Disbun Kaltim Tekankan Akurasi Data Statistik

June 16, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) menegaskan, kebijakan pembangunan sektor perkebunan yang berdampak bagi petani harus didasarkan data statistik yang terintegrasi dan akurat. Hal ini mengemuka di Rapat Pembahasan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dan Nilai Tukar Petani (NTP) yang digelar di Ruang Rapat Hevea, Kantor Disbun Kaltim, Senin (16/6/2025)

Kegiatan ini ditujukan agar mengevaluasi kontribusi subsektor perkebunan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta daya beli petani. Rapat dibuka Kepala Dinas Perkebunan yang diwakili Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan, Asmirilda.

Ia menekankan, pemahaman yang mendalam terhadap indikator ekonomi seperti LPE dan NTP sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“LPE dan NTP bukan sekadar angka, tetapi cerminan nyata dari dampak kebijakan terhadap kehidupan petani. Kita perlu memahami indikator-indikator ini secara mendalam agar program yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Rapat menghadirkan Vivi Azwar dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Vivi menjelaskan tren pertumbuhan sektor perkebunan dan dinamika nilai tukar petani selama lima tahun terakhir. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi rutin terhadap kinerja subsektor serta perlunya penguatan data produktivitas komoditas unggulan.

Selain pejabat fungsional, rapat ini juga dihadiri pejabat eselon III dan IV lingkup Disbun Kaltim. Kolaborasi lintas bidang dan sinergi dengan lembaga statistik dianggap menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan kebijakan yang efektif.

Asmirilda berharap hasil pembahasan dalam forum ini dapat menjadi landasan dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap intervensi kebijakan berdampak langsung pada peningkatan daya beli dan produktivitas petani. Sinergi antarbidang dan kolaborasi dengan BPS adalah kunci dalam mencapai tujuan ini,” pungkasnya. (yud/adv diskominfo kaltim)

Rektor Unmul Mantu Pertama

June 16, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

REKTOR Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Abdunnur dan istri, Hj Hartati Nazia, S.Pi lagi berbahagia. Hari Sabtu (14/6) dia melaksanakan hajat menikahkan putri pertamanya dr Nazia Farah Nazhifa, S.Ked dengan Anugrah Odipradana, S.AB, putra keluarga Suprijadi,SE dan Ibu Ir Puji Lestari.

Saya dan Dr Nana Zulkarnain berfoto dengan mempelai serta Rektor Unmul Prof Abdunnur dan istri

Gelar Nazia agak menarik. Selain dokter, dia juga menyandang gelar S.Ked. Ternyata itu sarjana kedokteran. Agak beda. Gelar S1 di bidang kedokteran setelah membuat skripsi dan lulus ujian. Sedang dokter adalah profesi setelah menyelesaikan program koas dan ujian kompetensi.

Anugrah juga punya gelar yang khas, S.AB. Yaitu Sarjana Administrasi Bisnis. Biasanya diperoleh di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) atau Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) bukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Bidang studi yang dipelajarinya adalah aspek pengelolaan dan operasional bisnis, termasuk manajemen, pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia (SDM).

Acara pernikahan Nazia dan Anugrah berlangsung di Hall Gelanggang Olahraga Segiri, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda Kota. GOR Segiri sekarang terlihat cantik dan megah setelah direnovasi dengan dana APBD Rp75 miliar oleh Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun.

Acara sehari suntuk itu berlangsung meriah. Hampir semua pejabat hadir. Mulai dari provinsi sampai kabupaten kota. Juga sejumlah rektor. Tapi Gubernur Rudy Mas’ud berhalangan karena masih dalam perjalanan pulang ibadah haji. Sedang sang kakak H Hasanuddin Mas’ud, ketua DPRD Kaltim berkenan datang. Hampir semua warga kampus juga hadir. Kabarnya undangan yang dikirim mencapai 6.000 lebih.

Karena Rektor yang mantu, hampir semua pejabat universitas jadi panitia. Para dosen, mahasiswa, dan guru besar. Semuanya mengenakan baju seragam berwarna cokelat muda. Saya sempat bertemu Prof Mustofa Agung Sardjono, mantan wakil rektor bidang akademik serta Dekan FEB Dr Zainal Abidin dan mantan Dekan FEB Prof Hj Syarifah Hudayah.

Saya adalah alumnus FEB Unmul. Zaman Rektor pertama Prof Sambas Wirakusumah. Kebetulan saat ini menjadi ketua Ikatan Alumni FEB Unmul. Hampir semua dosen saya di tahun 80-an sudah memasuki masa purnatugas. Bahkan ada yang sudah tiada.

Lantaran ada beberapa undangan di Balikpapan, saya hadir pada acara nikahan Nazia-Anugrah di pagi hari. Tempatnya juga di GOR Segiri. Saya berangkat seusai salat subuh. Sengaja pagi-pagi karena mau sarapan nasi kuning Warung Kopi Taufik di depan Hotel Senyiur, Jl P Diponegoro 12. Saya suka terutama kepala ikan haruan atau ikan gabusnya.

Tepat pukul 08.00 acara pernikahan dilaksanakan. Saya duduk di samping Dr Nana Zulkarnain, dosen di Fakultas Pertanian. Ternyata Rektor yang langsung memimpin pernikahan didampingi sang penghulu, M Yusuf Hidayat. Bertindak sebagai saksi mantan Wali Kota Samarinda Dr Syaharie Jaang dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim KH Muhammad Rasyid.

Prof Abdunnur tak canggung memimpin akad nikah. Maklum dia putra  ulama besar Samarinda, KH Sabranity. Ayahnya juga pernah menjadi kepala Kamenag Samarinda. Dulu tinggal sekompleks dengan saya di Perumahan Prefab Segiri.

Sang mempelai pria, Anugrah sepertinya juga sudah melakukan persiapan yang matang. Pembacaan akad nikah berlangsung lancar. Sekali saja langsung disambut para saksi serta tamu yang hadir mengucap “barakallah.” Itu tanda pengucapan sudah benar dan tak perlu diulang.

Alhamdulillah mereka melaksanakan sunah Nabi, semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah,” ujar KH M  Rasyid saat memberikan tausiah.

Yang menarik besarnya mas kawin. Yaitu 24 dolar AS, 6 gram emas dan 25 riyal. Saya tidak sempat bertanya apa maknanya. Mungkin berkaitan dengan hari lahir atau hari penting dan afdol menurut kedua mempelai dan keluarga.

DUET “IKAN DALAM KOLAM”

Kehadiran mantan Pj Sekdaprov Kaltim Dr Meiliana dan mantan Wagub Hadi Mulyadi menambah semarak suasana. Maklum keduanya suka menyanyi. Biasanya beberapa lagu. Satu album. Bahkan Hadi tak jarang ikut menggebuk drum. “Sakit kepala kalau kada menyanyi,” kata Bu Mei tertawa.

Salah satu lagu yang mereka bawakan adalah “Ikan Dalam Kolam.” Itu lagu sempat viral ketika dibawakan El Corona feat Muqadam. Bahkan seperti menjadi “lagu wajib” di berbagai pesta pernikahan. Saya suka salah satu lirik lagunya: “Bila mata tertuju pada gadis pendiam, caranya tak sama menggoda janda lincah.”

Dari Samarinda saya kembali ke Balikpapan. Ada dua undangan yang harus saya hadiri. Untunglah lokasinya berdekatan. Yang satu di gedung parkir Pemkot Jl Jenderal Sudirman dan satunya lagi di Hotel Gran Senyiur di Jl ARS Mohammad No 7. Jaraknya sekitar 500 meter.

Hotel Gran Senyiur milik pengusaha kayu H Jos Soetomo. “Saudara” hotel itu ada di Jl Diponegoro Samarinda. Namanya Hotel Bumi Senyiur. Satu lagi hotel yang baru dibuka Jos adalah Puri Senyiur Hotel di Jl Ruhui Rahayu dekat kampus Unmul Gunung Kelua.

Acara resepsi pernikahan di Gran Senyiur digelar notaris senior berdarah Banjar, Hema Loka, SH dan istri, Hj Mardilah, SE, SH. Putri mereka, Tiara Kharisma Janatta Rimba dinikahi Cipta Primadasa, putra  keluarga H Hamsih Noor dan Hj Kamariah Nurul Maya Evita. Berdarah Sulawesi.

Suasana juga berlangsung meriah. Saya sempat bertemu mantan ketua Ikatan Notaris Balikpapan Bambang Karyono Royadi, SH. “Beliau perlu kita carikan juga, sudah berapa tahun menduda. Istri beliau meninggal waktu Covid meski meninggalnya bukan karena Covid,” kata Pak Hema bercerita kepada saya.

Hadir juga sahabat kecil Hema, Pak Said Abdullah. Mantan Sekda dan calon wawali Banjarbaru, Kalsel. Saya jadi teringat Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adnani yang meninggal dunia terserang Covid 19, bulan Agustus 2020. Kawal seangkatan saya waktu saya Wali Kota Balikpapan.

Sore kemarin saya menghadiri acara resepsi pernikahan Alda dan Surya di kolam renang Pentacity Hotel, BSB, lantai 7. Saya terkejut ketika kedua mempelai melepas sepasang burung dara, yang betina jatuh di kepala saya dan berhasil saya tangkap. Saya tidak tahu makna di balik kejadian itu. “Jangan-jangan bapak mau kawin lagi, kalau berani,” kata Pak Zen, sahabat saya bercanda.(*)

Perumdam Turta Kencana Samarinda Kuras IPA Bendang

June 16, 2025 by  
Filed under PDAM Samarinda

IPA Bendang Perumdam Tirta Kencana Samarinda

SAMARINDA – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan pengurasan bak lumpur clarifier I dan II Road Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendang, Selasa-Rabu (17-16/6/2025).

Asisten Manajer Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Khaidir Fadly menyampaikan, pengurasan dilakukan untuk  meningkatkan produksi dan kualitas air bersih bagi pelanggan. Selain itu juga dilakukan pemasangan flowmeter air baku di intake Loa Kulu serta perbaikan pipa di Ring Road.

Pengurasan ini akan dilakukan pada pukuk 08.00 Wita hingga selesai dan berdampak terhadap kegiatan produksi serta aliran distribusi air bersih dari IPA Bendang.

Khaidir Fadly mengingatkan seluruh pelanggan Perumdam Tirta Kencana yang aliran air di rumahnya berasal dari IPA Bendang untuk menyediakan tampungan air, dikarenakan aliran distribusi dari IPA Bendang akan mengalami gangguan selama proses pengerjaan pembersihan.

Beberapa kawasan yang terdampak dari pembersihan bak di IPA Bendang diantaranya Jalan Loa Bahu, Jalan M. Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, Perum Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Ringroad 1, 2 dan 3, Jalan P. Suryanata, Jalan AW Syahrani, Perum Bukit Pinang, Kampung Pinang, Perum Solong Durian, Jalan Batu Cermin, Perum Samarinda Residence, dan Batu Besaung serta sekitarnya. Daerah lain yang terdampak yaitu Ring Road I, II dan III serta pelayanan dari boster AW. Syahrani.

Seluruh pelanggan di jalur tersebut diimbau bisa terlebih dahulu menampung air selagi masih mengalir sebagai persediaan, karena selama perbaikan berlangsung aliran air akan alami gangguan.

“Kami mengucapkan permohonan maaf atas terganggunya layanan ini, petugas dilapangan sedang lakukan perbaikan semoga lancar dan selesai secepatnya agar aliran distribusi bisa lancar kembali,” ucap Khaidir Fadly.

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (**)

Modifikasi Spesial Grand Filano Hybrid Ala Motor Vintage Rally Bikin Auto Nengok di Jalanv

June 16, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Tren sepeda motor saat ini tak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mobilitas sehari-hari-, melainkan telah menjadi bagian penting dari gaya hidup yang bisa mendukung dan pastinya meningkatkan penampilan dari para pengendaranya agar selalu percaya diri selama berkendara. Terutama di kalangan generasi muda yang mementingkan outfitnya sehari-hari sehingga membutuhkan kendaraan yang mampu mendukung gaya berpakaiannya. Semakin maraknya tren tersebut mendorong salah satu brand apparel dan aksesoris otomotif asal Bandung, Maison Moto yang punya ketertarikan dengan dunia otomotif begitu dalam sehingga bukan hanya lewat beragam apparel berkualitas tinggi dan estetik, tetapi juga menghadirkan kreasi menarik lewat salah satu jajaran skutik Classy Yamaha, yaitu Grand Filano Hybrid yang dimodifikasi ala motor rally tahun 90-an.

Maison Moto yang merupakan sebuah brand apparel dan perlengkapan berkendara seperti helm custom, aksesoris riding asal Bandung ini sukses mengubah tampilan skutik elegan nan fungsional ini menjadi lebih ikonik karena mengusung konsep Vintage Rally yang merupakan konsep motor rally klasik. Skutik yang awalnya berkelir White Pearl kini tampil beda dengan balutan cream muda sebagai warna dasar dan dipadukan warna merah yang digunakan pada beberapa grafis dari bagian belakang hingga fasia depan serta warna biru pada handgrip dan list cover speedometer serta sentuhan gradasi warna oranye dan kuning berupa list di bagian depan membuat skutik ini semakin terlihat elegan.

“Sejak pertama kali diluncurkan, Grand Filano Hybrid sudah menarik perhatian kami untuk bisa memodifikasinya sesuai dengan ciri khas Maison Moto serta mengusung konsep yang masih jarang dipakai agar skutik ini punya identitasnya sendiri yang berbeda dari yang lainnya dan kami memilih gaya motor Vintage Rally sebagai referensi utama modifikasinya karena masih sedikit sekali modifikasi Grand Filano Hybrid dengan konsep tersebut sehingga terdapat beberapa part modifikasi custom dan memadukan warna cat yang presisi,” ujar Fahmi, Co-Founder Maison Moto.

Desain timeless Grand Filano Hybrid dan bentuknya yang iconic sangat mendukung konsep modifikasi ini, ditunjukkan lewat beberapa grafis tambahan seperti lengkungan berwarna merah dan biru yang mengikuti kontur bodi dan angka 1990 dalam lingkaran merah pada sisis bodi samping yang menjadi simbol retro yang diangkat. Ditambah lagi motif kotak-kotak checkerboard berawarna hitam dan putih pada bagian dek kaki dan warna merah di spakbor depan yang identik dengan tema balap klasik sehingga memperkuat nuansa era tersebut dan uniknya mulai dari semua tambahan grafis hingga detail finishing skutik ini menggunakan teknik airbrush karya Hydro Garage yang memang terkenal dengan painting skillnya di dunia otomotif.

Demi menambah kesan rally yang kuat pada modifikasi Grand Filano Hybrid  “Special Edizione”, skutik ini dipasangkan beberapa aksesoris ikonik tambahan seperti cover headlamp warna merahnya yang dibuat secara custom sehingga menjadi salah satu ciri khas dari skutik ini. Mulai dari rak warna putih di bagian depan disertai dengan lampu kabut ganda berwarna kuning, handle grip unik berwarna biru, spion putih dengan bentuk memanjang, hingga jok kulit customnya semakin mempertegas modifikasi gaya vintage serta didukung juga dengan lampu depan berbentuk diamond membuat skutik ini jadi tambah stylish.

Kombinasi ini sukses membangkitkan nuansa motor rally lawas yang identik dengan motor petualang, tetapi tetap memiliki kesan modern karena beragam fitur unggulan yang dimiliki oleh Grand Filano Hybrid seperti tampilan digital speedometer dengan TFT Sub Display dan sudah menggunakan Full LED serta dapat terintegrasi dengan smartphone. Untuk lebih mendukung jiwa berpetualangnya, bagian shock breaker hingga handle remnya juga diganti guna meningkatkan performanya saat bermobilitas. Lewat modifikasi ini melahirkan sebuah skutik yang sangat berkarakter sehingga cocok bagi pengendaranya yang penuh gaya, personal, dan tetap fungsional di jalan karena didukung juga oleh fitur praktis Grand Filano Hybrid.

“Salah satu jajaran skutik Classy Yamaha ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya generasi muda yang ingin selalu terlihat stylish dan elegan dimanapun dan kapanpun termasuk pada waktu berkendara karena Grand Filano Hybrid memiliki desain yang premium dan terlihat luxury tapi tetap bisa mendukung beragam kebutuhan mobilitas sehari-hari karena fitur-fiturnya yang sudah canggih serta praktis, seperti modifikasi khas Maison Moto Supply yang membuat para pengendaranya jadi lebih percaya diri waktu berkendara,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Grand Filano Hybrid

Yamaha Grand Filano Hybrid dikenal sebagai skuter matik yang Fashionable dan Functional. Hal itu dikarenakan Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan desain klasik yang timeless dan elegan, tapi tetap modern karena memiliki beragam fitur canggih seperti sudah menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang irit dan powerful, TFT Sub Display pada speedometer dan lampunya sudah Full LED serta Smart Key System. Skutik yang punya beragam warna menarik ini tidak hanya stylish tapi juga praktis karena memiliki fitur Smart Front Refuel sehingga pengisian bahan bakar lebih praktis dan punya kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 27 Liter serta fitur Electric Power Socket dengan USB Type A guna mendukung para pengendaranya bisa tetap online terkoneksi selama berkendara. (**)

Pemprov Kaltim Serukan Perda Kawasan Tanpa Rokok

June 16, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan, upaya menciptakan ruang publik yang bebas dari asap rokok tidak akan berhasil tanpa dasar hukum yang kuat di tingkat daerah. Seruan ini datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, yang mendorong seluruh kabupaten/kota segera mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Tanpa dasar hukum yang kuat, penegakan KTR di daerah menjadi lemah dan tidak konsisten. Perda adalah bentuk komitmen nyata daerah dalam menjaga ruang publik yang sehat,” ujar Sri, Minggu (15/6/25).

Penekanan ini muncul menyusul kondisi sebagian besar daerah di Kaltim yang masih sebatas mengatur KTR melalui surat edaran atau peraturan kepala daerah. Padahal, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 secara eksplisit mewajibkan pengaturan KTR berbentuk Perda.

Sri Wahyuni

Menurutnya, langkah-langkah awal seperti imbauan atau surat edaran memang menunjukkan niat baik, namun belum cukup menjamin perlindungan maksimal terhadap masyarakat.

“Perda bukan hanya simbol administratif, melainkan landasan penting agar daerah memiliki pijakan hukum yang kuat dalam mengatur sanksi, pembinaan, dan pengawasan terhadap pelanggaran KTR,” jelasnya.

Ia juga menekankan, esensi KTR bukanlah melarang orang merokok sepenuhnya, melainkan menciptakan keseimbangan antara hak perokok dan hak masyarakat luas, terutama kelompok rentan, untuk menghirup udara bersih.

“Kami tidak melarang aktivitas merokok sepenuhnya, tapi harus diatur dengan bijak,” tegas Sri.

Provinsi Kaltim sendiri telah memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Namun, efektivitas penerapan kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi lintas pemerintahan. Tanpa komitmen serupa dari pemerintah kabupaten/kota, ruang publik sehat akan sulit tercapai. (yud/adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb