Mahasiswa Pariwisata POLNES Belajar Langsung di Desa Sumber Sari

October 8, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com,  Kukar – Puluhan mahasiswa Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) mengunjungi obyek wisata berbasis masyarakat di Sumber  Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.  Kunjungan mahasiswa POLNES ini untuk menikmati paket wisata 2 hari 1 malam (2D1N)yang disediakan oleh Kelompok Sadar Wisata Sumber Sari.

Kegiatan ini tidak saja sekadar berwisata tetapi para mahasiswa juga dapat melihat langsung proses bagaimana petani menanam padi dan sayuran. Para mahasiswa juga diajak turut langsung turun ke sawah untuk menanam padi secara bersama-sama.

Dosen POLNES Jurusan Pariwisata yang mendampingi mahasiswa, M Fauzan Noor, S.Par, M.Par  mengharapkan setelah kunjungan ini para mahasiswa Jurusan Pariwisata POLNES dapat membuat paket wisata kecil sebagai bagian dari mata kuliah yang diajarkan.

Dari kunjungan ini Fauzan berharap Pokdarwis Desa Wisata Sumber Sari maupun para mahasiswa dapat memberikan mengevaluasi kemajuan dan masukan yang harus dilakukan dalam pengelolaan sebuah obyek wisata.

“Bagi rekan-rekan Pokdarwis Desa Wisata Sumber Sari, kunjungan  ini dapat menjadi penyemangat untuk membangun potensi wisata yang dimiliki agar dapat lebih maju lagi serta  bersiap untuk menjamu tamu dan wisatawan di masa mendatang,” harapnya, pada Sabtu (2/7/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur atas kunjungan puluhan mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda ini.

Obyek Wisata Sumber Sari adalah obyek wisata berbasis masyarakat yang menonjolkan potensi pertanian, hortikultura sayuran dan buah-buahan serta destinasi wisata Puncak Bukit Biru yang memiliki panorama indah di pagi hari.

Dari kunjungan ini, ujar Sutarno dapat menjadi promosi bagi obyek wisata Sumber Sari agar dapat dikenal lebih luas lagi oleh wisatawan dari luar  Kabupaten Kutai Kartanegara maupun wisatawan nasional lainnya.

Senada dengan Kepala Desa, Ketua Pokdarwis Desa  Sumber Sari, Mutingah mengucapkan apresiasi atas kunjungan dan dukungan POLNES dalam memajukan wisata berbasis masyarakat ini.

“Kami sangat berterima kasih kami terus didampingi  karena kami masih terus belajar bagaimana pengelolaan obyek wisata yang baik sehingga memenuhi standar nasional,” ujar Mutingah.

Obyek Wisata Sumber Sari adalah obyek wisata berbasis masyarakat yang menonjolkan potensi pertanian, hortikultura sayuran dan buah-buahan serta yang menjadi andalan adalah destinasi wisata Puncak Bukit Biru yang memiliki panorama indah  di pagi ataupun sore hari.(vb/adv)

 

 

Pameran Ekonomi Kreatif ‘Inacraft Borneo’ akan Hadir di Kaltim

September 29, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

SAMARINDA – Rencana Pameran Ekonomi Kreatif ‘Inacraft Borneo 2022’ yang akan di gelar di Kaltim diapresiasi dan didukung oleh pemerintah provinsi Kaltim. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor melalui sambutan tertulis, yang dibacakan HM. Syirajudin Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, saat membuka acara Silaturahmi Keluarga Besar Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) dan Sosialisasi Pameran Inacraft 2022 dan 2023 di ruang Rapat Tepian Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (28/9/2022).

Disebutkan, Inacraft saat ini telah menjelma menjadi sebuah pameran yang tidak saja bergengsi, tapi secara tidak langsung ikut menggerakkan perekonomian Indonesia. Dari waktu ke waktu, Inacraft menjadi salah satu primadona bagi para perajin atau pengusaha kriya, bahkan ditunggu para buyers dan peminat handicraft mancanegara.

“Pameran Inacraft akan meningkatkan produktifitas para perajin dan pengusaha di bidang kerajinan di Kalimantan Timur termasuk memberi dampak naiknya nilai ekspor kerajinan tangan Indonesia,” ujarnya.

Lanjutnya, Inacraft ini menunjukkan bahwa karya Indonesia terbukti menjadi salah satu primadona komoditi non migas yang tahan banting. Ini terbukti saat krisis ekonomi dan pandemi Covid-19 datang menghempas, para perajin tak lantas gulung tikar.

”Inacraft akan hadir di Kaltim, saya berharap hadirnya Inacraft melalui Asephi Kaltim mampu menjembatani pelaku usaha handicraft dalam memperoleh akses pembiayaan serta membuka pasar, khususnya pasar ekspor handicraft. Apalagi, Kaltim berkomitmen untuk mewujudkan transformasi ekonomi dari unrenewable resources ke renewable resources,” harapnya.

Semua akan berhasil dengan tekad dan dukungan semua kalangan terutama masyarakat dalam membangun wilayah dan budaya produktivitas dengan sumber daya yang dimiliki. Baik, sumber daya alam maupun kemampuan perseorangan, lembaga, badan.

Ia juga menyampaikan Kaltim memiliki potensi yang besar karena memiliki banyak produk yang tidak dimiliki daerah lain, seperti bawang tiway, ulap doyo, tumpar, kulit kayu jomo dan manik-manik.

”Informasi-informasi tersebut merupakan potensi besar yang harus kita tingkatkan dan kembangkan, saya yakin dengan Pameran Inacraft Borneo ini akan membuat kapasitas para pelaku usaha terutama yang tergabung dalam Asephi Kaltim bersama-sama dengan pemerintah mewujudkan promosi dan peningkatan ekspor handicraft Kaltim,” kata Isran.

Hj Rinda Wahyuni Andi Harun – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda dan Asmadi atau akrab disapa Babe – Gekrafs Kaltim

Silaturahmi dan sosialisasi ini dihadiri Ketua Asephi Dr H Muchsin Ridjan, Direktur PT Mediatama Bina Kreasi Umi Noor Wijiati, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asephi Prov Kaltim Fanti Wahyu Nurvita, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun, Ketua Dekranasda Mahulu Yovita Bulan Bonifasius, Gekrafs Kaltim Asmadi atau akrab disapa Babe.

Perwakilan dari Disperindagkop UMKM, Dekranasda Kaltim, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, perwakilan Dinas Pariwisata, Dispora, Bank Indonesia, Bankaltimtara, Bank Mandiri, Perusda, PHM Pertamina, perwakilan Pupuk Kaltim dan Asephi seluruh Kalimantan. (ap/red)

Provinsi Kaltim Terima Penghargaan dari Menteri Perdagangan RI

September 1, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Gubernur Kaltim Isran Noor menerima penghargaan Perlindungan Konsumen dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Prestasi Kaltim ini juga bersama lima provinsi lainnya di Indoensia.(Foto: HumasKemendag)

Vivaborneo.com, Samarinda — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menganugerahkan penghargaan perlindungan konsumen kepada enam provinsi di Indonesia. Apresiasi ini diberikan kepada pemerintah daerah yang telah mendukung upaya perlindungan konsumen di wilayahnya masing-masing. Penganugerahan berlangsung pada Rabu (31/8) yang dipusatkan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Turut hadir pada acara ini Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Keduanya memperoleh penghargaan dari Kementerian Perdagangan. Gubernur Kaltim Isran Noor menerima penghargaan Perlindungan Konsumen dan Wali Kota Samarinda, andi Harun menerima Penghargaan Pasar Rakyat SNI.

Pada acara ini Mendag Zulkifli Hasan didampingi Inspektur Jenderal Kemendag Didid Noordiatmoko, Direktur Jenderal perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono, Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra, serta Staf Ahli Bidang Manajemen dan Tata Kelola,  Frida Adiati.

“Komitmen dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga konsistensi perlindungan konsumen secara berkelanjutan sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk turut menyelenggarakan kegiatan di bidang perlindungan konsumen,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Gubernur Kaltim, Isran Noor

Penghargaan Perlindungan Konsumen diberikan kepada Kepala Daerah yang meliputi enam Daerah Peduli Perlindungan Konsumen, yakni Provinsi Kalimantan Timur,  Jawa Barat,  Nusa Tenggara Barat, Bali,  Sumatra Utara, dan Provinsi Kalimantan Barat.

Sedangkan terdapat enam Pasar Rakyat yang memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat yaitu Pasar Merdeka di Kota Samarinda, Kota Padang, Kota Semarang, Kota Malang, Kota Mataram, dan Kabupaten Karawang. Selain itu juga diberika penghargaan kepada  17 Daerah Tertib Ukur, serta empat daerah yang mewakili 337 Pasar Tertib Ukur.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, konsumen merupakan ujung tombak dalam peningkatan perekonomian nasional maupun lokal.

“Untuk itu, masyarakat konsumen perlu terus diperhatikan, ditumbuhkembangkan, dan dilindungi agar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sektor perdagangan,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga,  Veri Anggrijono menambahkan, Indeks Keberdayaan Konsumen tahun 2021 berada pada Level Mampu (Indeks 50,39).

“Artinya, para konsumen Indonesia mampu menggunakan hak dan kewajibannya untuk menentukan pilihan terbaik serta menggunakan produk dalam negeri, namun belum sepenuhnya menegakkan hak-haknya sebagai konsumen. Diharapkan ke depannya, indeks ini akan terus meningkat menjadi level Kritis dan pada akhirnya menjadi Berdaya,” harap Veri. (vb/yul)

Donna : Munassus Kadin di Banten Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kadin

June 25, 2022 by  
Filed under Berita, Ekonomi & Bisnis

Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek dan Mendagri Tito Karnavian

BANTEN – Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) Kamar dagang dan industri (Kadin) Indonesia baru saja digelar di Banten, Kamis, 23 Juni 2022.  Agenda tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 34 provinsi, asosiasi dan juga himpunan yang tergabung menjadi anggota Kadin.

Dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mewakili Presiden Joko Widodo, Munassus digelar untuk menyempurnakan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), dan salah satu hal penting disebutkan, Kadin Indonesia merupakan satu satunya induk seluruh organisasi dunia usaha di Indonesia.

Saat dikonfirmasi, Dayang Donna Faroek selaku Ketua Kadin Kaltim menjelaskan bahwa Munassus diselenggarakan dalam rangka membahas perubahan dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin, bukan dalam rangka pemilihan ketua, tapi dikhususkan untuk membenahi peraturan organisasi yang tertuang di AD/ART.

“Penyempurnaan AD/ART ini, penting dan perlu dilakukan seiring dengan perkembangan tatanan dunia usaha yang terus berubah,” ujar Donna.

Dikatakan, Penyempurnaan ini bertujuan untuk memperkuat internal organisasi Kadin guna meningkatkan fungsi, keseimbangan peran dan tanggung jawab antar komponen didalam organisasi untuk menjadi Kadin yang satu yang Inklusif dan Kolaboratif.

Donna juga menyinggung persoalan dualisme Kadin, karena seperti yang pernah beredar, ada acara pelantikan yang mengatasnamakan Kadin Kaltim, “Padahal jelas dan tegas pemerintah mengakui hanya ada satu Kadin,” tegasnya.

Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Presiden saat pembukaan Munas Kadin di Kendari tahun lalu dan terpilih M. Arsjad Rasjid sebagai Ketua secara aklamasi, lalu kemudian melalui Munassus kemarin di Banten, resmi dibuka oleh pemerintah yang diwakili oleh Menko Kemaritiman dan di tutup oleh Mendagri, Prof. Drs. Tito Karnavian.

Dalam keterangannya, Donna Faroek juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Munassus ini, maka sudah menjadi kewajiban dan tugas utama dirinya sebagai Ketua Umum Kadin Kalimantan Timur untuk menyampaikan hasil dari Munassus Kadin Indonesia kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur beserta Bupati & Walikota se Kalimantan Timur.

“Bahwa hanya ada satu Kadin di Kalimantan Timur dibawah Kepemimpinan Dayang Donna Faroek, agar tidak ada lagi yang mengklaim bahwa dirinya juga merupakan pengurus Kadin yang sah, semua sudah selesai, tidak ada lagi istilah dualisme, Kadin ini dan itu,” tegas Donna.

Donna berharap semoga payung hukum dunia usaha yaitu Kadin di Kalimantan Timur dapat menjadi satu satunya mitra pemerintah, dimana akan memunculkan kepercayaan rakyat, yang dapat membantu dan bersinergi dalam rangka pembangunan dan peningkatan perekonomian di Kalimantan Timur serta memberikan kepastian hukum.

Ketua Kadin Pusat M. Arsjad Rasjid menyerahkan hasil Munassus kepada Mendagri Tito Karnavian

Sementara itu, dalam sambutannya saat menutup acara Munassus, Menteri Dalam Negeri  Tito Karnavian menyatakan bahwa dengan berakhirnya Munassus  Kadin Indonesia yang dihadiri lengkap dari 34 provinsi dan seluruh asosiasi/himpunan yang tergabung di Kadin, maka hal ini jelas memberikan kepastian hukum Kepada Pemerintah.

“Bahwa Kadin dibawah pimpinan ketua umum Bapak Arsjad Rasjid merupakan satu satunya induk organisasi dunia usaha di Indonesia yang sah, Kemendagri akan menyampaikan pada seluruh kepala daerah dan menyampaikan bahwa hanya ada satu Kadin, agar mereka di daerah hanya mengakui Kadin yang sedang melaksanakan munassus saat ini, bukan yang lain,” ujar mantan kapolri tersebut.

Tito karnavian juga menegaskan bahwa dengan disempurnakannya AD/ART ini maka pemerintah akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres)  dan juga mengeluarkan surat edaran yang akan ditujukan kepada Pemerintah Daerah di Seluruh Indonesia.

“Karena hal itu juga jelas, rujukannya atas amanah Pasal 4 UU No.1 1987 tentang Kadin Indonesia yaitu hanya satu Kamar Dagang dan Industri yang merupakan wadah bagi pengusaha Indonesia,” tutup Tito.***

 

Masuki Puasa, Inflasi Kaltim Bulan Maret Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

April 4, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, Samarinda — Pergerakan Indek Harga Konsumen (IHK) atau yang lebih dikenal dengan istilah inflasi, di Kalimantan Timur pada bulan Maret 2022 terjadi  inflasi sebesar 0,70 persen (mtm) setelah pada bulan Februari 2022 Deflasi sebesar -0,34 persen.

Dengan inflasi 0,70 persen tersebut,  membuat inflasi Kaltim pada bulan ini tercatat sebesar 2,86 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan bulan tahun sebelumnya sebesar 2,35 persen (yoy) dan capaian inflasi nasional yang berada pada 2,64 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Ricky P Gozali menjelaskan berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi pada bulan Maret 2022 utamanya bersumber dari peningkatan harga pada kelompok makanan,  minuman dan tembakau, yang pada bulan sebelumnya yang mengalami deflasi.

“Permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan mulai mengalami peningkatan seiring dengan kasus Covid-19 di Kaltim yang semakin melandai. kelompok makanan, minuman dan tembakau, tercatat mengalami inflasi sebesar 1,49% setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi -1,26 persen (mtm),” ujarnya melalui rilis bulanan tingkat inflasi Bank Indonesia yang diterima redaksi pada Jumat (1/4/2022).

Dijelaskan Ricky,  komoditas minyak goreng,  cabe rawit dan ikan layang,  merupakan komoditas bahan pangan penyumbang inflasi cukup besar bulan ini. Kenaikan inflasi beberapa komoditas tersebut, dikarenakan oleh permintaan masyarakat yang cukup tinggi menjelang bulan Ramadhan.

“Apalagi kan kasus Covid-19 mulai melandai, masyarakat sudah dapat beraktifitas keluar rumah  sehingga aktivitas perekonomian turut kembali meningkat,” jelasnya.

Kelompok transportasi dan kelompok perawatan pribadi serta jasa lainnya turut mengalami peningkatan harga. Kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 0,35 persen setelah pada sebelumnya mengalami deflasi sebesar -0,17 persen.

Dijelaskan, peningkatan kelompok transportasi disebabkan oleh peningkatan pada tarif angkutan udara seiring dengan pelonggaran syarat penerbangan oleh pemerintah,  sehingga mendorong peningkatan permintaan masyarakat terhadap transportasi udara.

“Selain itu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami inflasi sebesar 1,16 persen, karena didorong oleh inflasi pada komunitas perhiasan sebesar 4, 19 persen dengan andil inflasi 0,05 persen,” jelas Ricky.

Ke depan,  berbagai program dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kaltim seperti inspeksi mendadak pangan dan operasi pasar akan secara berkala dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga barang khususnya komoditas pangan bagi seluruh masyarakat.

‘Tim TPID wilayah Kaltim terus berusaha menekan inflasi dan pergerakan harga barang melalui langkah-langkah konkrit. Masyarakat diimbau untuk menghindari panic buying dan menerapkan prinsip berbelanja bijak untuk mendukung kondusifitas selama menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2022 ini,” harapnya.(vb/yul)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb