Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kaltim Meningkat

May 13, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim tahun 2025 mencapai 79,39. Data publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur menunjukkan IPM meningkat 0,60 poin atau 0,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar 78,79. Ini menempatkan Provinsi Kaltim di posisi empat besar nasional sekaligus menjadi yang tertinggi se-Pulau Kalimantan.

Tiga provinsi dengan IPM tertinggi nasional, yakni Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta.

Pengamat daerah sekaligus mantan anggota DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrokman menilai keberhasilan mempertahankan posisi IPM di tengah tantangan fiskal menunjukkan konsistensi pembangunan daerah. Jika IPM Kaltim mampu bertahan di posisi ini, tentu itu juga mencerminkan keberhasilan pemerintahan saat ini

“Proses pembangunan itu berkelanjutan, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya,” ujarnya.

Salah satu indikator yang memperkuat posisi Kaltim adalah umur harapan hidup (UHH). Umur harapan bayi yang lahir pada tahun 2025 sebesar 75,28 tahun, meningkat 0,34 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. Angka ini tertinggi di Kalimantan dan melampaui rata-rata nasional sebesar 74,47 tahun.

Di sektor pendidikan, Kaltim juga unggul lewat indikator harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun ke atas pada 2025 sebesar 14,04 tahun, meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas sebesar 10,10 meningkat 0,08 tahun dibandingkan tahun 2024. Angka ini menjadikan Kaltim sebagai satu-satunya provinsi di Kalimantan dengan rata-rata proyeksi pendidikan setara Diploma II (D-II).

Sementara pada dimensi kesejahteraan, dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun pada tahun 2025 sebesar Rp14,25 juta. Terjadi peningkatan sebesar Rp461 ribu atau 3,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah ini lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar Rp12,80 juta, sekaligus tertinggi di Pulau Kalimantan.

Capaian ini memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik di Indonesia, sekaligus menjadi modal penting menghadapi transformasi besar menuju daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara.
(Adv/*)

Dispar Kaltim Fokus Perkuat SDM dan Ekspor Produk Kreatif

May 13, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan penguatan strategi Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Rindekrafda) Kaltim 2026-2030 di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu (13/5/26).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala dinas dan perwakilan bidang dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, serta para pelaku ekonomi kreatif.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengatakan Pemerintah Provinsi Kaltim terus memberikan perhatian terhadap pengembangan ekonomi kreatif dengan memasukkannya ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, perhatian tersebut diwujudkan melalui penguatan kelembagaan, penyusunan rencana pengembangan ekonomi kreatif, hingga pelaksanaan program dan kegiatan bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah.

“Ketika sudah masuk dalam RPJMD, tentu perangkat daerah terkait wajib menurunkannya dalam bentuk program dan kegiatan,” ujar Sri Wahyuni.

Pemprov Kaltim juga telah melakukan sertifikasi terhadap pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, seperti fotografer, videografer, hingga barista. Langkah tersebut dilakukan agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas pasar bagi pelaku usaha kreatif.

Selain itu, Sri Wahyuni menyebut keberadaan Temindung Creative Hub menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif di Kaltim.

Berdasarkan data Pemprov Kaltim, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian daerah mengalami peningkatan dari sekitar 5 persen pada 2023 menjadi 6,19 persen pada 2025. Kontribusi tersebut didominasi tiga subsektor utama, yakni kuliner, fesyen, dan kriya.

Dirinya menilai efisiensi belanja pemerintah memang berdampak terhadap skala program yang dijalankan. Namun, ia optimistis sektor ekonomi kreatif tetap dapat tumbuh karena digerakkan oleh komunitas dan pelaku usaha yang semakin mandiri.

“Hari ini kita juga melihat sudah ada pelaku ekonomi kreatif yang mampu menembus pasar ekspor. Ketika ekonomi kreatif sudah kuat, seharusnya tidak terlalu bergantung pada belanja pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengungkapkan penyusunan Rindekrafda 2026-2030 diselaraskan dengan draft Peraturan Presiden terkait pengembangan ekonomi kreatif nasional yang saat ini masih dalam proses penetapan.

Ia mengatakan, pada tahap awal terdapat tujuh subsektor unggulan yang menjadi prioritas pengembangan. Selain itu, penguatan sumber daya manusia dan peningkatan ekspor produk kreatif juga menjadi fokus utama melalui program inkubasi bisnis.

“Ke depan, inkubasi bisnis ini diharapkan mampu mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk menembus pasar luar negeri,” ujar Ririn.

Ia menambahkan, strategi pengembangan ekonomi kreatif juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, perbankan, dan perusahaan daerah. Kerja sama tersebut diarahkan agar mendukung pengembangan desa wisata, ekonomi kreatif, hingga promosi dan pemasaran produk lokal.

Di sisi lain, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim menyebut sejumlah pelaku ekonomi kreatif asal Kaltim telah berhasil menembus pasar internasional. Salah satunya grup musik Murpi Radio yang akan melakukan tur ke China pada September mendatang setelah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Ekonomi Kreatif.

Selain itu, terdapat pula pelaku subsektor game developer asal Penajam Paser Utara yang telah memasarkan produknya hingga ke Eropa. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus inkubasi bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif lainnya di Kaltim. (yud)

Kepala Imigrasi Samarinda Kunjungi PWI Kaltim

May 9, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda melakukan kunjungan ke Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur di Jalan Biola Samarinda, Jumat (8/5/2026).

Kehadiran Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Misnal Ariyanto, beserta rombongan disambut hangat Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, yang didampingi jajaran pengurus harian dalam suasana penuh keakraban.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi wadah koordinasi antarlembaga. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar informasi strategis, khususnya terkait pelayanan keimigrasian dan dinamika informasi di wilayah Kalimantan Timur.

Misnal menegaskan, peran media sangat krusial dalam mendukung transparansi serta sosialisasi program-program kerja imigrasi kepada masyarakat luas.

“Kami ingin membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan rekan-rekan pers. Sinergi ini penting agar informasi mengenai kebijakan dan pelayanan keimigrasian dapat tersampaikan ke masyarakat secara akurat dan tepat sasaran,” ungkap Misnal.

Gayung bersambut, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kunjungan tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi dari instansi vertikal seperti Kantor Imigrasi sangat membantu kerja jurnalistik dalam menyajikan berita yang akurat dan edukatif bagi warga Samarinda dan sekitarnya. PWI Kaltim menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis dalam mengawal diseminasi informasi keimigrasian.

 

“PWI Kaltim menyambut baik ajakan kerja sama ini. Kami siap menjadi mitra strategis dalam mendiseminasikan informasi keimigrasian, sehingga masyarakat mendapat edukasi yang jelas dan benar melalui pemberitaan yang kredibel,” pungkasnya. (*)

Kaltim Halal Festival Dukung Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

May 9, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kaltim Halal Festival (KalaFest) kembali hadir pada tahun 2026 sebagai wujud nyata komitmen  Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kalimantan Timur serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Timur dalam mendorong akselerasi dan perluasan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

KalaFest 2026 hadir dengan tema ”Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital di Kalimantan Timur”. Opening Ceremony KalaFest 2026 diselenggarakan di Islamic Center Samarinda, Jumat (8/5/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji  saat membuka KalaFest

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji saat membuka KalaFest

menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, KDEKS Kalimantan Timur, dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam penyelenggaraan KalaFest 2026. Ia menegaskan ekonomi syariah tidak lagi hanya menjadi alternatif, tetapi telah berkembang menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan. Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) juga memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai pusat pengembangan industri halal dan ekonomi syariah di kawasan Kalimantan maupun Indonesia Timur.

“Ini didukung potensi pada sektor industri halal, jasa keuangan syariah, dana sosial syariah, serta penguatan UMKM halal,” kata Seno Aji.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan menyampaikan, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah, KDEKS, serta seluruh mitra strategis terus berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur. KalaFest yang telah rutin diselenggarakan sejak tahun 2024 menjadi wadah kolaborasi untuk merangkum berbagai program dan aktivitas ekonomi syariah, sekaligus menjadi bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia.

Pada KalaFest 2026, KDEKS Kaltim, KPwBI Kaltim, dan Bankaltimtara Unit Usaha Syariah menghadirkan showcasing produk dari sekitar 150 UMKM terkurasi dan tersertifikasi halal sebagai wujud nyata penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur. Penguatan UMKM halal juga didukung melalui berbagai program inisiatif, antara lain penguatan literasi wakaf, pengembangan ekosistem pangan halal, pendampingan sertifikasi halal self-declare UMKM, serta business matching pembiayaan syariah.

Bank Indonesia juga terus memperluas akses dan literasi keuangan syariah melalui program BIMA ETAM atau Business Matching serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM. Program BIMA ETAM sendiri telah diselenggarakan sejak tahun 2025, diikuti oleh lebih dari 1.000 UMKM, dan berhasil mendukung penyaluran pembiayaan produktif kepada UMKM.

“Seluruh rangkaian tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, akademisi, pondok pesantren, pelaku usaha, dan komunitas ekonomi syariah,” ujar Jajang.

Rangkaian kegiatan KalaFest 2026 berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di Islamic Center Samarinda dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda inklusif dan edukatif, seperti Sharia Forum, Flagship Seminar, Sharia Expo dan Bazaar Syariah, Sharia Competitions, Business Matching Pembiayaan Syariah, Gerakan Pangan Murah, Tabligh Akbar bersama Ustadz Maulana, Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.30 WITA. Closing Ceremony akan menghadirkan Haddad Alwi, 10 Mei 2026 pukul 19.00 WITA.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, KDEKS, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, pondok pesantren, dan masyarakat luas dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

Jajang berharap, KalaFest 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat dan memperluas peran ekonomi syariah sebagai pilar pembangunan daerah yang inklusif, produktif, berkelanjutan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat. (*)

Peserta Empat Provinsi Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional

May 6, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, Angkatan X di Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administri Negara (LAN) Republik Indonesia, secara resmi dibuka Sekretaris Utama LAN-RI, Andi Taufik, di Samarinda (5/5/2026).

Andi Taufik mengingatkan seluruh peserta pelatihan utusan dari berbagai instansi, baik Pusat maupun Daerah untuk mengikuti seluruh rangkaian tahapan pembelajaran yang cukup panjang dan melelahkan. Karena berlangsung sejak tanggal 5 Mei sampai dengan dengan tanggal 24 September 2026, atau setara dengan 923 jam pelajaran.

Andi Taufik mengatakan, kunci sukses mengikuti pelatihan kepemimpinan ini adalah menghadirkan perasaan bahagia. “Learning is most effective when it is fun”. Pembelajaran akan mendapatkan hasil yang sangat baik, kalau peserta mengikuti pelatihan dengan perasaan bahagia.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKPP LAN-RI, Rahmat, dalam laporannya dihadapan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan, pelatihan kali ini diikuti oleh peserta yang cukup banyak, yaitu 66 orang. Biasanya maksimal 60 orang. Menariknya, sebut Rahmat, lebih dari 50 persen, peserta berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu sebanyak 34 orang.

Selebihnya berasal dari 8 kabupaten dan 1 kota dari 4 provinsi di Indonesia. Secara berurutan berdasarkan jumlah pengirim terbanyak adalah Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Samarinda, Kutai Timur, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya, Kabupaten Paser, Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Rahmat mengatakan, metode pembelajaran menggunakan “blanded learning”. Memadukan jalur pelatihan klasikal dengan jalur pelatihan non-klasikal. Namun tetap mengedepankan pendekatan experiental learning, dengan memasukkan pengalaman belajar dari berbagai sumber, baik di kelas, mandiri, maupun di tempat kerja, pungkas Rahmat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menekankan pentingnya LAN RI, dan terutama Pusjar SKPP untuk melakukan kolaborasi dan bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, terutama di  Provinsi Kalimantan Timur untuk menyiapkan kader kepemimpinan strategis di masa depan. Terlebih lagi Provinsi Kalimantan Timur ke depannya akan sangat dinamis dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Seno Aji menyampaikan, bahwa saat ini dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang lebih responsif. Lebih tanggap dan mampu mendengarkan keluhan masyarakat, serta mampu memunculkan solusi yang baik bagi masyarakat.

“Kepemimpinan birokrasi itu tidak cukup hanya pada urusan administratif. Harus ada visi dan keberanian untuk melakukan perubahan”.

Ditambahkannya, “kepemimpinan  birokrasi harus menggerakkan organisasi. Bukan sekedar mengerjakan tugas rutin belaka”.

 

Dengan adanya pelatihan kepemimpinan nasional seperti ini, diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya bekerja dengan baik, namun juga membawa organisasi lebih maju, pungkas Seno Aji.

Sebelum prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis kepada 2 orang perwakilan peserta PKN Tingkat II Angkatan X, masing-masing oleh Sekretaris Utama LAN dan Wakil Gubernur Kaltim, para peserta membacakan Pakta Integritas secara bersamaan dipimpin oleh salah satu peserta, yaitu Neneng Chamelia, yang kebetulan sebagai Sekretaris Daerah Kota Samarinda.

Nampak hadir secara langsung Kakanwil Imigrasi Kaltim, Delavino. Hadir pula yang mewakili Kakanwil Pemasyarakatan, Makmur. Turut hadir mewakili Kepala BPSDM Kaltim, Siti Jaitun, Asisten III Sekda Kabupaten Mahakam Ulu, Kepala BPKPSDM Kabupaten Berau. Hadir juga beberapa pejabat dari daerah asal pengirim melalui daring.

Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim yang turut hadir secara langsung menghadiri undangan  pembukaan pelatihan, melaporkan, bahwa salah satu komitmen penting dari Pakta Integritas Peserta PKN Tingkat II Angkatan X adalah kesediaan menaati seluruh ketentuan yang berlaku, menjunjung tinggi kejujuran, menjaga perkataan, sikap, perilaku dan saling menghormati selama mengikuti pelatihan.  (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb