Berau Matangkan Geosite Jelang Verifikasi Nasional

July 9, 2026 by  
Filed under Berau

Tanjung Redeb – Kabupaten Berau memasuki tahapan penting dalam perjuangan Geopark Sangkulirang- Mangkalihat meraih status Geopark Nasional. Mulai 8 Juli 2026, tim asesor dan observer akan melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah geosite unggulan yang tersebar di wilayah Berau.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan seluruh persiapan telah dimatangkan untuk menyambut kedatangan tim penilai. Visitasi ini menjadi kesempatan menunjukkan kesiapan daerah dalam mengelola kawasan yang memiliki nilai geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

“Seluruh unsur yang terlibat sudah berkoordinasi. Kami ingin memastikan setiap lokasi yang dikunjungi mampu menggambarkan potensi sekaligus komitmen daerah dalam menjaga kawasan geopark,” ujarnya kepada media ini pada Selasa (07/07/2026)

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said

Selama berada di Berau, tim dijadwalkan mengunjungi sejumlah kawasan di Kecamatan Talisayan, Batu Putih, Biduk-Biduk hingga Biatan. Selain menyaksikan bentang alam, tim juga akan menilai keterlibatan masyarakat serta tata kelola kawasan yang menjadi bagian dari Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.

Said mengungkapkan, Berau memegang peran strategis dalam kawasan geopark tersebut. Dari total 26 geosite yang diusulkan, sebanyak 15 berada di Kabupaten Berau. Kondisi itu menjadi modal kuat untuk mendukung peningkatan status Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menjadi Geopark Nasional.

Menurutnya, geosite di Berau tidak hanya menyuguhkan kawasan karst dan gua-gua purba, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya yang menjadi identitas daerah. Keraton Sambaliung dan Museum Gunung Tabur turut masuk dalam rangkaian penilaian karena dinilai memiliki keterkaitan dengan sejarah serta perkembangan kawasan.

“Yang dinilai bukan sekadar keindahan alamnya, tetapi bagaimana nilai geologi, budaya, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat berjalan beriringan. Itu yang terus kami siapkan bersama seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Dia berharap proses verifikasi berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Pengakuan sebagai Geopark Nasional akan menjadi peluang besar untuk memperkuat pelestarian kawasan sekaligus mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau. (Dy/Ok/Adv)

ABP-PTSI Kaltim Siap Hadiri Munas VI di Jakarta

July 9, 2026 by  
Filed under Nusantara

dr. Krisdinata, AIFO-K, Ketua ABP-PTSI Kaltim

SAMARINDA – Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Kalimantan Timur memastikan diri untuk berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI yang akan diselenggarakan di Grand Ballroom, Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, 15-16 Juli 2026 mendatang.

Ketua ABP-PTSI Kaltim, dr. Krisdinata, AIFO.K, menegaskan kehadiran delegasi Kaltim dalam forum tertinggi organisasi ini sangat krusial sebagai penentu arah kebijakan organisasi untuk empat tahun ke depan.

“Terakhir Munas ABP-PTSI ke-V berlangsung dari tanggal 21-22 Juli 2022 di Surabaya. Mengingat ini agenda yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi, Kaltim harus hadir dan ikut mewarnai pelaksanaan Munas nanti,” ujar Krisna, sapaan akrabnya, Rabu (8/7/2026).

Hingga saat ini, lima lembaga pendidikan tinggi telah terkonfirmasi mengirimkan delegasi, yakni perwakilan dari Universitas Widya Gama Mahakam, Universitas Kutai Kartanegara, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Universitas 17 Agustus 1945 Balikpapan, dan Yayasan Ibnu Khaldun Balikpapan yang membawahi STAI Balikpapan.

Matangkan Strategi via Musda Virtual

Sebelum bertolak ke Jakarta, pengurus ABP-PTSI Kaltim berencana menggelar konsolidasi melalui rapat koordinasi virtual. Langkah ini diambil untuk merumuskan posisi strategis Kaltim dalam kancah nasional serta menampung aspirasi seluruh anggota.

“Kami akan melakukan musyawarah daerah melalui zoom meeting. Ini penting untuk membahas posisi ABP-PTSI Kaltim ke depan,” tambah Krisna.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Universitas Kutai Kartanegara, Agus Setia Gunawan, mendukung penuh rencana rapat pra-Munas. Menurutnya, koordinasi ini krusial untuk menjaring saran dan masukan yang akan menjadi misi utama ABP-PTSI Kaltim di tingkat pusat.

Pada Munas mendatang, anggota ABP-PTSI Kaltim, Achmad Sobyan, secara terbuka menyatakan ambisinya agar perwakilan dari Bumi Etam dapat menduduki kursi kepengurusan di tingkat pusat. Ia menekankan perlunya membangun koalisi dengan wilayah lain, khususnya sesama provinsi di Kalimantan dan kawasan Indonesia Timur.

“Kita harus melobi provinsi lain, khususnya Kalsel, Kalbar, Kalteng, dan Kaltara, bahkan wilayah Indonesia Timur agar Kaltim bisa memiliki perwakilan di pengurus pusat,” ungkap Sobyan.

Munas VI ABP-PTSI 2026 yang mengusung tema “Penguatan Peran Badan Penyelenggara Menuju PTS Unggul, Berdampak, dan Berkelanjutan” ini dijadwalkan akan dihadiri oleh perwakilan dari 38 wilayah ABP-PTSI se-Indonesia.

Agenda pembukaan direncanakan akan diisi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliartosebagai keynote speaker. Selain itu, Ketua Umum ABP-PTSI Thomas Suyatno, Ketua Dewan Kehormatan Wiranto, serta Dirjen Pendidikan Tinggi Khairul Munadi dijadwalkan turut memberikan arahan strategis bagi pengembangan perguruan tinggi swasta di Indonesia.(*)

Pengelolaan Aset Olahraga Dinilai Belum Optimal

July 9, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menyoroti belum optimalnya pemanfaatan aset olahraga milik pemerintah daerah setelah realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut hingga akhir Juni 2026 baru mencapai sekitar Rp757 juta atau kurang dari separuh target tahunan sebesar Rp1,6 miliar.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan capaian tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan aset olahraga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap kas daerah pada sisa tahun anggaran.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

“Realisasinya memang belum mencapai separuh target, tetapi masih ada waktu untuk mengejar,” kata Novan, Rabu (8/7/26).

Novan berharap seluruh aset olahraga bisa dimanfaatkan secara lebih efektif sehingga target pendapatan dapat tercapai. Menurutnya, fasilitas olahraga tidak boleh dipandang semata sebagai aset yang membutuhkan biaya pemeliharaan. Dengan pengelolaan yang tepat, arena olahraga dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di Kota Samarinda.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan kejuaraan maupun kegiatan olahraga berskala regional hingga nasional akan membawa dampak ekonomi bagi berbagai sektor, mulai dari perhotelan, usaha kuliner, transportasi hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ketika fasilitas olahraga ramai digunakan untuk berbagai event, manfaatnya tidak hanya dirasakan pemerintah melalui retribusi, tetapi juga oleh masyarakat yang menjalankan usaha di sekitarnya,” ujarnya.

Agar meningkatkan produktivitas aset daerah, Komisi IV mendorong Disporapar membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki kemampuan dalam pengelolaan fasilitas olahraga secara profesional.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas sarana olahraga. Menurutnya, kondisi fasilitas yang kurang terawat berpotensi membuat penyelenggara kegiatan memilih lokasi lain sehingga peluang memperoleh pendapatan ikut berkurang.

“Perawatan fasilitas harus menjadi perhatian. Jika kualitas arena tetap terjaga, minat masyarakat maupun penyelenggara kegiatan untuk memanfaatkan aset milik pemerintah juga akan meningkat,” tuturnya.

Dirinya juga mengingatkan agar upaya meningkatkan PAD tidak mengurangi perhatian terhadap pembinaan atlet daerah. DPRD berharap peningkatan kualitas fasilitas olahraga berjalan seiring dengan pengembangan prestasi atlet sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik bagi dunia olahraga maupun penerimaan daerah. (yud/adv)

DPRD Samarinda Minta Komitmen PLN Direalisasikan

July 9, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Warga Kota Samarinda diperkirakan tak lagi menghadapi pemadaman listrik bergilir mulai pertengahan Juli 2026. PT PLN menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan sistem kelistrikan selesai sekitar 13 Juli sehingga pasokan listrik dapat kembali normal.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, setelah menerima penjelasan dari jajaran PT PLN dalam pertemuan bersama pimpinan DPRD Kota Samarinda, Rabu (8/7/26).

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra

Menurutnya, pihak PLN datang agar memberikan penjelasan mengenai penyebab pemadaman bergilir yang belakangan menuai keluhan masyarakat sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya aktivitas warga.

“PLN menjelaskan bahwa gangguan ini terjadi karena ada pekerjaan perbaikan pada sistem kelistrikan. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama proses tersebut berlangsung,” ujar Samri.

Pada pertemuan itu, PLN menyampaikan, perbaikan jaringan terus dikebut dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Jika pekerjaan berjalan sesuai jadwal, pemadaman bergilir akan dihentikan setelah seluruh sistem kembali stabil.

“Mereka menyampaikan optimistis proses perbaikan dapat dituntaskan sekitar 13 Juli. Harapannya setelah itu pelayanan listrik kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” katanya.

Ia berharap komitmen tersebut benar-benar dapat diwujudkan mengingat pemadaman listrik telah berdampak pada aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha di Kota Samarinda.

Meski menghadiri pertemuan tersebut, manajemen PT PLN UP3 Samarinda tidak memberikan keterangan kepada awak media usai agenda berlangsung.

Sementara itu, hingga proses perbaikan selesai, sebagian wilayah di Kota Samarinda masih berpotensi mengalami pemadaman bergilir. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi mengenai jadwal pemadaman melalui kanal WhatsApp Channel PLN UP3 Samarinda agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari. (yud/adv)

Pelantikan Pengurus KONI Kaltim Menyesuaikan Agenda Gubernur

July 8, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030 dijadwalkan Minggu (12/7/2026). Pelantikan ini menyesuaikan agenda Gubernur Kalimantan Timur yang harus menghadiri kegiatan di Jakarta pada waktu yang bersamaan.

Semula, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/7/2026). Kini, prosesi pelantikan akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WITA di Gedung Pertemuan Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

Ketua Panitia Pelaksana, Nidya Listiono, mengatakan perubahan jadwal telah dikoordinasikan dengan pengurus KONI Pusat dan memperoleh persetujuan Ketua Umum KONI Pusat.

“Perubahan jadwal ini sudah kami komunikasikan dan mendapat persetujuan langsung dari Ketua Umum. Jadi bukan soal kesiapan, tetapi murni menyesuaikan agenda Pak Gubernur,” kata Nidya Listiono, yang akrab disapa Tio.

Meski mengalami penyesuaian jadwal, persiapan pelaksanaan dipastikan tetap berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, kesiapan panitia telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia masih memfokuskan penyelesaian sejumlah tahapan akhir, di antaranya gladi kotor dan gladi bersih, setelah sebelumnya menggelar rapat internal serta koordinasi teknis bersama event organizer (EO).

Pelantikan pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 juga akan dihadiri jajaran pengurus KONI Pusat. Sebanyak enam pengurus dijadwalkan hadir, termasuk Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, bersama jajaran Wakil Ketua Umum KONI Pusat.

Kehadiran pimpinan KONI Pusat menjadi penanda dukungan terhadap kepengurusan baru KONI Kalimantan Timur yang dipimpin H. Anderiy. Kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi serta meningkatkan daya saing atlet Kalimantan Timur pada berbagai ajang nasional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi awal pelaksanaan berbagai program strategis KONI Kalimantan Timur dalam empat tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi olahraga sekaligus mempersiapkan regenerasi atlet menuju kompetisi tingkat nasional maupun internasional. (*/hm)

« Previous PageNext Page »

  • vb