Diskominfo PPU Adakan Pelatihan Penulisan

February 20, 2023 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mengadakan pelatihan dalam penulisan berita. Kegiatan ini di ikuti admin media seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Benuo Taka ini.

Narasumber dalam pelatihan penulisan berita itu perwakilan dari IDN Times Regional Kabupaten PPU, Ervan Masbanjar. Kegiatan diikuti sebanyak 34 peserta dari masing-masing SKPD berlangsung di ruang rapat Diskominfo PPU, Senin (20/02/2023).

Sekretaris Diskominfo PPU, Herlambang saat membuka kegiatan menyampaikan,  pelatihan penulisan berita memang sangat diperlukan sekali untuk bagai mana pengelolaan admin di setiap SPKD. Tujuannya agar peserta mampu menyampaikan infomasi kepada masyarakat atau memberitakan segala kegiatan yang ada di masing-masing SKPD dengan baik dan benar. Karena dalam penulisan berita atau penyampaian informasi ke masyarakat itu tidak luput dari etika-etika yang diperlukan dalam penulisan berita.

“Sehingga tidak sembarang juga dalam berwawasan untuk membangun terlebih tidak menjustifikasi atau asal tulis. Etika-etika dalam penulisan itu tentu dibutuhkan, supaya lebih profesional mereka nantinya dalam penulisan berita atau penyampaian ke masyarakat,” jelas Herlambang.

Sementara itu, Herlambang juga menjelaskan jika Diskominfo PPU akan melakukan tiga agenda, yaitu pelatihan penulisan berita, pelatihan pengelolaan website dan design pada website. Ia juga mengharapkan kegiatan di awal di adakan ini para admin SKPD yang hadir dapat mengelola portal website dan mampu memberikan infomasi dengan baik sesuai dengan kode etik dalam penulisan.

“(Diskominfo PPU juga selaku  PPID di Kabupaten PPU akan menginput informasi dari SKPD dan sehingga nanti dalam pengelolaan infomasi itu dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (HumasPPU/DiskominfoPPU/adv).

Ketua TP PKK PPU Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah

February 20, 2023 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Satriyani Sirajuddin Hamdam mengajak  masyarakat kabupaten PPU untuk  memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media bercocok tanam sayur-mayur dalam rangka pemenuhan kebutuhan keluarga.

” Berbagai jenis sayur mayur dapat kita tanam di pekarangan rumah kita seperti cabai, tomat, bayam dan sebagainya. Cara ini tentunya juga sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Selain itu sayang bila pekarangan rumah kita luas tapi tidak dimanfaatkan, ” kata Satriyani disela-sela panen cabe  perdana dalam pengelolaan pekarangan yang merupakan bantuan  Bank Indonesia (BI), yang digelar di halaman Sekretariat PKK kabupaten PPU, Senin, (20/2/2023) .

Istri Bupati PPU, Hamdam ini berharap pemanfaatan pekarangan ini merupakan bagian dari gerakan masalah masyarakat untuk senantiasa memanfaatkan pekarangan dengan aneka tanaman sayuran, buah-buahan yang setiap hari di konsumsi oleh keluarga. Melalui gerakan ini, kebutuhan pangan dan gizi keluarga bisa tercukupi dari pekarangan.

“Selain itu juga menjadikan pekarangan asri dan indah di pandang, serta  akan menjadikan lingkungan yang lestari,” kata Satriyani.

Melalui  teknologi sederhana, pekarangan bisa semaksimal mungkin di manfaatkan. Contoh dengan sistem penanaman dalam pot/polibag atau bisa  memanfaatkan aneka barang bekas kaleng, karung, sak semen, kemasan minyak makan  goring atau dengan hidroponik dan lain sebagainya. Sehingga dengan demikian panen bisa di atur dan tidak tergantung dengan musim.

Pada kegiatan panen bersama ini tampak sejumlah sayur mayur telah dikembangkan. seperti kangkung, cabai, sawi, bayam, terong dan sebagainya. Ketua TP PKK dan sejumlah instansi terkait turut dalam kegiatan panen bersama ini.

“Kami juga berharap  ada dinas teknis yang bisa membatu  menjadikan gerakan pemanfaatan pekarangan ini  menjadi gerakan masal di Kabupaten PPU, ” tutupnya.

Sementara itu Ketua Pokja III PKK Kabupaten PPU, Gunawan  mengatakan  bahwa memanfaatkan pekarangan rumah juga dalam rangka penanggulangan inflasi dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Kelompok Kerja (Pokja) III, Tim Penggerak PKK Kabupaten  PPU, mengimplementasikan  kegiatan pemanfaatan pekarangan dengan semboyan Amalkan, Kukuhkan, Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman ( AKU  HATINYA PKK ). Hal ini tambah dia juga selaras dengan 10 program pokok PKK pada bidang pangan yang ada.

” Implementasi ini di laksanakan di halaman sekretariat Tim Penggerak PKK Kabupaten PPU dan di tandai dengan panen cabe serta aneka sayuran yang telah di budidayakan bersama Ketua Tim Penggerak  PKK Kabupaten PPU,” kata Gunawan.

Panen cabe saat ini  merupakan panen perdana dalam pengelolaan pekarangan bantuan dari bank Indonesia (BI), dengan penerapan teknologi tanaman dalam pot, dan pengelolaan sederhana yang tetap bias menghasilkan produksi yang di harapkan. Karena dari total tanaman sekitar 400 pohon bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga, bahkan sisanya bisa di jual.

” Hal ini tercermin dari hasil panen sebanyak 3,5 kg sekali panen, dan panen yang akan datang tentunya akan lebih banyak lagi. Dengan asumsi ini keluarga pelaksana AKU HATINYA PKK akan menjadi keluarga yang mandiri pangan dan tahan akan fluktuasi harga pangan yang tidak menentu,” jelas dia. (HumasPPU/DiskominfoPPU/adv).

BPS PPU Gelar FGD

February 16, 2023 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Badan Pusat Statistik (BPS) Penajam Paser Utara (PPU) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kabupaten Penajam Paser Utara Dalam Angka Tahap II di ruang pertemuan Penajam Suite Hotel, Rabu (15/02/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama Insan Statistik di daerah untuk penguatan penyelenggaraan  statistik di Kabupaten PPU. Hadir dalam kesempatan tersebut, admin Satu Data Indonesia (SDI) dari seluruh SKPD PPU, Polres PPU, dan PT. ASDP Indonesia Ferry.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses pengumpulan dan  penginputan data yang telah dilakukan ke dalam portal Satu Data Indonesia oleh seluruh dinas/instansi produsen data sektoral. Melalui FGD ini, sinkronisasi data oleh masing-masing dinas/instansi dilaksanakan untuk kemudian dilakukan finalisasi data pada 18 Februari 2023.

Kepala BPS PPU, Hotbel Purba dalam sambutannya menyebut bahwa data Daerah Dalam Angka Tahun 2023 yang berisi kondisi terbaru daerah yakni pada tahun 2022 direncanakan akan dipublikasikan pada 21 Februari 2023. Data tersebut nantinya dapat diakses secara mudah oleh masyarakat melalui website BPS PPU.

Ia menambahkan ketersediaan data sangat diperlukan terutama dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia menyebut telah beberapa kali mendapat permintaan data dari pusat seperti Mabes TNI AU saat berkunjung ke IKN. Oleh karena itu, PPU harus siap untuk menyediakan data saat diperlukan.

“BPS juga, perlu kita sampaikan, untuk bisa memperoleh data itu, dari bapak/ibu sekalian. Jadi, tidak selamanya bahwa data di BPS itu selalu tersedia. Itu adalah produk dari bapak/ibu sekalian selaku produsen data dan juga wali data pendukung dari masing-masing OPD,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia mengapresiasi pula kehadiran dan partisipasi peserta melalui serangkaian kegiatan yang telah dilakukan guna mendukung ketersediaan data di PPU.

“Saya percaya dengan kehadiran bapak dan ibu sekalian, dengan adanya komunikasi ataupun selalu melakukan pertemuan tentang Satu Data Indonesia yang digagas oleh BPS, Bappeda maupun Diskominfo itu, saya lihat sangat mendukung dan membantu tentang kesiapan kita ataupun pemahaman kita tentang Satu Data Indonesia,” ungkapnya. (Nis/DiskominfoPPU/adv)

Dua Desa di Kabupaten PPU Bakal Jadi Desa Percontohan Anti Korupsi

February 15, 2023 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Tim Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) telah melakukan Observasi dan asessment terhadap dua Desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang nanti akan menjadi Desa percontohan Anti Korupsi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Saidin mengatakan, dua desa di Kabupaten PPU yang di pilih sebagai bakal calon Desa Percontohan Anti Korupsi yaitu Desa Tengin Baru yang ada di Kecamatan Sepaku dan Desa Babulu Darat yang berada di Kecamatan Babulu.

“Observasi dan Asessment Desa Percontohan Anti Korupsi yang di lakukan Tim KPK RI di Kabupaten PPU selama dua hari, kemarin pada hari senin (13/02/2023) itu meninjau Desa Tengin baru dan hari ini meninjau di Desa Babulu Darat,” ungkapnya, Selasa (14/02/2023).

Ia juga berharap, dari dua perwakilan Desa di Kabupaten PPU ini bisa menjadi Desa Percontohan Anti Korupsi. Karena, jika adanya desa percontohan di PPU ini maka desa-desa yang lain tidak perlu lagi pergi jauh jauh untuk belajar. Baik itu dalam mengelola Desa maupun mengelola keuangan Desa tersebut.

“Desa percontohan anti korupsi ini tentu butuh dukungan dan peran serta dari masyarakat hingga tokoh masyarakat. Jadi bukan hanya perangkat desanya yang anti korupsi, tapi kalau bisa semuanya keterbilatan masyarakat di haruskan dalam pemberlakuan desa anti korupsi itu,” pungkasnya

Sementara itu, perwakilan Tim KPK RI, Aris menyampaikan untuk di Provinsi Kaltim itu sendiri ada empat perwakilan desa bakal calon desa percontohan anti korupsi, yaitu di Kabupaten PPU itu sendiri ada dua, di Kabupaten Paser ada satu dan di Kabupaten Kutai Kartanegara ada satu perwakilan.

“Kami baru mengunjungi dua desa di Kabupaten PPU. Kami juga melihat antusiasme dari masyarakat disini sangat sungguh luar biasa mereka hadir ditepat waktu, itu juga menjadi nilai penting karena kedispilnan kemudian mengikuti rangkaian acara ini hingga akhir. Itu membuat kita (KPK RI) cukup senang dengan antusian masyarakat ini untuk melakukan pencegahan korupsi,” terang aris

Ia juga menjelaskan syarat Desa Percontohan Anti Korupsi harus memenuhi 5 komponen seperti penguatan tata laksana di desa, penguatan pengawasan, penguatan kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat dan kearifan lokal dan harus memenuhi 18 indikator yang lainnya.

“Pada awal ini kami (KPK RI) melakukan observasi bukan 18 indikator ini yang menjadi acuan, tapi ada nilai-nilai lain lah seperti non teknis. karena ada faktor non teknis yang kami lihat dari setiap desa yang kami kunjungi, apakah mereka (desa) bisa mengikuti desa anti korupsi ini atau tidak. Jadi penilaiannya itu sebenarnya lebih ke non teknis,” tutupnya. (Zan/Diskominfo PPU/adv)

Wakil Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan untuk UMKM PPU

February 14, 2023 by  
Filed under PPU

Penajam – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi Mulyadi menyerahkan bantuan sebanyak 129 unit peralatan kepada 15 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Penajam Paser Utara (PPU) dan 21 unit peralatan kepada 14 Industri Kecil Menengah (IKM) Penajam Paser Utara, dan 14 unit peralatan kepada 7 UMKM Paser. Penyerahan dilakukan secara simbolis di aula lantai I Kantor Bupati PPU, Senin (13/02/2023) siang.

Kegiatan dihadiri Bupati PPU, Hamdam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag PPU), Sukadi Kuncoro, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkopukm) Paser, Hairul Saleh, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Samarinda, M Sa’duddin beserta rombongan.

lam kesempatan tersebut, Hamdam menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada para pelaku UMKM dan IKM di PPU.

“Dengan bantuan ini, tentu untuk menyambut semangat para pelaku UMKM di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser yang kian bergelora karena melihat peluang yang terbuka dengan adanya IKN,” ucapnya.

Ia menyampaikan berdasarkan data empiris, UMKM dan IKM telah membuktikan dirinya sebagai penopang ekonomi di derah yang turut menekan angka inflasi, sehingga Kaltim termasuk dalam kategori provinsi dengan inflasi yang terkendali dengan cukup baik.

Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bantuan peralatan bagi UMKM dan IKM yang diberikan merupakan dana insentif daerah dari Kementerian Keuangan yang merupakan hadiah dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi Kaltim karena telah berhasil mengendalikan inflasi.

“Sasaran kegiatan bantuan peralatan ini ditujukan kepada UMKM dan IKM yang telah kami lakukan pendampingan serta yang belum mendapatkan bantuan-bantuan alat namun usahanya sudah ada dan telah beroperasi sehingga dengan alat ini diharapkan terjadi peningkatan produksi penambahan usaha dan menambah tenaga kerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan jumlah UMKM yang menerima bantuan se-Kalimantan Timur sebanyak 602 orang dengan jumlah barang sebanyak 3.839 unit, sedangkan untuk IKM sebanyak 102 penerima dengan jumlah barang sebanyak 141 alat. Peralatan yang diberikan berupa peralatan masak, pembuatan kue/bakery, pengolahan hasil perikanan, pendingin (freezer), peralatan sablon, laundry, dsb.

“Alat bantuan ini benar-benar dimanfaatkan, peralatan ini tidak diperbolehkan untuk mengalihkan ke pihak lain. Dalam waktu tiga bulan kami akan monitor, kalau dalam tiga bulan tidak ada perkembangan, kami akan tarik kembali,” ucapnya.

Ia berharap dengan bantuan ini akan meningkatkan produksi usaha dan penambahan tenaga kerja sehingga Kaltim, khususnya PPU dan Paser dapat menumbuhkan pengusaha-pengusaha baru yang tangguh. (Nis/*Diskominfo PPU/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb