Bukit Bangkirai Tawarkan Wisata Hutan Tropis dan Canopy Bridge Ikonik

June 13, 2026 by  
Filed under Berita

KUTAI KARTANEGARA – Wisata Alam Bukit Bangkirai di Kabupaten Kutai Kartanegara terus menjadi salah satu destinasi unggulan wisata alam di Kalimantan Timur. Berada di bawah pengelolaan PT Inhutani I Unit Manajemen Hutan Tanaman (UMHT) Batu Ampar, kawasan wisata ini menawarkan pengalaman menjelajahi hutan tropis alami seluas 1.200 hektare dengan beragam wahana berbasis alam.

Pengelola Wisata Alam Bukit Bangkirai menjelaskan, kawasan tersebut merupakan bagian dari kegiatan jasa lingkungan yang dikembangkan di area hutan tanaman milik PT Inhutani I.

“Fokus kegiatan kami ada dua, yaitu hutan tanaman dan wisata. Khusus Wisata Alam Bukit Bangkirai memiliki luas sekitar 1.200 hektare yang merupakan bagian dari kegiatan jasa lingkungan dari hutan tanaman,” ujarnya.

Salah satu daya tarik utama Bukit Bangkirai adalah Canopy Bridge atau jembatan tajuk pohon yang menjadi ikon wisata tersebut. Jembatan ini dibangun pada tahun 1998 oleh Canopy Bridge Construction Association dari Amerika Serikat.

Menurut pengelola, pembangunan Canopy Bridge hanya memerlukan waktu sekitar satu bulan. Selain menggunakan material kayu lokal, sebagian besar material konstruksi didatangkan langsung dari Amerika Serikat.

“Canopy Bridge ini diresmikan Menteri Kehutanan saat itu,  Jamaludin, pada tahun 1998. Sampai sekarang masih menjadi ikon utama wisata Bukit Bangkirai,” katanya.

Selain Canopy Bridge, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas petualangan yang tergabung dalam Tree Walking Group. Seluruh aktivitas dilakukan di atas pohon, mulai dari wall climbing, Elvis Walk, Swing Log, Swing Line hingga Flying Fox.

Tak hanya itu, wisatawan juga dapat menyewa pakaian adat Dayak Kenyah untuk berfoto, menikmati fasilitas penginapan, area camping, outbound, hingga kolam renang yang tersedia di kawasan wisata tersebut.

Untuk tarif masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp20.500 pada hari kerja, yang terdiri dari tiket masuk Rp20.000 dan asuransi Rp500. Sementara pada akhir pekan, tiket masuk dibanderol Rp23.500.

Dengan tiket tersebut, wisatawan dapat menjelajahi kawasan wisata secara mandiri melalui jalur trekking yang telah dilengkapi petunjuk arah. Tersedia pula layanan pendampingan bagi pengunjung yang ingin melakukan trekking jarak jauh.

“Tracking normal sekitar 1,5 kilometer bisa dilakukan sendiri. Namun kami juga menyediakan pendamping untuk tracking jarak 3 sampai 5 kilometer, bahkan hingga 10 kilometer. Kami juga memiliki program tracking malam,” jelasnya.

Bagi wisatawan yang ingin bermalam, tersedia sejumlah cottage dengan tarif mulai Rp550 ribu per malam untuk satu kamar. Sementara cottage dua kamar ditawarkan dengan harga Rp750 ribu hingga Rp800 ribu per malam.

Selain menawarkan wisata alam, Bukit Bangkirai juga menyediakan berbagai cendera mata khas untuk wisatawan. Beberapa di antaranya berupa kaos, topi Bukit Bangkirai, serta tas bermotif khas Kalimantan Timur dengan harga mulai Rp50 ribu.

Sementara itu, salah seorang peserta famtrip dari PRILSS Tour, Suci Nurlila, mengaku terkesan dengan pengalaman berkunjung ke Bukit Bangkirai. Menurutnya, suasana hutan yang masih alami mampu memberikan efek relaksasi bagi pengunjung.

“Awalnya saya membayangkan trekking yang berat, tetapi ternyata jalurnya cukup nyaman. Begitu sampai di Canopy Bridge, semua rasa lelah langsung terbayarkan dengan pemandangan hutan yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menilai aspek keamanan Canopy Bridge sudah sangat baik sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat melintasi jembatan yang menghubungkan pohon-pohon raksasa tersebut.

“Kalau melihat dari bawah mungkin ada yang khawatir, aman tidak ya. Tapi setelah saya mencoba sendiri, menurut saya sangat aman. Pengelola juga memperhatikan faktor keselamatan pengunjung,” katanya.

Suci mengaku tertarik kembali berkunjung ke Bukit Bangkirai di masa mendatang. Menurutnya, destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan objek wisata pada umumnya.

“Ini memang wisata yang cocok bagi pecinta alam dan trekking. Tapi begitu sampai di atas, pemandangannya benar-benar luar biasa. Wajib dikunjungi kalau datang ke Kalimantan Timur,” pungkasnya. (yud)

PLN Indonesia Power Perkuat Keandalan Pembangkit Melalui Sertifikasi Kompetensi Personil

June 12, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan menjaga keandalan operasional pembangkit, PLN Indonesia Power UBP Mahakam melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) Bidang Operasi dan Pemeliharaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan setiap tenaga teknik memiliki kompetensi yang sesuai standar dalam mendukung operasi pembangkit yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 09–11 Juni 2026 di UBP Mahakam dan diikuti oleh pegawai yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi. Melalui kegiatan ini, perusahaan terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga teknik sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional pembangkit dan kualitas layanan kelistrikan.

Di tengah tuntutan industri ketenagalistrikan yang terus berkembang, kompetensi menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga performa dan keandalan pembangkit. Oleh karena itu, sertifikasi tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memastikan kesiapan tenaga teknik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.

Melalui proses asesmen yang dilakukan oleh asesor kompetensi, peserta dievaluasi berdasarkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja sesuai standar yang berlaku di bidang operasi dan pemeliharaan. Hasil sertifikasi diharapkan mampu memberikan pengakuan atas kompetensi individu sekaligus mendorong peningkatan kualitas kinerja di lingkungan kerja.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi’i, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan operasional pembangkit dan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

“Keandalan pembangkit tidak lahir secara kebetulan. Di balik setiap megawatt listrik yang dihasilkan, terdapat insan-insan kompeten yang bekerja dengan standar terbaik. Melalui Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan ini, kami memastikan bahwa setiap personel memiliki kapabilitas yang terukur sehingga mampu menjalankan tugasnya secara profesional, aman, dan andal dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Syafi’i.

Melalui pelaksanaan SKTTK ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul sebagai fondasi utama operasional pembangkit. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, perusahaan optimistis dapat menjaga kinerja pembangkit tetap andal, efisien, dan berkelanjutan guna menghadirkan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Famtrip VII Dinas Pariwisata Kaltim Promosikan IKN ke Pasar Wisata Nusantara dan Internasional

June 12, 2026 by  
Filed under Wisata

IKN – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menggelar kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) ke-VII yang berlangsung 10-13 Juni 2026. Kegiatan ini mengambil lokasi di Kota Balikpapan dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai destinasi unggulan yang diperkenalkan kepada pelaku industri pariwisata dan media.

Peserta famtrip kali ini berasal dari berbagai daerah dan negara, di antaranya perwakilan dari Brunei Darussalam, agen perjalanan wisata dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, serta media lokal Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Dinas Pariwisata Kaltim memperluas promosi destinasi wisata daerah sekaligus memperkenalkan perkembangan terbaru kawasan IKN yang kini menjadi salah satu daya tarik baru bagi wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan pemilihan IKN sebagai salah satu destinasi dalam agenda famtrip dilakukan karena kawasan tersebut memiliki daya tarik yang sangat besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, IKN saat ini bukan hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia, tetapi juga telah berkembang menjadi destinasi wisata yang menarik dikunjungi.

“Pemilihan IKN dalam Famtrip VI ini tentu bukan tanpa alasan. Saat ini IKN menjadi salah satu ikon baru Indonesia yang menarik perhatian masyarakat dunia. Kami ingin para pelaku industri pariwisata dan media melihat langsung perkembangan kawasan ini, sehingga mereka dapat menyampaikan pengalaman dan informasi yang akurat kepada wisatawan maupun calon wisatawan,” ujar Ririn.

Ia menjelaskan, keberadaan IKN memberikan peluang besar bagi sektor pariwisata Kalimantan Timur karena menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding destinasi lain di Indonesia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kalimantan Timur tidak hanya memiliki wisata alam, budaya, dan bahari, tetapi juga memiliki destinasi modern yang sarat nilai sejarah dan pembangunan masa depan bangsa. Melalui famtrip ini kami berharap para peserta dapat menjadi duta promosi yang membantu memperkenalkan Balikpapan dan IKN kepada pasar wisata nasional maupun internasional,” tambahnya.

Salah satu peserta famtrip, Muhammad Habib Akbar dari KBRI Brunei Darussalam, mengaku terkesan dengan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan ke IKN, khususnya kesempatan memasuki area Istana Negara.

“Waktu ke IKN memang sangat menarik. Ini merupakan kunjungan kedua kami ke IKN. Pada kunjungan pertama kami hanya sempat berfoto di spot depan Istana Negara. Namun kali ini kami mendapatkan kesempatan yang sangat langka karena dapat masuk ke dalam ruangan-ruangan Istana Negara,” katanya.

Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi momen yang tidak mudah didapatkan banyak orang dan memberikan kesan mendalam bagi para peserta.

“Hal itu merupakan pengalaman yang sangat luar biasa bagi kami. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Dinas Pariwisata Kaltim, yang telah memfasilitasi dan membantu kami sehingga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga ini,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Famtrip VII, Dinas Pariwisata Kaltim berharap promosi destinasi wisata daerah dapat semakin luas, sekaligus memperkuat posisi Balikpapan dan IKN sebagai tujuan wisata yang layak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. (yud)

Wagub Gabung ITK

June 12, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

HARI RABU, 10 Juni 2026 saya memenuhi undangan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Km 15 Karang Joang, Balikpapan Utara. Acaranya pemilihan dan pengukuhan Dewan Pertimbangan ITK. Saya diminta mengenakan jas lengkap. Padahal sudah beberapa tahun saya tak pernah memakai. Tepatnya sejak tak lagi menjadi wali kota, akhir Maret 2021.

Rektor ITK Prof Agus Rubiyanto mengukuhkan pengurus inti Dewan Pertimbangan ITK yang diketuai Wagub Sano Aji.

Saya lihat di daftar undangan ada nama saya bersama rekan saya,  Zainal Abidin. Selebihnya para pejabat dan pengusaha besar. “Kita meminta Pak Wali dan Pak Zainal juga ikut membantu membangun ITK,” kata Rektor ITK, Prof Dr rer nat Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. Rektor kerap memanggil saya Pak Wali, meski saya sudah purna tugas.

Ketika mendirikan ITK tahun 2011, saya masih wali kota. Saya ikut terlibat terutama dalam pembebasan lahan Kampus ITK. “Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim masih terutang lahan dengan IKN,” kata saya mengingatkan.

Lahan kampus IKN saat ini baru sekitar 60 hektare. Padahal janji Pemprov Kaltim di era Gubernur Awang Faroek Ishak siap menyediakan lahan seluas 300 hektare. Rasanya ada surat pernyataan kesanggupan Gubernur kepada Menteri Pendidikan M Nuh saat itu.

Dalam daftar undangan Dewan Pertimbangan ITK, ada nama-nama terhormat. Di antaranya Gubernur Kaltim Dr Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Dr Seno Aji, Ketua DPRD Kaltim Dr Hasanuddin Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Pariantoro, SH, SIK, CFE, MH, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, SH, M.Si, Wali Kota Balikpapan Dr Rahmad Mas’ud, Ketua Komisi X DPR RI Ir Hetifah Sjaifudian, MPP, Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Assoc. Prof Supardi, SH, MH, Danlanud Dhomber Kol Pnb Kisworo, SE, M.Han, anggota Komisi IV DPRD Kaltim Hj Syahariah Mas’ud serta Guru Besar dan Ahli di Bidang Ilmu Kimia Analitik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unmul Prof Dr Ir Bohari Yusuf, M.Si.

Selain itu ada sejumlah pengusaha, tokoh masyarakat dan alumnus yaitu HM Fauzi Achmad Bahtar (Pimpinan Wilayah NU Kaltim), Tjia Daniel Wirawan, ST (Direktur PT Wulandari Bangun Laksana/BSB), Mohammad Kurnia Ariawan, ST (Dirut PT Kideco Jaya Agung), Ir HR Irwan Wardianto (Dirut PT Persada Aman Sentosa) dan Satria Jaya Negara, ST, MT (Alumnus ITK).

Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Wali Kota tidak bisa datang. Ada yang ditugaskan mewakili. Sedang Ibu Hetifah dan Satria Jaya mengikuti melalui zoom. Rektor dan jajaran ITK senang, sebab masih ada Wagub Seno Aji yang bisa hadir secara langsung.

Hasil musyawarah cepat di pertemuan itu, Wagub Seno Aji didaulat menjadi Ketua Dewan Pertimbangan ITK. Wakilnya Tjia Daniel Wirawan dari unsur swasta atau pengusaha. Saya tak bisa menolak ketika Ibu Hetifah meminta saya jadi sekretaris. Padahal tadinya saya menyodorkan nama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim, Dr Dasmiah, S.Pd, MAP yang diutus Gubernur.

Sedang Ibu Hetifah sendiri bersama Prof Bohari Yusuf  dan Irwan Wardianto berkenan menjadi ketua kelompok kerja (Pokja).

Setelah tersusun kepengurusan Dewan Pertimbangan ITK, Rektor Agus Rubiyanto langsung mengukuhkan. “Kami bangga dan terhormat, bapak dan ibu berkenan menjadi keluarga besar ITK,” katanya.

Menurut Rektor, tugas Dewan Pertimbangan memberi saran dan pertimbangan kepada Rektor dalam memajukan ITK dari sisi non pendidikan. “Masih banyak yang harus dibangun dan diadakan agar ITK benar-benar menjadi institut teknologi yang maju dan kuat,” kata Agus Rubiyanto, yang pernah menjadi Atase Pendidikan Indonesia di Jerman.

ITK PERLU RP3 TRILIUN

Kepada Wagub Seno Aji dan anggota Dewan Pertimbangan ITK lainnya, Prof Agus Rubiyanto memaparkan sekilas perkembangan terakhir ITK mulai soal infrastruktur, perkembangan program studi (prodi) dan akreditasi sampai rencana Dies Natalis ke-12 pada 6 Oktober 2026.

Dia menyebutkan tahun 2025, ITK menerima dua ribu lebih mahasiswa baru. Mereka studi di Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Fakultas Pembangunan Berkelanjutan dan Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri.

Dari 3 fakultas itu, ITK memiliki 26 prodi terakreditasi. “ITK merupakan perguruan tinggi dengan akreditasi internasional terbanyak di Kaltim,” kata Rektor. Sedang ITK sendiri memperoleh “Akreditasi Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Menurut Rektor, ITK lagi mengusulkan 5 prodi baru yaitu Teknik Geomatika, Teknologi Informasi, Teknik Biomedis, Transportasi Laut dan Sistem Perkapalan.

Meski baru berusia 12 tahun, ITK sudah banyak memperoleh penghargaan. Di antaranya Anugerah Dikti “Peringkat 2” Kategori Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)  Terbaik Tahun 2024, Posisi Klaster “Utama” dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2025 dan 2026, Anugerah  Keterbukaan Informasi Publik, Anugerah Kerjasama dan Anugerah Humas.

Pada Dies Natalis 12 ITK, 6 Oktober mendatang, rencananya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Dr H Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA, MA akan menyampaikan orasi ilmiah. Kehadiran Agus sangat penting, karena ayahnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah pencetus berdirinya ITK bersama Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung.

Menurut Prof Agus Rubiyanto, ITK akan terlibat dalam program Sinergi ITX yaitu  Konsorsium 4 Perguruan Tinggi Teknologi Negeri sebagai Motor Inovasi Indonesia.

ITX adalah konsorsium strategis 4 perguruan tinggi teknologi negeri terkemuka yaitu ITB, ITS, ITERA dan ITK yang bersinergi untuk menjadi katalis utama transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi dan teknologi.

ITK sendiri, kata Rektor, mengambil peran atau fokus utamanya berkaitan Teknologi Pesisir Perikanan Digital & Energi  Maritim.

Rektor juga menyampaikan beberapa rencana pembangunan infrastruktur. Mulai jalan masuk ITK, pintu gerbang, techno park sampai Integrated Student Service Centre (ISSC).

Dia juga menyinggung kebutuhan anggaran pengembangan ITK (2025-2029) yang diperkirakan mencapai Rp3 triliun. Skema pengadaannya melalui blended financing atau Dominasi Pinjaman Luar Negeri sebesar Rp2,7 triliun dan murni pendamping Rp300 miliar.

Rektor menjamin pembangunan dan pengembangan ITK memberi banyak manfaat. Dari aspek ekonomi akan meningkatkan kontribusi sektor teknologi terhadap PDB dari dari 1% menjadi 3% pada 2030. Dari aspek sosial,  penciptaan 50 ribu lapangan kerja baru dan penguatan ekonomi regional di luar Jawa. “Sedang dari aspek strategis, mengurangi ketergantungan impor teknologi dan meningkatkan ekspor produk rekayasa nasional ke ASEAN dan global,” demikian Prof Agus Rubiyanto menjelaskan.

Wagub Seno Aji tampaknya senang berada di lingkungan ITK. Dia mengaku kaget juga jalan masuk ke ITK sangat tidak memadai. “Ya ini yang menjadi salah satu perhatian kita,” katanya kepada Prof Agus. Sebelum meninggalkan kampus ITK, Rektor menyampaikan salam SPECTA. Solid, Peduli, Cerdas, Beriman dan Bertaqwa.(*)

Yamaha Racing Indonesia Siap Tempur di Seri 3 ARRC Motegi

June 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

Menuju Motegi Jepang yang menjadi lokasi penyelenggaraan seri 3 Asia Road Racing Championship (ARRC) 12-14 Juni 2026, tim Yamaha Racing Indonesia siap tempur mewujudkan hasil optimal. Kali ini menargetkan podium di dua kelas SS600 dan AP250, mengulang pencapaian tahun lalu di Motegi. Para pembalap Yamaha Racing Indonesia juga ingin melanjutkan tren positif podium dan raihan poin penting.

Musim lalu Wahyu Nugroho berhasil naik podium 2 kelas SS600 dan Candra Hermawan podium 3 AP250 di Motegi. Prestasi itu memberikan motivasi lebih meneruskan performa impresif di salah satu sirkuit legendaris Asia tersebut. M Faerozi dan Muhammad Fadhil Musyavi juga bertekad mengerahkan kemampuan terbaik untuk membidik hasil serupa.

”Tim dan pembalap telah melakukan persiapan matang dan menyambangi Motegi dengan optimis dapat bersaing merebut prestasi. Perkembangan positif baik dari segi performa maupun konsistensi telah ditunjukkan para pembalap. Tetap tampil kompetitif dengan potensi yang dimiliki serta memaksimalkan setiap peluang di lintasan menjadi faktor penentu hasil. Persaingan di musim ini sangat ketat, kami fokus pada strategi dan konsistensi di setiap lap,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Dalam dua round terakhir di Sepang dan Buriram musim 2026 ini, Wahyu Nugroho berhasil menembus 5 besar. Ini memacunya mengatrol perolehan selanjutnya agar menggapai podium di Motegi. Rekan setimnya M Faerozi pun memperlihatkan progress masuk top 5 race seri sebelumnya di Sepang. Dia ingin mempertahankan result yang sudah didapatkannya dengan upaya dan kerja keras bersama tim. Di klasemen sementara SS600, Wahyu Nugroho ada di peringkat 5 mengemas 43 poin dan M Faerozi posisi 9 mengumpulkan 26 poin.

Kinerja prima ditunjukkan pula oleh Candra Hermawan yang konsisten podium pada dua seri terakhir. Momentum itu ingin terus dijaganya termasuk di Motegi akhir pekan ini. Sedangkan Muhammad Fadhil Musyavi yang telah merasakan trek Motegi pada penampilan perdananya di kancah balap internasional di ARRC 2025, fokus memperbaiki output. Dia akan berupaya berada di 10 besar race weekend ini. Saat ini di AP250, Candra Hermawan menempati urutan 4 klasemen sementara dengan 39 poin dan Muhammad Fadhil Musyavi ke-13 dengan 16 poin.

Para pembalap Yamaha Racing Indonesia menyambut antusias kesempatan berlaga di Motegi untuk meraup poin lagi.

Wahyu Nugroho
Sudah memasuki seri 3, saya akan berusaha maksimal untuk mencapai podium seperti musim lalu di Motegi. Persiapan latihan dan set up Yamaha R6 yang sesuai mendukung penuh buat meraih target. Harapan saya juga tidak ada kendala sehingga bisa merealisasikan tujuan di Motegi.

M Faerozi
Saya telah menemukan ritme positif dalam dua seri terakhir berhasil melakukan progress. Ini sangat berarti untuk mendorong mental saya kian percaya diri. Semoga saya dapat membawa pulang hasil menggembirakan dari race akhir pekan ini.

Candra Hermawan
Datang kembali ke Motegi membuat saya makin bersemangat menjalani race ARRC. Saya ingin tampil stabil naik podium lagi untuk menambah poin juga. Motivasi saya bertambah menjalani rangkaian seri 3 ini agar dapat menyelesaikannya dengan result positif.

Muhammad Fadhil Musyavi
Saya senang bisa ke Motegi lagi untuk menambah pengalaman balapan. Motegi jadi memori indah karena jadi trek pertama saya berkompetisi di ajang internasional. Ini menginspirasi saya buat tampil maksimal untuk mendapatkan hasil lebih baik.
Jadwal Seri 3 ARRC, Motegi
Jumat 12 Juni
AP250
Practice 1 : 09:00 – 09:25 WIB
Practice 2 : 11:30 – 11:55 WIB
Practice 3 : 14:00 – 14:25 WIB
SS600
Practice 1 : 09:35 – 10:00 WIB
Practice 2 : 12:05 – 12:30 WIB
Practice 3 : 14:35 – 15:00 WIB
Sabtu 13 Juni
AP250
Kualifikasi : 07:35 – 08:00 WIB
Race 1 : 11:30 WIB
SS600
Kualifikasi : 08:10 – 08:35 WIB
Race 1 : 12:15 WIB
Minggu 14 Juni
AP250
Race 2 : 11:30 WIB
SS600
Race 2 : 13:15 WIB

« Previous PageNext Page »

  • vb