Aji Mirni Mawarni Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan, Bahas Program Strategis untuk Kaltim

March 24, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menggelar acara ramah tamah dan buka puasa bersama wartawan di Samarinda. Acara berlangsung di Rumah Makan Iga Bakar Mas Giri, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Minggu (23/3/25).

Aji Mirni  pada acara buka puasa bersama tersebut menyampaikan sejumlah program strategis dari pemerintah pusat yang akan diarahkan untuk pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Aji Mirni Mawarni

Ia menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan menengah atas di daerah. Menurutnya, masih banyak desa yang belum memiliki sekolah setingkat SMA, sehingga jarak tempuh siswa untuk bersekolah cukup jauh.

“Pemprov harus memprioritaskan pembangunan SMA karena pendidikan tinggi seperti universitas merupakan kewenangan pusat. Di banyak desa, anak-anak harus menempuh jarak yang sangat jauh untuk bisa mengakses pendidikan SMA,” ujarnya.

Aji Mirni juga mengungkapkan, pemerintah pusat sedang mempersiapkan program makan bergizi gratis dan sekolah rakyat, yang ditargetkan berjalan di bulan Juli 2025. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap implementasi program tersebut agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia menyampaikan, pemerintah juga akan mendorong pemberdayaan koperasi melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Koperasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di level akar rumput,” katanya.

Terkait kondisi infrastruktur di Kaltim, Aji Mirni menyoroti belum adanya perwakilan daerah di Komisi V DPR RI yang memiliki kewenangan khusus di bidang infrastruktur. Ia mendorong masyarakat untuk aktif menyuarakan persoalan tersebut.

“Kalau jalan rusak, viralkan saja. Sekarang ini zamannya media sosial. No viral, no justice. Kalau tidak diviralkan, pemerintah juga belum tentu responsif,” ungkapnya.

ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah memberantas tambang ilegal. Namun ia mengingatkan agar penindakan tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga pemodal besar di balik aktivitas tambang ilegal.

“Saya berharap Polri dan Bareskrim bisa menangkap pemodal tambang ilegal. Jangan hanya pekerja lapangan yang dikorbankan. Ini harus jadi perhatian serius. Kalau strategi penanganannya tidak tepat, masalah tambang ilegal tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

 

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya menggembar-gemborkan program, tetapi juga memiliki strategi dan analisis yang matang agar hasilnya tidak mengecewakan masyarakat. (yud)

IPPRISIA Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi Pengurus

March 23, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Suasana penuh keberkahan Ramadan tampak saat Ikatan Pengembang Kepribadian Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur menggelar acara Buka Puasa Bersama di Ruang Ruby, Lantai 3, Hotel Mercure Samarinda, Sabtu (22/3). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar pengurus IPPRISIA Kaltim.

Ketua DPD IPPRISIA Kaltim, Marliana Wahyuningrum, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting bagi para pengurus untuk lebih mengenal satu sama lain serta memperkokoh komitmen dalam pengembangan diri dan karakter. “Silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pengurus dalam menjalankan visi dan misi IPPRISIA,” ujarnya.

Selain buka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustaz Muhammad Nazarruddin dari Harapan Baru. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah selama Ramadan, khususnya sholat lima waktu yang menjadi kunci diterimanya amalan lain.

“Puasa bukan hanya kewajiban dari pagi hingga malam, tetapi juga sarana untuk meningkatkan ketakwaan. Amalan yang utama adalah sholat, jika sholatnya baik, maka amalan lainnya akan diterima,” tutur Ustaz Muhammad Nazarruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah waktu untuk memperbaiki diri dan memohon ampunan kepada Allah. “Semoga kita dipanjangkan umur hingga bisa bertemu Ramadan berikutnya, dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita,” tambahnya.

Di momen itu, suasana keakraban begitu terasa. Para pengurus IPPRISIA Kaltim, baik yang masih muda maupun yang sudah sepuh, saling bercengkerama dengan penuh kehangatan. Menariknya, di antara mereka ada yang sudah berusia lebih dari 70 tahun dan telah lama berkiprah di IPPRISIA, namun tetap semangat dan enerjik dalam berkontribusi.

Dalam waktu dekat, IPPRISIA Kaltim juga berencana mengadakan kegiatan Penguatan Organisasi Melalui Sosialisasi dan Team Building bagi pengurus DPD dan DPC. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam organisasi, serta meningkatkan kapasitas dan memperkuat soliditas pengurus dalam menjalankan peran masing-masing.

Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar kebersamaan dalam IPPRISIA Kaltim semakin kuat dan membawa manfaat bagi banyak orang. (eff)

QRIS Kasih Sayang Guru, Inovasi Donasi Digital untuk Guru Pondok Pesantren

March 19, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur bersama BAZNAS Kaltim meluncurkan program QRIS Kasih Sayang Guru Pondok Pesantren dengan dukungan Kementerian Agama Kaltim dan Bankaltimtara Syariah di Kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Senin, (17/3/2025).

Peluncuran program dimaksudkan mendukung digitalisasi pembayaran dan ekonomi syariah di Kalimantan Timur ini ditandai dengan scan QRIS donasi menggunakan QRIS BAZNAS Pondok Pesantren bersama-sama.

Kepala KPw BI Provinsi Kaltim Budi Widihartanto menyampaikan tujuan program QRIS Kasih Sayang Guru ini adalah untuk mendukung kesejahteraan 1.128 guru pondok pesantren di Kalimantan Timur melalui donasi digital yang lebih mudah dan transparan. Dana yang dihimpun oleh BAZNAS akan disalurkan dalam dua skema: bantuan langsung nontunai kepada guru melalui Bankaltimtara Syariah serta pengembangan sarana prasarana yang mendukung digitalisasi ekonomi pesantren bagi pesantren terpilih. Program ini tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga mendorong kebiasaan berzakat, berinfak, dan bersedekah (ZIS) secara digital, sejalan dengan tren pembayaran digital yang terus berkembang di Indonesia.

Dikatakan, penggunaan QRIS di Kalimantan Timur tumbuh sebesar 127%, dengan transaksi mencapai Rp1,19 triliun dari total 8,7 juta transaksi pada Januari 2025, Transaksi ini mencakup hampir setengah (48%) dari total volume QRIS di seluruh Kalimantan. Di Samarinda, pertumbuhan transaksi terjadi lebih tinggi. Transaksi QRIS naik 232% (yoy) dengan total 3,4 juta transaksi senilai Rp457 miliar, serta 205 ribu merchant atau 25% dari total di Kalimantan. Tingginya adopsi transaksi digital membuka peluang besar bagi pondok pesantren untuk terlibat dalam ekosistem ini, memanfaatkan QRIS guna meningkatkan efisiensi keuangan, menerima donasi, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana sosial keagamaan.

Sementara Kepala BAZNAS Provinsi Kaltim H. Ahmad Nabhan memberi apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur atas kolaborasi yang telah terjalin dan berharap program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas kolaborasi untuk mendukung lebih banyak inisiatif sosial dan ekonomi. Selain itu, kemudahan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui QRIS dapat memperluas jangkauan ZIS, sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu dan dapat berkontribusi dalam program sosial bersama.

Kedepan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dan berkolaborasi baik dengan lembaga dan organisasi keagamaan, Pemda, Perbankan, pelaku usaha, komunitas pendidikan, serta masyarakat umum dalam memperkenalkan dan menerapkan digitalisasi pembayaran untuk mendukung efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan serta mendukung digitalisasi ekonomi. (**)

PWI Kaltim Gelar Konkerprov

March 13, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim akan menggelar Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov), Kamis (13/3/2025). Kegiatan yang akan berlangsung di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim itu akan menghadirkan para pengurus PWI se-Kaltim.

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menyampaikan, kegiatan yang bertajuk PWI Relevan ini dilaksanakan dalam rangka mematangkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan lembaga tersebut. Sehingga PWI Kaltim kedepannya memiliki barometer dalam menjalankan berbagai program kerja.

Selain itu, dengan menyusun kerangka acuan kerja yang baik dan tersistematis, diharapkan akan memberikan kemudahan bagi seluruh pengurus PWI Kaltim dalam menjalankan kerja-kerja keorganisasian. Dengan harapan memberikan manfaat yang terukur bagi seluruh insan pers yang tergabung di PWI Kaltim.

“Sebagaimana tema yang kami usung, PWI Relevan. Kami ingin organisasi ini bisa terus berkembang atau bertransformasi ke arah yang lebih baik lagi, yang mampu memberikan manfaat bagi insan pers, terutama masyarakat secara umum,” tutur pria yang karib disapa Rahman ini, Rabu (12/3/2024).

Ia menambahkan, tujuan utama atas pelaksanaan Konkerprov tersebut adalah untuk merumuskan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan setiap bidang dan seksi di PWI Kaltim. Agar setiap tahunnya PWI Kaltim mempunyai rencana kerja yang terjadwalkan.

“Makanya, dari teman-teman pengurus PWI kabupaten/kota kami libatkan dalam kegiatan ini. Dengan harapan agar program yang nantinya akan dihasilkan dalam Konkerprov bisa sejalan dan seirama dengan kabupaten/kota,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konkerprov PWI Kaltim Syamsumarlin mengatakan, kalau kegiatan ini menghadirkan perwakilan pengurus PWI kabupaten/kota se-Kaltim. Turut hadir pula Ketua Umum PWI Pusat Hendri CH Bangun.

“Untuk persiapan pelaksanaan Konkerprov PWI Kaltim, Insyaallah semuanya sudah aman. Para peserta juga sudah berdatangan,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari sejumlah stakeholder. Seperti dari Bank Kaltimtara, PDAM Tirta Kencana Samarinda, dan Diskominfo Kaltim.

“Rencananya, setelah Konkerprov, akan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama yang bertempat di kantor PWI Kaltim di Jalan Biola. Nantinya akan menghadirkan semua pengurus PWI dan berbagai mitra PWI Kaltim lainnya,” pungkas dia. (*)

TPID Kaltim Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Harga Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H

March 11, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan High Level Meeting  (HLM) di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (10/3/2025).

Kegiatan ini dipimpin Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud selaku Ketua TPID Prov. Kaltim dan dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda Kalimantan Timur (Danrem 091/ASN, Danlanud Dhomber, Danlanal Balikpapan, Kabinda Kaltim, Polda Kaltim), Sekretaris Daerah Prov Kaltim, Kepala Dirjen Perbendaharaan Kaltim, Kepala BPS Kaltim, Ketua MUI Kaltim, Kakanwil Kementrian Agama Kaltim, Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Prov. Kaltim, TPID Kab/Kota serta para ulama, tokoh masyarakat dan Pengurus masjid se-Kalimantan Timur.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Prov. Kaltim Budi Widihartanto memaparkan perkembangan, tantangan dan rekomendasi pengendalian inflasi di Kalimantan Timur diantaranya melalui mapping kebijakan komoditas HBKN dan penyusunan roadmap Inflasi 2025-2027.

Adapun arahan gubernur kaltim dalam HLM ini adalah terus berupaya mengendalikan inflasi dalam kerangka 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Komunikasi Efektif). Untuk memperluat Komunikasi Efektif, Sinergi dan kolaborasi harus semakin kuat dari Pemerintah Daerah, Forkompinda, dan mitra strategis dalam pengendalian inflasi. Dalam hal ini, Gubernur Kalimantan Timur juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dan perusahaan agar mendukung gerakan ZISWAF yang ke depan tepat sasaran dan berperan dalam pengendalian inflasi melalui pemberdayaan masyarakat dalam komoditas pangan strategis.

 

Sebagai rangkaian dari kegiatan HLM TPID Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan 3 kegiatan dalam upaya pengendalian inflasi di antaranya, Ulama Peduli inflasi 1446 H / 2025 M yang merupakan program persuasif dari TPID Kalimantan Timur dalam rangka komunikasi efektif untuk mengedukasi dan menghimbau masyarakat untuk berbelanja dan berjualan secara bijak khususnya di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri melalui media dakwah kepada masyarakat.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan komitmen seruan bersama oleh Gubernur Kaltim, KpwBI Prov. Kaltim, MUI Kaltim, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kaltim. Komitmen ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menerapkan prinsip Belanja dan Berjualan Secara Bijak, yaitu dengan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), menghindari praktik penimbunan barang, serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kegiatan HLM juga di sinergikan dengan komitmen TPID Provinsi Kalimantan Timur yaitu Dinas Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultura dan Korem 091/ASN untuk mengoptimalisasi lahan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Samarinda serta Komitmen penyerapan Gabah Kering Giling (GKG) dan/Atau Beras dalam Mendukung Swasembada Pangan di Provinsi Kalimantan Timur oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Bulog Kaltim Kaltara beserta Korem 091/ASN.

Adapun imbauan seruan bersama ulama peduli inflasi yang harapannya dapat diterapkan masyarakat di Kalimantan Timur yaitu bijaksana dalam berbelanja, distributor/penjual tidak mengambil keuntungan secara berlebihan, tidak menimbun barang, menyisihkan sebagian harta untuk ber-fastabiqul khoirat melalui penyaluran zakat, infaq, shodaqah dan wakaf serta Menghimbau kepada masyarakat dalam bermuamalah atau bertransaksi dilakukan secara non-tunai dengan menggunakan QR Code Indonesia Standart (QRIS) untuk kemaslahatan bersama.

Ke depan sinergi Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah akan terus dilakukan untuk mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi melalui strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif) dan juga mendorong strategi yang mendukung pada peningkatan kesejahteraan dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb