Sederhana, HUT DWP Kali Ini Tanpa Lomba

November 9, 2020 by  
Filed under Berau, Religi, Sosial & Budaya

TANPA LOMBA: Pandemi Covid, HUT DWP kali ini digelar sederhana.

TANJUNG REDEB – Ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Berau kali ini digelar sederhana. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Berau, Ida Rugayah Gazali menyampaikan, apa yang dilakukan DWP Berau saat ini adalah bentuk eksistensi DWP turut serta membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

“Kegiatan berbagai perlombaan seperti tahun lalu tidak kita laksanakan tahun ini. Kita harap tahun depan bisa berjalan normal lagi. Saat ini hanya anggota yang masuk dalam kepanitiaan yang diundang dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujar Ida Rugayah.

Meskipun di tengah pandemi saat ini, seluruh anggota DWP harus aktif serta turut serta dalam menanggulangi penyebaran covid-19 di Bumi Batiwakkal.

“Banyak yang harus dibenahi. Sehingga pencapaian target organisasi sesuai dengan yang diharapkan,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-21 DWP 2020 ini digelar Senin (9/11/2020) di Balai Mufakat. Hadir Sekretaris Kabupaten Berau, M Gazali, Asisten I Setkab Berau, Datu Kesuma, Ketua Dewan Penasehat DWP Berau, Ratna Nugrarini Ramadhan, serta anggota yang tergabung dalam kepanitiaan.

Peringatan ini mengambil tema “Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Berau Ikut Berjuang untuk Memutus Tali Rantai Virus Covid-19 Dengan Tercapainya Mutu Pendidikan Ekonomi Sosial Budaya Tercapailah Kesejahteraan Anggota dan Keluarganya”.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Penasehat DWP, Ratna Nugrarini Ramadhan mengajak seluruh anggota DWP dapat menjadi contoh nyata dengan tingkah laku serta kemampuan di tengah masyarakat. Berani tampil dan menunjukkan perempuan juga memiliki kemampuan sama.

Perempuan, kata dia, memiliki kemampuan yang harus terus dikembangkan. Meskipun sebagian besar pekerjaan dipegang laki-laki, namun perempuan harus dapat mengambil peran di dalamnya. Karena itu, diharapkan agar kaum perempuan terus berlatih dengan mengembangkan kapasitas dirinya.

Sekkab Berau, M Gazali juga berharap agar DWP bisa membantu program-program pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan. Peringatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk berbenah diri dan semakin meningkatkan kapasitas dari masing-masing anggota. (vbb1)

 

Biduk-biduk Semakin Diserbu

November 9, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

PADAT: Danau Labuan Cermin dipadati wisatawan.

TANJUNG REDEB – Tempat wisata di Biduk-biduk Berau semakin diminati. Ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang menyerbu lokasi ini setiap liburan. Bahkan, dibandingkan sebelum Covid 19, kunjungan ke lokasi ini meningkat drastis.

“Boleh jadi selama ini orang menahan diri untuk liburan. Begitu ada kesempatan langsung menumpuk,” sebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Masrani (9/11/2020).

Tempat wisata di Biduk-biduk ada beberapa pilihan. Ada Danau Labuan Cermin, Pulau Kaniungan, Lamin Guntur, hingga wisata pantai. Semuanya cantik dan memesona. Tak hanya wisatawan dari Berau, banyak wisatawan dari luar Berau yang mengincar destinasi ini.

“Apalagi dari Samarinda bisa langsung mengakses lokasi wisata ini melalui Sangkulirang,” katanya.

Melihat kenyataan tersebut, Masrani menyampaikan, sejumlah objek wisata yang ada di Berau sudah mulai mendapatkan kunjungan wisatawan secara normal. Termasuk misalnya Pulau Derawan dan sekitarnya.

Masrani berharap, gairah para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi semakin meningkat. Sehingga sektor pariwisata segera pulih dan benar-benar normal.

Namun demikian, pihaknya tetap mengingatkan agar para pelaku usaha wisata tetap mengedepankan protokol kesehatan “Kami telah berikan sosialisasi agar selalu menerapkan protokol kesehatan ke semua pelaku usaha pariwisata,” katanya. (vbb1)

Kampung Harapan Jaya Segera Dialiri Air PDAM

November 9, 2020 by  
Filed under Berau

DIPERLUAS: Pemasangan pipa distribusi 6 inch di Kampung Harapan Jaya. Distribusi air minum disiapkan untuk 175 sambungan rumah

TANJUNG REDEB – Perumda Air Minum Batiwakkal terus berupaya meningkatkan pelayanan air minum. Satu demi satu kampung akan dialiri air PDAM secara bertahap. Harapannya seluruh masyarakat bisa menikmati air minum berkualitas. “Ini menjadi target utama,” kata Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman di Tanjung Redeb, Senin (9/11/2020)

Saat ini, kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) Segah mencapai 20 liter per detik. Total sambungan rumah (SR) yang bakal terlayani yaitu Kampung Tepian Buah 220 SR, Gunung Sari 257 dan Harapan Jaya 175. “Saat ini kita maksimalkan dulu yang ada. Nanti akan dilakukan evaluasi kembali untuk penambahan layanan air minum,” kata Saipul.

PDAM sedang memperluas cakupan layanan pelayanan air minum di Kecamatan Segah. Jika sebelumnya Kampung Tepian Buah dan Gunung Sari menikmati air minum, kini giliran masyarakat di Kampung Harapan Jaya juga akan menikmati layanan tersebut.

Hingga saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sedang melakukan penyambungan pipa distribusi ukuran 6 inchi di Kampung Harapan Jaya. Distribusi air minum yang akan dinikmati masyarakat Harapan Jaya bersumber dari IPA Segah.

Saipul berharap masyarakat yang telah menikmati layanan air minum bisa memenuhi kewajibannya dalam hal pembayaran rekening air. Pasalnya, dari hasil evaluasi, tunggakan pembayaran air cukup besar terjadi di wilayah perkampungan yang baru saja mendapatkan layanan air minum. Tentu hal ini menjadi kendala bagi operasional Perumda Air Minum Batiwakkal.

Pembayaran PDAM ini lebih murah, sebulan Rp 100 ribu atau Rp 150 ribu. Dibandingkan selama ini harus membeli air dan mengisi di profil tank. Pembayaran bisa mencapai jutaan untuk sebulan. Dan air dari PDAM juga lebih terjamin dari sisi kesehatannya.

“Harapannya masyarakat bisa proaktif melakukan pembayaran,” pintanya. (vvb1)

Program SI PURI Terus Digenjot

November 9, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

DIGENJOT: Tentram Rahayu berharap kelompok nelayan bisa menjadi pilot projek SI PURI

TANJUNG REDEB – Program Sistem Kemitraan Pelaku Utama Perikanan (SI PURI) terus digenjot Dinas Perikanan Berau. SI PURI ini merupakan program jangka panjang hingga 2023 nanti.

“Jangka pendek sudah ada Peraturan Bupati Berau No. 59/2020 tentang SI PURI. Perbup ini akan menjadi acuan nelayan dalam bermitra. Ini sebagai tugas kita dalam fasilitasi kemitraan bagi nelayan. Sehingga diharapkan tata niaga dalam sektor perikanan ini bisa lebih jelas dan teratur. Dan para nelayan bisa menikmati hasil yang maksimal,” jelas Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu, (9/11/2020).

Dikatakan, tahapan pelaksanaan program ini akan dibagi untuk melihat perkembangannya. Sebab Program SI PURI mencakup tujuh aspek. Di antaranya proses alih keterampilan manajemen dan teknis, pemasaran, permodalan, jaminan sosial ketenagakerjaan, sumber daya manusia, teknologi sesuai pola kemitraan, tata niaga rantai pasok yang berkeadilan, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, dan program lingkungan.

Program ini sengaja dilakukan dengan pola kemitraan. Di antaranya pola inti plasma dalam usaha budi daya dan pengolahan. Selain itu pola perdagangan umum dalam usaha budi daya, penangkapan dan pengolahan, pola sub kontrak dengan usaha pengolahan, serta pola kerja sama operasional dalam usaha budi daya.

“Setelah diluncurkan pada kelompok percontohan, mitra penampung ikan sudah membuat perjanjian tertulis pola perdagangan umum dengan nelayan dan sudah didaftarkan sebagai peserta BPJS,” katanya.

Selain itu, akan digandeng pihak perbankan untuk memudahkan para nelayan dalam mengakses permodalan. Pasalnya selama ini banyak nelayan yang belum mengetahui sistem di perbankan. “Sektor perikanan ini sangat potensial sehingga perbankan didorong turut serta,” harapnya.

Seperti dikabarkan, SI PURI telah diluncurkan bulan lalu di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan oleh Pjs Bupati Berau, M Ramadhan. Program ini terus dikembangkan dengan menggandeng para pelaku usaha perikanan.

Saat ini program SI PURI fokus kepada kelompok nelayan. Dalam program ini telah ditetapkan percontohan, yaitu di Kampung Tanjung Batu 9 nelayan dan 1 penampung kecil, Kasai 9 nelayan, Pulau Derawan 9 nelayan dan karangan 1 penampung.

“Komoditasnya bermacam-macam, kalau di Kasai udang, di Derawan lobster sama kerapu hidup, Tanjung Batu ada rajungan dan ikan campuran,” tutup Tentram Rahayu. (vbb1)

Wisatawan Membeludak, Tetap Utamakan Protokol Kesehatan

November 6, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

Labuan Cermin menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Masrani berharap sektor pariwisata terus menggeliat, setelah sebelum sempat melemah saat pandemi Covid19.

“Trennya saat ini positif. Kondisi ini diharapkan bisa bertahan dan semakin ditingkatkan lagi. Meskipun belum terjadi perubahan signifikan,” sebutnya di Tanjung Redeb, Jumat (6/10/2020).

Saat liburan panjang pekan lalu, destinasi unggulan di Bumi Batiwakkal banyak dipadati wisatawan dari dalam dan luar daerah. Hal ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha jasa wisata.

“Tingkat kunjungan wisata liburan panjang lalu itu membludak. Penginapan penuh. Ini berdampak positif karena perputaran ekonomi bisa kembali normal lagi. Kita berharap ke depan kunjungan wisatawan semakin meningkat ini seperti semula,” katanya.

Pihaknya berupaya membangkitkan gairah para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi yang terjadi. Mengingat dampak covid-19 cukup besar kepada sektor pariwisata.

Dengan meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ini diharapkan bisa menghidupkan kembali perekonomian. Mengingat sektor pariwisata ini memiliki dampak terhadap beberapa sektor, seperti kuliner, akomodasi dan transportasi.

Masrani berharap para pelaku usaha jasa wisata tetap mengutamakan protokol kesehatan. Sehingga para wisatawan mendapatkan kepercayaan dan keamanan di lokasi yang dikunjungi. Dengan menjaga protokol kesehatan menjadi langkah utama dalam membangun kembali sektor pariwisata ini. (vbb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb