Bupati Kutai Barat Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi

June 14, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar, lengkap dan jujur. Ajakan tersebut disampaikan Bupati pada Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Jumat (12/6/2026).

Sebanyak 158 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 siap diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kehadiran petugas sensus bukan untuk mempersulit masyarakat. Sebaliknya, pendataan dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat tercatat dengan baik sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Berikanlah informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus yang datang. Kehadiran petugas sensus bukan untuk mempersulit, melainkan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi masyarakat tercatat dengan baik demi kepentingan pembangunan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, ketua RT, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, media massa, hingga seluruh elemen masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan SE 2026. Menurutnya, partisipasi aktif dan kolaborasi semua pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendataan ekonomi di daerah.

Melalui sensus ini, pemerintah berharap memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha di Kubar. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kubar, Lutfi Muta’ali, mengatakan 158 petugas sensus yang dilibatkan berasal dari kampung-kampung terdekat dengan lokasi tugas masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar petugas lebih memahami kondisi wilayah dan memudahkan proses pendataan.

Seluruh petugas, lanjut Lutfi, telah mengikuti pelatihan mandiri secara daring serta pelatihan tatap muka selama tiga hari efektif. Pembekalan itu diberikan untuk memperdalam pemahaman terhadap konsep, definisi, serta pertanyaan dalam kuesioner Sensus Ekonomi 2026.

“Dengan penajaman materi tersebut diharapkan menghasilkan petugas yang berkualitas sehingga data yang dikumpulkan benar-benar akurat dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan maupun evaluasi pembangunan ke depan,” katanya.

Pendataan lapangan SE 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door, menyasar rumah tangga yang memiliki aktivitas usaha ekonomi di seluruh wilayah Kubar.  (yan/adv/Diskominfo)

Ikuti Bridge Open Tournament, PWI Kaltim Tambah Pengalaman

June 14, 2026 by  
Filed under Olahraga

BALIKPAPAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Samarinda turut ambil bagian dalam Balikpapan Bridge Open Tournament (BBOT) 2026 yang digelar di Grand Jatra Hotel Balikpapan pada 12-14 Juni 2026.

Keikutsertaan tim PWI Kaltim pada ajang  menjadi ini untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan-lawan berlevel nasional. Turnamen yang menyediakan total hadiah sebesar Rp250 juta tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta dan Bandung, tetapi juga diikuti peserta dari Filipina

Ketua tim bridge PWI Kaltim yang juga Sekretaris Gabsi Samarinda, Muhammad Heldiyanur mengatakan timnya tidak memasang target prestasi di turnamen ini. Tim lebih difokuskan untuk meningkatkan kualitas permainan dan menambah pengalaman bertanding menjelang agenda olahraga wartawan yang lebih besar.

“Kami memanfaatkan turnamen ini sebagai sarana menambah jam terbang atlet sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung 2027 mendatang. Pengalaman menghadapi pemain-pemain berkelas tentu akan menjadi modal yang sangat berharga,” ujarnya.

Selain sebagai ajang pembinaan atlet, PWI Kaltim juga ingin mendorong semakin banyak wartawan di daerah untuk mengenal dan menekuni olahraga bridge sebagai salah satu cabang yang rutin dipertandingkan dalam ajang olahraga wartawan.

Menurut Heldiyanur, cabang olahraga bridge juga akan masuk dalam agenda Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan pada Oktober 2026.

“Kami berharap melalui keikutsertaan ini semangat rekan-rekan wartawan untuk menggeluti olahraga bridge semakin meningkat. Nantinya cabang ini juga akan dipertandingkan pada Porwada di Balikpapan,” katanya.

Meski demikian, PWI Kaltim tidak memasang target tinggi dalam turnamen kali ini. Fokus utama adalah membangun pengalaman dan meningkatkan kemampuan bertanding menghadapi lawan yang memiliki rekam jejak panjang di dunia bridge. (Adit)

Hiefnie Effendi

June 14, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

TOKOH WARTAWAN yang kita abadikan pada Wartawan Legend Bedapatan (WLB) 4 adalah Pak Hiefnie Effendi. Pemilik dan pemimpin redaksi surat kabar mingguan (SKM) Meranti Samarinda. Nama Meranti sepertinya diambil Pak Hiefni dari nama pohon di hutan Kaltim. Saat itu di tahun 70-an Kaltim terkenal memasuki era banjirkap alias penebangan pohon besar-besaran.

Meranti adalah jenis pohon dari hutan tropika basah yang bernilai ekonomi tinggi. Nama latinnya Shorea dipterocarpacea. Para penebang pohon tahu betul ada beberapa jenis pohon Meranti. Ada Meranti Merah, Meranti Putih, Meranti Kuning bahkan ada Meranti Berat yang juga disebut Balau.

Alm. Hiefnie Effendi

Pak Hiefnie sangat terkenal dan ditakuti di zaman itu. Apalagi waktu itu beliau adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim selama 15 tahun. Dia dikenal di Samarinda, di pedalaman Mahakam bahkan sampai ke wilayat utara. Orang yang sering mendampinginya kalau ke Tarakan atau Nunukan adalah Haji Achmad Jack. Dia keturunan Tionghoa tapi juga galak dan berstatus wartawan Meranti perwakilan Tarakan.

Naman Pak Hiefnie ujungnya sama dengan saya. Sama-sama ada Effendi-nya. Tapi kami tak ada hubungan keluarga. Saya sendiri tidak tahu mengapa orangtua memberi tambahan nama Effendi. Itu cenderung nama orang Sumatera. Masih ada nama wartawan yang menggunakan Effendi yaitu Robert Effendi, wartawan olahraga Kaltim Post. Dia juga bukan keluarga dan sudah tiada.

Pak Hiefnie wartawan kelahiran Loa Raya, Tenggarong Seberang,  11 Oktober 1930. Sosoknya agak besar, tinggi dan berkulit putih. Ada kumisnya. Jadi kelihatan gagah dan garang. Apalagi dia suka menggunakan motor trail.

Dia sempat kuliah di Jurusan Publistik Universitas Padjadjaran Bandung. Tapi tidak tamat. Sempat menjadi PNS di Departemen Penerangan Kaltim juga dia tinggalkan. Darah wartawannya sangat kuat. Dia memutuskan total menjalani profesi kuli tinta.

Dia dibimbing oleh Pak Saleh Djaya, ayahnya wartawan Tatang Dino Hero. Pak Saleh sempat juga menjadi Ketua PWI Kaltim setelah Pak Hiefnie.  Bersama Pak Fuad Arieph, Pak Saleh mendirikan koran Suara Kaltim. Saya sempat menjadi wartawan di sini. Pak Hiefni sempat menulis untuk koran lokal Masjarakat Baroe yang dipimpin Pak Oemar Dachlan. Juga koran nasional Harian Merdeka di bawah pimpinan BM Diah.

Pak Hiefnie juga sempat bergabung dengan Pers Biro Indonesia (PIA). Ketika PIA melebur ke LKBN Antara, dia menjadi Kepala LKBN Antara Kaltim yang pertama. Bahkan dia juga pernah menjadi wartawan untuk Radio Australia. Sampai akhirnya dia mendirikan koran mingguan Meranti. Yang menarik sebelum bernama Meranti, koran itu diberi nama Kompas.

Saat itu saya masih menjadi wartawan pemula. Masih kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman. Pak Hiefnie adalah salah satu tokoh wartawan daerah yang saya kagumi. Tapi terkadang  juga  tidak saya senangi.

Salah satu kehebatan Pak Hiefnie adalah keberaniannya menyampaikan kritik terutama kepada para pejabat dan kepala daerah. Dia tak pernah gentar. Saat itu, meski koran mingguan, Meranti memang sangat disegani.

Atas keberanian itu, Pak Hiefnie harus membayar mahal.  Dia pernah masuk penjara dan meringkuk di LP Tenggarong gara-gara pemberitaan. Dan bahkan pernah dipukul kepalanya sampai bocor dengan kayu ulin. Konon pelakunya oknum aparat yang menjadi backing perusahaan kayu nakal.

Pak Hiefnie konsisten dan bertahan dengan korannya yang dicetak ukuran tabloid. Ketika Pak Dahlan Iskan ingin membuka surat kabar harian di Kaltim dengan memasang mesin offset, dia tidak terlalu antusias. Dia tetap pede dengan koran mingguan Meranti yang dicetak  secara handset. Yaitu mesin cetak manual tradisional (hand press) yang menyusun huruf menggunakan tangan .

Dalam sejarah percetakan klasik, handset adalah proses menyusun huruf lepas (movable type) satu demi satu dengan menggunakan tangan ke dalam sebuah wadah cetak (composing stick) sebelum dipasang ke mesin.

Pak Hiefnie suka mengajak wartawan anggota PWI melakukan liputan ke pedalaman dan perbatasan. Saya beberapa kali diajaknya. Salah satunya ke Talisayan, Berau. Saya punya nostalgia dengan Pak Syafruddin Pernyata. Kami naik kereta sapi, Pak Syafruddin terjatuh. Saya tertawa.

Kita juga pernah naik kapal menyusuri pedalaman Mahakam. Ke Kota Bangun, Muara Muntai, Melak sampai Long Bagun. Yang menarik ketika singgah di Long Lunuk. Di situ ada kampung berseberangan sungai. Warga yang menganut agama Kristen hidup rukun dengan warga muslim, meski kampungnya terpisah oleh sungai.

Dalam hal wartawan ada masalah dengan pihak lain, Pak Hiefnie sangat peduli. Pembelaannya kepada wartawan sangat luar biasa. Dia sangat tidak mau profesi wartawan terancam atau dizalimi. Kalau ada wartawan diancam, malah dia balik mengancam. Hebatnya orang takut dengan dia.

WARTAWAN HANKAM

Belakangan Pak Hiefnie bekerjasama dengan Kodam membentuk wartawan seksi Hankam. Program ini sangat dia banggakan. Kebetulan Kepala Penerangan Kodam IX/Mulawarman saat itu ,Mayor Inf Syahranuddin orang daerah. Dia adalah kakak kandung Syafranuddin, eks wartawan Kaltim Post yang pernah menjadi Kepala Humas dan Perpustakaan Pemprov Kaltim.

Sejumlah wartawan direkrutnya. Lalu mengikuti latihan. Saya lupa apakah rekan saya Syafruddin Pernyata ikut. Tapi saya tidak. Program ini salah satu yang saya tidak sukai. Soalnya saya orang kampus. Salah satu yang disorot mahasiswa adalah dwi fungsi ABRI, yang sangat menonjol di era Presiden Soeharto.

Sejak dibentuknya wartawan Hankam, Pak Hiefnie ke mana-mana sering menggunakan baju hijau. Dia sangat membanggakan. Rasanya itu yang pertama di Indonesia. Wartawan rasa tentara. Dia sampai mendapat penghargaan dari Pangdam dan Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Rudini, September 1983.

Saya juga tidak terlalu happy mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwarnas) karena Pak Hiefnie membawa beberapa atlet prestasi daerah terutama di cabang tenis. Memang PWI Kaltim selalu juara, tapi beberapa daerah mengajukan protes karena dianggap petenisnya tidak terlalu murni wartawan.

Terlepas itu semua, saya tetap hormat dengan Pak Hiefnie. Dia pernah mengatakan, jurnalisme bukan sekadar profesi mencari nafkah, melainkan sebuah “Jalan Pedang.” “Martabat jurnalis tidak pernah diukur dari seberapa dekat dia dengan kekuasaan, melainkan dari seberapa teguh ia berdiri melindungi kebenaran,” begitu tajam ucapannya.

Saya berterima kasih kepada ketua panitia Charles Siahaan alias Bang Ucok yang mengangkat nama Pak Hiefnie pada WLB 4 yang berlangsung di Hotel Claro Pandurata, Kompleks GOR Kadrie Oening, Sabtu (13/6) malam ini.

Orang-orang di lingkaran Pak Hiefnie juga sudah tiada. Ada Sardi Ary, Bambang Sumantri, Muchtar Lutfi, Nasrullah, Muhran Muis, Aji Burhanuddin, Rifaddin dan lainnya. Yang masih ada Eddy Aliudin, menantu beliau yang juga wartawan Meranti. Eddy jago teknis dan atlet serba bisa. Saya bersahabat dengannya.

Selamat bedapatan malam ini. Semoga kita semua panjang umur. Bisa bertemu di WLB 5, tahun 2027.(*)

CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 melalui Program Tour de Bank

June 14, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Head of Region Jakarta CIMB Niaga Adeline Hendarto (kanan) bersama Branch Manager KCP Daan Mogot CIMB Niaga Tilien Kurniawan (kiri) menjelaskan fungsi perbankan kepada para peserta kegiatan Tour de Bank di Kantor Cabang CIMB Niaga Bintaro, Tangerang Selatan

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui penyelenggaraan program Tour de Bank di Kantor Cabang CIMB Niaga Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan CIMB Niaga terhadap Kampanye Nasional Bulan Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2026 yang berlangsung sejak Mei hingga Agustus dengan tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas.”

Sebanyak 250 siswa sekolah dasar turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Kreo 7, SDN Larangan 1, SDN Peninggilan 03, SDN Kreo 1, dan SDN Larangan 6. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para senior leaders CIMB Niaga, kepala sekolah, dan guru pendamping dari masing-masing sekolah.

Dalam program ini, para siswa diajak untuk mengenal dunia perbankan secara langsung melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini mencakup berbagai aktivitas edukatif, mulai dari pengenalan fungsi bank, manfaat menabung, hingga praktik sederhana dalam mengelola uang secara bijak. Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai zona edukasi seperti zona literasi keuangan, permainan edukatif, hingga aktivitas kreatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka sejak usia dini.

Head of Region Jakarta CIMB Niaga Adeline Hendarto menyatakan, literasi keuangan merupakan fondasi penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membangun kesejahteraan di masa depan. Dengan pemahaman yang memadai, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu memilih layanan keuangan secara tepat, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan finansial yang sehat, termasuk menabung secara konsisten.

“Karena itu, CIMB Niaga terus berperan aktif dalam memperkuat edukasi keuangan bagi generasi muda di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya membentuk perilaku keuangan yang bijak sejak dini. Hal ini sejalan dengan purpose CIMB Niaga yaitu Advancing Customers & Society, untuk mendukung nasabah dan masyarakat dalam mencapai mimpi dan aspirasinya, termasuk generasi muda usia sekolah yang hadir hari ini di Kantor Cabang CIMB Niaga,” kata Adeline.

Kegiatan Tour de Bank ini juga menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi OJK. Selain memberikan edukasi, CIMB Niaga turut mendorong inklusi keuangan dengan memperkenalkan produk tabungan yang mudah diakses oleh pelajar, sehingga mereka dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat.

Sebelumnya, sepanjang Mei-Juni 2026, CIMB Niaga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi keuangan melalui program CIMB Niaga Goes To School di sejumlah kota, termasuk di Jakarta, Batam, dan Padang yang diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Edukasi ini juga mengangkat berbagai topik relevan seperti pengelolaan keuangan dasar hingga kewaspadaan terhadap risiko kejahatan finansial digital. Salah satu kegiatan tersebut yaitu edukasi finansial bertema Bahaya Judi Online bagi Pelajar yang diselenggarakan bekolaborasi dengan Unit Anti Money Laundering (AML) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di SMA Negeri 8 Jakarta, pada 6 Mei 2026.

CIMB Niaga akan terus memperluas jangkauan edukasi literasi keuangan ke berbagai daerah di Indonesia dengan menyasar pelajar, mahasiswa, serta tenaga pendidik. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam membentuk generasi yang lebih cerdas secara finansial serta siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (*)

PLN Indonesia Power UBP Mahakam Perkuat Komitmen Net Zero Emission melalui Pengujian Emisi Kendaraan Operasional

June 14, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – PLN Indonesia Power UBP Mahakam melaksanakan pengujian emisi kendaraan bermotor terhadap seluruh kendaraan operasional perusahaan.  Ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengendalian pencemaran udara, pengurangan emisi gas buang, serta implementasi prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

Kegiatan yang merupakan rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup se Dunia ini menjadi salah satu langkah konkret UBP Mahakam dalam mewujudkan operasional pembangkitan yang tidak hanya andal dalam menyediakan pasokan listrik bagi masyarakat, namun juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Pengujian emisi dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan operasional memenuhi baku mutu emisi yang ditetapkan serta beroperasi secara efisien dan ramah lingkungan.

Sebagai unit pembangkitan yang memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, UBP Mahakam terus mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam proses bisnis perusahaan. Pengendalian emisi dari kendaraan operasional merupakan bagian penting dari upaya perusahaan dalam mengurangi jejak karbon (carbon footprint) dan mendukung target transisi energi nasional menuju masa depan rendah emisi.

Melalui pengujian yang dilaksanakan secara menyeluruh, perusahaan dapat mengidentifikasi kondisi kendaraan secara dini, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, serta memastikan seluruh armada operasional tetap memenuhi standar lingkungan yang berlaku. Hasil pengujian ini juga akan menjadi dasar evaluasi dan tindak lanjut perbaikan guna menjaga performa kendaraan sekaligus meminimalkan dampak terhadap kualitas udara.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Syafi’i, menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan aksi nyata seluruh insan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Keandalan pasokan listrik dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan. Melalui pengujian emisi kendaraan operasional ini, kami menunjukkan komitmen bahwa setiap aktivitas perusahaan harus memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi kinerja operasional, tetapi juga bagi kualitas lingkungan yang lebih baik. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi kontribusi besar dalam mendukung pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Syafi’i.

Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan perannya sebagai perusahaan pembangkitan yang tidak hanya berorientasi pada keandalan energi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UBP Mahakam terus mendorong budaya kerja yang peduli lingkungan serta memperkuat langkah transformasi menuju operasional yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan demi mewujudkan masa depan energi yang bersih bagi Indonesia. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb