Sekda Kutai Kartanegara Pimpin Rakordal Pelaksanaan Pembangunan Caturwulan I

June 2, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG– Upaya perbaikan tata kelola pengendalian dan evaluasi rencana daerah terus dilakukan Pemkab Kutai Kartanegara. Tata kelola menjadi titik sentral dalam proses perbaikan kualitas pembangunan daerah sehingga diperlukan langkah-langkah konkrit yang harus terus dibudayakan dalam sistem organisasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Langkah tersebut  diantaranya penguatan manajemen, kualitas data dan Informasi melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas SDM, pengembangan manajemen risiko, penggunaan teknologi informasi, transparansi dalam proses pengadaan, pengendalian Internal yang terintegrasi, evaluasi secara rutin, dan perbaikan berkelanjutan,” kata  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono ketika memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Pembangunan Caturwulan I Tahun 2025 Bertempat di Aula Bappeda Lantai I, Kantor Bappeda Kutai Kartanegara, Senin (02/06/2025).

Sunggono berharap, kegiatan ini di seluruh Kepala OPD dapat mewujudkan eksistensi perencanaan pembangunan daerah, memastikan keberhasilan pembangunan tercapai sesuai indikator kinerja dan mencegah penyalahgunaan APBD.

Dikatakan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah merupakan suatu proses pemantauan dan supervisi dalam penyusunan serta melaksanakan kebijakan pembangunan, sehingga hal ini menjadi penting untuk memastikan tercapainya target secara ekonomis, efesien dan efektif.

Rakordal ini juga untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah kita laksanakan di caturwulan I tahun 2025, yang untuk selanjutnya nanti hasil evaluasi akan kita gunakan sebagai dasar perbaikan kinerja pada tahun berjalan dan tahun berikutnya.

Sementara Kepala Bappeda Kukar Vanesa Vilna mengatakan urgensi dalam Rakordal sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, maka dari itu atas dasar hal tersebut diperlukan peran aktif seluruh Kepala OPD lingkup pemerintah kabupaten Kukar untuk melakukan tata kelola terhadap pelaksanaan pembangunan di caturwulan pertama.

Menurutnya, perlu ada penyesuaian terhadap pelaporan dari setiap OPD. Selain itu melalui momentum ini diharapkan menghasilkan tinjauan kendala, permasalahan target hasil Analisis Pelaporan Kinerja, bahan Rekomendasi Perbaikan Kegiatan/Sub Kegiatan, Arah Kebijakan dan Target Penyerapan Anggaran dan Kinerja Pembangunan Pendapatan Daerah dengan kesimpulan menunjukkan perlu dilakukan Perubahan RKPD 2025 dan proses perubahan RKPD dilakukan sebagai dasar Perubahan APBD 2025. (kk09/adv diskominfo kukar)

Bupati Kutai Kartanegara Pimpinan Upacara Hari Lahir Pancasila

June 1, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bertempat di halaman Kantor Bupati Kukar, Minggu (1/6/2025).

Upacara bertemakan ‘Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya’ diawali dengan pengibaran bendera merah putih itu, diikuti pasukan diantaranya Kodim 0906/KKR, Polres Kukar, Satpol PP Kukar, BPBD Kukar, Damkarmatan Kukar, Dishub Kukar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, serta pejabat dilingkungan Pemkab Kukar.

Edi Damansyah saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi mengatakan tanggal 1 Juni 2025, merupakan peringatan momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu Hari Lahir Pancasila. Hari dimana tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen bersama terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. namun adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi mengajak semuanya merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia.

Pancasila menurutnya merupakan pemersatu lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, bangsa Indonesia belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

“Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia, ” ujar Yudian Wahyudi.

Lebih lanjut, Yudian Wahyudi mengatakan BPIP sebagai lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis, dari pembinaan ideologi di lingkungan pendidikan, pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan aparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengarusutamakan Pancasila di berbagai lapisan masyarakat. Semua itu menurutnya bertujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata.

“Namun, tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Kita semua, seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila, ” ujarnya.

Ia mengajak agar menjadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan sebagai cerminan dari semangat Pancasila.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan, ” pungkasnya. (kk07/adv diskominfo kukar).

Desa Segihan Rancang Jadi Mini Kota

May 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Segihan, Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai merancang wajah baru desanya melalui konsep mini kota. Sebuah inisiatif pengembangan kawasan terpadu yang mengintegrasikan ruang publik, taman, pasar, perpustakaan hingga pentas seni. Konsep ini telah diinisiasi sejak jauh hari oleh pihak desa sebelum adanya koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengungkapkan ide untuk membentuk kawasan desa yang memiliki fasilitas layaknya kota kecil ini bukan sekadar wacana, tetapi telah melalui perencanaan matang yang menyeluruh.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi

“Secara konsep, kami sudah menyiapkan dari awal: perpustakaan, pasarnya, tugu, lapangan, hingga panggung kesenian,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2025).

Program mini kota ini mengacu pada arahan pemerintah kabupaten yang menetapkan satu desa di setiap kecamatan sebagai percontohan kawasan terpadu. Namun, Desa Segihan justru sudah lebih dahulu bergerak. Kini, desa tersebut hanya tinggal menunggu percepatan realisasi dari sisi teknis dan anggaran.

Dari segi pendanaan, pembangunan bersumber dari berbagai pihak. Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perpustakaan mengalirkan bantuan melalui aspirasi, sementara tugu dan lapangan dirancang melalui Dana Desa.

Progres di lapangan terus berlanjut. Penerangan kawasan sudah mulai dipasang, dengan sekitar 17 titik lampu menghiasi area lapangan. Panggung terbuka dan taman pun disiapkan untuk mendukung kegiatan sosial dan seni masyarakat setempat.

Hendra Wahyudi berharap akhir tahun 2025 seluruh elemen mini kota itu sudah bisa dinikmati warga. (intan/adv diskominfo kukar)

Bupati Kukar Lantik Pj Kades Long Beleh Modang dan PAW Anggota BPD

May 28, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah  melantik Penjabat (PJ) Kepala Desa (Kades) Long Beleh Modang Kecamatan Kembang Janggut dan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) 10 Desa di Pendopo Odah Etam, Senin (26/5/2025).

Bupati Edi Damansyah menyebutkan pelantikan kali ini dianggap terstruktur karena melibatkan dua unsur sekaligus, yakni Pj Kepala Desa dan BPD PAW.

Menurutnya ini menjadi momentum penting dalam menyikapi perubahan masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun. Para pejabat baru diharapkan segera aktif terlibat dalam proses penyusunan ulang dokumen tersebut.

Pejabat yang baru dilantik kini resmi memegang tanggung jawab penting dalam pemerintahan desa.

“Kita harus sesuaikan RPJMDes yang sebelumnya hanya sampai 2025, karena ada perpanjangan dua tahun lagi. Dokumen perencanaan ini sangat penting sebagai arah pembangunan desa hingga 2027,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pelantikan ini, karena terkait langsung dengan penyesuaian RPJMDes akibat perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun.

“RPJMDes harus segera revisi untuk menyesuaikan masa jabatan kepala desa. Oleh karena itu, Pj Kades serta BPD PAW akan terlibat langsung dalam prosesnya,” pungkas

Edi menekankan pentingnya peran BPD dalam tata kelola pemerintahan desa, yang memiliki tiga fungsi utama: membahas dan menyusun peraturan desa bersama kepala desa, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa.

“BPD ini adalah representasi masyarakat. Walaupun diisi melalui mekanisme antarwaktu, tanggung jawabnya tetap sama seperti hasil pemilihan langsung,” ujar Bupati Edi.

Ia meminta seluruh anggota BPD yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, khususnya dalam mendukung program-program desa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa.

Salah satu tugas penting ke depan adalah pelaksanaan musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Program ini merupakan mandat langsung dari Pemerintah Kabupaten Kukar yang perlu segera diwujudkan.

“Secara resmi saudara-saudara telah memiliki BPD memiliki tiga peran strategis dalam pemerintahan desa menyepakati rancangan peraturan desa, menyalurkan aspirasi masyarakat, dan melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa.” Pintanya

Edi berharap BPD tidak hanya aktif dalam forum musyawarah desa, tetapi juga berperan dalam percepatan penyelenggaraan pemerintahan serta pengembangan ekonomi desa.

“BPD dan pemerintah desa harus bisa menggali dan mengembangkan potensi desa yang bisa menjadi unggulan, serta mendorong BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Arianto, Camat Loa Kulu Adriansyah, Camat Kota Bangun Darat Zulkifli dan Plt. Camat Kembang Janggut Suhartono. (kk01/adv diskominfo kukar).

Bupati Kukar Serahkan Petikan SK P3K

May 26, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Rakhmadi melakukan penandatanganan berita acara naskah pelantikan sekaligus menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Penyerahan ini sebagai tanda resmi dilantiknya 3.870 orang PPPK/P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang digelar dalam suatu upacara di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Senin (26/5/2025) yang dimulai pada pukul 08.45 Wita.

Edi mengatakan, pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Kukar melalui penataan Sumber Daya Manusia (SDM) aparaturnya.

Ribuan peserta yang hadir berasal dari berbagai formasi, seperti tenaga Guru, tenaga Kesehatan, tenaga Administrasi, dan tenaga Teknis. Mereka merupakan hasil seleksi Nasional yang telah dinyatakan lulus dan siap mengemban tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK/P3K. Dan Stadion Aji Imbut pun dipenuhi suasana haru dan penuh semangat sejak pagi hari, walaupun ada beberapa orang PPPK/P3K yang pingsan karena cuaca panas.

Para peserta mengucapkan sumpah jabatan sesuai agama masing-masing, sebagai bentuk komitmen moral/ tanggung jawab terhadap tugas yang akan diemban oleh P3K.

Kemudian, mereka juga diharuskan menjalankan Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) selama menjalankan tugas sebagai PPPK/P3K Pemkab Kukar.

Edi Damansyah dalam arahannya, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Saya Bupati Kukar resmi melantik saudara-saudari di lingkungan Pemkab Kukar. Saya percaya saudara akan menjalankan tugas sebaik-baiknya,” tegasnya.

Dengan jumlah pelantikan yang cukup besar, Pemkab Kukar menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer, serta memperkuat Struktur ASN yang profesional dan berdedikasi tinggi.

Di Penghujung kegiatan tersebut, Bupati, Forkopimda, Sekda, dan Kepala BKPSDM Kukar melakukan foto bersama ribuan PPPK/P3K di Stadion Aji Imbut tersebut. (kk05/adv diskominfo kukar).

« Previous PageNext Page »

  • vb