Pelindo Bontang Gelar Aksi Peduli Lingkungan

June 12, 2026 by  
Filed under Bontang

BONTANG – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pelindo Regional 4 Bontang menggelar penanaman pohon di Kelurahan Tanjung Laut,pada Rabu (10/6/2026),

Kegiatan dihadiri GM Pelindo Regional 4 Bontang, Capt. Adnan Arifin beserta karyawan, Lurah Tanjung Laut Adriani Kasim dan pegawai lainnya. Sebanyak 50 pohon ditanam merupakan komitmen Pelindo terhadap lingkungan dan merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Capt. Adnan Arifin mengatakan penanaman ini dapat menjadi tempat menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi semua. Untuk itu, dirinya meminta kepada semua untuk menjaga lingkungan dengan baik.

“Aksi penanaman ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Mari kita menjaga lingkungan dengan baik,” terangnya.

Dirinya menyebutkan lingkungan adalah warisan untuk generasi mendatang. Untuk itu semua wajib menjaganya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga mendapatkan manfaatnya.Dan kita harus menjaga kelestariannya demi anak cucu kita, “benernya.

Sementara itu Adriani Kasim mengapresiasi langkah yang diambil Pelindo yang peduli terhadap lingkungan. Nantinya, tanaman akan disebar di seluruh RT di Kelurahan Tanjung Laut.

“Terima kasih Pelindo yang terus hadir memberikan manfaat untuk masyarakat. Dan ini aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan,”ucapnya. (wan)

Wakil Ketua DPRD Paser Tampung Beragam Usulan Saat Reses

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

Reses Wakil Ketua II DPRD Paser H. Hendrawan Putra di Kecamatan Tanah Grogot

TANA PASER– Kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar dan dukungan sektor pertanian masih menjadi perhatian utama masyarakat di Kecamatan Tanah Grogot. Hal itu terungkap dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser, H. Hendrawan Putra, yang berlangsung di Daerah Pemilihan (Dapil) I pada 8–13 Juni 2026.

Pada pertemuan bersama dengan warga Desa Perepat, Desa Sungai Langir, dan Kelurahan Tanah Grogot, berbagai usulan disampaikan masyarakat mulai dari peningkatan jalan antar desa, perbaikan drainase, pembangunan jalan usaha tani, hingga penyediaan sarana pertanian dan akses air bersih.

Hendrawan mengatakan reses menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat yang berkembang di setiap wilayah. Melalui pertemuan seperti ini ia bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga.

“Semua masukan akan kami catat dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” kata Hendrawan Putra usai reses di kediamannya, Rabu (10/6/2026) malam.

Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan lantai jemur padi, alat cetak sawah, serta jaringan air bersih bagi kawasan yang belum terlayani PDAM.

Di wilayah pesisir, warga mengharapkan bantuan mesin keriting dan alat tangkap ikan untuk menunjang produktivitas nelayan. Sementara di Kelurahan Tanah Grogot, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Menurut Hendrawan, sejumlah usulan tersebut sebenarnya telah diajukan pada periode sebelumnya. Namun, kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran membuat belum seluruh program dapat direalisasikan pada tahun ini.

“Usulan yang belum terakomodasi akan kembali kami dorong agar bisa masuk dalam pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027,” katanya.

Politisi yang telah tiga periode duduk di DPRD Paser itu menegaskan pihaknya akan mengawal setiap aspirasi yang masuk agar dapat menjadi prioritas dalam penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Ia optimistis kebutuhan masyarakat yang belum terwujud pada Tahun Anggaran 2026 masih memiliki peluang untuk direalisasikan pada tahun berikutnya seiring penyesuaian kemampuan keuangan daerah.

“Kami akan memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada saat reses. Kami akan terus mengawal dan memperjuangkannya hingga masuk dalam program pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Di sisi lain, Hendrawan menyebut beberapa usulan masyarakat yang telah diakomodasi dalam APBD 2025 saat ini sedang berproses untuk direalisasikan. Ia berharap program-program tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya sekaligus menjadi bukti komitmen DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.(tw)

SMAN 1 Tanah Grogot Siapkan 324 Kursi untuk Siswa Baru

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanah Grogot pada Tahun Ajaran 2026/2027 menyiapkan 324 kursi yang akan tersebar dalam sembilan rombongan belajar (rombel). Penambahan kapasitas tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah kelas yang dibuka pada tahun ajaran baru. Meski demikian, jumlah siswa dalam setiap kelas justru dikurangi guna mendukung efektivitas proses pembelajaran.

Kepala SMAN 1 Tanah Grogot, Suyarno menjelaskan, pihak sekolah menambah satu rombel dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ajaran ini kami menyiapkan sembilan rombel agar dapat mengakomodasi kebutuhan penerimaan siswa baru,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Dengan sembilan rombel yang tersedia, setiap kelas akan diisi maksimal 36 siswa. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 40 siswa per kelas.

Menurut Suyarno, kebijakan pengurangan jumlah siswa dalam satu kelas dilakukan setelah mempertimbangkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Kami melihat pembelajaran akan lebih optimal jika jumlah peserta didik di dalam kelas tidak terlalu banyak. Karena itu kapasitas per rombel kami sesuaikan menjadi 36 siswa,” katanya.

Sebagai salah satu sekolah menengah atas favorit di Kabupaten Paser, SMAN 1 Tanah Grogot setiap tahun menjadi tujuan banyak calon peserta didik. Selain dikenal dengan berbagai prestasi yang diraih siswa, sekolah ini juga merupakan SMA negeri tertua di Kecamatan Tanah Grogot.

Pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat memantau perkembangan seleksi secara terbuka. Semua tahapan pendaftaran dilakukan melalui sistem online sehingga posisi dan pergerakan pendaftar dapat dipantau secara real time.

Tahap pertama seleksi akan dibuka melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi orang tua. Jalur prestasi mendapatkan alokasi kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung sekolah.

Penilaian pada jalur prestasi dilakukan berdasarkan akumulasi nilai rapor selama lima semester yang dipadukan dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selanjutnya, sekolah membuka jalur domisili dengan kuota sekitar lima persen atau sebanyak 16 kursi. Pada jalur ini, penilaian tidak hanya mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, tetapi juga nilai rapor dan usia calon peserta didik. Untuk memastikan validitas data pendaftar, sekolah telah membentuk tim khusus yang akan melakukan verifikasi faktual secara langsung di lapangan.

“Langkah tersebut dilakukan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan SPMB sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan, ” ujar Suyarno. (tw)

Rutan Tanah Grogot Bedah Rumah Warga

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat.  Salah satu program yang dilakukan melalui bedah rumah bagi warga kurang mampu di Gang Buen Were, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (8/6/2026).

Program tersebut diberikan kepada Kurnain, warga yang selama ini tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi yang memerlukan perbaikan. Melalui kegiatan sosial tersebut, Rutan Tanah Grogot melakukan renovasi sejumlah bagian rumah agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Pelaksanaan bedah rumah melibatkan petugas Rutan bersama warga binaan yang turut ambil bagian dalam proses pengerjaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembinaan yang menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada warga binaan.

Pekerjaan yang dilakukan pada bedah rumah ini antara lain perbaikan dan penggantian atap rumah yang rusak, pengecatan bangunan, serta renovasi total fasilitas toilet untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan penghuni.

Kepala Rutan Tanah Grogot, Aris Triyanto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemasyarakatan terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan keberadaan pemasyarakatan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Aris menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia agar jajaran pemasyarakatan aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam program sosial diharapkan dapat membangun kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.

Apresiasi juga datang dari warga sekitar yang menilai program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran petugas Rutan bersama warga binaan dinilai mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang perlu terus dipupuk.

 

Sementara itu, Kurnain mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan perbaikan rumah tersebut sangat berarti untuk menunjang kenyamanan dan keselamatannya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Bantuan ini sangat membantu karena kondisi rumah sebelumnya memang membutuhkan banyak perbaikan,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai wujud hadirnya pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(tw)

Gubernur dan Rektor Ditunda

June 11, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ADA dua agenda krusial berlangsung di Samarinda, Rabu (10/6/2026).  Satu di Karang Paci yaitu Rapat Paripurna DPRD Kaltim tentang Hak Angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud dan satunya lagi Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) di Kampus Unmul Gunung Kelua.

Lima calon Rektor Unmul periode 2026-2030

Sebenarnya keduanya tak ada hubungan langsung. Tapi agenda kedua kegiatan itu bernasib sama. Sama-sama ditunda. Sama-sama menegangkan dan sama-sama menimbulkan protes dan ketidakpuasan.

Seperti yang dikhawatirkan banyak orang, Rapat Paripurna DPRD Kaltim tentang Hak Angket berjalan tidak lancar. Rapat tidak bisa digelar karena jumlah yang hadir tidak cukup alias tidak kuorum. Dari data absen, anggota Dewan yang hadir hanya 32 orang. Padahal syarat digelarnya Rapat Paripurna Hak Angket harus dihadiri 41 orang atau  ¾ dari 55 anggota DPRD Kaltim.

“Kami sudah memanggil dan mengundang anggota yang belum hadir, awalnya 30 jadi 31 dan kemudian 32 orang. Tetapi tetap belum memenuhi kuorum,” kata Wakil Ketua DPRD Ananda Emira Moeis memberikan penjelasan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Hasanuddin Mas’ud, kakak kandung Gubernur Rudy Mas’ud. Hasan satu-satunya dari 15 anggota Fraksi Golkar yang datang. Yang lain sengaja tidak hadir (meski ada di Karang Paci) karena menolak Hak Angket. Hasan sepertinya diizinkan hadir oleh fraksinya untuk ‘mengendalikan’  situasi dan menjaga palu sidang agar tidak lari ke mana-mana.

“Kami memang menolak Hak Angket kecuali Hak Interpelasi,” kata Sarkowi V Zahry, Sekretaris Fraksi Golkar. Padahal sebelumnya Sarkowi sempat mengatakan bahwa anggota fraksi akan hadir lengkap meski menolak Hak Angket. “Kami akan hadir, tapi hadir itu bukan berarti bentuk persetujuan,” kata Sarkowi seperti diberitakan Kompas.com (28/5/2026).

Selain Gokar, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang mencla-mencle sejak awal, akhirnya benar-benar memilih absen. Empat anggota Fraksi PAN atas perintah DPP-nya tidak menampakkan batang hidungnya di Gedung D Lantai 6, tempat rapat berlangsung.

Empat anggota Fraksi PAN adalah Sigit Wibowo (ketua fraksi), Baharuddin Demmu (sekretaris fraksi) serta  H Abdul Rahman Agus dan H Muhammad Darlis Pattalongi. “Karena kebijakan Partai, ya kami harus patuh,” kata Darlis.

Masih ada 5 anggota Dewan lain yang juga absen. Satu dari NasDem, karena yang bersangkutan (H Kamaruddin Ibrahim) meninggal dunia. Lalu ada satu lagi adalah H Andi Faisal Assegaf dari Fraksi Partai Demokrat. Belum diketahui alasannya.

Yang menarik ada 3 anggota Fraksi Gerindra juga tidak hadir. Yaitu Drs H Makmur HAPK dengan alasan dinas luar serta  Andi Muhammad Afif Rayhan dan Henry Pailan Tandi Payung, yang mengajukan izin.

Sebelumnya Ketua Fraksi Gerindra Agus Suwandy menegaskan bahwa semua anggota Fraksi Gerindra wajib hadir dan harus mengosongkan jadwal lainnya. “Gerindra tidak ingin ada kader yang bermain dua kaki atau mendadak absen saat pengambilan keputusan,” katanya seperti diberitakan sapos.co.id.

Fraksi yang lengkap hadir dengan seluruh anggotanya adalah Fraksi PDI Perjuangan 9 orang, PKB 6 orang, PKS 4 orang dan PPP 2 orang.

Berdasarkan daftar hadir dan verifikasi di lokasi terakhir,  jumlah anggota Dewan yang hadir kabarnya mencapai 34 orang. Ada tambahan 2 orang. Belum jelas namanya. Tapi tetap masih kurang untuk memenui syarat kuorum.

Karena tidak kuorum, maka rapat paripurna yang dimulai pukul 10.00 itu sempat ditunda 2 kali. Rapat pertama ditunda 5 menit, kemudian 30 menit. Lagi-lagi gagal. Akhirnya Ketua Dewan Hasanuddin atas persetujuan anggota menyerahkan kembali agenda rapat ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk dijadwalkan ulang di lain hari.

Aliansi Rakyat Kaltim (ARK) bersama para mahasiswa kecewa berat atas penundaan Rapat Paripurna Hak Angket karena tidak kuorum. Berbagai aksi dilakukan di depan Gedung DPRD. “Mereka menghindar, kabur selayaknya seorang pengecut,” kata Fatur Rahman, Jenderal Lapangan ARK menuding wakil rakyat yang tidak hadir. ARK bersama mahasiswa mengancam akan menggelar aksi lagi sampai Hak Angket diputuskan. “Pokoknya Hak Angket harga mati,” teriak mereka.

DITUNDA MENDADAK

Sementara itu Rapat Senat Terbuka Pemilihan Rektor Unmul periode 2026-2030 yang berlangsung di Lantai 4 Gedung Rektorat, Rabu pagi mendadak ditunda. Kontan anggota Senat yang hadir bereaksi dan menyampaikan keberatan.

Rapat yang dipimpin Ketua Senat Unmul  Prof Dr Muh Amir Masruhim mengagendakan penyampaian visi misi dan program kerja dari 5 kandidat. Kelima calon itu adalah Prof Dr Mukhamad Nurhadi, M.Sc (FKIP), Prof Dr Abdunnur, M.Si (FPIK/petahana), Prof Dr Soerja Koesnarpadi (FMIPA), Prof Dr Rudianto Amirta (FKLT) dan Prof Dr Fahrul Agus (FT).

Sesaat setelah rapat dibuka, Prof Amir kembali menutup. “Saya mohon maaf berdasarkan arahan dari Kementerian, penyampaian visi misi, program kerja dan penjaringan diminta dipending. Dengan mengucapkan Alhamdulilahirobbil alamin, penyampaian visi misi dan program kerja bakal Rektor 2026-2030 kita tutup secara resmi,” katanya sambil mengetuk palu 3 kali.

Beberapa anggota Senat langsung bereaksi. Suasana riuh menggema di ruang rapat. “Otoritas ada pada kita, kalau Menteri meminta menunda, kita harus meminta penjelasan forum.  Keputusan ada pada forum. Forum adalah pemegang otoritas tertinggi,” kata Herdiansyah Hamzah, yang akrab dipanggil Castro.

“Mohon izin ketua, ini sangat mencederai otoritas dan independensi perguruan tinggi. Kita sangat kecewa dan kami menunggu penjelasan ketua,” kata seorang anggota Senat wanita dengan lantang.

Dalam penjelasan pers  sesudah rapat senat ditutup, Prof Amir mengungkapkan bahwa pihaknya menghormat surat Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebagai bagian dari mekanisme pembinaan, pengawasan dan penjaminan tata kelola perguruan tinggi yang baik, independen, transparan dan akuntabel.

Surat Dirjen itu memuat beberapa hal yang perlu diklarifikasi dan diperbaiki. Antara lain, terkait komposisi dan status keanggotaan Senat, potensi rangkap jabatan, konflik kepentingan serta prosedur penetapan aturan teknis pemilihan rektor.

“Kami akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian untuk melakukan klarifikasi, pencermatan serta perbaikan administrasi yang diperlukan,” kata Prof Amir.

Dia menyatakan akan mengumumkan jadwal dan tahapan pemilihan rektor berikutnya setelah proses klarifikasi dan perbaikan selesai dilakukan.

Beberapa anggota Senat yang tak mau disebutkan namanya mencurigai ada campur tangan politik dalam pemilihan Rektor Unmul. Apalagi permintaan penundaan itu terkesan dilakukan secara mendadak. “Kita tidak sudi kalau ada yang intervensi, kita akan melawan” katanya tegas.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb