Warga Keluhkan Bau Menyengat di Kawasan Hotel

July 13, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Dugaan munculnya kembali bau menyengat di kawasan sekitar salah satu hotel berbintang di Samarinda mendapat perhatian Komisi III DPRD Kota Samarinda. Lembaga legislatif itu memastikan akan melakukan pengecekan lapangan guna memastikan sumber aroma tidak sedap yang dikeluhkan warga sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan laporan mengenai bau menyengat di kawasan tersebut bukan merupakan persoalan baru. Menurutnya, DPRD pernah menerima keluhan serupa pada bulan 3 lalu dan telah melakukan inspeksi ke lokasi bersama pihak terkait memastikan sumber permasalahan.

Dari hasil peninjauan saat itu, pengelola langsung melakukan penanganan terhadap dugaan penyebab munculnya bau sehingga kondisi di sekitar lokasi berangsur normal dan tidak lagi menimbulkan keluhan dari masyarakat.

“Persoalan itu dulu sudah pernah kami tindak lanjuti dengan turun langsung ke lokasi. Setelah kami datang, pihak terkait melakukan treatment dan bau yang dikeluhkan saat itu sudah hilang,” ujar Deni, Senin (13/7/26).

Meski demikian, ia mengaku belum memperoleh informasi secara menyeluruh terkait kondisi terkini di lapangan. Karena itu, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah bau yang kembali dikeluhkan masyarakat berasal dari sumber yang sama seperti sebelumnya atau dipicu oleh faktor lain.

“Kalau memang sekarang bau itu muncul lagi, tentu akan kami pastikan terlebih dahulu. Nanti kami cek kembali ke lapangan untuk mengetahui penyebabnya,” katanya.

Dirinya menegaskan Komisi III DPRD Samarinda tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab munculnya bau sebelum dilakukan verifikasi. Menurutnya, langkah pengecekan lapangan penting dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan secara tepat berdasarkan fakta yang ditemukan.

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap persoalan lingkungan menjadi salah satu fungsi DPRD, terutama ketika muncul keluhan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi teknis maupun pihak yang berkaitan dengan lokasi yang dikeluhkan.

 

“Sekarang adalah memastikan dulu sumber baunya. Jangan sampai kita mengambil kesimpulan sebelum ada fakta di lapangan. Setelah itu baru bisa ditentukan langkah penanganan yang tepat,” tegasnya.

Menurutnya, apabila hasil pengecekan nantinya menemukan adanya persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti, Komisi III akan meminta pihak terkait melakukan perbaikan agar gangguan tersebut tidak terus berulang dan tidak menimbulkan dampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.

Ia juga berharap seluruh pihak dapat bersikap kooperatif apabila nantinya dilakukan pemeriksaan di lokasi, sehingga penyebab munculnya bau dapat segera diketahui dan diselesaikan secara menyeluruh. (yud/adv)

Penanganan Banjir harus Jadi Fokus Pembangunan Kota Samarinda

July 13, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Penanganan banjir dinilai masih harus menjadi fokus utama pembangunan Kota Samarinda pada tahun 2027. Karena itu, Komisi III DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalokasikan prioritas anggaran bagi program pengendalian banjir yang dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Moh Yusrul Hana, mengatakan arah pembangunan pada tahun mendatang harus lebih berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pengendalian banjir menjadi sektor yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan, kenyamanan, serta aktivitas ekonomi warga.

Moh Yusrul Hana

“Harapan kami, program tahun 2027 benar-benar difokuskan pada kebutuhan masyarakat, termasuk melanjutkan pengendalian banjir dari hulu hingga hilir,” ujar Yusrul, Senin (13/7/26).

Ia menjelaskan, penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial atau hanya berfokus pada satu titik tertentu. Pemerintah daerah perlu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah agar upaya pengendalian banjir dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Menurutnya, beberapa program strategis yang perlu menjadi perhatian antara lain normalisasi Sungai Karang Mumus sebagai sungai utama yang melintasi Kota Samarinda, normalisasi anak-anak sungai yang menjadi jalur aliran air, serta pembangunan berbagai infrastruktur pengendalian banjir yang memiliki dampak jangka panjang.

Ia menilai keberlanjutan program-program tersebut menjadi faktor penting dalam mengurangi potensi genangan di sejumlah kawasan yang selama ini masih menjadi langganan banjir ketika curah hujan tinggi.

“Program pengendalian banjir harus dilakukan secara terintegrasi agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Dirinya menambahkan, konsep pengendalian banjir harus dilakukan dari kawasan hulu hingga hilir sehingga seluruh sistem drainase dan aliran sungai dapat berfungsi secara maksimal. Dengan pendekatan yang menyeluruh, penanganan banjir tidak hanya mengurangi genangan di satu wilayah, tetapi juga meminimalkan perpindahan titik banjir ke kawasan lainnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir juga perlu diimbangi dengan pemeliharaan saluran drainase, normalisasi sungai secara berkala, serta pengawasan terhadap tata ruang agar tidak menghambat aliran air.

Ia berharap berbagai program pengendalian banjir yang telah berjalan selama ini dapat terus dilanjutkan secara konsisten agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mengurangi titik-titik banjir tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada perencanaan yang berkesinambungan dan dukungan anggaran yang memadai dalam APBD 2027. (yud/adv)

Pesut Mahakam Akan Meninggalkan Danau

July 13, 2026 by  
Filed under Opini

Oleh : Misman

SAMARINDA – Orcaella brevirostris atau yang lebih dikenal sebagai Pesut Mahakam, adalah spesies mamalia air tawar langka yang dilindungi. Hewan ikon Kalimantan Timur ini masih dapat ditemukan hidup di Danau Jempang, Semayang dan Melintang yang terletak di wilayah Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Pesut Mahakam

Keberlangsungan hidup Pesut Mahakam sangat bergantung pada ketersediaan pangan alami berupa ikan dan udang. Selama sumber makanan tersebut masih cukup dan lingkungan tempat hidupnya terjaga, hewan ini akan tetap bertahan. Namun, jika pangan alami tersebut habis atau punah, dapat dipastikan Pesut akan meninggalkan danau tersebut dan berimigrasi ke tempat lain, atau bahkan berisiko mengalami kepunahan.

Ikan dan udang dapat hidup dan berkembang biak dengan baik hanya jika ekosistem perairan dan lahan di sekitarnya terjaga secara alami. Tumbuhan air seperti eceng gondok, kayapu, dan kumpai bukanlah tumbuhan yang tidak berguna, melainkan menjadi tempat tinggal dan sumber makanan utama bagi ikan serta udang.

Meskipun terkadang tumbuhan air tumbuh secara masif hingga menutupi permukaan air sehingga perlu dikendalikan, hal ini tidak boleh dilakukan dengan cara memusnahkan seluruhnya. Karena jika tumbuhan air tersebut dihilangkan secara berlebihan, maka secara otomatis ikan dan udang akan kehilangan habitat dan sumber makanannya, yang akhirnya berujung pada kepunahan juga.

Hal yang sama berlaku bagi tumbuhan alami yang tumbuh di tepi danau. Tumbuhan ini berfungsi sangat penting sebagai penyaring kotoran dan polutan, menjaga kualitas air, menstabilkan tanah agar tidak tergerus atau erosi, serta menjadi tempat hidup bagi berbagai jenis satwa liar lainnya.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 9 Tahun 2025, luas kawasan yang ditetapkan sebagai zona fungsi ekologi di wilayah Danau Kaskade Mahakam mencapai 82.088,28 hektare. Kawasan ini ditetapkan sebagai wilayah pelindung yang tidak boleh dialihfungsikan penggunaannya demi menjaga keseimbangan alam.

Namun demikian, aturan apapun tidak akan berarti jika tumbuhan air dan tumbuhan alami di daratan sekitar danau ini terus dihabisi atau dialihfungsikan. Kerusakan pada tumbuhan tersebut akan langsung berdampak pada hilangnya sumber pangan bagi Pesut Mahakam. Tanpa makanan yang cukup, hewan langka ini tidak akan dapat bertahan dan terpaksa harus meninggalkan danau tersebut selamanya.

Saya Tetap Dukung Inggris

July 13, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEJAK awal Piala Dunia 2026 digelar, saya sudah bilang kalau saya dukung timnas Inggris. Sedang teman saya bilang dia mendukung Prancis. Saya katakan kepadanya,  “insyaallah” Inggris atau The Three Lions akan ketemu Les Blues di final.

Saya pegang replika tropi Piala Dunia di Hotel Platinum Balikpapan

Prediksi itu bisa saja terjadi. Tergantung hasil semifinal satu dua hari ke depan ini. Lawan Prancis adalah Spanyol, Rabu (15/7) pukul 03.00 dinihari, sedang Inggris berhadapan dengan Argentina, Kamis (6/7) juga pukul 03.00 Wita.

Keempat semifinalis ini membuat sejarah. Karena untuk pertamakalinya semifinal Piala Dunia diisi oleh 4 tim yang memang berada di papan paling atas ranking FIFA. Argentina berada di ranking 1, menyusul Spanyol ke-2, Prancis ke-3 dan Inggris di ranking 4. “Seperti sudah distel barang ini,” kata Pak Adam Sinte, Ketua KKSS Balikpapan, yang juga mantan anggota DPRD Kaltim.

Saya bakal nonton kedua pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 di Banjarmasin. Mungkin sambil makan soto Banjar, iwak seluang dan dodol Kandangan. Soalnya Selasa ini saya terbang ke sana atas undangan mantan Bupati Kota Baru, Sayed Jafar Alaydrus (SJA), yang sekarang menjadi Ketua DPD Partai Hanura Kalsel. SJA adalah warga Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Kenapa saya dukung Inggris? Jawabnya sederhana. Saya menganggap Inggris itu ya Manchester United (MU). Maklum saya pendukung berat MU di Liga Inggris sejak 30 tahun silam. Saya tahu di skuad Inggris hanya  ada 2 pemain MU yang masuk yaitu penyerang Marcus Rashford dan gelandang Kobiie Mainoo. Tapi tak perlu disoal kalau saya menyamakan timnas Inggris dengan MU. Itu mau-maunya saya saja. Hee.

Kapten timnas Inggris Harry Kane bersama gelandang maut, Jude Belingham

Sebenarnya saya kecewa dengan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, karena dia tak memanggil Harry Maguire. Pemain belakang MU berusia 33 tahun ini lagi bagus-bagusnya bermain di Setan Merah. Tapi Tuchel punya alasan dia ingin pemain baru yang masih muda dan dinamis. Karena saya bukan pelatih Inggris, ya saya tak bisa apa-apa meski Maguire mengaku dongkol.

Yang menarik ketika lawan Argentina nanti, di situ juga ada pemain belakang MU yaitu bek Lisandro Martinez dan eks penyerang muda MU, Alejandro Garnacho. MU dan Garnacho sama-sama dendam. Tapi selama ini Garnacho tak pernah diturunkan. Dalam pertandingan sebelumnya, Martinez tampak sangat menonjol menjaga medan pertahanan skuad Albiceleste. Mudah-mudahan Martinez mau “berkhianat” demi membela MU. He..he.

Duel Inggris lawan Argentina mengingatkan orang Perang Malvinas yang terjadi di tahun 1982 atau 44 tahun silam. Penuh dengan dendam dan semangat saling mengalahkan.

Inggris dan Argentina pertama kali berlaga di Piala Dunia 1962 pada fase grup. Inggris pada saat itu menang dengan skor telak 3-1.

Lalu mereka bertemu kembali di Piala Dunia 1966 di mana Inggris akhirnya menjadi juara dunia. Di situ Argentina kalah 0-1. Mereka sakit hati karena ada gol pemain Inggris, Geoff Hurst dianggap berbau offside.

Argentina yang populer dijuluki Tim Tango bisa mengalahkan Inggris 2-1 ketika mereka bertemu di babak perempat final Piala Dunia 1986. Ini pertandingan sangat kontroversial. Sebab, satu dari dua gol yang diciptakan penyerang Argentina, Diego Maradona dikenal sebagai “Gol Tangan Tuhan.”

Tim Argentina kembali berhasil menggilas Inggris pada pertandingan 16 besar Piala Dunia 1998. Pertandingan yang panas sampai David Beckham dikenai kartu merah. Argentina menang 4-3 melalui adu penalti.

Pertemuan terakhir mereka pada babak grup Piala Dunia 2002. Inggris menang 1-0 melalui tendangan penalti Bekham, sebagai balas dendam 4 tahun sebelumnya.

Ketika Inggris lawan Norwegia di babak perempat final Piala Dunia 2026 beberapa hari lalu, Bekham tampak menonton bersama keluarganya. Dia tampak bahagia dan ikut bernyanyi lagu “Wonderwall” merayakan kemenangan Inggris 2-1 atas tim yang punya “predator” bernama Erling Haaland.

Inggris dan Argentina yang bertemu di semifinal, sama-sama berjuang keras menghadapi lawan-lawannya di babak sebelumnya. Malah ada yang bilang Argentina lolos karena keberuntungan dan ada skenario agar juara bertahan ini bisa mempertahankan mahkotanya. Mesir dan Swiss lawan mereka sebelumnya mengaku dicurangi. Harusnya mereka bisa membuat pulang Messi.

Timnas Inggris saat ini dikapteni penyerang Harry Kane, sedang Argentina dikomandoi megabintang Lionel Messi. Ini pengalaman pertama Messi berhadapan dengan Tim Inggris. “Secara pribadi, ini pertama kali saya bermain melawan mereka.  Saya sudah bermain melawan semua tim kecuali Inggris. Jadi sangat spesial dan mereka adalah tim raksasa,” ungkap Messi.

Siapa yang menang atas duel panas ini? Saya tetap pegang Inggris. Saya yakin keberuntungan ada di timnas Inggris. Bukan Argentina lagi. Apalagi selain Kane, Inggris punya gelandang menakutkan yaitu Jude Belingham. Dia lagi “kesurupan.” Berkat 2 golnya, Inggris lolos ke babak semifinal.

BOLA BUATAN INDONESIA

Pertandingan semifinal Inggris lawan Argentina berlangsung di Mercedes-Benz Stadium di Atlanta, Amerika Serikat. Stadion megah ini mempunyai kapasitas 75 ribu penonton. Tiket masuknya antara Rp14,5 juta sampai Rp51 juta per orang. Tapi bisa bergerak naik. FIFA menerapkan sistem dynamic pricing, yang bergerak naik mengikuti tingginya permintaan pasar. Kabarnya harga tiket final melonjak di atas Rp100 juta dan bahkan miliaran rupiah.

Yang menarik bola yang dipergunakan pada putaran Piala Dunia 2026 yang bernama Trionda adalah buatan Indonesia.   FIFA dan Adidas mempercayakan kepada PT Global Way Indonesi (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatn Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Sayang hanya bolanya saja yang sudah dimainkan di arena Piala Dunia, sedang Timnas Garuda sampai saat ini masih terus berjuang. Indonesia di ranking FIFA berada di urutan ke-118 dunia. Mudah-mudahan pada Piala Dunia 2030 bisa lolos seperti Tanjung Verde, yang cuma berpenduduk 500 ribu orang.

Ketika pertandingan Inggris lawan Norwegia, saya nobar di lobi Hotel Platinum Balikpapan. Tempatnya sangat menyenangkan. Di seting Platinum sangat menarik. Di samping layar LCD yang lebar, ada gawang kecil dipasang. Ada bendera negara peserta Piala Dunia. Di situ juga ada replika tropi  Piala Dunia, kita bisa berfoto.

Saya dan cucu saya, Defa dan Dafin mendapat fasilitas kamar dari Direktur Operasional Platinum Grup, Sugianto. Ternyata di dalam kamar juga bisa menonton Piala Dunia. “Silahkan mau menonton di kamar atau di lobi hotel,” katanya. Dia menawarkan paket ini kepada warga Balikpapan dan siapa saja yang ingin menginap di Platinum.

Cucu saya ternyata mendukung timnas Norwegia. Saya tidak tahu apa alasannya. Mungkin mereka tertarik dengan penampilan Haaland atau suporter Norwegia yang sangat spektakuler menampilkan Viking Row, selebrasi dengan gaya mendayung di kapal Viking.

Defa dan Dafin bersorak sambil meloncat ketika Andreas Schjelderup berhasil melesatkan bola ke gawang Inggris yang dijaga kiper Jordan Pickford. Tapi giliran saya bersorak habis-habisan ketika Jude Belingham berhasil menyarangkan dua gol ke gawang Orjan Nyland.

Karena saya menonton Inggris lawan Argentina di Banjarmasin, saya berharap warga Banjar juga mendukung Inggris. Saya yakin orang Banjar ada yang tinggal atau studi di Inggris ketimbang di Argentina. Kalau ada kesempatan saya mau ziarah ke makam Guru Sekumpul di Martapura. Salah seorang pemain belakang Inggris, Djed Spence kebetulan juga beragam Islam. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kekuatan kepadanya.(*)

Ketua Umum KOBI Pusat Lantik Pengurus KONI Kaltim

July 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman melantik dan mengukuhkan pengurus KONI Kalimantan Timur masa bakti 2026-2030 di Samarinda, Minggu (12/7/2026) malam.

Marciano Norman, menegaskan pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga Benua Etam. Menurutnya, kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk mengembalikan Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional.

” Kepercayaan yang diberikan kepada pengurus baru harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar untuk memenuhi harapan masyarakat agar Kalimantan Timur kembali pada masa kejayaannya,” ujar Marciano.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI Kaltim periode sebelumnya yang dinilai telah menjaga kesinambungan pembinaan olahraga. Namun, ia mengingatkan tantangan ke depan semakin berat, terutama dalam menghadapi target Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Marciano mengungkapkan posisi Kaltim dalam tiga edisi PON terakhir mengalami fluktuasi, mulai peringkat kelima di Jawa Barat, ketujuh di Papua, hingga kedelapan di Aceh-Sumatera Utara. Meski demikian, capaian peringkat kelima pada PON Bela Diri di Kudus menjadi modal optimisme untuk mengejar target tiga besar pada PON 2028.

“Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur yang mendorong Kalimantan Timur merebut peringkat ketiga di PON 2028. Target itu sangat mungkin dicapai apabila pembinaan difokuskan pada cabang olahraga unggulan yang dipertandingkan di PON,” katanya.

Marciano menjelaskan KONI Pusat juga telah menyiapkan sejumlah agenda nasional sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju PON, yakni Pekan Olahraga Bela Diri Nasional dan Pekan Olahraga Pantai pada 2026, disusul PON Indoor serta PON Remaja pada 2027.

“Kami sepakat PON 2028 akan difokuskan pada cabang olahraga Olimpiade. Karena itu daerah harus mulai mengoptimalkan pembinaan pada cabang-cabang yang menjadi kekuatan masing-masing agar target prestasi bisa tercapai,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong penerapan sport science dan sport intelligence dalam sistem pembinaan atlet. Menurutnya, kemampuan menganalisis kekuatan lawan secara ilmiah menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing atlet di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap ke depan implementasi sport science didukung sport intelligence bisa berjalan optimal. Dengan begitu pembinaan atlet tidak hanya mengandalkan latihan, tetapi juga berbasis data dan analisis yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim periode 2026-2030, H. Anderiy Syachrum, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan langsung bergerak menyusun langkah strategis menuju PON 2028. Program prioritas dimulai dari evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga, penyusunan roadmap berbasis data, penguatan pembinaan usia dini, hingga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami akan menyusun roadmap pembinaan menuju 2028 yang berbasis data, target, dan terukur, bukan sekadar rutinitas tahunan. Target kami mengembalikan Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional,” kata Anderiy.

Ia juga mengaku memiliki pengalaman pribadi sebagai mantan atlet yang pernah merasakan keterbatasan fasilitas saat membela Kaltim. Pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk memastikan atlet mendapatkan perhatian dan pembinaan yang lebih baik pada masa kepengurusannya.

“Saya berdiri di sini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi memastikan atlet-atlet Kalimantan Timur mendapat pembinaan yang lebih baik. Biarkan mereka fokus berlatih dan meraih prestasi, sementara kami memastikan seluruh kebutuhan pembinaan dipenuhi secara profesional,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, menyatakan Pemerintah Provinsi Kaltim siap memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sepanjang dilakukan secara profesional, terukur, dan berorientasi pada prestasi.

Ia menekankan kepengurusan baru harus mampu membangun tata kelola organisasi yang transparan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga seluruh cabang olahraga agar target tiga besar PON dapat diwujudkan.

“Tolong buktikan bahwa Kalimantan Timur bisa. Cara kerja harus berubah, pembinaan harus lebih profesional, dan kita semua harus bersinergi. Saya ingin atlet-atlet Kalimantan Timur kembali berjaya dan membawa daerah ini menjadi salah satu kekuatan olahraga nasional,” pungkas Rudy. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb