Tahun Baru ke Kotabaru

January 6, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

TAHUN baru ke Kotabaru. Itu yang saya lakukan di penghujung tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026. Kotabaru yang saya maksud adalah kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yang dikenal dengan wisata alamnya yang eksotik.

Nama Kotabaru memang banyak. Selain di Kalsel, ada juga nama Kota Baru Parahyangan. Ini kota mandiri di Bandung dengan konsep garden city dan budaya Sunda.  Ada juga Kecamatan Kotabaru di Karawang yang berbatasan dengan Purwakarta.  Atau Kelurahan Kotabaru di Bekasi.

SJA mengajak kita wisata di Puncak Meranti

Saya datang ke Kotabaru bersama Pak Ali Noer dan Pak Zen. Teman akrab. Kami memenuhi ajakan Pak Sayed Jafar Alaydrus (SJA), mantan bupati Kotabaru dua periode (2016-2025), yang sekarang dipercaya menjadi ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalsel.

Meski lahir di Kotabaru, SJA juga saya anggap orang Balikpapan. Dia tinggal di Kampung Baru, Balikpapan Barat. Usahanya juga dirintis di Balikpapan. Minyak, SPBU, kapal penyeberangan (feri), galangan kapal dan lainnya. Malah dia sempat terpilih jadi Wakil Ketua Kadin dan Hiswana Migas. Nasabah premium Bankaltimtara. Jadi kesannya dia punya “dua kewarganegaraan.” Ya orang Kotabaru, ya juga orang Kampung Baru.

Kata saya, jika nanti ada pemekaran provinsi baru gabungan kabupaten/kota dari Kalsel dan Kaltim, maka pantas SJA jadi gubernurnya. Soalnya ada terdengar wacana pembentukan Provinsi Kalimantan Tenggara (Kalgara). Bisa jadi gabungan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser dari Kaltim, dengan Kotabaru, Tabalong dan Barito Utara dari Kalsel.  Bisa juga tambah Kutai Barat (Kubar) dari Kaltim atau Batulicin, Tanah Bumbu dari Kalsel.

Sejak kecil saya ingat ada lagu terkenal dengan baitnya “Kotabaru Gunungnya Bamega.” Judul lagunya “Paris Barantai.” Karya seniman orang Banjar H Anang Ardiansyah. Menggambarkan keindahan alam Kotabaru, khususnya Gunung Sebatung yang selalu diselimuti awan atau mega serta tentang kerinduan pada kampung halaman.

Meski sudah lama mengenal lagunya, terus terang saya baru dua kali ke sana. Maklum terbilang jauh. Jarak Balikpapan ke Kotabaru 348 km. Ditempuh lewat darat sekitar 8 sampai 9 jam. Lalu menyeberang dengan kapal feri milik SJA sekitar 30 menit.

Dari Kotabaru ke Banjarmasin juga masih jauh. Ditempuh 6 jam dengan jarak 261 km. Lewat Kandangan dan Batulicin. Sedang dari Kotabaru ke Banjarbaru, ibu kota Kalsel yang baru ditempuh 5 jam dengan jarak 229 km.

Kemarin saya ke Kotabaru lewat jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN). Jalan tol itu dibuka khusus untuk menyambut tahun baru. Jadi langsung padat. Seperti tol di Jakarta. Ada yang mau berlibur ke IKN, ada juga yang mau ke Kalsel. Kebetulan di Martapura lagi digelar hajatan Haul Guru Ijai atau Guru Sekumpul yang dihadiri jutaan jamaah termasuk dari Kaltim.

Zaman dulu Kotabaru pernah dipinjam Raja Gowa sebagai tempat berdagang. Itu sebabnya penduduk Kotabaru sebagian berdarah Sulawesi. Jadi di Kotabaru selain dihuni orang Banjar, banyak juga orang Bugisnya. Tak heran kalau coto makassar dan makanan Bugis lainnya banyak di Kotabaru.

Luas wilayah Kotabaru 9.442,46 km2 dengan penduduk sekitar 350 ribu jiwa. Sebagian memiliki mata pencaharian sebagai nelayan laut. Banyak ikan yang dijual di Balikpapan berasal dari  Kotabaru. Sekarang banyak juga warga Kotabaru jadi petani sawit.

Kotabaru agak beda dengan kabupaten lainnya di Kalsel. Karena letaknya di pulau. Makanya disebut Pulau Laut. Bayangkan Kabupaten Kotabaru memiliki 110 pulau. Betapa menantangnya jadi bupati di sini. Di kabupaten ini ada kota gaib modern yang diberi nama Kota Saranjana. Katanya dihuni bangsa jin. Ada filmnya. Apa benar ceritanya? Wallahualam.

LIHAT “APARTEMEN KEPITING”

Meski bukan bupati lagi, Sayed Jafar sangat dicintai warga dan mantan stafnya di pemerintahan. Dia sudah beberapa bulan meninggalkan Kotabaru, karena itu kehadirannya menjelang pergantian tahun disambut begitu ramai dan hangat.

Ada mantan camat jauh-jauh datang hanya untuk membawakan sebotol madu asli. Ada ustaz atau guru yang sangat memujinya.  “Rasanya hanya beliau (SJA) dari semua bupati Kotabaru yang berani datang ke semua wilayah Kotabaru,” kata guru Rapiansyah.

Menurut Alinoer, SJA selain kuat fisiknya, juga punya nyali besar. Tak ada pelosok di Kotabaru yang tidak dikunjunginya. Tak bisa naik mobil, dia naik motor. Juga naik kapal atau speedboat. “Saya pernah naik speedboat malam hari tak ada lampunya. Pak Bupati tenang saja. Malah dia yang mengemudi,” ujar Alinoer.

Banyak terobosan pembangunan yang dilakukan SJA terutama untuk menjadikan Kotabaru benar-benar jadi kota wisata. Ada Pantai Gedambaan, Siring Laut, Bukit Mamake Sarang Tiung, Wisata Puncak Meranti sampai pengembangan olahraga paralayang dan motocross kelas dunia. Dia sempat merancang lapangan golf, sayang belum terwujud. Itu juga salah satu hobinya.

Dalam acara menyambut tahun baru 2026, SJA memboyong pengurus dan kader Hanura dari Banjarmasin. Ada 80-an orang. Mereka menikmati alam Kotabaru. Ada yang diajak main jetski, salah satu olahraga kesukaan SJA. “Kita optimis Hanura Kalsel pada Pemilu 2029 nanti berjaya di Tanah Banjar,” kata Sekretaris DPD Hanura Kalsel, Hj Syarifah Santiyansyah, SH, M.Si, yang juga adik kandung SJA.

Sebelum pulang ke Balikpapan, persis 1 Januari 2026, kami sempat diajak Pak Sayed melihat tambak kepiting milik Pak Haji Kaspul. Kepitingnya ada yang dipelihara di tambak, ada juga yang dipelihara di dalam bangunan. “Ini namanya apartemen kepiting,” kata Haji Kaspul tersenyum.

Dia memelihara dan membesarkan kepiting bakau. Awalnya dia beli anakan atau kepiting muda hasil tangkapan nelayan. Lalu dia masukkan dalam jerikuen putih ukuran 20 liter yang ditumpuk-tumpuk seperti apartemen. Tiap jeriken berhubungan dengan jeriken lain dengan pipa air. Tiap satu jeriken, diisi satu kepiting. Tidak bisa dua atau lebih karena akan berkelahi.

Menurut Kaspul, kepiting itu harus bersih dan lengkap capitnya. Kalau ada satu capitnya patah, maka sudah tidak berharga lagi. Padahal harga satu kepiting itu antara seratus sampai 200 ribu rupiah. Harga satu kilonya sekitar Rp350 ribu. Satu kilo itu kira-kira isinya hanya 2 kepiting.

Mendekati Imlek, pemeliharaan kepiting semakin diintensifkan. Karena harganya naik sampai dua kali lipat. Bayangkan 1 kilo kepiting mencapai Rp500 sampai Rp600 ribu. Apalagi yang bertelur. Apa tidak hoki alias cuan?

Selesai melihat tambak, kami diajak pesta kepiting yang disiapkan istri H Kaspul, Hj Andi Kurnia. Dulu dia anggota DPRD Kotabaru dari PPP. Sekarang menjadi kader Hanura. Kami disuguhi hidangan masakan kepiting dengan segala rasa. Ada yang cuma direbus saja, ada yang dimasak santan, dan ada juga dimasak asam manis. Terakhir ditutup dengan hidangan coto Makassar dan cendol. Lengkap sudah kolesterolnya.

SJA tak mungkin lagi jadi bupati Kotabaru. Saya dengar dia menyiapkan putranya, Sayed Sultan Yasin Alaydrus yang  didorong meneruskan garis politiknya di kota ini. Dia juga kader Hanura dan sering tampil di tengah masyarakat. Sangat bersahaja dan potensial.

SJA sendiri juga punya banyak rencana. Mungkin 2029 nanti, dia mencalonkan diri menjadi  anggota DPR RI atau bisa jadi ikut Pilgub. Selain terus mengembangkan usahanya di Kalsel dan Kaltim. “Kita harus terus maju memperjuangkan hati nurani rakyat,” katanya bersemangat.(*)

Kia Merayakan 80 Tahun Perjalanan Global

January 6, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Korea Selatan – Delapan dekade bukan sekadar soal waktu, melainkan tentang perjalanan, keberanian menghadapi tantangan, dan komitmen untuk terus bergerak maju. Tahun 2025 lalu, Kia menandai 80 tahun kiprahnya melalui sebuah seremoni khusus dan pameran bertema warisan dan visi masa depan, yang digelar di Kia Vision Square, Yongin, Korea Selatan.

Perayaan ini turut disiarkan langsung secara publik pada Youtube Kia Global. Acara ini menjadi refleksi perjalanan Kia dari sebuah industri manufaktur sederhana hingga menjelma sebagai salah satu pemimpin global dalam mobilitas berkelanjutan. Lebih dari 400 tamu hadir dalam perayaan ini, termasuk jajaran pimpinan Hyundai Motor Group dan Kia, karyawan lintas generasi, serta para mitra yang turut menjadi bagian dari cerita panjang perjalanan Kia di industri otomotif global.

Perjalanan yang Dibangun untuk Masa Depan Mobilitas

Didirikan pada tahun 1944 sebagai Kyungsung Precision Industry oleh Kim Cheol-ho, Kia memulai perjalanannya sebagai produsen komponen logam. Nama Kia kemudian resmi diadopsi pada 1952, bersamaan dengan peluncuran produk mobilitas pertamanya, sepeda 3000-Liho. Tonggak penting lainnya terjadi pada 1973, ketika Kia mendirikan Sohari Plant, yang kini dikenal sebagai AutoLand Gwangmyeong, sebagai fasilitas produksi otomotif terintegrasi pertama di Korea Selatan.

Langkah Kia memasuki industri otomotif roda empat dimulai pada 1974 melalui peluncuran Kia Brisa. Sejak saat itu, Kia terus menorehkan jejak global melalui berbagai model ikonik, termasuk Kia Pride yang diluncurkan pada 1987, serta Kia Sportage pada 1993 yang dikenal sebagai urban SUV pertama di dunia.

Transformasi besar Kia berlanjut pada 1997 ketika perusahaan bergabung ke dalam Hyundai Motor Group di bawah kepemimpinan visioner Chung Ju-yung dan Mong-Koo Chung. Momentum penting berikutnya hadir pada 2005, saat Euisun Chung menjabat sebagai Presiden Kia dan menerapkan strategi Design Management secara komprehensif, termasuk merekrut desainer global seperti Peter Schreyer sebagai Chief Design Officer, yang memperkuat identitas Kia sebagai brand yang turut memprioritaskan desain.

Perayaan 80 tahun ini tidak hanya mengulas pencapaian historis Kia, tetapi juga menyoroti kontribusi para sumber daya manusia di balik Kia, dari generasi ke generasi, yang membentuk filosofi dan arah masa depan brand. Melalui rangkaian cerita, film khusus, serta penampilan istimewa dari Kia Ambassador dan violinist kelas dunia, Clara-Jumi Kang, Kia menegaskan bahwa kekuatan sebuah brand terletak pada manusia yang turut berproses di baliknya.

 Chairman Hyundai Motor Group, Euisun Chung, menyampaikan, perjalanan 80 tahun Kia adalah sebuah narasi besar tentang ketekunan dan komitmen. Sejarah 80 tahun Kia adalah sebuah perjalanan yang luar biasa.

“Atas nama Hyundai Motor Group, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari warisan Kia,” katanya.

Presiden dan CEO Kia, Ho Sung Song, menambahkan, warisan tersebut akan terus menjadi sumber inspirasi ke depan. Dengan memetik pelajaran dari perjalanan 80 tahun, Kia  menegaskan kembali semangat determinasi yang telah menggerakkan Kia sejak awal.

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan membagikan warisan ini sebagai fondasi untuk masa depan,” ungkapnya.

Kia Vision Meta Turismo: Interpretasi Baru Mobilitas Masa Depan

Dalam kesempatan ini, Kia juga memperkenalkan Vision Meta Turismo Concept, sebuah konsep kendaraan yang merepresentasikan visi Kia terhadap era baru mobilitas. Konsep ini memadukan performa dinamis dengan ruang interior bernuansa lounge, terinspirasi dari keanggunan dan kecepatan perjalanan jarak jauh era 1960-an.

Vision Meta Turismo mengusung filosofi desain “Opposites United”, yang memadukan garis futuristik dengan sentuhan human-centered design. Interiornya dirancang untuk menciptakan pengalaman berkendara yang imersif melalui teknologi digital, dengan interior yang menghadirkan kenyamanan bagi pengemudi maupun penumpang.

Salah satu fitur terbaiknya adalah setir generasi terbaru dengan tiga mode digital yaitu Speedster, Dreamer, dan Gamer, yang didukung teknologi Augmented Reality Head-Up Display (AR HUD). Teknologi ini memungkinkan pengemudi melihat informasi visual secara tiga dimensi, seolah melayang di atas jalan, menciptakan interaksi yang lebih intuitif antara manusia dan kendaraan.

“Vision Meta Turismo merepresentasikan visi Kia dalam menggabungkan mobilitas dinamis dengan ruang yang berorientasi pada manusia. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang tidak hanya canggih, tetapi juga menginspirasi,” terang Karim Habib, Executive Vice President and Head of Kia Global Design.

Pameran ‘The Legacy of Movement’

Sebagai bagian dari perayaan, Kia juga membuka Pameran 80 Tahun Kia bertajuk “The Legacy of Movement”. Pameran ini menghadirkan delapan zona tematik yang menampilkan 17 kendaraan ikonik Kia, mulai dari model bersejarah hingga produk terkini, yang mencerminkan perjalanan Kia selama 80 tahun.

Digelar di Kia Vision Square, pameran ini akan dibuka untuk publik hingga tahun 2029, dan menjadi ruang refleksi tentang bagaimana Kia terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang seiring perubahan zaman.

Didirikan pada 1944, Kia telah melalui berbagai fase transformasi, dari sepeda pertama hingga kendaraan listrik dan solusi mobilitas berbasis teknologi. Melalui strategi Total Transformation yang diperkenalkan sejak 2021, Kia menegaskan komitmennya pada mobilitas berkelanjutan, termasuk pengembangan kendaraan listrik, Platform Beyond Vehicle (PBV), serta layanan berbasis perangkat lunak.

Rangkaian inisiatif global, kolaborasi kreatif, hingga platform digital heritage menjadi cara Kia menghubungkan warisan masa lalu dengan visi masa depan, sebuah perjalanan yang tidak hanya tentang kendaraan, tetapi tentang pergerakan yang menginspirasi. (*)

Prestasi Olimpiade Jadi Unggulan Atlet, Pelatih dan Cabor Terbaik SIWO Award 2025

January 5, 2026 by  
Filed under Olahraga

JAKARTA – Prestasi olimpiade menjadi barometer unggulan atlet dan pelatih terbaik SIWO Award 2025. Daftar kandidat yang akan dipilih jadi penerima anugerah olahraga tertinggi itu muncul setelah tim keabsahan SIWO Award 2025 merampungkan proses seleksi ketat terhadap puluhan atlet berprestasi Tanah Air.

SIWO Award diselenggarakan Komisi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat. Ajang ini sebagai bentuk apresiasi dari SIWO PWI kepada insan olahraga yang telah memberikan dedikasi terbaik.

Total 45 atlet putra dan putri masuk tahap penilaian yang dilakukan tim Keabsahan yang diinisiasi dari tiga unsur: KONI Pusat, mantan atlet, dan wartawan senior.

Penilaian dilakukan berdasarkan torehan prestasi sepanjang tahun 2025, mulai dari Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, Asian Games, Kejuaraan Asia, SEA Games, single event Asia Tenggara, turnamen internasional resmi, turnamen invitational, hingga kejuaraan nasional.

Dari jumlah tersebut, tim keabsahan menyaring 29 atlet putra dan putri terbaik, serta 16 atlet junior putra dan putri. Proses seleksi dilakukan oleh tim keabsahan SIWO Award yang dikoordinir Syahnan Rangkuti, dibantu Sekretaris SIWO PWI Pusat, Wina Setyawatie.

Sementara untuk atlet Difabel ada 13 nama yang dijaring dan diseleksi. Mereka terdiri dari 7 atlet difabel putra dan 6 atlet difabel putri. Sementara untuk pelatih difabel ada 5 nama yang dijaring.

Tim Keabsahan terdiri dari wartawan olahraga nasional, unsur KONI Pusat, serta mantan atlet nasional, yakni Femi Diah (detik.com), Putra Tegar (CNN Indonesia), Iwan Kurniawan selaku Ketua Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pullata) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) KONI Pusat, serta Suryo Agung, mantan atlet nasional.

Koordinator Tim Keabsahan SIWO Award, Syahnan Rangkuti, menegaskan proses penentuan dilakukan dengan tolak ukur yang sangat ketat dan objektif.

“Proses ini tidak mudah. Tim bekerja berdasarkan data dan capaian prestasi yang terukur agar peraih penghargaan benar-benar mencerminkan kualitas dan konsistensi atlet serta pelatih,” ujarnya.

Syahnan menambahkan daftar unggulan ini merupakan hasil pengumpulan data berdasarkan algritma yang telah dibuat tim keabsahan.

“Hasil akhirnya ada pada dewan juri,” ungkap Syahnan, pengurus SIWO PWI Pusat.

 

Menurut Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, nama-nama yang sudah dijaring dan saring Tim Keabsahan telah diserahkan ke Dewan Juri. Kemudian, akan diseleksi kembali untuk menentukan yang terbaik dari lima nomenen yang terjaring dari Tim Keabsahaan.

“Kami berterima kasih kepada tim keabsahan yang telah bekerja maraton sejak November 2025. Mereka menjaring dan menyaring prestasi para atlet Indonesia yang berkompetisi sepanjang tahun 2025. Tim juga membuat ranking, namun siapa pemenangnya akan ditentukan oleh Dewan Juri,” ucap Suryansyah.

Untuk Dewan Juri sendiri terdiri dari Gungde Ariwangsa (wartawan senior), Mohamad Kusnaeni (pengamat olahraga nasional), serta Gugun Yudinar, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Pusat.

Berikut nama-nama unggulannya:

Lima Unggulan Atlet Putra Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Kiromal Katibin – Panjat Tebing
  2. Rashif Amila Yaqin – Triathlon
  3. Rizki Juniansyah – Angkat Besi
  4. Robi Syianturi – Atletik
  5. Seraf Naro Siregar – Wushu

Unggulan Atlet Putri Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Desak Made Rita Kusuma Dewi – Panjat Tebing
  2. Dina Aulia – Atletik
  3. Janice Tjen – Tenis
  4. Martina Pratiwi – Triathlon
  5. Odekta Naibaho – Atletik

Unggulan Atlet Harapan Putra SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Ardana Cikal Damarwulan – Panjat Tebing
  2. Basral Graito Hutomo – Skateboard
  3. Evandra Florasta – Sepak Bola
  4. Jason Donovan Yusuf – Renang
  5. Moh. Zaki Ubaidillah – Bulutangkis

Unggulan Atlet Harapan Putri SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Alma Ariella Tsany – Panjat Tebing
  2. I Gusti Ayu Kristabella – Basket
  3. Kayla Nadia Shafa – Triathlon
  4. Luluk Diana Tri Wijayan – Angkat Besi
  5. Masniari Wolf – Renang

Unggulan Pelatih Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Cali Amaral – Pelatih Triathlon
  2. Dwi Janarto – Pelatih Atletik
  3. Hendra Basir – Pelatih Panjat Tebing
  4. Nova Ariyanto – Pelatih Sepak Bola
  5. Triyatno – Pelatih Angkat Besi

Unggulan Atlet Putra Difabel (berdasarkan Abjad)

  1. Abdil Majid Rahma (Pararenang)
  2. Hikmat Ramdani (Parabadminton)
  3. I Kadek Dwi Purwana (Paraatletik)
  4. Ken Swagumilang (Parapanahan)
  5. Muhammad Bintang Satria Herlangga (Boccia)
  6. Tifan Abid Alana (Paracycling)
  7. Yayang Gunaya (Paratenismeja)

Unggulan Atlet Putri Difabel

  1. A Delima Yunia Susanti (Parapowerlifting)
  2. Gischa Zayana (Boccia)
  3. Karisma Evi Tiarani (Paraatletik)
  4. Leli Marlina (Paratenismeja)
  5. Qonitah Ikhtiar Syakuroh (Parabadminton)
  6. Siti Alfiah (Pararenag)

Unggulan Pelatih Terbaik Difabel

  1. Abdul Azis, Paraatletik
  2. Andrian Margatha Kasih (Boccia)
  3. Bangun Sugito (Paratenis meja)
  4. Dinda Ayu Sekartaji (Pararenang)
  5. Hary Susanto (Parabadminton)

Unggulan Cabang Olahraga (Cabor) Terbaik

  1. Angkat Besi
  2. Atletik
  3. Dayung
  4. Judo
  5. Panjat Tebing
  6. Triathlon
  7. Wushu

Unggulan Atlet Inpsiratif (berdasarkan abjad)

  1. Basral Graito (skateboard)
  2. Dewi Laila Mubarokah(menembak)
  3. Hendro Yap (atletik)
  4. Janice Tjen (tenis)
  5. Rilus Siko (sepak bola amputasi)

Untuk penghargaan SIWO Award 2025 kali ini, SIWO PWI Pusat menambahkan satu penghargaan lagi, yakni Atlet Inspirasi.

“Penghargaan ini melihat perjuangan atlet yg bisa memberikan motivasi atau dorongan positif dalam mencapai prestasi lewat semangat, ketekunan dan nilai-nilai luhur,” ungkap Suryansyah lagi.

Dengan daftar unggulan ini, persaingan menuju SIWO Award 2025 dipastikan semakin sengit. Publik olahraga nasional kini tinggal menunggu satu momen paling ditunggu. Insan olahraga terbaik akan dinobatkan sebagai penerima SIWO Award 2025 pada 8 Februari 2026 saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Serang, Banten.

Gubernur Harus Searah dengan Program Pemerintah Pusat

January 5, 2026 by  
Filed under Nusantara

Yuddy Chrisnandi

JAKARTA – Gubernur atau kepala daerah tingkat provinsi adalah merupakan instrumen kelembagaan pembangunan yang merupakan kepanjangan Pemerintah pusat.

“Dalam menjalankan program-programnya harus sinkron atau searah dengan rencana besar pembangunan nasional,” kata Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi, Senin (5/1/2026).

Untuk melaksanakan program-program yang dicanangkan, memerlukan keterpaduan dan garis komando searah dari pusat. Gubernur idealnya adalah orang-orang pilihan presiden yang memiliki kemampuan managerial birokrasi, leadership yang tangguh serta sejalan dengan presidennya.

Dikatakan Yuddy Chrisnandi, gubernur adalah pembantu presiden setingkat menteri yang bertugas menyukseskan pembangunan nasional di wilayahnya, mengkoordinasikan para kepala daerah tingkat kabupaten dan kota. Dengan demikian, gubernur dapat ditunjuk atau dipilih langsung presiden.

“Penetapannya cukup memerlukan persetujuan DPRD Provinsi guna memperoleh dukungan moral yang kuat, sekaligus check and balances calon gubernur yang diajukan Presiden, adalah sosok yg acceptable di wilayahnya,” jelas Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Idealnya, calon gubernur yang diajukan Presiden untuk mendapat persetujuan DPRD adalah putra daerah yang dikenal luas ketokohan dan integritasnya. (*)

Pertamina Hulu Mahakam Temukan Cadangan Migas Baru di Sumur Metulang Deep

January 5, 2026 by  
Filed under Berita

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menutup tahun 2025 dengan pencapaian gemilang melalui penemuan sumber daya minyak dan gas bumi baru di wilayah lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur.

Keberhasilan ini didapat dari hasil pemboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP-1X), yang menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui aktivitas eksplorasi yang berkelanjutan.

Pengeboran sumur MDP-1X menerapkan strategi Near Field Exploration yang dirancang sebagai langkah cepat untuk mempercepat monetisasi temuan.

Dengan memanfaatkan fasilitas produksi yang sudah tersedia di sekitar lapangan yang telah matang, pengembangan cadangan baru ini tidak memerlukan pembangunan infrastruktur baru secara masif, sehingga prosesnya menjadi lebih efisien.

Hasil temuan sumber daya pada sumur MDP-1X diperkirakan mencapai Original Oil in Place (OOIP) sekitar 106 juta barel ekuivalen minyak (MMBOE).

Secara teknis, sumur ini dibor hingga kedalaman 4.260 meter dan berhasil mengidentifikasi potensi menjanjikan pada zona Sepinggan Carbonate Sequence dan Sepinggan Deltaic Sequence.

Melalui uji alir, sumur ini mencatatkan laju alir maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari serta produksi gas sebesar 5 juta kaki kubik standar per hari.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyatakan perusahaan terus berkomitmen melakukan pengeboran sumur-sumur baru guna menahan laju penurunan produksi alami pada lapangan yang sudah mature.

Senada dengan itu, Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menekankan temuan ini akan segera ditindaklanjuti ke tahap pengembangan untuk memperkuat rasio cadangan terhadap produksi bagi PT Pertamina Hulu Indonesia.

Sejak mengelola Blok Mahakam pada tahun 2018, PHM telah menunjukkan tingkat keberhasilan eksplorasi yang tinggi.

Penemuan sumur MDP-1X kembali menegaskan bahwa inovasi, teknologi, dan konsep geologi terkini mampu membangkitkan potensi besar dari blok migas yang sudah lama berproduksi.

Keberlanjutan investasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung kemandirian energi masa depan Indonesia.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb