Terasi Berau Tembus Mesir

November 17, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

TANJUNG REDEB – Produk unggulan Berau, terasi, benar-benar mampu menembus pasar
internasional. Salah satu negara yang berhasil ‘dijajah’ Berau melalui produk olahan berbahan baku
udang itu adalah Mesir.

“Alhamdulillah, terasi daerah Berau ini sudah dilirik eksportir dari Mesir,” demikian kata Kepala
Bidang Perindustrian Diskoperindag Berau Endang Iriani dalam Web Seminar (Webinar) Sosialisasi
Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi UMKM (17/11/2020).

Dikatakan Endang, semua produk unggulan Berau diberikan perhatian dan bantuan, mulai kemasan
hingga sertifikasi halal, karena mulai 2023, produk olahan makanan wajib bersertifikat halal sebelum
masuk di beberapa swalayan.

“Ini semua gratis, difasilitasi pemerintah untuk mendukung pelaku IKM yang tersebar di 13
kecamatan,” ujarnya.

Endang berharap melalui kegiatan ini, pihaknya mengetahui bagaimana menetapkan langkah￾langkah pelaksanaan kebijakan strategis, termasuk terobosan diperlukan sekaligus monitoring dan
evaluasi terhadap permasalahan dan perkembangan UMKM maupun IKM yang ada di daerah.

“Diskoperindag selama ini selalu memberikan bantuan atau fasilitas berupa peralatan, juga pelatihan
difokuskan pada potensi sumber daya alam. Mulai di wilayah pesisir hingga pedalaman,” ujarnya.

Dikatakannya, ada dua wilayah memiliki potensi bagus, misalnya dari segi kerajinan tangan untuk
wilayah pedalaman. Sedangkan bahan makanan berbahan ikan ada di wilayah pesisir. “Pelaku IKM
ini diberikan bantuan dan pelatihan,” katanya.

Ke depan diakuinya akan memberikan pelatihan setiap kecamatan disesuaikan potensi yang ada.
Sehingga ke depan mereka memiliki produk unggulan masing-masing. Seperti produk unggulan
Berau, terasi siap saji yang sudah masuk tahap sertifikasi untuk ekspor. (vb1)

UMKM Digandeng untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

November 17, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

TANJUNG REDEB – Tim Komite Penanganan Covid- 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN)
terus melakukan kegiatan desiminasi informasi dan komunikasi publik kepada masyarakat luas
khususnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Di Berau, kegiatan ini digagas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau dengan
menggelar Web Seminar (Webinar) Sosialisasi Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
bagi UMKM, (17/11/2020).

“Kegiatan mendukung program pemerintah pusat untuk memulihkan ekonomi nasional dari dampak
pandemi Covid-19 yang masih terjadi, yang berdampak pada pelaku UMKM di seluruh Indonesia,“
sebut Yahya, narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI selaku Person In Charge
(PIC).

Sosialisasi Manfaat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini berlangsung secara virtual, digelar di
Ruang Teleconference Diskominfo Berau diikuti perwakilan industri kecil menengah (IKM) dan
UMKM daerah.

Hadir dalam webinar itu Kadiskominfo Berau Susila Harjaka, Kabid Perindustrian Diskoperindag
Berau Endang Iriani, dan Kabid Layanan Komunikasi dan Informatika Mega Hadiyaty selaku
moderator.

Yahya menyebutkan, webinar ini merupakan tindaklanjut dari hasil pertemuan virtual antara Sekjen
Kominfo dengan seluruh Kadis Kominfo tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

“Ini merupakan kegiatan kemitraan bersinergi dengan Diskominfo sebagai institusi yang
menyelenggarakan fungsi pelayanan dan penyebaran informasi kepada masyarakat,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Berau, Susila Harjaka melalui Kepala Bidang Layanan Komunikasi
dan Informatika Mega Hadiyaty mengungkapkan, pelaksanaan Webinar ini merupakan program
pusat bekerja sama Diskominfo seluruh Indonesia, dengan empat acara berbeda.

Diskominfo memilih webinar yang tujuannya untuk mendukung ekonomi UMKM dan IKM yang
dinilai melemah akibat masa pandemi yang terjadi.

Menurutnya, dalam webinar ini pelaku usaha memiliki gambaran bagaimana terobosan yang akan
dilakukan ke depan, termasuk mengetahui dukungan pemerintah pusat maupun daerah. (vb1)

Alhamdulillah, Warga Biatan Segera Bisa Akses Internet

November 17, 2020 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Kebutuhan layanan internet tidak hanya milik warga kota saja. Warga Kampung
Biatan Ulu, juga sudah lama mendambakan layanan internet. Namun sebentar lagi, impian tersebut
akan terwujud menyusul akan selesainya pembangunan Base Transceiver Station (BTS) alias
pemancar telekomunikasi di wilayah itu.

Kapala Kampung Biatan Ulu, Syamsul mengatakan, pembangunan BTS yang didirikan tepat di
samping kantor kepala kampung ini sudah mulai dibangun pada akhir bulan September lalu, dengan
memanfaatkan alokasi dana kampung atau ADK.

Syamsul berharap, dengan adanya layanan internet akan memudahkan warga di kampung
melakukan komunikasi melalui akses internet, serta tidak ketinggalan informasi berita. Apalagi siswa
yang membutuhkan internet untuk belajar, tentu akan sangat terbantu.

“Pengerjaannya sudah selesai dan saat ini sudah dalam proses uji coba,” katanya, (16/11/2020).

Sebelumnya, warga di kampungnya belum bisa mengakses internet dengan mudah sejak dimulainya
dunia era digital. Termasuk jaringan telekomunikasi belum masuk sejak berdirinya Kampung Bitan
Ulu pada 1959 silam.

“Kalau butuh internet untuk keperluan mengakses informasi atau mengirim data laporan, warga
biasanya menuju ke suatu tempat yang jaraknya sekitar 3 atau 4 kilo meter dari kampung,” tuturnya.

Bersyukur setelah 60 tahun kemudian warga di Kampung Biatan Ulu ini bisa mengakses internet
dengan mudah.

“Saat mendengar kita akan membangun tower internet ini, warga sangat terharu. Sebab ini sudah
dinantikan sejak lama, serta sangat dibutuhkan sekali,” ujarnya.

Disampaikan, internet yang disediakan pihak Kampung akan dikelola oleh Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM). Sistemnya, warga akan berlangganan internet dengan dipasangi alat penangkap
sinyal internet di rumah masing-masing.

“Warga akan berlangganan dengan biaya diperkirakan 200 ribu rupiah per bulan,” lanjutnya.

Namun untuk pastinya akan dirapatkan dan sosialisasikan ke warga kampung.
Untuk sementara, warga diperbolehkan dengan bebas mengakses internet di sekitar kantor Kepala
Kampung. Jaringan internet ini juga akan rencananya akan digratiskan untuk anak sekolah di
kampung.

Tentu saja Syamsul tetap berpesan agar warganya mempergunakan internet sebaik mungkin dan
meminta kepada warga melakukan pengawasan kepada anak-anak mereka agar tidak mengakses hal
kurang positif. (vb1)

Perkantoran Harus Utamakan K3

November 17, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

KESELAMATAN: Gazali membuka sosialisasi dan advokasi K3 Perkantoran.

TANJUNG REDEB – Berbagai persoalan bisa saja terjadi di lingkungan kerja. Apalagi di tengah pandemi covid-19 yang terjadi saat ini. Tentu para pegawai harus bisa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Targetnya bisa mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” kata Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali di Ruang Rapat Sangalaki Kantor Bupati Berau, Senin (16/11/2020).

Disampaikan, wajib bagi Dinas Kesehatan bisa menerapkan prinsip K3 terlebih dahulu di lingkungan kerjanya. “Ini menjadi contoh bagi OPD lainnya untuk bisa diterapkan. Kantor Dinkes, rumah sakit dan puskesmas harus menerapkan K3 ini,” sebutnya.

Ia berharap setelah Dinkes, kantor pemerintahan lainnya menjadi contoh bagi perusahaan yang ada di Berau. Selain itu, Gazali diingatkan tenaga kesehatan yang ada di setiap kecamatan lebih meningkatkan kewaspadaan diri. Khususnya lebih waspada terhadap para pendatang yang masuk ke kecamatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi menyebutkan, sengaja melakukan sosialisasi dan advokasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perkantoran. Ini penting agar perkantoran tetap bisa berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut diawali safety briefing untuk antisipasi jika terjadi musibah, seperti kebakaran dan gempa bumi. Peserta diarahkan mengikuti instruksi yang telah diberikan jika mengalami musibah tersebut. Sehingga para peserta paham apa yang harus dilakukan dalam mengatasi hal tersebut.

Kegiatan menurutnya sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada para pegawai dalam menjaga kesehatan dan keselamatan kerja. “Tujuan sosialisasi ini agar peserta paham dan mengerti serta mendapatkan pengetahuan dalam menerapkan K3 ini. Dalam sosialisasi ini juga akan ada diskusi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. (*/vb1)

Sekkab Sambut Baik Kehadiran PT Pelni

November 16, 2020 by  
Filed under Berau


KERJA SAMA: Jajaran Pemkab Berau bersama jajaran PT Pelni di Kepulauan Derawan Berau

TANJUNG BATU – Rencana masuknya kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) ke Berau melalui pelabuhan Tanjung Batu, Pulau Derawan, disambut baik Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau M Gazali.

“Rencana masuknya kapal Pelni ke Berau telah lama menjadi harapan masyarakat Berau. Karena itu kami menyambut baik kunjungan jajaran PT Pelni dan rencana masuknya kapal Pelni ke Berau,” ucap Gazali di sela menerima kunjungan Komisaris Utama PT Pelni, Ali Masykur Musa bersama rombongan, di Pulau Derawan, Sabtu (14/11/2020).

Dari hasil diskusi dengan jajaran PT Pelni, Gazali menyampaikan, perusahaan negara itu akan mengoperasikan kapal penumpang dan barang ke Berau. Tak hanya itu, perusahaan pelat merah yang mengurusi transportasi laut itu juga akan berinvestasi dengan mengoperasikan kapal pesiar di Kepulauan Derawan. Kapal pesiar yang akan didatangkan itu seperti yang sudah beroperasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Dengan hadirnya PT Pelni, tentu akan semakin meningkatkan pariwisata Kabupaten Berau. Karena itu, kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan Pelni untuk pariwisata Berau,” katanya.

Gazali juga menyampaikan, Pelabuhan Tanjung Batu saat ini sudah sangat siap menerima kedatangan kapal milik perusahaan BUMN tersebut. Apalagi pengelolaan pelabuhan Tanjung Batu telah dikerjasamakan Pemkab Berau dengan PT Pelindo IV sejak beberapa tahun lalu.

Dikatakan, keberadaan Pulau Derawan dan sekitarnya, termasuk Maratua, Kakaban, dan Sangalaki sudah semakin populer. Tak heran jika pulau ini menjadi incaran pelancong lokal maupun asing untuk dikunjungi.

Pemkab Berau, terus berupaya meningkatkan akses transportasi menuju lokasi wisata ini. Harapannya, sektor wisata di Bumi Batiwakkal ini akan meningkat dan pada akhirnya pendapatan asli daerah dari sektor ini juga bisa semakin besar.

“Mudah-mudahan Pelni bisa segera merealisasikan rencana ini,” tegasnya. (vb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb