerintah Pusat dengan adanya IKN untuk memikirkan dampak apa saja kedepannya bukan hanya masalah batas wilayah namun seperti apa menindaklanjuti permasalahan didalamnya.(kk06)

Bupati Kukar Monitoring dan Evaluasi Realisasi Program Rp50 juta Berbasis RT di Kota Bangun

February 3, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG –Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan monitoring dan evaluasi realisasi program Rp 50 juta berbasis RT di Kecamatan Kota Bangun, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan yang dilakukan di BPU Kecamatan Kota Bangun tersebut turut dihadiri diantaranya Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kukar Arianto, Kadis Pertanian Kukar Muhammad Taufik, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kukar M Irianto, Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik, Camat Kota Bangun Mawardi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Kota Bangun, serta para Kepala Desa dan Ketua RT se Kecamatan Kota Bangun.

Edi Damansyah dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas dan apresiasi kepada seluruh ketua RT, dan para kepala desa karena salah satu program yang strategis berkaitan dengan penguatan peran dan fungsi ketua RT, yaitu program 50 juta berbasis RT yang telah berjalan selama dua tahun, yaitu tahun 2022 dan 2023 berjalan sesuai rencana dan harapan yang diinginkan bersama.

Edi berharap para ketua RT untuk terus melakukan update data terkait kondisi di lingkungannya khususnya yang berkaitan dengan data kependudukan dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Dari laporan yang disampaikan memang terdapat beberapa kendala kelemahan dan kekurangan, namun relatif baik, harapan kami di tahun 2024 ini bisa menjadi lebih baik lagi,” ucap Edi Damansyah.

Dirinya juga berharap para ketua RT bisa membantu peran para kader posyandu, khususnya berkaitan dengan melakukan himbauan kepada masyarakat untuk bisa hadir pada saat jadwal posyandu dibuka ditempat masing-masing.

“Tolong sampaikan kepada masyarakat bila ada jadwal kegiatan posyandu, bila ada warga yang tidak ada kendaraan jemput dan antarkan ke posyandu,” ujar Edi Damansyah.

Sementara itu, berkenaan dengan semakin dekatnya Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024, Edi Damansyah meminta para ketua RT untuk menghimbau dan mengajak masyarakat di lingkungannya agar datang ke TPS untuk ikut menyukseskan Pemilu serentak, karena menurutnya indikator keberhasilan pelaksanaan pemilu tersebut salah satu indikatornya ialah tingginya partisipasi masyarakat hadir ke TPS untuk menggunakan hak suaranya.

Edi juga berpesan kepada para ketua RT agar bisa bersikap netral, dan bisa menjaga marwah dan citranya sebagai ketua RT, dengan tidak mudah terbujuk rayuan dan iming-iming yang dijanjikan oleh para kontestan yang akan mengikuti pemilu.

“Saya berharap para Ketua RT bisa menjaga marwah dan citranya sebagai ketua RT, karena fenomenanya saat ini seorang ketua RT itu menjadi seorang yang “seksi”,” ujar Edi Damansyah.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan dialog interaktif antara Bupati Kukar dengan para Ketua RT dan kepala desa yang hadir.(kk07).

Bupati Kukar Tinjau Persiapan Pendistribusian Logistik Pemilu Serentak 2024

February 3, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG– Bupati Kukar Edi Damansyah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar meninjau persiapan pendistribusian kotak suara dan logistik guna Pilpres dan Pileg pada 14 Februari 2024 di Kukar di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, Jumat (2/2/2024).

Unsur Forkopimda yang turut hadir pada peninjauan tersebut diantaranya Dandim 0906/KKR Letkol Inf Jefri Satria, Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman, Ketua Bawaslu Kukar Teguh Wibowo. serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kukar seperti Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol Kukar Rinda Desianti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kukar Arianto, Kadis Kominfo Kukar Dafip Haryanto, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kukar Heldiansyah.

Kedatangan rombongan Bupati Kukar tersebut disambut Ketua KPU Kukar Purnomo, dan rombongan pun langsung menuju gudang penyimpanan kotak suara dan logistik yang berada di samping Kantor KPU Kukar.

Saat ditemui, Edi Damansyah mengatakan apa yang dilakukan  merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya bersama jajaran Forkopimda, KPU dan Bawaslu di Kantor Bupati Kukar. Ia bersama rombongan ingin melihat secara langsung persiapan pendistribusian logistik menuju ke lokasi daerah pemilihan masing-masing, serta mengetahui hal-hal apa saja yang nantinya bisa menjadi permasalahan dan kendala di lapangan yang dihadapi oleh KPU Kukar.

“Hari ini adalah lanjutan dari kemarin, karena kemarin kami bersama jajaran forkopimda, KPU dan Bawaslu melakukan rapat koordinasi untuk melihat semua persiapan,” ujar Edi Damansyah.

Edi Damansyah mengatakan dari pantauannya, persiapan pendistribusian logistik bisa dikatakan sudah hampir 80 persen siap. Namun, ia tetap minta dukungan dan doa seluruh pihak agar persiapan dan pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Kukar berjalan lancar dan sukses hingga pada hari pelaksanaannya.

Lebih lanjut, ditanya terkait hal-hal yang nantinya bisa menjadi kendala seperti kendala jaringan komunikasi di lapangan karena mengingat kondisi dari geografis Kukar yang luas dan ada beberapa desa di pulau-pulau kecil disebuah kecamatan, Edi Damansyah mengatakan hal tersebut telah dibicarakan dirinya bersama dengan jajaran, unsur Forkopimda serta pihak-pihak yang terlibat, dimana menurutnya hal tersebut kedepannya akan dicarikan langkah-langkah kongkrit penyelesaiannya.

“Dari beberapa situasi dan kondisi tertentu seperti di Kecamatan Anggana di beberapa pulau kecil ada tiga desa di sana, terus di zona hulu kaitan dengan infrastruktur jaringan telekomunikasi karena masih ada beberapa titik tadi dari informasi mapping nya sinyalnya kurang tapi mendukung, nanti langkah-langkah kongkritnya kita koordinasikan di lapangan, kami forkopimda siap membantu mengawal ini,” ujar Edi Damansyah.

Edi Damansyah memastikan bahwa jajaran unsur Forkopimda Kukar siapa memberikan bantuan terkait setiap permasalahan yang dihadapi di lapangan oleh panitia penyelenggara pesta demokrasi (KPU -red) di Kukar, baik itu permasalahan dalam pendistribusian logistik maupun permasalahan-permasalahan lainnya yang ditemukan di lapangan.

“Dalam posisi kami Forkopimda, apapun nanti yang dibutuhkan oleh KPU khususnya yang berkaitan dengan kondisi-kondisi di lapangan itu, nantinya kami memastikan bahwa kami forkopimda lah yang akan memberikan dukungan,” ucapnya.

Edi Damansyah berharap dukungan seluruh warga masyarakat Kukar untuk ikut serta mensukseskan pesta demokrasi di Kukar, dimana menurutnya salah satunya ialah dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat untuk menggunakan hak suaranya pada pelaksanaan pemilihan umum serentak nantinya pada 14 Februari 2024.

“Kami imbau masyarakat Kutai Kartanegara gunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 yang akan datang,” ujarnya.(kk07).

Yamaha STJS Serahkan 3 Unit LeXi LX 155 Pada Konsumen Pertama di Jawa Tmur

February 3, 2024 by  
Filed under Gaya Hidup

SURABAYA – Bertepatan dengan launching LEXi LX 155 yang diadakan di Surabaya, PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) selaku Main Dealer motor Yamaha area Jawa Timur, Nusra, Kalselteng, dan Kaltim menyerahkan 3 unit pertama sepeda motor LEXi LX 155 kepada konsumen di area Surabaya. Pemesanan secara online telah dibuka untuk konsumen sejak LEXi LX 155 pertama kali dikenalkan di Jakarta. Acara simbolis ini dilakukan di The Westin Surabaya, Rabu (31/1/2024).

“Seremonial ini menjadi bentuk apresiasi kepada 3 konsumen pertama yang telah melakukan pembelian unit Yamaha LEXi LX 155. Terimakasih kepada konsumen Yamaha yang menyambut kehadiran LEXi LX 155 dengan antusias yang tinggi. Sejak meluncur pertama kali di Jakarta, konsumen terus berdatangan untuk melakukan pemesanan unit tersebut. Kami berharap kehadiran skuter matic premium ini dapat menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan motor dikelas premium dan berkarakter simple serta praktis,” ungkap Rifany Widjaja, Deputy Director Sales & Marketing PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ).

Penyerahan unit langsung diberikan oleh Harry selaku General Manager Sales & Marketing Yamaha STSJ. Adapun 3 unit tersebut diberikan kepada Maria Margaretha, Nurul Hidayat, dan Wahyu Setyadi. Ekspresi bahagia terpancar diwajah para konsumen selama prosesi serah terima berlangsung. Hingga saat ini, ratusan konsumen di area Jawa Timur sudah mengantri untuk bisa memiliki skutik LEXi LX 155.

Sementara itu, salah satu konsumen penerima unit pertama Maria asal Surabaya mengaku terpikat dengan tampilan dari generasi terbaru LEXi. Sesuai dengan jargon yang dimiliki “Simple but MAXI”, skutik LEXi LX 155 dibekali dengan desain dan teknologi terbaru yang sangat mendukung kepraktisan dalam bermobilitas di area perkotaan.

“Saya kagum karena motor ini telah dibekali dengan fitur dan teknologi yang sudah canggih. Selain itu, design nya yang semakin mewah dengan adanya lampu LED berwarna biru semakin menambah kesan prestige dari tampilan motor ini. Dek dan ruangan kaki yang rata serta luas juga membuat kami pengendara Wanita lebih mudah mengendarainya. Terimakasih kepada Yamaha STSJ karena diberikan kesempatan sebagai penerima unit pertama LEXi LX 155 di Surabaya,” ungkap Maria.

Sebagai apresiasi, Yamaha STSJ juga memberikan merchandise berupa jaket sebagai hadiah bagi kelima konsumen yang hadir pada seremonial tersebut. Tidak hanya di Surabaya, namun beberapa area di Jawa Timur seperti Malang, Jember, dan Nusa Tenggara Barat turut menggelar acara seremonial serupa.

LEXi LX 155 hadir dengan beragam pembaruan yang semakin mempermudah kebutuhan berkendara konsumennya. Dibekali dengan teknologi mesin Blue Core 155 cc generasi terbaru yang dilengkapi VVA (Variable Valve Actuation), SOHC, 4 Valve sehingga memberikan pengalaman berkendara dengan performa yang MAXImal. Skutik ini juga dilengkapi dengan fitur Stop & Start System yang kian mempermudah pengendara untuk menghemat konsumsi bahan bakar saat motor dalam keadaan mati.

Keunggulan lainnya ditawarkan melalui pijakan kaki yang luas dan desain jok yang lebih rendah sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara nya. Selain itu, skutik ini juga memiliki bobot teringan diantara skutik MAXI lainnya. Generasi terbaru LEXi LX 155 dilengkapi dengan blue lenses berbentuk V-Line pada lampu bagian depan serta fitur Y-Connect yang membantu pengendara mendapatkan informasi terkait kondisi motor dana data berkendara.

Untuk informasi lebih lanjut terkait spesifikasi unit dapat dilihat melalui website resmi www.yamaha-stsj.com. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb