Pemprov Kaltim Janji Gandakan Dana CSR Tambang

June 5, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, selama 100 hari kerja, Pemprov telah menerima delapan laporan yang seluruhnya ditindak lanjuti. Saluran pelaporan publik berbasis kode QR juga sedang disiapkan untuk menjaring laporan dari masyarakat.

Ia juga menyampaikan mengenai Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang saat ini didorong Pemprov ada peningkatan kontribusi dari perusahaan tambang. Saat ini besaran CSR hanya Rp1.000 per ton batu bara, menghasilkan Rp500 mili ar per tahun. Pemerintah berupaya menggandakan jumlah itu menjadi Rp2 ribu per ton.

“Jika target tercapai, anggarannya bisa mencapai Rp1 triliun setahun. Dana ini akan kami fokuskan untuk perbaikan sekolah, universitas, dan insentif untuk guru serta dosen,” ujarnya ketika menemui puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Mulawarman dan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (4/6/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk evaluasi terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

Dirinya sempat mengajak massa berdialog di ruang rapat kantor gubernur. Namun, mahasiswa menolak dan memilih duduk melingkar di halaman kantor di bawah terik matahari.

“Kami ingin berdiskusi di tempat terbuka, merasakan panas seperti yang dirasakan masyarakat Kaltim saat ini,” kata Maulana Presiden BEM.

Dalam pernyataannya, Seno menegaskan, program pendidikan gratis akan mulai diluncurkan pada Juni hingga Juli 2025 bagi mahasiswa semester satu. Program ini akan diperluas hingga semester delapan pada awal 2026 dan direncanakan berlaku hingga 2030.

“Kaltim menjadi provinsi pertama yang memulai program ini. Kami ingin mencetak SDM unggul yang bisa bersaing, termasuk dengan pendatang dari luar,” jelasnya.

Di bidang lingkungan, Seno mengakui rendahnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Samarinda yang hanya 7%. Ia menyatakan komitmen Pemprov untuk mendorong pemerintah kota meningkatkan RTH guna mengurangi risiko banjir.

Isu hak masyarakat adat juga menjadi sorotan. Seno menegaskan, perlindungan terhadap masyarakat adat tetap menjadi perhatian pemerintah, termasuk dalam kasus sengketa lahan di Muara Kate yang saat ini tengah dalam proses investigasi di tingkat kementerian.

“Kami sudah bersurat ke Menteri ESDM dan saat ini investigasi sedang berjalan. Kami akan kawal terus hingga pihak yang bersalah dihukum sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Presiden BEM KM Unmul, Maulana, menyampaikan lima tuntutan utama mahasiswa. Mereka mendesak pemerintah segera merealisasikan delapan program prioritas, menghentikan praktik tambang ilegal, menagih kewajiban corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan tambang, memperbaiki tata kelola lingkungan hidup, serta memenuhi hak-hak masyarakat adat.

“Aksi ini bukan untuk mencari panggung, tapi sebagai bentuk tanggung jawab moral kami terhadap kondisi Kaltim hari ini. Jangan sampai janji politik hanya menjadi hiasan di baliho kampanye,” ujarnya.  (yud/adv diskominfo kaltim)

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kaltim Petakan 108 Tambang Ilegal di Kaltim

June 5, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto menyebut pihaknya telah memetakan 108 titik tambang ilegal yang tersebar di berbagai wilayah Kaltim. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai usai mendampingi Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menerima massa aksi mahasiswa BEM KM Universitas Mulawarman di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (4/6/25).

Bambang menjelaskan, kewenangan penindakan tambang ilegal bukan sepenuhnya berada di tangan dinas ESDM. Ia menegaskan, tambang ilegal merupakan ranah pidana yang menjadi wewenang aparat penegak hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Bambang Arwanto

“Tambang ilegal itu ranah pidana, jadi untuk penindakannya kami harus bekerja sama dengan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah kasus, seperti di wilayah Marangkayu dan Bontang. Titik di Marangkayu, menurutnya, saat ini berada dalam status “off” atau tidak beroperasi. Namun jika ada aktivitas yang mencurigakan, tim dari ESDM akan turun bersama aparat. Di Bontang, penindakan berhasil dilakukan setelah adanya sorotan media yang kemudian direspons oleh aparat kepolisian.

“Kami tahu titik-titiknya, tapi penindakan tidak bisa sembarangan. Harus ada bukti tindakan langsung di lapangan, karena ini ranah pidana dan harus ada tangkap tangan,” tambahnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa soal transparansi dan partisipasi publik dalam pelaporan tambang ilegal, Bambang menjelaskan bahwa Pemprov Kaltim telah membuka kanal pengaduan yang bisa diakses masyarakat melalui situs resmi Dinas ESDM Kaltim.

“Kanal pengaduan sudah tersedia. Masyarakat bisa langsung lapor, dan itu langsung kami tindak lanjuti. Bahkan ada laporan yang masuk dari luar Kaltim, seperti dari Sumatera Utara dan lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur. Saat ini, setidaknya tiga kasus tambang ilegal yang dilaporkan masyarakat telah masuk ke ranah hukum.

“Kami terbuka. Yang penting ada data, koordinat, atau bukti aktivitas. Sisanya akan kami teruskan ke pihak berwenang,” tegasnya.

Dengan penguatan kanal pelaporan dan sinergi dengan penegak hukum, Pemprov Kaltim berharap bisa mempersempit ruang gerak tambang ilegal yang selama ini merugikan lingkungan dan masyarakat. (yud/adv diskominfo kaltim)

Deteksi Dini Terorisme Dimulai dari Lingkungan Sekitar

June 5, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur (Kaltim), Sufian Agus menegaskan pentingnya peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mencegah masuknya paham radikal di tengah masyarakat.

“Ormas saya anggap sebagai mata dan telinga di lapangan. Dulu tercatat ada sekitar 3.000 ormas, setelah pendataan ulang kini terverifikasi hampir 1.000 ormas aktif yang bergerak di berbagai bidang seperti sosial, pendidikan, dan kesehatan,” ungkapnya saat membuka kegiatan Rembuk Merah Putih yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltim bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Acara ini berlangsung di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI), Jalan Abul Hasan, Samarinda Kota. Rabu (4/6/2025).

Ia menjelaskan, deteksi dini terhadap potensi radikalisme bisa dilakukan mulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar. Jika ada warga yang menutup diri, tidak ikut gotong royong, atau enggan bersosialisasi, itu bisa menjadi tanda awal.

“Di sinilah pentingnya ormas dan masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan ke aparat terdekat seperti RT, kelurahan, hingga kepolisian,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan.

“Kalau sudah terjadi baru bertindak, itu artinya kita sudah terlambat. Pencegahan adalah kunci,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan rasa aman bagi daerah agar investasi bisa masuk dan pembangunan berjalan.Investor tidak akan datang ke daerah yang tidak aman. Maka dari itu, keamanan menjadi fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

“Ini tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda,” lanjutnya.

Selain itu, ia mengingatkan, Indonesia memiliki ideologi yang kuat dan menjadi perekat bangsa. Namun, kekuatan ini juga menjadi sasaran pihak-pihak yang ingin memecah belah. Serangan ke Indonesia bukan lagi dengan senjata atau bom, tapi menyasar generasi muda melalui budaya, ekonomi, hingga dunia digital. Karena itu, anak muda perlu diberi pemahaman dan dilibatkan dalam menjaga ideologi bangsa.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, santri pondok pesantren, jurnalis, dan perwakilan dari organisasi masyarakat (ormas) Islam. Hadir sebagai narasumber, wartawan senior Kompas Jakarta, Willy Pramulia. (yud/adv diskominfo kaltim)

PT TCM Bagikan Sapi Kurban di Empat Kecamatan

June 5, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – PT.  Trubaindo Coal Mining (TCM) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) setiap tahun membagikan sapi kurban kepada masjid masjid di area binaannya, setiap Hari Raya Idul Adha, Rabu (4/6/2025).

Tahun 2025 ini PT. TCM membagikan 5 ekor sapi kurban ke empat kecamatan. Hewan kurban tersebut disalurkan pada Masjid Jami’ Al-Huda Kecamatan Damai, Masjid Jami’ Kecamatan Muara Lawa, Masjid Jami’ Kecamatan Bentian Besar, Kantor Kecamatan Melak serta Masjid Office Adong/Bunyut.

Manajemen PT. TCM melalui CD Head nya Jones Silas saat ditemui usai menyerah kan sapi kurban menyampaikan, kegitan ini rutin dilakukan perusahaan PT TCM setiap tahun menjelang hari raya idul adha kepada kecamatan serta kampung binaan. Hal ini Salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar tambang melalui program dari Community Development  (CD) PT. TCM.

“Bukan hanya ini saja yang kita lakukan, bahkan setiap hari raya idul fitri pun secara rutin kami bagikan bingkisan. Iitulah salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga dan juga bisa meringankan beban warga yang ada di sekitar,”ujarnya.

Ia menyebut, ke depannya tetap akan dilakukan pendistribusian secara rutin di setiap masjid di empat kecamatan ini. Ia berharap tahun depan perusahaan bisa menambah jumlah hewan korbannya.

Salah satu ketua Masjid Al-Huda Muhlisin menyampaikan erimakasih kepada PT TCM yang setiap tahun secara rutin membagikan sapi kurban ini, bukan hanya di hari raya kurban saja, bahkan di hari raya idul fitri juga rutin membagikan bingkisan lebaran nya.

“Kami atas nama warga Kecamatan Damai dan segenap pengurus masjid Al-Huda mengucapkan beribu terima kasih, kami hanya bisa membalas dengan doa, semoga manajemen dan juga karyawan PT TCM selamat dalam bekerja serta produksinya semakin lancar,”bebernya.

Dijelaskan, sapi kurban yang ada di masjid Al-Huda ini akan di bagikan ke empat kampung yang ada di sekitar, diantaranya Kampung Mendika, Sempant Kelauq, Damai Sebrang.

“Karena di tiga kampung tersebut ada saudara kita yang muallaf, maka dari itu kita akan bagikan juga untuk mereka secara merata,”tandasnya. (arf).

Pemprov Kaltim Dorong Pendidikan Lokal Tembus Kancah Global Lewat Kurikulum Internasional

June 4, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berupaya meningkatkan daya saing pendidikan daerah melalui penjajakan kerja sama dengan lembaga pendidikan global, Cambridge University Press and Assessment. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah menengah atas (SMA) unggulan di Kaltim agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengatakan langkah tersebut diarahkan untuk membuka akses terhadap kurikulum internasional, dengan harapan dapat memperluas peluang siswa Kaltim melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Kami ingin mendorong sekolah-sekolah unggulan agar memiliki akses terhadap kurikulum internasional. Salah satu targetnya adalah agar lulusan bisa langsung menembus perguruan tinggi di luar negeri,” ujar Seno Aji, Selasa (3/6/25).

Sebagai bagian dari rencana kerja sama, Cambridge menawarkan model pembelajaran yang mengedepankan penggunaan bahasa Inggris untuk mata pelajaran inti, serta mengadopsi struktur kurikulum yang digunakan di berbagai negara maju. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan transformasi kualitas pendidikan, khususnya di luar Pulau Jawa.

Ia menyebut, keberhasilan beberapa SMA negeri di Jawa dalam mengadopsi pendekatan serupa menjadi inspirasi bagi Pemprov Kaltim. Menurutnya, keberhasilan siswa dari sekolah negeri di Jawa menembus kampus-kampus internasional menunjukkan bahwa peluang yang sama juga terbuka bagi Kaltim.

“Di Jawa, kita bisa lihat dampaknya. Ada siswa dari sekolah negeri yang bisa lanjut ke universitas luar negeri. Jadi bukan hal mustahil untuk kita di Kaltim,” ungkapnya.

Tiga sekolah telah diidentifikasi sebagai kandidat pilot project, yakni SMA 10 Samarinda, SMA 3 Tenggarong, dan SMA 2 Sangatta. Namun, pelaksanaan program ini akan disesuaikan dengan kesiapan anggaran dan tanggapan masing-masing sekolah terhadap rencana tersebut.

“Kalau memang anggaran belum memungkinkan untuk semua, kami bisa mulai dari satu sekolah terlebih dahulu. Kita lihat dulu efektivitasnya, baru nanti kita perluas,” jelas Seno.

Pemprov Kaltim menargetkan agar program ini tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga membentuk ekosistem pendidikan yang terbuka terhadap perkembangan global tanpa mengesampingkan nilai-nilai lokal. Dalam jangka panjang, pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing sumber daya manusia Kaltim di tengah perkembangan era industri dan digitalisasi. (yud/adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb