Air Panas Pemapak Berau ke Panggung Wisata Dunia

July 21, 2026 by  
Filed under Wisata

Share this news

‎‎Tanjung Redeb – Keindahan alam saja dinilai belum cukup untuk membuat sebuah destinasi wisata mampu bertahan dan dikenal luas. Di balik panorama yang ditawarkan, wisatawan kini mencari pengalaman, cerita, hingga interaksi dengan kehidupan masyarakat setempat.

‎‎Potensi tersebut terlihat di kawasan wisata Air Panas Pemapak, Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan. Destinasi ini menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam kunjungan Utusan Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, Senin (20/7/2026).

‎‎Dalam kunjungan tersebut, Air Panas Pemapak tidak hanya dilihat sebagai objek wisata alam, tetapi sebagai kawasan yang masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi dengan daya tarik yang lebih kuat. Salah satu yang dinilai penting adalah bagaimana kekayaan lokal diterjemahkan menjadi pengalaman yang bisa dirasakan wisatawan.

‎‎Nico menilai, identitas masyarakat dan kearifan lokal seharusnya tidak dipisahkan dari pengembangan pariwisata.

‎‎“Cerita yang lahir dari sejarah, budaya, tradisi, hingga kehidupan warga bisa menjadi nilai tambah yang membuat sebuah destinasi memiliki karakter dan tidak mudah tergantikan,” ucapnya.

‎‎Pengembangan juga dinilai perlu diarahkan pada konsep wisata berbasis pengalaman. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat dan berfoto, tetapi dapat mengikuti aktivitas masyarakat, menikmati atraksi budaya, serta merasakan langsung keunikan kawasan.

‎‎Dengan cara itu, kunjungan wisata diharapkan tidak bersifat sesaat dan mampu mendorong wisatawan untuk datang kembali.

‎‎Wakil Bupati Berau, Gamalis, melihat peluang tersebut sejalan dengan arah pengembangan pariwisata daerah. Menurutnya, Berau masih memiliki banyak potensi destinasi yang dapat dikembangkan sekaligus membuka ruang investasi dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

‎‎“Potensi investasi di Berau masih sangat terbuka, khususnya di sektor pariwisata. Kami berharap semakin banyak kolaborasi yang terjalin agar pengembangan destinasi wisata bisa berjalan lebih optimal,” kata Gamalis.

‎‎Ia berharap perhatian terhadap Air Panas Pemapak dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas potensi wisata Berau, termasuk ke jaringan internasional.

‎‎Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha, destinasi tersebut diharapkan tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan pengalaman khas yang menjadi alasan wisatawan untuk datang dan kembali lagi. (Dy/Ok)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb