Kelanjutan Pembangunan Bandara Paser Diharap Temukan Titik Terang

July 20, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Delapan tahun mangkrak kelanjutan pembangunan bandara Paser diharapkan segera menemukan titik terang. Tim dari Kementerian Perhubungan direncanakan akan melakukan survei pada Agustus 2022.

“Saat ini kita kembali berkirim surat ke Kementerian Perhubungan ke Kepala Badan Kebijakan Transportasinya. Mereka menyampaikan kalau tidak halangan bulan depan (Agustus) akan melakukan survei ke lokasi,” terang Bupati Paser Fahmi Fadli, Tanah Grogot, Selasa (19/7/2022)

Fahmi memastikan bandara tersebut akan  dilanjutkan pembangunannya oleh Kemenhub. Prosesnya bergantung dari kementerian sendiri, bisa dalam satu tahun anggaran atau bertahap.

“Daripada mangkrak begitu, yang jelas ada kelanjutannya,” ucap Fahmi.

Kemenhub, diungkapkan Fahmi, tidak pernah memberhentikan ataupun membatalkan pembangunan bandara ini dan akan terus dilanjutkan pembangunannya.Meskipun sebelumnya pernah terjadi kasus rasuah pada awal pembangunan, dipastikan Fahmi tak menjadi persoslan  karena sudah ada putusan incraht dari pengadilan.

Medio Juni 2022 lalu, Bupati Paser Fahmi Fadli beserta kepala SKPD hadir memenuhi undangan Kementerian Perhubungan Badan Kebijakan Transportasi. Dalam pertertemuan kepala daerah memaparkan kondisi bandara yang terletak di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot. (yun/adv)

Wakil Bupati : Keberadaan Museum Sadurengas Penting Bagi Masyarakat Paser

July 19, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf menghadiri agenda Gebyar Museum, yang dilaksanakan di Museum Sadurengas Kecamatan Paser Belengkong. Senin (18/7/2022).

Kehadiran Wakil Bupati Paser tersebut menambah kemeriahan dan antusias peserta yang terdiri dari puluhan pelajar tersebut. Bahkan Wakil Bupati Paser dan segenap unsur Forkopimda lainnya mencoba beberapa perlombaan tradisional.

Syarifah Masitah Assegaf menyampaikan, keberadaan Museum Sadurengas menjadi penting bagi Masyarakat Kabupaten Paser untuk mengetahui sejarah dan kebudayaan Kabupaten Paser.

“Museum Sadurengas merupakan museum bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Paser. Museum ini menjadi penambah pengetahuan masyarakat untuk mengenal sejarah dan kebudayaan pada kehidupan Masyarakat Paser pada jaman dulu,” ucap Hj. Syarifah Masitah Assegaf.

Dijelaskan, bentuk bangunan museum merupakan rumah panggung yang dalam bahasa Pasernya di sebut “Kuta Imam Duyu Kina Lenja”. Menunjukkan khas kewilayahan dan budaya Kabupaten Paser.

Dijelaskan, museum ini juga merupakan rumah kediaman pemimpin yang bertingkat. Rumah ini juga merupakan bekas rumah salah satu Sultan Paser di abad ke-18, yaitu Aji Tenggara yang kemudian menjadi Istana Kesultanan oleh Sultan Ibrahim Khaliludin di awal abad ke-19.

Wakil Bupati Paser juga sangat antusias dengan masih rapinya berbagai benda peninggalan bersejarah di dalam museum. Terlebih lagi dengan keberadaan makam para raja yang berada di sekitar museum tersebut.

Berbagai koleksi benda kuno peninggalan sejarah Kesultanan Paser, seperti tempayang atau guci kuno peninggalan Dinasti Yuan, alat rumah tangga, alat kesenian, dan pakaian Kesultanan Paser.

“Di sekitar Museum juga terdapat makam para raja dari Kerajaan Sadurengas yang sering kita kunjungi dan terdapat sebuah batu yang disebut Batu Kilan yang dipercaya masyarakat sekitar untuk dapat mengetahui nasibnya,” jelasnya.

Wakil Bupati berpesan kepada masyarakat Kabupaten Paser agar serita sejarah dan budaya Paser agar tetap dilestarikan. Sebab ia menilai begeragaman tersebut menjadikan ikon history dari “Bumu Daya Tak”.

“Sejarah dari Museum Sadurengas dengan segala adat budaya yang wajib kita lestarikan dan karena keberagamannya ini pulalah yang membuat Sadurengas menjadi ikon histori dari Bumi Daya Taka yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Sementara itu, tingginya minat dan antusias pelajar di Kabupaten Paser yang menghadiri dan ikut serta dalam agenda Gebyar Museum Sadurengas Ke IV tersebut. Beberapa perlombaan yang dinilai Wakil Bupati Paser sebagai tradisi masyarakat Paser diantaranya lomba permainan tradisional begasing, belogo dan Sorong batang. Selain itu juga terdapat lomba mewarnai untuk anak Taman Kanak-Kanak, lomba cerdas cermat museum dan lomba lukis koleksi museum untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama.

“Banyak pelajaran yang kita peroleh melalui kegiatan ini. Bukan hanya pengetahuan tentang adat istiadat, budaya dan benda bersejarah tetapi juga beragamnya permainan tradisional dari leluhur kita yang sarat makna dan harus kita lestarikan. Misalnya Permainan begasing mengajarkan ketangkasan, kekuatan, dan ketelitian. Permainan Belogo dan Sorong Batang menanamkan nilai-nilai kejujuran, ketidak-egoisan, kerja sama, dan sikap kerja keras, serta dapat mempererat silaturrahmi,” jelasnya.

Masitah mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut juga selain melestarikan budaya juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Semarakkan acara ini dengan mengajak anak-anak kita untuk ikut meramaikan. Mari tingkatkan perekonomian kita di sektor pariwisata melalui pelestarian adat budaya yang kita miliki sehingga perekonomian daerah yang mandiri dan berdaya saing dapat terwujud sesuai visi Kabupaten Paser MAS, Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera,” katanya. (yun/adv)

Rutan Tanah Frogot Gelar Sholat Ied dan Potong Hewan Kurban

July 11, 2022 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – Berkah hari raya Idul Adha dirasakan umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali pula oleh para warga binaan pemasyarakatan muslim yang berada di Rutan Tanah Grogot. Memasuki perayaan Idul Adha 1443 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot melaksanakan sholat hari raya Idul Adha 1443 H yang kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban sebanyak 8 (delapan)  ekor sapi dan 6 (enam) kambing, Minggu (10/7/2022).

Kegiatan dilaksnakan di halaman  Rutan diawali  dengan sholat Ied  dengan imam Pimpinan pondok pesantren Bina Iman Paser Belengkong, ustadz Ahmad Syairazi. Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah serta jajaran dan para warga binaan pemasyarakatan Rutan Tanah Grogot dengan khusyuk mengikuti pelaksanaan sholat idul Adha.

Dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, Rutan Tanah Grogot menggandeng Dinas Perkebunan dan Peternakan untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan sehingga dapat dipastikan layak konsumsi dan terbebas dari penyakit mulut kuku (PMK).

Kepala Rutan Tanah Grogot Doni hHndriansyah menyampaikan pada Idul Adha tahun ini, pihaknya melaksanakan pemotongan hewan kurban dilaksanakan secara bertahap.

“Hari raya Idul Adha tahun ini kita masih bisa melaksanakan ibadah kurban. Daging akan langsung didistribusikan kepada masyarakat agar mereka dapat merasakan juga,” kata Doni.

Ia menambahkan pihaknya sangat berterimakasih atas kesediaan dari jajaran dinas perkebunan dan peternakan dalam pemeriksaan lapangan kesetiap titik pelaksanaan Kurban. Doni menilai pemeriksaan ini penting mengingat dalam beberapa waktu terakhir isu PMK mulai merebak.

Rutan Tanah Grogot berkesempatan melakukan pemotongan hewan kurban yang berasal dari para pegawai dan juga bantuan mitra kerja Rutan Tanah Grogot, Doni berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat menjadikan ladang pahala. (*/yun)

Putra  Kabupaten Paser Lulus Pendidikan Bintara Polri, Bupati Berharap Ada Penambahan Kuota

July 8, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER- Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Bintara Polri Gelombang 1 Tahun 2022 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim di SPN Desa Jonggon Kutai Kartanegara,  Kamis (7/7/2022).

Pada gelombang satu ini terdapat 415 Siswa yang dinyatakan lulus sebagai Bintara Polri SPN Polda Kaltim angkatan 47. 16 siswa diantaranya merupakan siswa asal Kabupaten Paser.

Dengan lulusnya sejumlah siswa asal Kabupaten Paser sebagai Bintara Polda Polri. Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan apresiasi dan syukur atas keberhasilan yang diraih oleh 16 siswa SPN asal Kabupaten Paser tersebut.

“Kami tentu sangat bangga atas prestasi yang telah di capai. Kedepan akan ada tanggungjawab yang lebih besar yang harus diemban,” ucap dr. Fahmi Fadli.

Ia berharap, keberhasilan siswa tersebut dapat menjadi pemicu motifasi bagi generasi muda di Kabupaten Paser. Dimana pemuda Kabupaten Paser juga memikiki daya saing yang cukup baik dengan pemuda daerah lain.

“Ini membuktikan Kabupaten Paser juga memiliki pemuda yang terampil dan berdaya saing baik. Semoga kedepan akan semakin banyak lagi pemuda hebat dan terampil serta berdaya saing di Kabupaten Paser,” terangnya.

Ia berpesan kepada seluruh siswa SPN Asal Kabupaten Paser yang saat ini telah mengucapkan janji dan sumpah sebagai anggota Polri. Ia menyampaikan, sudah saatnya kembali kepada masyarakat dan melakukan upaya untuk menjaga kemanan dan kondusifitas lingkungan di Kabupaten Paser.

“Kami harap dengan kembalinya SDM ke Kabupaten Paser bisa memberikan dukungan pada upaya Pemerintah Kabupaten Paser dalam mengembangkan pembangunan daerah. Caranya dengan menjaga dan kondusifitas lingkungan,” katanya.

Ia berharap kuota penerimaan Calon Siswa (Casis) Binta Polri di Kabupaten Paser agar ditambah.Hal ini untuk  mempersiapkan Kabupaten Paser sebagai kabupaten penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Sehingga ketika IKN sudah beraktifitas di Kaltim, pemerintah ataupun instansi Polri tidak lagi harus mendatangkan Personel kepolisian dari daerah luar.

Sementara itu Kapolda Kalimantan Timur Irjen (Pol) Imam Sugianto menyampaikan bahwa, pelaksanaan pendidikan di SPN Polda Kaltim gelombang satu tahun 2022 saat ini. Diikuti sebanyak 415 dengan rincian 175 dari wilayah Polda Kalimantan Timur dan 240 dari wilayah polda Kalimantan Utara.

“Jumlah siswa yang dinyatakan lukus ini mengalami peningkatan disetiap tahunnya. Jumlah ini tidak mengalami oerubahan dari total siswa yang masuk mengikuti pelatihan di SPN Desa Jonggon ini,” ucap Irjen (Pol) Imam Sugianto.

Direncanakan di akhir Juli Tahun 2022, kembali akan dibuka pendaftaran Calon Siswa Bintara gelombang 2. Dengan jumlah kuota untuk wilayah Polda Kaltim sebanyak 238 dan sebanyak 204 dari wilayah Polda Kalimantan Utara.

“Pendaftaran gelombang dua rencananya diakhir juli nanti, untuk kuota mengalami penambahan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu wali dari Siswa Bintara Polri Asal Kabupaten Paser Rusmanto menyampaikan syukur atas keberhasilan putranya Wahyu Dika Ramadani asal Desa Sangkuriman Kecamatan Paser belengkong.

“Kami sangat bersyukur atas keberhasilan putra kami dan kami sangat bangga atas perhatian Bupati Paser yang secara langsung menghadiri kegiatan pelantikan siswa SPN disini,” ucap Rusmanto.

Berkaitan dengan pesan Bupati Paser terhadap Siswa Bintara yang baru saja dilantik, ia akan mendukung setiap tugas dan kedinasan putranya, terlebih lagi tugas yang diberikan guna menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan.

“Kami sebagai orang tua akan tetap mendukung putra kami dalam menjalankan tugas negara. Semoga saja harapan Bupati Paser yang juga harapan kami sebagai masyarakat bisa terwujud,” ucap Rusmanto mengakhiri. (*/yun/adv)

Rutan Tanah Grogot Luncurkan “Kangen”

July 8, 2022 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – Rumah Tahanan (Rutan) Tanah Grogot meluncurkan inovasi baru bernama “KANGEN” Kartu Kunjungan Elektronik, yaitu untuk mempermudah dan mempersingkat proses pendaftaran Kunjungan Tatap Muka secara Terbatas di Rutan Tanah Grogot, Kamis (7/7/2022).

Inovasi ini untuk menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan, Rutan Tanah Grogot menyambut baik hal tersebut dan terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan pelayanan publik terintegrasi.

Pada “KANGEN” terdapat barcode yang  menyimpan data-data pengunjung yang dibutuhkan untuk pendaftaran Kunjungan Tatap Muka secara Terbatas yang sudah diverifikasi awal. Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) cukup membawa Kartu Kunjungan dan Kartu Identitas Asli (KTP/SIM/Passport) tidak perlu lagi membawa berkas-berkas yang merepotkan pada kunjungan berikutnya.

Kepala Rutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah berharap “KANGEN” dapat memangkas waktu pendaftaran layanan kunjungan dan menjawab kebutuhan dari masyarakat tentang simple dan anti ribet persyaratan Kunjungan Tatap Muka secara Terbatas yang baru saja dibuka.

“Kami bisa mengawasi, dan memastikan keamanan data Pengunjung yang terdaftar pada inovasi KANGEN tersebut, ” tegasnya. (*/yun)

« Previous PageNext Page »

  • vb