PDC Kembangkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis

June 29, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus mengembangkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing di tengah transformasi industri energi yang semakin mengandalkan pemanfaatan data serta teknologi digital.

Pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam diskusi bertajuk “Pengenalan AI untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja” yang diselenggarakan di PDC Tower, Jakarta, pada Kamis (4/6). Kegiatan menghadirkan Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ahmad R. Djarkasih sebagai pembicara utama.

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, dalam sambutannya mengatakan perkembangan teknologi menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi agar mampu meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus memperkuat daya saing di industri jasa penunjang energi.

“Industri jasa penunjang energi menuntut kecepatan, akurasi, dan kemampuan mengambil keputusan berbasis data. AI menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu perusahaan meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus mendukung efisiensi operasional tanpa mengesampingkan aspek tata kelola dan keselamatan kerja,” ujar Agam.

Di lingkungan PDC, pemanfaatan AI mulai dikembangkan untuk mendukung berbagai proses bisnis, antara lain evaluasi tender, analisis kontrak, pengolahan dokumen, serta pemanfaatan data berbasis konteks dan natural language processing guna mendukung aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan proses kerja, akurasi analisis, serta kualitas pengambilan keputusan.

Manager ICT PDC, Harmeiya Habonaran Harahap, menambahkan jika keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga kesiapan organisasi dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi.

“Transformasi digital bukan semata-mata tentang mengadopsi teknologi baru, tetapi juga membangun kesiapan organisasi melalui pengelolaan data yang baik, sistem yang terintegrasi dengan keamanan yang terpadu dan penguatan kompetensi sumber daya manusia agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad R. Djarkasih, Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, membagikan pengalaman implementasi AI di berbagai sektor industri. Menurutnya, pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang lahirnya model bisnis dan sumber pertumbuhan baru.

Berdasarkan pengalaman Telkom dalam mendampingi transformasi digital di berbagai sektor, implementasi AI mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya rata-rata hingga 49,1 persen, serta mendorong penciptaan sumber pendapatan baru sebesar 58 persen.

“Nilai terbesar AI bukan hanya pada otomatisasi pekerjaan, tetapi pada kemampuannya mengolah data menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat, akurat, dan terukur,” ujar Ahmad.

Melalui pengembangan pemanfaatan AI, PDC berkomitmen membangun proses bisnis yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sejalan dengan itu, perusahaan akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur digital, dan tata kelola data sebagai fondasi transformasi digital yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan***

PDC Perkuat Kapabilitas Transport & Logistics untuk Dukung Operasional Industri Energi

June 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat kapabilitas bisnis Transport & Logistics sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan penunjang energi yang terintegrasi. Melalui penguatan armada, peningkatan kapabilitas operasional, serta penerapan standar keselamatan yang tinggi, PDC berkomitmen mendukung kelancaran operasional industri migas dan panas bumi di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, mengatakan transportasi dan logistik merupakan salah satu kapabilitas strategis yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan operasional industri energi. Karena itu, PDC terus mengembangkan unit bisnis tersebut agar mampu menghadirkan layanan yang semakin andal, efisien, dan terintegrasi sesuai kebutuhan pelanggan.

“Keandalan operasional industri energi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas di lokasi proyek, tetapi juga oleh kesiapan sistem transportasi dan logistik yang mendukungnya. Penguatan kapabilitas Transport & Logistics merupakan bagian dari strategi PDC untuk menghadirkan layanan yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor jasa penunjang energi,” ujar Agam.

Manager Transport & Logistics PDC, Kurniawan Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa Unit Bisnis Transport & Logistics memiliki kapabilitas layanan yang mencakup darat, perairan, dan udara untuk mendukung berbagai kebutuhan logistik industri migas dan panas bumi. Layanan tersebut meliputi mobilisasi dan demobilisasi rig pengeboran, penyediaan Heavy Transport Equipment, kendaraan operasional penumpang, layanan Marine Services melalui penyediaan oil boom untuk penanggulangan tumpahan minyak, hingga Accommodation Work Barge (AWB) sebagai fasilitas akomodasi bagi pekerja pada kegiatan pengeboran lepas pantai.

“Dalam industri energi, setiap proses mobilisasi memiliki peran penting terhadap kelancaran operasional. Fokus kami adalah memastikan seluruh armada, peralatan, dan personel dapat bergerak secara aman, tepat waktu, dan andal sehingga operasional pelanggan dapat berjalan tanpa hambatan,” kata Kurniawan.

Selain menyediakan armada dan layanan transportasi, Unit Bisnis Transport & Logistics juga bertanggung jawab mengelola perencanaan distribusi, pengendalian biaya operasional, pemeliharaan peralatan, serta koordinasi dengan mitra kerja untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Seluruh aktivitas tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE) guna menjamin keselamatan pekerja, keandalan operasional, dan perlindungan lingkungan.

Menurut Kurniawan, penguatan kapabilitas operasional, peningkatan keandalan armada, serta kontribusi para pekerja yang didominasi generasi muda dengan semangat inovasi dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja Unit Bisnis Transport & Logistics.
Penguatan kapabilitas tersebut turut mendorong Unit Bisnis Transport & Logistics PDC membukukan pendapatan sebesar Rp 431 miliar pada 2025, melampaui target perusahaan sebesar Rp 361 miliar.
Capaian tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan Transport & Logistics yang dikembangkan PDC.

Ke depan, PDC akan terus memperkuat kapabilitas bisnis Transport & Logistics melalui pengembangan armada, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan industri energi yang semakin dinamis. Dengan penguatan tersebut, PDC optimistis dapat terus menghadirkan solusi logistik yang aman, efisien, dan andal sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi industri migas dan panas bumi di Indonesia.*

CIMB Niaga Perkuat Konservasi Bambu Berbasis Masyarakat di Lombok Tengah

June 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

LOMBOK TENGAH – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui Program Konservasi Bambu Berkelanjutan. Program yang dijalankan sejak 2012 bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) ini telah menanam sebanyak 115.400 bambu di berbagai wilayah Indonesia, mencakup Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satu fokus pengembangan program berada di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Desa Pemepek, Lombok Tengah, NTB. Sejak 2018, lebih dari 39.000 bambu telah ditanam di kawasan ini. Memasuki 2025, program ditingkatkan melalui pendekatan terintegrasi yang menggabungkan konservasi dengan pengembangan ekonomi lokal dengan kegiatan seperti penanaman tanaman produktif dan penguatan Desa Pemepek menjadi sebuah Desa Eko-Eduwisata Sebagai bentuk silaturahmi dan pendampingan, Jumat (26/6/2026).

CIMB Niaga bersama KEHATI melakukan kunjungan lapangan dan dialog dengan para pemangku kepentingan lokal, antara lain dengan pengelola hutan, pemerintah desa, koperasi, kelompok wanita tani (KWT), serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan sekaligus penjajakan peluang pengembangan program yang lebih luas. Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, program konservasi bambu dan pengembangan eko-eduwisata merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan Perseroan serta implementasi dari purpose Advancing Customers & Society.

“Program ini mencerminkan komitmen kami dalam mengimplementasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL/CSR) khususnya Pilar Iklim dan Lingkungan, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan KEHATI dan pemangku kepentingan lokal, kami mendorong terciptanya ekosistem yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi aspek sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Fransiska saat berkunjung di Desa Pemepek, Lombok Tengah, Jumat (26/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, CIMB Niaga meninjau langsung sejumlah titik pengembangan program di wilayah Desa Pemepek, yaitu Sedau Barat, KHDTK Rarung, dan Lembah Datu. Program juga terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas masyarakat, termasuk pelatihan, pendampingan, serta pengembangan produk dan aktivitas berbasis potensi lokal. “Kami memastikan bahwa program ini memberikan manfaat jangka panjang. Masyarakat tidak hanya terlibat, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengelola dan mengembangkan potensi yang ada secara mandiri,” tambah Fransiska.

Melalui pendekatan ini, CIMB Niaga menempatkan konservasi bambu sebagai bagian dari strategi keberlanjutan yang terintegrasi, yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif. Ke depan, CIMB Niaga akan secara konsisten untuk memperluas inisiatif sustainability yang terukur dan berdampak, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam mendukung pembangunan #SekarangUntukMasaDepan. (*)

PLN Indonesia Power Tanam Mangrove dan Perkuat Benteng Pesisir Muara Badak dari Ancaman Abrasi

June 27, 2026 by  
Filed under Nusantara

Penyerahan simbolis bibit pohon dari Manager PLN IP UBP Mahakam, dalam rangka Hari Bumi Sedunia 2026

SAMARINDA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN Indonesia Power UBP Mahakam melaksanakan aksi penanaman 300 bibit mangrove jenis Avicennia di kawasan pesisir Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir dan memperkuat ketahanan lingkungan terhadap perubahan iklim.

Kegiatan dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim, Camat Muara Badak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Muara Badak, Pokdarwis Tanjung Limau, Komunitas & Aktivis Lingkungan, masyarakat pesisir, serta siswa-siswi TK dan SD di wilayah Muara Badak.

Sebanyak 300 bibit mangrove ditanam sebagai upaya memperkuat perlindungan alami pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menyerap karbon, menjaga garis pantai, dan menjadi habitat bagi berbagai biota laut. Selain penanaman, kegiatan juga diisi dengan edukasi lingkungan bagi anak-anak melalui permainan interaktif dan pengenalan manfaat mangrove untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi’i, menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum untuk meninggalkan jejak yang bermakna bagi bumi.

“Menjaga lingkungan bukan sekadar program, melainkan komitmen jangka panjang untuk memastikan kehidupan terus berlanjut. Setiap mangrove yang kita tanam hari ini adalah simbol keteguhan dalam melindungi pesisir dan menjaga masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat, PLN Indonesia Power UBP Mahakam meyakini bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Karena kewajiban kami bukan hanya melistriki masyarakat, namun juga menjaga lingkungan, merawat bumi, dan mewariskan masa depan yang lebih hijau, tangguh, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang. (*)

ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan

June 24, 2026 by  
Filed under Nusantara

Balikpapan – PT Indo Sino Oil Dan Gas (ISOG) mencatat tonggak penting dengan berhasil mencapai Gas Pertama (First Gas) dari Lapangan Karamba di Wilayah Kerja Wain PSC, onshore Kalimantan Timur. Pencapaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pasokan gas domestik sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Lapangan Karamba akan memulai produksi awal sebesar 4 juta standar kaki kubik gas per hari (MMscfd) dan ditargetkan meningkat hingga mencapai tingkat produksi stabil (plateau) sebesar 7,35 MMscfd pada kuartal IV 2026. Gas yang diproduksikan akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi Kilang Unit V Balikpapan melalui kerja sama pemanfaatan infrastruktur dengan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Keberhasilan ini diraih melalui pengembangan proyek yang berlangsung cepat. ISOG menyelesaikan proyek Karamba hanya dalam waktu 25 bulan sejak kontrak Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) diberikan pada April 2024.

Direktur Utama ISOG, Tang Zhongfu mengatakan pencapaian tersebut menjadikan Karamba sebagai proyek gas pertama ISOG di Kalimantan Timur yang berhasil dikembangkan dengan skema fast-track development.

“Pencapaian Gas Pertama Lapangan Karamba merupakan wujud komitmen ISOG untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan sumber daya gas yang cepat, efisien, dan berkelanjutan. Kami optimis proyek ini akan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pasokan energi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Tang.

Lapangan Karamba memiliki cadangan gas sebesar 64,4 miliar kaki kubik (Bscf) berdasarkan kategori proven and probable reserves (2P). Pengembangan lapangan ini mencakup re-entry sumur KUD-1, pengeboran dua sumur pengembangan baru, pembangunan Central Processing Facility (CPF), pembangunan pipa gas sepanjang 16,3 kilometer, serta fasilitas pendukung lainnya.

Sebelum mencapai fase produksi, sumur KUD-1 berhasil mencatat hasil uji produksi yang menggembirakan dengan laju alir gas mencapai 9,5 MMscfd. Hasil tersebut menunjukkan potensi reservoir yang kuat dan menjadi dasar optimisme terhadap keberlanjutan produksi Lapangan Karamba dalam jangka panjang.

Selain meningkatkan pasokan gas domestik, proyek ini juga memberikan nilai tambah melalui optimalisasi infrastruktur eksisting, peningkatan penggunaan komponen dalam negeri baik barang maupun tenaga kerja baru, serta penciptaan peluang pengembangan migas baru di wilayah onshore Cekungan Kutai.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ISOG mencapai Gas Pertama Lapangan Karamba sesuai target yang telah ditetapkan.

“SKK Migas mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak sehingga Proyek Karamba dapat mencapai Gas Pertama dengan cepat dan selamat. Kami berharap produksi dari Lapangan Karamba dapat mencapai target dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi gas nasional,” ujar Djoko.

Menurutnya, keberhasilan proyek ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), pemerintah, dan pemanfaatan infrastruktur eksisting mampu mempercepat monetisasi sumber daya migas serta meningkatkan efisiensi investasi.

Proyek Karamba mulai memasuki tahap commissioning pada 17 Juni 2026 dan dijadwalkan onstream pada 24 Juni 2026. Pengembangan Karamba akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan sumber daya gas di Kalimantan Timur, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb